
Langit biru berawan telah terganti dengan sosok langit gelap berbintang. Namun di atas tanah, masih saja ada kumpulan orang yang berjalan pada malam ini.
Masing-masing dari sekelompok prajurit sedang membawa obor yang digunakan sebagai sumber pencahayaan. Jumlah mereka setidaknya 1.500 orang dengan beberapa di antaranya mengenakan jubah penyihir dan jubah pendeta.
Jared dipercayakan sebagai pemimpin dalam misi ini. Sebelumnya, dia telah menyusun segala rencana dengan para petinggi militer. Mereka telah sudah beberapa hari ini mengawasi pergerakan di sekitar markas musuh berkat bantuan Alen.
Para prajurit dibagi menjadi empat arah yaitu utara, selatan, barat, dan timur. Jared memimpin serangan utara yang juga menjadi serangan utama dari rencana mereka. Sebagian besar penyihir dan knight berada pada arah serangan ini.
Tentu saja, sukses atau tidaknya rencananya ini didukung oleh informasi yang mereka dapatkan. Markas musuh adalah sebuah bangunan tua bertingkat yang terletak di luar kota dan hampir berada di tengah hutan. Mereka menduga bahwa ini adalah benteng tua yang tidak lagi digunakan House of Fertiphile dalam fief war karena telah mengalami peluasan wilayah akibat invasi yang sukses.
***
Eldnest bukanlah orang yang ingin membuang-buang waktu. Setelah lab memberikan hasil bahwa gadis bernama Merry memiliki potensi sebagai hasil percobaan tingkat delta hingga gamma, ia bergegas memerintahkan alchemist lainnya untuk membuat sebuah eksperimen. Eldnest memang tidak terlalu optimis kesuksesan eksperimen kali ini, tetapi siapa yang tau mungkin dari eksperimen ini dia dapat mendapatkan data berharga. Bagaimanapu kesuksesan berasal dari akumulasi kegagalan yang terus diuji.
Dua pria alchemist tua membawa seorang gadis yang memiliki lingkaran hitam di sekitar matanya. Gadis bernama Merry ini tidak lagi terlihat bersih atau cantik tetapi kali ini dia berada pada kondisi yang hampir seperti ketika ia berada sebagai seorang budak.
Merry tidak memiliki kekuatan untuk melawan ataupun berteriak. Kondisi dehidrasi dan insomnia yang ia alami telah merusak insting bertahan hidupnya. Bahkan walaupun di ruangan lab ini hanya diisi oleh para orang tua renta, ia sama sekali tidak memikirkan peluang untuk melarikan diri. Inilah alasan kenapa Eldnest lebih menyukai spesiemen mereka adalah anak-anak daripada orang dewasa. Walaupun orang dewasa memiliki daya tahan yang lebih kuat dalam menghadapi segala macam efek samping dari eksperimen tetapi mereka juga sangat keras kepala. Walaupun Eldnest adalah seorang wizard yang tidak dapat dianggap enteng tetapi ia juga adalah orang tua renta.
Dua alchemist membawa Merry ke sebuah meja operasi kemudian mengikat kedua tangan dan kaki gadis itu menggunakan borgol. Walau dikatakan sebagai meja operasi, ini hanyalah meja kayu yang digunakan sebagai tempat menganalisis spesimen.
Beberapa alchemist lain sedang asik mengasah dan memanaskan pisau bedah.
"Pak, kita akan melakukan transplantasi hati vampire ke spesimen G-82. Kami memperkirakan kesuksesan spesimen menjadi gamma adalah 40 hingga 65%."
Eldnest bertanya pada seorang alchemist yang memberikan laporan singkat.
"Vampire jenis apa yang digunakan?"
"Ini adalah common vampire, Pak."
Eldnest mengangguk. Vampire adalah salah satu sub-ras demonoid yang sering ditemui. Yah, ini wajar jika mereka hanya mendapatkam vampire tingkat rendah karena vampire tingkat noble ke atas sangat sulit ditemukan.
Eldnest menyeringai ketika ia memegang sepasang pisau dan gunting yang bagian bilahnya telah berubah menjadi merah akibat diletakan pada api yang menyala. Sehingga mereka tidak dapat melihat kondisi kedua anak itu terutama Merry yang tidak lagi sama.
Gadis tak berdosa yang terlentang tak berdaya di meja hanya dapat melihat senyum keji dari orang tua itu dengan mata kosong. Ia tidak lagi dapat mengeluarkan air mata dan pita suaranya seolah telah kering. Gadis itu berpikir, mungkin ini adalah akhir perjalannya. Walau dalam usia belia ia telah melewati berbagai gelombang kehidupan. Dimulai dari kisah hidupnya sebagai seorang budak dan berakhir menjadi seorang gadis bangsawan. Terlahir tanpa cinta dan kasih sayang hingga berakhir menjadi sosok yang amat disayang. Tidak buruk, setidaknya ia telah mencicipi kehidupan mulia walau hanya sesaat. Namun di balik tabir keputusasaan, gadis itu berharap dapat melihat sosok yang paling ia cintai untuk terakhir kalinya. Ia ingin memegang tangan dari sosok yang paling ia hormati dan paling ia sanjung dalam hidupnya. Ia merindukan sosok yang menjadi malaikat kehidupannya. Ia hanya ingin sosok itu menangisi kepergiannya sehingga ia dapat mengatakan, "Ayah, jangan menangis, Merry pergi ke tempat yang lebih baik."
Gadis itu menutup matanya, sebutir air mata terakhir tergenang di sudut kelopak matanya.
Ayah ... Selamat tinggal.
__ADS_1
***
BOOM!!
Para penjaga yang menjaga pintu masuk utama dikejutkan dengan ledakan yang di arahkan pada mereka. Siapa sangka sekumpulan penyihir yang tak jauh di depan mereka melemparkan mantra tingkat 3 [Fireball].
Serangan terus terjadi hingga pintu gerbang itu hancur oleh serangan. Setelahnya, Jared dan para knight memimpin masuk lalu disusul oleh para prajurit lainnya.
"Panggil Bantuan!"
"Sial! Darimana mereka datang?!"
"Bunyikan sirene bahaya!"
Para penjaga ketakutan melihat frekuensi penyerang yang tiba-tiba muncul dari dalam hutan. Para prajurit masuk seperti air bah yang menenggelamkan benua.
SLASH! SLASH! SLASH!
Kebanyakan para penjaga hanyalah manusia biasa tanpa role sehingga ketika harus berhadapan dengan sekelompok knight yang menggunakan aura dan dilengkapai oleh magic item tingkat rendah hingga tinggi seperti magic sword dan magic armor, kurang dari lima tebasan para penjaga markas tumbang satu per satu.
Kecepatan penyerangan itu begitu cepat hingga seolah seperti kedipan mata, semua telah berubah.
Simon, sang komandan yang memimpin seluruh komando pertahanan terkejut dengan serangan tiba-tiba ini. Walau ia tidak melihat para penyerang tetapi ia yakin bahwa serangan ini berasal dari House of Fertiphile. Dia tidak menyangka bahwa kurang dari sebulan, posisi mereka telah diketahui. Padahal ia yakin telah menghapus semua jejak tetapi kenapa mereka dapat mengetahui tempat terpencil seperti ini. Ini adalah benteng tua yang tidak lagi beroperasi jauh sebelum terbentuknya House of Fertiphile.
"Pak, gerbang utara dan barat telah rubuh! Tolong kirimkan pasukan bantuan, Pak."
Salah satu penjaga memberikan laporan kepada Simon dengan tergesa-gesa. Walau mereka telah berada di dalam benteng, tetapi mereka masih dapat mendengar ledakan kecil yang berasal dari para penyihir ataupun suara bilang pedang yang saling beradu.
Simon berada dalam masalah besar kali ini. Dia telah kehilangan cukup banyak swordman of aura setelah melakukan serangan di mansion.
"Sial, panggil para semua pasukan. Laporakan masalah ini kepada Tuan Eldnest."
"Baik, Pak!"
Penjaga itu bergegas berlari setelah mendapat perintah.
Simon juga tidak tinggal diam, dia mengenakan semua perlengkapan tempurnya dimulai dari armor, shield, dan sword. Ketiganya adalah high class item yang diberikan kepadanya oleh organisasi.
***
__ADS_1
Alex tidak pernah menduga bahwa penyerbuan akan semudah ini.
Seperti yang diharapkan kepada Alen.
Siapa sangka bahwa kakek tua yang selalu bersama Harol ternyata seorang assassin badass dan bahkan dapat menggunakan aura dan mana. Jika kakek tua itu betul-betul mengekspos kemampuannya, dia pasti sudah dikejar oleh seluruh negara.
Dengan bantuan informasi dari Alen, kelompok Alex yang hanya berjumlah 20 knight ditambah Ryana, Rain, dan Justin dapat menghindari konfrontasi berlebihan dan memilih untuk menyusup di antara kekacauan yang ada.
Mereka berada di dalam markas musuh setelah memanfaatkan huru hara yang ada. Walau Harol menurunkan perintah untuk memberi seluruh penjahat itu pelajaran, Alex lebih memprioritaskan Merry dan Alpha di atas semuanya.
Sayangnya markas ini terlalu besar. Bagaimanapun ini adalah bekas benteng. Sangat beruntung bahwa magic cannon di benteng ini tak lagi berfungsi. Jika tidak, mereka mungkin mendapat kerugian jiwa yang tidak sedikit. Apalagi dalam misi ini tidak disertakan para teknisi sihir dan pasukan alat berat.
"Kita akan berpencar."
Sayang sekali Alen tidak mengetahui lokasi Merry dan Rain. Itu sebabnya untuk menghemat waktu, Alex memutuskan membagi kelompok. Walau memang beresiko, tetapi saat ini mereka terdiri lebih dari 20 orang. Bukankah jika dipecah menjadi 2 hingga 3 kelompok tidak masalah?
"Aku akan membagi tiga kelompok. Latvh dan Erline, kalian memimpin dua kelompok lainnya. Justin, kau ikut dengan Erline. Ryana dan Rain, ikut denganku. Misi kalian adalah menemukan Merry dan Alpha. Namun kalian harus memprioritaskan keselamatan kalian. Kita akan kembali bertemu di titik ini."
"Baik, Tuan Muda!"
Bawahan Alex menjawab dengan semangat. Latvh adalah seorang knight senior yang sangat berpengalaman bahkan dulunya dia adalah salah satu murid Winson pada generasi pertama.
Kecuali Rain, semua orang tidak tahu kemampuan Alex sehingga dengan enggan para knight lainnya sedikit takut jika Alex mengalami masalah. Itu sebabnya untuk melindungi tuan muda mereka, lima knight terkuat dan paling berpengalaman di antara yang lain berada pada kelompok Alex. Ketiga kelompok yang masing-masing berisi 8 orang berpencar di ketiga arah.
"Ryana, tolong jangan terlalu jauh dariku. Rain, walau kamu tidak dapat menggunakan aura, aku memerintahkanmu untuk melindungi Ryana."
"Baik, Tuan Alex."
Kedua orang itu menjawab dengan sigap. Ryana sebenarnya sangat tersipu mendengar Alex sangat mengkhawatirkan dirinya.
Apa mungkin dia ... menyukaiku?
Pipi Ryana kembali memerah. Untunglah tempat ini hanya di sinari oleh obor yang dipegang Rain dan Alex sehingga wajah tomatnya tidak terekspos.
Rain yang mendapat perintah itu mengambil langkah lebih dekat kepada Ryana. Namun semakin ia mendekat, ia merasa punggungnya menggigil.
Siapa sangka wajah pemalu Ryana berubah drastis ketika melihat Rain. Ia sudah melihat budak Alex ini sebelumnya ketika berada di pawai militer. Dalam pandangan pertama dia memiliki penilaian aneh kepada Rain. Ryana tidak tahu, tetapi entah kenapa ketika ia melihat Rain, dirinya tidak bisa tidak jijik dan sangat ingin mencemooh pria ini.
Walau wajah pria ini terlihat bersinar dan murah senyum, jauh berbeda dari Alex yang selalu berwajah datar, tetapi Ryana menilai bahwa di dalam tubuh Rain terdapat sesuatu yang jorok dan menjijikkan. Pria ini sangat berbeda dengan Alexnya yang memancarkan cahaya suci.
__ADS_1
Kenapa Ryana dapat mengetahuinya? Itu karena ia selalu bernafsu ketika melihat Rain dan sangat ingin tidur dengannya. Ini sangat berbeda ketika ia berpikiran kotor kepada Alex dimana hatinya selalu berteriak untuk meninggalkan zina dengan pria itu. Tetapi ketika nafsu ini mengarah kepada Rain, justru ia merasa ini merupakan sesuatu yang normal.