THE ARCHDEUS

THE ARCHDEUS
EPILOGUE (VOLUME 3)


__ADS_3

Musim gugur telah usai, kini musim dingin, sebuah musim yang dianggap sebagai musim penghapusan dosa bagi ajaran agama Hexatheisme telah dimulai.


Semua orang bermunajat kepada dewa mereka, semoga kehidupan mereka dapat menjadi lebih baik kedepannya dan semoga mereka yang telah kembali ke sisi-Nya diampuni segala dosa mereka ketika ada di dunia.


Saat ini di Hadalon, ibukota March of Canadia sedang berada dalam masa pemulihan. Kota ini telah kehilangan lebih dari 60% penduduknya. Entah karena kematian akibat wabah, kematian akibat kelaparan, pembunuhan akibat anarkisme, hingga migrasi besar-besaran sebelum isolasi diberlakukan.


Setelah pengepungan para undead yang disebut amygdala dan pertempuran panjang dengan sosok yang dianggap bertanggung jawab terhadap kemunculan wabah, Kota Hadalon kini memiliki sinar harapan baru. Tidak ada kasus baru dimana ada warga yang mengidap wabah itu kini hanya menyisakan para pasien lama yang sedang dalam masa pengobatan yang dilakukan oleh kuil.


Alex selaku komandan tertinggi dalam misi isolasi di Canadia pun membuat sebuah kebijakan. Dikarenakan wabah terlihat bukan lagi sebuah ancaman, mereka pada akhirnya memperbolehkan pembukaan kota dan wilayah-wilayah sekitarnya tentunya dengan pemberlakukan pembatasan kegiatan.


Dikarenakan musim dingin yang dikhawatirkan akan menyebabkan masalah terhadap keselamatan, kamp militer  yang berada di luar kota dibubarkan. Tenda-tenda prajurit dirubuhkan dan kini para prajurit membangun kamp mereka di wilayah barak Hadalon. Setidaknya divisi yang menangani Kota Hadalon dapat tinggal di bangunan permanen yang aman dari musim dingin. Sementara untuk divisi lainnya harus menyesuaikan diri dan wajib melaporkan semua kejadian kepada Alex untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.


Sementara para prajurit tinggal di barak, Alex menetap di mansion milik Marquess of Canadia. Sulit dipercaya semua orang di mansion ini telah tiada. Bahkan mayat mereka pun tidak ditemukan. Para petinggi militer terutama para penyihir dan pendeta termasuk Alex berpikir kemungkinan besar semua orang di mansion telah meninggal dan mayat mereka dijadikan sebagai undead.


"Sulit dipercaya, sekarang aku harus kembali menjadi Interim Governor," keluh Alex.


Alex setelah memberikan laporan kepada pemerintah pusat mengenai semua kejadian di Hadalon termasuk hancurnya dinasti Canadia.


Sepertinya pemerintah pusat melakukan kebijakan responsif dengan menunjuk Alex sebagai Interim Governor. Itu berarti secara de facto pemerintah pusat berani mengambil alih wilayah feodal dari seorang bangsawan. Itu tentu akan berdampak pada kestabilan politik nasional ke depannya. Namun tentu saja Alex tidak peduli dengan semua hal ini.


Penunjukkan Alex sebagai interim governor secara sepihak tentu memberikan tambahan beban bagi Alex.


"Ainuhrim, bagaimana kabarmu? Apa kamu sudah terbiasa dengan kehidupan di sini?" tanya Alex.


"Tuanku, berkat kebijaksanaan Tuanku hamba sudah belajar banyak. Segala puji bagi Engkau Yang Maha Hebat."


Setelah mengatakan itu, Ainuhrim lantas bersujud di hadapan Alex. Untungnya di ruangan ini hanya ada mereka berdua. Jika tidak, Alex akan dianggap sudah membuat sekte sesat.


"Angkat kepalamu. Akan kembali aku ingatkan, jika terdapat orang lain selain kita, maka kamu jangan bersujud di hadapanku. Hormati aku layaknya bagaimana pelayan memberi hormat kepada tuannya. Aku akan memikirkan apa statusmu untuk kedepannya," ucap Alex.


"Baik, Tuanku."


Saat ini identitas dan keberadaan Ainuhrim belum terungkap. Selama ini dia mengubah wujudnya menjadi pedang dan hanya ketika ia bersama dengan Alex, ia akan kembali ke wujud avatarnya.


"Tapi sungguh, aku tidak mengerti mengapa kamu harus turun. Padahal kamu harusnya tahu, ini bukan wujud asliku," gumam Alex.

__ADS_1


"Ampuni aku, Tuan. Hamba yang rendah ini tidak bisa tinggal diam ketika Tuanku diperlakukan seperti itu. Bahkan jika itu bukanlah wujud asli Tuanku. Namun melihat Tuanku dihina membuat hati hamba yang rendah ini menjadi sangat perih," jawab Ainuhrim dengan sangat sedih.


Ini bukan pertama kalinya ia melihat Alex diperlakukan sehina itu. Awalnya ia sudah sangat menahan diri ketika tuannya dianggap sampah. Ia juga nyaris turun lebih awal ketika melihat tuannya nyaris mati ketika penyergapan di Mansion Fertiphile. Namun seluruh High Gods lain berusaha menenangkannya. Jadi sekarang, ketika ia kembali melihat tuannya dihina oleh makhluk rendahan, kemurkaan Ainuhrim sudah berada di puncaknya dan tidak bisa ditolerir lagi.


"Hah .., ini menjadi merepotkan," gumam Alex.


Suara ketukan pintu terdengar kemudian Rain meminta izin untuk masuk.


"Ainuhrim, ada orang yang ingin menemuiku. Berubahlah menjadi pedang sekarang."


"Baik Tuan."


Tubuh Ainuhrim memancarkan hawa kegelapan yang sangat pekat. Lingkaran sihir pun muncul di bawahnya. Ia kemudian berubah menjadi sebuah pedang kegelapan yang dapat memancarkan niat kematian.


Ainuhrim adalah seorang High Gods dan saat ini dia turun ke dunia menggunakan avatarnya. Jadi bukan mustahil baginya untuk mengubah wujud avatarnya bahkan jika itu adalah wujud benda mati sekalipun.


Alex mengambil pedang itu dan memperhatikan setiap detail dari pedang itu. Dia tidak memberikan nama spesial apa pun untuk pedang itu dan hanya memanggilnya sebagai [Ainuhrim].


"Berkat pedang ini, aku bisa menggunakan sihir hingga tingkat 10," gumam Alex.


"Tuanku, saya Rain izin untuk masuk."


Rain kembali meminta izin untuk masuk karena tidak mendapat respon dari tuannya cukup lama.


"Ya, masuklah," ucap Alex.


***


Fertihall, County of Fertiphile


Para penduduk Fertiphile saat ini telah memberhentikan aktivitas mereka untuk sementara. Mayoritas memilih untuk tetap berada di rumah dan bertahan hidup dengan mengkonsumsi persediaan makanan yang telah mereka simpan.


Berbeda dari tetangga mereka seperti Otilia dan Yorksall, wilayah Fertiphile tidak mengalami krisis pangan walaupun tingkat inflasi di county itu masih cukup tinggi. Namun setidaknya para penduduk masih dapat membeli makanan meskipun jumlahnya tidak sebanyak dulu.


Pada musim dingin seperti ini seharusnya aktivitas transaksi dan transportasi berhenti atau setidaknya mengalami perlambatan. Namun siapa sangka pada waktu yang sangat buruk ini, sebuah bendera dikibarkan di depan gerbang masuk Kota Fertiphile.

__ADS_1


Itu adalah bendera Kerajaan Artchania. Bendera itu dibawa oleh pawai kereta kuda yang tidak sedikit. Kuda-kuda itu harus melewati hujan salju yang dingin dari ibukota Archentioch hingga ke Kota Fertiphile.


Keberadaan bendera kerajaan itu memberitahukan satu hal. Terdapat anggota royalty atau setidaknya pejabat dari pemerintahan pusat yang sedang melakukan kunjungan.


Tentu saja jauh hari pihak ibukota telah memberitahukan kedatangan mereka. Namun siapa sangka dalam kunjungan resmi ini dilakukan oleh perdana menteri.


Ini untuk pertama kalinya perdana menteri Artchania yang saat ini menjabat, Duke Louis Edouard Norchaster melakukan kunjungan resminya. Namun yang tidak kalah mengejutkan semua orang pula adalah County Fertiphile menjadi destinasi pertamanya. Secara tradisional para perdana menteri akan melakukan kunjungan resmi perdana mereka ke wilayah-wilayah bangsawan yang sekoalisi dengannya. Walaupun dalam ranah parlemen Koalisi Sandwealth dan Norchaster sudah saling bergandengan tangan tetap saja mereka adalah dua entitas afiliasi politik yang berbeda dan Fertiphile adalah anggota Koalisi Sandwealth, bukan Norchaster.


Manuver perdana menteri ini memang membuat semua lawan politik termasuk sekutunya menjadi bingung, tidak terkecuali dengan Harol sang Count of Fertiphile.


Selama menunggu kedatangan perdana menteri, Harol terus memikirkan apa maksud dari tindakan perdana menteri yang mengunjungi wilayahnya.


Bahkan kunjungan itu diadakan ketika musim dingin yang merupakan waktu yang cukup beresiko ketika melakukan perjalanan jauh.


Namun pada akhirnya ketika perdana menteri sampai, ia bersama Liana menyambut kedatangan perdana menteri.


Mereka bersenda gurau cukup lama sebelum akhirnya Norchaster dan Harol melakukan pertemuan empat mata.


Pertemuan itu dilakukan di ruang kerja Harol yang atmosfernya terasa cukup berat dan canggung.


Itu karena umumnya pertemuan rahasia seperti ini menandakan akan ada transaksi under table.


"My Highness, saya merasa sangat terhormat karena Tuanku sudi mengunjungi wilayah saya bahkan ketika musim dingin. Saya sangat berterima kasih dan sangat terharu melihat kesungguhan Tuanku dalam kunjungan resmi perdana Tuanku. Semoga Tuanku selalu diberikan keselamatan dan kesehatan oleh Dewa kita Yang Maha Hebat," ucap Harol dengan sopan.


Perdana menteri membalas ucapan Harol dengan sangat rendah hati.


"Justru saya yang harus berterima kasih kepada My Lord karena sudi menerima saya di wilayah Anda. Seperti yang dikatakan oleh orang-orang. Fertiphile memang wilayah terkuat di kawasan timur tenggara kerajaan."


"Saya merasa terhormat mendengarnya. Kalau begitu Tuanku, apa maksud Tuanku meminta saya untuk mengadakan pertemuan tertutup seperti ini?" ucap Harol.


Seperti yang diharapkan dari Fertiphile, pikir perdana menteri.


Perdana menteri sudah mengetahui sifat Harol atau setidaknya semua pihak yang pernah melakukan kerjasama dengan Harol pasti tahu bahwa penguasa Fertiphile ini adalah tipikal orang yang akan langsung berbicara dan bertanya to the point.


Tentu itu membuat perdana menteri sangat senang karena selain mempercepat kerjasamanya, ia juga tidak lagi canggung mengadakan transaksi dengannya.

__ADS_1


"Kalau begitu My Lord, saya akan langsung mengajukan hal ini kepada Anda. Tuanku, saya ingin putra pertama Anda menjadi penguasa baru di Wilayah Canadia."


__ADS_2