THE ARCHDEUS

THE ARCHDEUS
WHO ARE YOU?(4)


__ADS_3

"Apa kamu yakin mereka adalah orang-orang dari Norchaster?" bisik Alex kepada Warfoy.


"Melihat dari senjata mereka sepertinya sepertinya memang benar," balas Warfoy.


Warfoy dapat melihat bahwa equipment orang-orang di depannya terlalu bagus untuk perampok atau bandit. Itu pasti dari kelompok elit seperti prajurit kerajaan dan ditambah dengan simbol kerajaan yang diukir di equipment mereka sudah menunjukkan bahwa mereka adalah para prajurit elit yang diperintah oleh perdana menteri.


Sementara Alex dan Warfoy masih berbisik, orang-orang di depannya mengawasi mereka dengan sangat hati-hati.


"Siapa kalian!?" teriak Joseph.


Tepat di depan mereka muncul dua orang misterius berpakaian hazmat. Namun selain identitas keduanya, mereka juga penasaran bagaimana kedua orang itu bisa menyelinap ke dalam gudang tanpa diketahui.


"Ah!" seru Iona.


"Ada apa Iona?"


Camellia yang berada di dekatnya segera bertanya dengan khawatir.


"Tidak, tapi aku menyadarinya. Mereka menggunakan magic item untuk menyusup kemari," ucap Iona.


"Jadi mereka penyihir?"


Kali ini Richard yang merupakan ketua kelompok merespon perkataan Iona. Walau demikian penglihatan yang tajam dan mengintimidasi sama sekali tidak lepas kepada kedua orang misterius ini.


Ketika ia hendak bersiap-siap melakukan serangan, salah satu orang misterius itu segera berbicara.


"Kenapa anak muda jaman sekarang sangat susah diajak bercanda?"


Suara orang itu cukup jelas tetapi karena ia menggunakan masker medis yang tebal, suaranya menjadi jauh lebih rendah dan cukup menyeramkan.


"Hah ... kenapa kamu tidak langsung memberitahukan mereka? Jangan membuang-buang waktu."


Kali ini orang misterius dengan fisik yang lebih besar berbicara tetapi ini lebih seperti ia mengomel kepada temannya tadi.


"Ah, benar. Maaf Tuanku, saya hanya terbawa suasana."


"...."


"Kalian, apa kalian sungguh tidak mengenalku?"


Orang misterius yang lebih pendek segera menunjuk ke arah tim Falcon seraya bertanya.


Tentu saja tim Falcon tidak mengetahui orang itu. Terlebih dengan pakaiannya yang tertutup dan suaranya yang terfilter.


"Hah ... dengar, aku membawakan pesan dari perdana menteri."


"Tuan Duke?"


Gale sang pedagang yang mengawasi dari jauh segera berseru ketika orang misterius itu menyebut perdana menteri.


Dia dan anak buahnya segera berjalan mendekat untuk mendengar lebih jelas tetapi Richard segera memberikan perintah.


"Kalian jangan mendekat!"


Para pedagang itu lantas berhenti tetap di belakang anggota tim Falcon.


"Kalian tidak perlu waspada seperti itu."

__ADS_1


"Bagaimana kami tidak waspada? Apa menurutmu dengan menyebut perdana menteri akan membuat kami percaya?" tanya Richard.


"Hah ... baiklah, baiklah. Dengar aku dari Serikat Penyihir. Kalian bisa memanggilku Warfoy."


"Tuan Warfoy?!" ucap Iona dengan kaget.


"Apa kamu mengenalnya?" tannya Camellia.


"Iya, Tuan Warfoy adalah salah satu penyihir hebat dari serikat sihir. Dia adalah seorang sorcerer yang mampu mengendalikan sihir tingkat 6."


"Sungguh?!"


Semua orang berseru kaget. Penyihir yang mampu menguasai mantra tingkat 5 keatas sudah dianggap sebagai penyihir genius.


"Tepat! Siapa namamu wanita muda?" tanya Warfoy.


"Nama saya Iona Margaret Swandom, Tuan," balas Iona.


"Hoh ... kamu dari Rumah Swandom ternyata."


Percakapan antara keduanya dipotong oleh Richard yang masih menatap Warfoy dan Alex dengan tatapan waspada.


"Kami masih belum percaya jika kamu adalah Warfoy yang terkenal itu. Segera buka masker kalian! Jika tidak, kami akan bersikap kasar."


"Tentu saja aku tidak bisa melakukan itu. Kota ini sekarang penuh dengan wabah. Aku tidak mau tertular."


"...."


Suasana tiba-tiba menjadi hening.


"Hah? Betulkan itu?" seru Alex dan Warfoy secara bersamaan.


Jika Warfoy dan Alex tidak mengenakan masker, tim Falcon pasti dapat melihat ekspresi bodoh keduanya.


Terutama Alex yang sudah mati-matian sangat sabar menggunakan pakaian pegap, berat, dan panas ini. Belum lagi pakaian ini akan menjadi bau jika banyak keringat yang mengendap. Alex sebenarnya merasa sangat jijik. Namun ia tetap mengenakannya dengan alasan keamanan. Sekarang, terdapat orang random yang baru ia temui kurang dari sejam dan mengatakan kepada mereka bahwa wabah ini sama sekali tidak menular melalui udara ataupun sentuhan tetapi melalui interaksi dengan seekor spirit.


"Benarkah itu?" tanya Warfoy kembali dengan ragu untuk memastikan.


Semua orang lantas mengangguk. Bahkan Darius pun masih sempat membuat leluconnya.


"Anda dapat melihat kami sangat sehatkan? Terutama anak bungsu kami, Iona yang semakin gemuk dan pipinya juga makin tembem."


"Huh!"


Iona yang sangat sensitif dengan berat tubuhnya tentu saja kesal dan menggembungkan pipinya.


Terlepas dari drama konyol kedua orang itu,  Alex dan Warfoy si penyihir tua pada akhirnya melepas semua pakaian hazmat mereka dengan suasana diam. Namun tidak ada yang tahu, di balik mulut mereka yang komat kamit, terdapat 1001 kutukan untuk kuil yang membodohi satu kerajaan.


Pada akhirnya kedua belah pihak mau membuka diri. Walaupun demikian mereka masih cukup berhati-hati terutama anggota tim Falcon setelah melihat penampilan Alex.


Alex terlihat seperti pria kasar yang sama sekali tidak mencerminkan seorang penyihir dari serikat sihir.


Pada awalnya mereka berpikir Alex adalah seorang ksatria yang diutus oleh Norchaster. Namun mereka cukup terkejut ketika mendengar Warfoy memperkenalkannya kepada mereka semua.


"Hahahah ... kalian jangan takut seperti itu. Akan saya perkenalkan, Tuan yang ada di sini adalah Baron of Alexandreia."


"Alexandreia?" gumam semua orang.

__ADS_1


Itu bukan mereka takjub tetapi mereka sama sekali tidak mengenal nama keluarga itu. Sebenarnya terdapat ratusan nama keluarga bangsawan jadi wajar bagi mereka untuk mengetahui semuanya. Biasanya keluarga bangsawan rendah dan yang tidak mencolok membuat nama keluarga itu sering dilupakan oleh semua orang. Itu lah yang pertama sekali mereka pikirkan ketika mendengar nama dinasti Alexandreia.


Alex yang melihat respon nihil dari semuanya tidak terlalu memperdulikan itu. Cukup wajar jika tidak banyak yang tahu. Bagaimanapun Alexandreia adalah keluarga bangsawan baru.


Setelah itu, Richard yang merupakan ketua tim Falcon segera memperkenalkan dirinya, anggota kelompoknya, termasuk pada pedagang seperti Gale.


Ketika mereka hendak bertukar informasi, Richard bertanya mengenai kebijakan yang diambil oleh negara.


"Saat ini negara lebih memilih untuk mengisolasi wilayah ini. Dan dalam prosesnya, aku diamanahkan sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap misi tersebut.'"


Alih-alih Warfoy, Alex lah yang terlebih dahulu menjawab.


Semua orang mengangguk. Pada awalnya mereka berharap pemerintah akan mengirimkan tim evakuasi. Namun apa yang diharapkan, sepertinya mereka memang dilupakan.


"Kali ini aku ingin bertanya. Bagaimana cara kalian tahu bahwa penyakit ini tidak menular melalui udara?" tanya Alex.


"Kami melihat makhluk yang sepertinya adalah jenis spirit yang menularkan penyakit itu. Bentuknya seperti setan besar yang memakai jubah gelap," balas Richard.


"Selain itu, kami juga memiliki seorang magic caster yang mengetahui mengenai makhluk supranatural."


Arah pandang Richard segera beralih ke Iona. Semuanya secara refleks menatap wanita itu.


"Itu benar, aku yakin makhluk itulah yang menyebarkan wabah ini," ucap Iona.


"Apa kamu seorang penyihir spiritual?" tanya Alex.


"Ah! Tidak Tuan, saya seorang penyihir arcane," balas Iona.


"Lalu bagaimana kamu yakin?"


Alex tidak langsung percaya begitu saja. Bagaimanapun ini menyangkut keselamatannya. Dia tidak ingin menjadi orang bodoh yang masuk ke kawasan penuh wabah tanpa informasi yang pasti.


"Saya pernah mempelajari mengenai biokultismologi ketika masih di akademi sihir," ucap Iona.


"Hmm ... apa Fakultas Arkanomatika juga mengajarkan rumpun ilmu spiritual?"


Kali ini Alex bertanya pada Warfoy yang merupakan seorang penyihir.


"Seharusnya tidak. Di King Julius' University  seingatku hanya mengajarkan ilmu yang sesuai dengan jurusan mereka. Aku adalah alumni di sana jadi aku setidaknya tahu itu," balas Warfoy.


"Ah! Itu karena aku kuliah di kerajaan lain. Mereka memiliki kurikulum yang berbeda," ucap Iona.


"Hm ... baiklah, anggaplah kamu benar. Namun kita harus tetap memastikan," balas Alex.


"Bagaimana cara Anda memastikan hal itu, Tuan?"


Kali ini Warfoy bertanya dengan ragu.


"Kita harus mengamati orang-orang ini. Jika mereka memang baik-baik saja di sini selama seminggu, kita akan menganggap perkataan wanita tadi benar."


"Apa? Anda mau membiarkan kami tetap di sini?" teriak Richard dengan panik.


Pada awalnya dia berpikir kedua orang ini akan membawa mereka di tempat yang aman. Terlebih mereka berhasil dari kubu Norchaster.


"Kami tidak bisa melakukan itu begitu saja. Bagaimana jika kenyataannya kalian justru membawa wabah di tubuh kalian dan menyebarkannya ke orang-orang kami? Anggap saja ini sebagai  isolasi mandiri sebelum kalian memang dinyatakan sehat. Jangan khawatir, kalian akan kami kirimi minuman dan makanan serta pakaian jika perlu. Yang jelas, kalian tidak perlu meninggalkan gudang ini selama seminggu," ucap Alex.


Sebelum Richard dan anggotanya membantah perkataan Alex, ia segera memerintahkan Warfoy untuk kembali menggunakan baju hazmatnya. Mereka berdua setelah mengenakan masker dan pakaian medis itu lantas mengenakan Invisible Cloth. Kemudian mereka pergi keluar gudang lalu kembali melayang menggunakan Wing Shoes yang efeknya telah diaktifkan.

__ADS_1


__ADS_2