THE ARCHDEUS

THE ARCHDEUS
ALEXANDREIA(2)


__ADS_3

Suatu pagi di Barony of Alexandreia, berlokasi di suatu tempat yang dikenal sebagai barak pasukan.


Barak ini adalah sisa peninggalan dari Dinasti Ducoumont. Karena bangunan ini masih layak digunakan, maka fungsinya sebagai barak tetap digunakan.


Di sini sedang berkumpul setidaknya dua puluh sampai seratus orang. Mereka adalah pemuda desa yang saat ini menunggu perekrutan prajurit.


Setelah dinasti Ducoumont dihancurkan, seluruh satuan militer mereka secara otomatis dibubarkan. Akibatnya banyak mantan prajurit Ducoumont yang berpindah ke lord lain dan sebagian lainnya memutuskan untuk kembali ke desa dan menjadi petani.


Jadi saat ini ketika lord baru telah datang, seperti yang diharapkan, tidak berselang lama rekrutan satuan militer barony dibuka.


Jelas hal tersebut sangat disambut dengan penuh antusias oleh para pemuda yang lelah dengan dunia pertanian dan peternakan mereka.


Di sana, dua orang prajurit sedang memeriksa portofolio para peserta.


Kedua prajurit ini terlihat masih muda seolah merupakan prajurit yang baru lulus.


Apa yang dipikirkan itu tidaklah salah sebab kedua prajurit ini memang belum lama ini lulus dari barak. Kedua orang ini adalah teman lama Alex selama berada di barak yakni Grain dan Riven.


Kedua orang ini secara sukarela menyerahkan formulir pengajuan perpindahan mereka dari prajurit Fertiphile ke prajurit Alexandreia. Kemungkinan besar Alex yang secara pribadi menyeleksi orang-orang yang pantas ia terima tidak sengaja menemukan kedua formulir dua orang ini sehingga mereka pun kini menjadi prajurit Barony of Alexandreia.


"Wow, apa kamu percaya sekarang kita sudah berada di posisi ini?" ucap Grain tiba-tiba.


"Yah, benar. Ini seperti mimpi. Memang keputusan kita mengikutinya tidaklah salah," balas Riven.


"Yah, benar. Baiklah kembali bekerja!"


Walaupun jika dilihat kasat mata bahwa tindakan Grain dan Riven adalah tindakan bodoh karena mereka baru saja berganti status dari prajurit county menjadi prajurit barony yang secara status lebih rendah.


Namun melihat oportunitasnya apa yang mereka lakukan tidak salah. Jika sebelumnya mereka hanya bertugas sebagai penjaga gerbang, kini mereka memiliki tanggung jawab besar karena Grain kini adalah instruktur utama di barak ini sementara Riven adalah kepala otoritas keamanan barony.


Ini menunjukkan jabatan mereka melompat tajam.


Sehingga ketika melakukan tugas, mereka penuh dengan semangat.


****


 Di mansion tempat  sang baron tinggal juga tidak kalah sibuk.


Justin diangkat sebagai Kepala Pelayan Alexandreia yang membuatnya menjadi sibuk. Ini menyangkut tidak hanya tanggung jawabnya yang semakin besar tetapi juga bagaimana ia mengatur jadwal tugas atau sift para pelayan lain.


Justin juga terkadang harus mengurus hal yang jauh lebih rumit yang tidak pernah ia kerjakan seperti mengatur jadwal untuk baron dan bahkan menggantikan baron dalam rapat.


Barony of Alexandreia adalah wilayah baru sehingga tidak terlalu terkenal itu sebabnya untuk membuat daerah ini dapat maju dan berkembang, Justin harus mengundang berbagai kalangan terutamanya pedagang.


Terlebih hampir semua tugas kecuali berkas yang membutuhkan tanda tangan baron dilimpahkan kepadanya.


Sementara barak penuh dengan perekrutan anggota militer baru dan mansion penuh dengan kegiatan rapat, Alex saat ini sedang duduk di sebuah batu besar di lapangan rumput yang terbentang luas.

__ADS_1


Ini tidak terlalu jauh dari pusat barony setidaknya berjarak dua kilometer.


Saat ini dia sedang duduk santai dengan menikmati angin sepoi-sepoi yang menyejukan sambil melihat Rain dan Alven berlatih.


Kedua orang ini saat ini dilatih oleh dua orang petualang dari party Orion


Rain sedang mengayunkan pedangnya di bawah arahan Barnard


Sementara Alven sedang berkonsentrasi menguasai ilmu sihir di bawah bimbingan Atlya.


Ketika sampai di Alexandreia, Alex secara pribadi meminta Barnard dan Atlya untuk melatih Rain dan Alven.


Namun Barnard ragu terutama ketika ia mendengar Alex ingin dia melatih Rain dengan kemampuan menguasai mana dan aura atau dengan kata lain menjadi seorang duofons[1].


Barnard telah memberitahu Alex bahwa sangat sedikit orang yang dapat menjadi seorang duofons seperti role magic warrior. Namun Alex tidak mendengar dan menantang Barnard untuk melihat sendiri apa yang bisa dilakukan oleh kedua bawahannya khususnya Rain.


Barnard yang awalnya tidak percaya dan hanya menganggap enteng perkataan bangsawan muda itu. Namun apa yang kini dilihatnya mengubah pandangannya terhadap penilaian Alex.


"Apa kau melihatnya?" tanya Barnard kepada Vyn.


"Iya! Bukankah dia baru saja mengaliri mana dan aura di pedangnya," ucap Vyn sang spirit partner dari Barnard.


Walaupun sangat sedikit tetapi baik Vyn maupun Barnard dapat melihat dua energi supranatural berbeda sedang berputar di sepanjang bilah pedang yang saat ini sedang dihunus oleh Rain.


Itu adalah mana dan aura yang telah berhasil dikendalikan.


Mungkin seseorang bahkan pengguna kekuatan supranatural tidak dapat menyadarinya tetapi bagi Barnard yang merupakan petualang yang setara dengan petualang plat adamantite, dia dapat mengetahui jumlah mana yang mengalir di pedang Rain setara dengan jumlah aura yang ia aliri pula.


"Aku rasa kita baru saja menemukan seorang yang jenius," gumam Barnard.


Bomb!


Suara ledakan tiba-tiba muncul dari arah Alven berlatih.


Semua orang termasuk melihat apa yang terjadi.


Di sana, Atlya dan Alven terdiam tetapi yang jelas daerah di sekitar Alven berdiri penuh dengan bekas ledakan dan masih memiliki asap tipis.


Sementara Alven sendiri terlihat sedikit berdebu seolah baru saja terkena ledakan.


Atlya yang awalnya masih terdiam kini menjadi malu setelah mengetahui semua orang menatap mereka.


"Anu ... sepertinya Tuan Muda Alexandreia baru saja menggunakan mantra tingkat 1, [Spark]," ucap Atlya dengan canggung.


"...."


[Spark] adalah sihir tingkat satu berelemen api. Serangan ini mengeluarkan ledakan api kecil dan cenderung tidak terlalu mematikan.

__ADS_1


Alex yang melihat semua perkembangan itu dari kejauhan hanya mengangguk puas.


Sudah semestinya. Orang-orang yang dia pilih memang sangat luar biasa.


Kemudian fokus Alex teralihkan ketika ia melihat seorang wanita datang ke arahnya.


Wanita itu adalah Lilac, salah satu dari anggota party petualang Orion.


"Tuan Alex, apa Anda keberatan saya duduk di dekat Anda?" tanya Lilac.


"Tidak, duduklah," balas Alex/


Lilac melompat ke batu besar tempat Alex duduk. Dia lalu duduk di sampingnya dan entah sengaja atau tidak tetapi ia duduk sangat dekat dengan Alex.


"Tuan Alex sepertinya Anda sangat perhatian dengan para bawahan dan anak Anda."


Perkataan Lilac mengacu pada Rain dan Alven yang saat ini sedang diawasi dengan sabar oleh Alex.


Pernyataan itu tidak salah. Dia memang memperdulikan mereka tetapi selain itu, dia pergi ke sini untuk menghindari kesibukan di mansion.


Alex hanya mengangguk pertanda dia menyetujui perkataan Lilac.


Walaupun feedback yang didapat buruk, Lilac masih berusaha membuka pembicaraan lain dengan Alex.


"Tuan Alex jika Anda tidak keberatan, saya ingin bertanya. Di antara banyak magic caster dan warrior  yang ada, mengapa Anda memilih kami, para petualang sebagai guru bagi bawahan dan anak Anda?"


Sepanjang yang Lilac tahu, umumnya para bangsawan akan menggunakan jasa dari pihak yang jauh memiliki privilege seperti penyihir dari serikat penyihir yang memberikan les privat tentang ilmu sihir kepada anak bangsawan ataupun para ksatria yang terhormat yang melatih teknik berpedang dan penguasaan aura untuk para bangsawan muda.


Jadi ketika ia mendengar Alex ingin mengajukan quest kepada mereka untuk melatih Rain dan Alven, ia sedikit bertanya-tanya dalam benaknya.


"Yah ... mungkin itu karena performa kalian selama fief war di Otilia jadi aku berpikir mungkin tidak ada salahnya meminta bantuan kalian, orang-orang profesional dan berpengalaman untuk melatih Rain dan Alven. Setidaknya aku lebih mengenal kalian daripada penyihir ataupun kesatria lain di luar sana," ucap Alex.


Meskipun perkataan Alex benar tetapi ada alasan lain. Para petualang seperti Barnard umumnya adalah orang yang apatis dalam masalah politik dan kekuasaan. Bahkan memilih untuk menjauhinya karena untuk mencegahnya terseret pada konflik yang tidak perlu. Hal tersebut sangat berbeda dengan para ksatria ataupun para penyihir yang sering berinteraksi dengan orang-orang penting. Secara sendirinya para ksatria dan penyihir memiliki kepentingan tersendiri dalam kelompok elit seperti bangsawan. Itu sebabnya Alex berpikir jauh lebih aman untuk membiarkan rahasia Rain dan Alven diketahui oleh petualang party Orion daripada diketahui oleh para ksatria dan penyihir dari serikat penyihir.


Lilac tiba-tiba mengambil kedua tangan Alex seperti seorang anak yang sedang bermain.


"Benarkah?! Kalau begitu terima kasih! Jangan khawatir, akan kupastikan mereka akan mampu menguasai mantra tingkat 3 kurang dari setahun!" teriak Lilac dengan riang.


Walaupun Alex tidak terlalu suka kontak fisik yang tiba-tiba seperti ini tetapi karena dia saat ini masih membutuhkan bantuan para petualang, maka Alex menjadi sedikit lebih sabar.


Dia hanya menjawab dengan sopan.


"Sebagai wali dari Alven dan tuan bagi Rain, saya mengucapkan terima kasih," ucap Alex.


Bahkan walaupun kedua orang itu berhenti mengobrol tetapi salah satu lengan Alex tanpa ia sadari masih digenggam oleh Lilac. Itu berlangsung bahkan sampai pelatihan Alven dan Rain selesai, hingga kembali ke mansion.


Note:

__ADS_1


[1] Duofons: pengguna kedua energi (aura dan mana). Umumnya sering disematkan kepada role yang dikelompokkan sebagai minor-duofons yaitu Magic Warrior. (Selengakapnya baca: ARCHPEDIA: INTRODUCE ABOUT ROLES).


__ADS_2