THE ARCHDEUS

THE ARCHDEUS
INTERIM LORD(5)


__ADS_3

Liana tidak bisa tidur selama tiga hari terakhir. Dia mengalami insomnia yang cukup parah.


Penyebabnya tidak lain adalah pengangkatan Alex sebagai seorang Interim Governor.


Dia tidak pernah memperkirakan akan ada kondisi seperti ini.


Liana, Countess of Fertiphile untuk pertama kalinya gelisah mengenai suksesi.


Dia khawatir karir Alex yang begitu cepat melonjak dapat mempengaruhi masa depan kedua anaknya.


Saat ini Jared baru saja memasuki Akademi Militer pada tahun pertama. Sementara Hazel masih belum mencapai usia dewasa.


Untuk menenangkan dirinya, Liana meminum sebuah pil. Ini adalah obat untuk menenangkan pikiran dan membuat rasa kantuk.


Namun dosis yang diberikan pendeta kepadanya sama sekali tidak dapat membuatnya tenang. Itu sebabnya dia terkadang minum beberapa pil lagi.


Ketika wacana pengangkatan Alex sebagai Interim Governor dicadangkan, Liana dengan cepat berusaha menggagalkannya.


Dia berusaha meyakinkan Harol.


Bahkan dia sengaja membuat Harol mabuk hanya untuk dapat 'melobi' saat melakukan hal intim bersama.


Sayangnya semakin Harol dewasa, dia bukan lagi seorang pria yang buta akan cinta. Harol tetap menolak permohonannya.


Sial! Mengapa kau tidak pergi saja jadi orang udik!


Ketika Liana mendengar keinginan Alex sebagai petani, dia sangat senang. Ini seolah mengatakan bahwa Alex telah menyerah dari suksesi warisan.


Namun siapa sangka, hanya berselang beberapa bulan Alex datang lagi dengan posisi yang bahkan jauh lebih tinggi darinya.


Interim Governor mengartikan bahwa Alex adalah orang nomor 1 di county saat ini. Posisinya bahkan jauh lebih tinggi dari seorang countess.


Dari udara kosong, tiba-tiba seorang berjubah hitam muncul.


"Nyonya!"


Orang itu berlutut kepada Liana.


"Cepat laporkan!"


Liana bicara dengan antusias.


"Nyonya Countess, Lord Alchera telah membawakan pesan bahwa Nyonya tidak perlu panik. Beliau akan mencari solusi mengenai ini."


"Bagaimana mungkin aku tidak gelisah! Katakan kepada ayah, berikan segera solusi jangan biarkan sampah itu terus duduk di kursi pemimpin!"


"Baik, Nyonya."


Liana Swan Alchera itulah namanya. Dia berasal dari keluarga Viscount of Alchera. Satu-satunya anak perempuan dari viscount membuatnya sangat disayangi oleh sang ayah. Walau pada akhirnya dia dinikahkan melalui pernikahan politik dengan count, setidaknya itu tidak terlalu buruk. Liana puas dengan pengaturan pernikahan ini.


***


Hari ini adalah hari libur. Mengapa dikatakan libur? Ini adalah hari yang istimewa bagi penganut agama Hexatheisme karena saat ini salah satu dari enam dewa yakni Anahiel dipercaya akan memberikan berkat kepada seluruh wanita.


Anahiel, sang dewi laut. Kekuasaannya disimbolkan dengan elemen air. Dia adalah simbol dari kesucian dan kecantikan.


Pada hari ini semua orang baik dari golongan bangsawan hingga rakyat jelata berkumpul di kuil.


Presbhenon of Fertihall


Itu adalah kuil terbesar di County of Fertiphile.


Pada hari yang suci ini, High Priestess Feodora yang diikuti oleh para priest, serkon, dan discimpion masuk ke ruangan dengan pakaian keagamaan mereka.


Ini kemungkinan adalah upacara terakhir yang bisa dipimpin oleh High Priestess Feodora pada musim ini. Itu karena dalam waktu dekat ia akan pergi ke Duchy of Sandwealth sebagai tenaga medis internasional yang tidak terikat oleh aturan negara manapun.


Selain para pendeta yang mengikuti upacara ini, sebagai simbolisasi bahwa Kerajaan Artchania dan wilayah-wilayahnya tertakluk dalam kekuasaan ilahi, pemimpin dalam hal ini adalah count harus membuka upacara.


Namun count saat ini tidak ada. Maka penggantinya adalah Interim Governor, Alexander Ivanov Fertiphile.

__ADS_1


Saat ini, kembali Alex menjadi sorotan.


Dia berada di samping high priestess. Berdiri tegak di antara para pendeta.


Dengan tingginya yang menjulang tinggi, membuatnya sangat menonjol di antara para pendeta tua dan para agamawan yang kebanyakan terlihat sebagai orang-orang pesolek.


Bagi yang tidak tahu siapa Alex, mereka akan jatuh kagum pada pandangan pertama.


Bagi yang percaya dengan rumor Alex, mereka tidak bisa tidak mengakui bahwa bangsawan sampah ini memang memiliki penampilan yang sangat menarik.


Namun tentunya bagi yang kenal baik dengan Alex, mereka akan mengangguk bahwa Alex kelihatan mulia seperti biasanya.


Terutama oleh Ryana.


Dia juga berdiri walaupun dia berada di barisan para discimpon yang terletak paling belakang dari barisan, sementara Alex berada di barisan paling depan, Ryana tidak bisa tidak tersipu malu.


Ini seperti membayangkan mereka berdua sedang melakukan prosesi pernikahan.


Kyaaa!!!


Ryana menutup wajahnya dengan sangat malu.


Bagi orang yang tidak mengenalnya akan khawatir melihat ketika melihat wajahnya yang merah. Mereka akan menganggapnya terkena demam.


Sementara bagi mereka yang tahu penyakitnya, tentu saja mereka takut apakah Ryana akan kambuh lagi atau tidak.


Suara lonceng bergema.


Upacara dimulai.


Sama seperti Upacara Kedewasaan Alex dilakukan, Alex harus menekan rasa superioritasnya dan harus seolah-oleh memohon kepada dewa-dewa rendahan ini. Jika tidak, dia bisa digantung kapan saja.


[Kasihanilah aku, ya Dewa, dalam rahmat-Mu Yang Maha Besar.


Dalam banyak limpahan belas kasihan-Mu yang lembut singkirkan lah dosaku.


Aku sadar dan mengakui dosa; dan dosa akan selalu ada di hadapanku.


Di hadapan-Mu aku mengakui dosa, dan mengakui kejahatan di hadapan-Mu;


agar aku dibenarkan dalam perkataan-Mu, dan aku mendapat pengampunan-Mu.


Tetapi lihatlah, aku dibentuk dalam kejahatan; dan dalam dosa ibuku yang mengandung aku.


Lihatlah, Engkau menginginkan kebenaran di dalam diriku yang paling dalam; dan akan membuatku memahami kebijaksanaan secara mendalam.


Engkau harus memerciki aku dengan laut-Mu yang suci, dan aku akan menjadi bersih; basuhlah aku, buat aku lebih putih dari salju.


Bukalah telingaku dan buat aku mendengar tentang kabar gembira yang telah Engkau kabarkan kepada kami.


Jauhkanlah aku dari dosa-dosaku, dan jagalah aku dari segala kesalahanku yang dahulu.


Ciptakan dalam diriku hati yang bersih, ya Dewa; dan jadikanlah kembali roh yang Engkau tiupkan kepadaku menjadi menyerlah dalam tubuhku.


Janganlah Engkau meninggalkanku dan menjauhiku dari hadirat-Mu; dan jagalah imanku dari segala kezaliman dunia.


Kembalikan kepadaku sukacita dan kesehatanku, dan dukung aku dalam nama-Mu Yang Maha Hebat.


Aku akan mengabarkan kepada mereka yang tidak berada di jalan-Mu yang lurus; sebuah kabar gembira dari-Mu Yang Maha Kasih; dan orang-orang berdosa akan dipertobatkan dalam nama-Mu.


Bebaskan aku dari najis, ya Dewa, Anahiel Yang Maha Indah maka lidahku akan bersumpah dalam nama Engkau Yang Maha Sempurna.


Ya Dewaku, bukalah bibirku; dan mulutku akan melontarkan puji-pujian kepada-Mu.


Karena Engkau, kami mendapatkan kemuliaan dan kekayaan, di mana orang lain menginginkannya dengan jalan yang penuh dosa yang Engkau tidak akan senangi.


Dalam nama-Mu ada semangat dan hati gembira, ya Dewa; perlakukanlah kami dengan baik dan jangan hina aku dan ayahku dan ibuku dan anak-anak lelakiku dan anak-anak perempuanku dan keturunan-keturunanku.


Ya Dewa, dalam Diri-Mu Yang Maha Kuasa; bangunlah tembok keselamatan bagi kami. Lindungilah Pembawa Pesan-Mu, Lindungilah para saints kami; lindungilah Pontifex Maximus kami; lindungilah raja-raja kami; lindungilah pemimpin-pemimpin kami.

__ADS_1


Hendaklah Engkau berkenan memancarkan cakrawala kebenaran, dengan kejayaan bagi-Mu sedalam samudra dan kebinasaan bagi musuh-Mu bagai azab yang turun layaknya hujan sehingga tenggelamkanlah mereka: maka mereka akan sadar dan menyembah-Mu dalam nafas terakhir mereka]


Alex tidak percaya, dia harus membaca semua doa ini hanya untuk menyenangi dewa rendahan.


Sebagai seorang archdeus, membuatnya harus memohon kepada dewa rendahan adalah hal yang paling menghina martabatnya.


Namun terlepas dari gejolak emosi itu, dia masih mengikuti upacara dengan baik.


Setelah selesai, semua orang keluar dari kuil. Tentunya setelah mereka membayar dana persembahan.


Ini adalah hari yang cukup sibuk tetapi setelahnya tidak ada lagi yang harus dilakukan.


Alex menemani ibunya.


Sebagai seorang wanita tentu Clara harus ikut untuk pemberian berkat ini.


Liana bahkan ikut tetapi dia ditemani Hazel dan selalu ingin menjauhi Alex.


Alex tidak terlalu peduli. Selagi dia di kuil, dia tidak sengaja bertemu dengan Ryana.


Sayangnya Ryana terlihat cukup sibuk jadi dia tidak mau mengganggunya.


Alex berpikir walaupun Ryana adalah wanita yang aneh karena suka 'gituan' dengan goblin, tetapi anak itu baik.


Jadi dia tidak menjauhinya.


Disebabkan ini adalah hari libur, walau sebenarnya Alex adalah seorang pejabat yang memakan gaji buta, tetapi dia masih tetap memanfaatkan hari ini untuk pergi ke pedesaan tempat bawahannya tinggal.


Apa yang tidak terduga adalah Clara ingin ikut. Alex tidak keberatan jadi dia dan Clara memasuki kereta untuk langsung menuju tempat itu. Dibutuhkan waktu satu hari untuk sampai ke desa. Hal itu bukan karena jauh, tetapi lebih kepada jalannya yang terlalu berliku dan rusak layaknya jalanan pedesaan pada umumnya. Jadi Alex terpaksa mengambil cuti beberapa hari.


Ketika mereka sampai, tentu saja Alex langsung disambut oleh pelukan hangat Merry.


Dia sengaja tidak membawa Merry karena Alex berekspektasi bahwa ia kemungkinan tidak memiliki waktu senggang untuk merawatnya. Walaupun realitanya tugasnya sebagai interm governor murni hanya menjadi seremonial belaka. Terima kasih untuk Alen berkat itu.


Dia juga masih belum menghubungi Clara untuk merawat Merry jadi dia juga dapat meminta bantuannya. Alhasil Merry masih di sini bersama dengan para bawahannya yang lain.


"Nyonya!"


Erline sangat gembira ketika ia bisa bertemu lagi dengan nyonya yang ia layani.


Tentu saja Clara juga senang.


Semua orang merasakan kegembiraan seakan berkumpul kembali setelah terpisah berpuluh tahun.


Francess yang merupakan orang luar hanya bisa tersenyum haru. Dia sangat jarang melihat keluarga bangsawan yang seharmonis ini.


"Nona Winbirth."


Alex menyapa Francess, sontak saja wanita itu memberikan salam bangsawan.


"My Lord. Saya senang bisa bertemu dalam keagunganmu."


Alex mengangguk. Walau dia tidak menunjukkan senyum, tetapi berada dalam mood yang baik sehingga seharusnya dia berpikir wajahnya akan cukup ceria.


"Nona Winbirth, terlebih dahulu saya ingin mengucapkan terima kasih karena mau mengurus pertanian kecil saya ini. Jika tidak keberatan, saya mengundang Anda pada perjamuan makan malam keluarga kami."


"Tentu Tuanku. Saya merasa terhormat dapat berkumpul dan ikut dalam perjamuan makan malam Tuanku."


Setelah kedua orang ini menyapa, Alex memutuskan untuk mengganti baju yang lebih kasual karena dia akan melihat perkembangan tanamannya.


Clara yang tidak pernah melihat Alex berkebun sebelumnya menjadi sangat terkejut sekaligus bangga.


Dia melihat Alex mengangkat ember air besar dari sumur lalu menyiramnya pada  beberapa tunas unik yang telah tumbuh di atas tanah.


Sesaat Clara dapat merasakan bahwa Alex memang sudah dewasa.


Dia bukan lagi Alex yang hanya tidur sepanjang hari. Sekarang dia adalah Alex, tulang punggung keluarga.


Air mata haru dan bangga menetes dari mata Clara.

__ADS_1


__ADS_2