THE ARCHDEUS

THE ARCHDEUS
CONVINCE ME(5)


__ADS_3

Pertanyaan Alex secara tidak sengaja adalah bentuk ofensif yang bahkan tidak diperhitungkan. Para pejabat senior termasuk Alen yang berada di ruangan ini tidak bisa tidak terkejut melihat bagaimana hanya dengan satu pertanyaan dapat membungkam pihak Otilia.


Alex tidak menyangka pertanyaan ini justru malah terkesan offensif. Dia juga tidak mau membuat Clotildy malu. Jadi dia pun hanya mengatakan sesuatu dengan sedikit retorika.


"My Lady, saya mungkin berpikir buruk, tetapi saya percaya keterlambatan pembukaan sidang oleh Yang Mulia karena kemungkinan surat dari county Anda telah direbut oleh pihak March of Canada. Jadi karena saya tidak dapat membantu Anda dengan mengirim pasukan, apakah Nona-ku keberatan jika aku dan county-ku membantumu dengan mengirimkan surat permohonan kepada Yang Mulia Raja kita Yang Amat Disayangi untuk membuka sidang parlemen?"


Clotildy terkejut dengan bagaimana Alex dapat menyelesaikan masalah ini hanya dengan menuduh pihak lawan mereka. Benar, walaupun sesama bangsawan harus saling hormat, tetapi karena March of Canadia adalah lawan Otilia selama fief war dan juga musuh koalisi politik dimana Otilia dan Fetiphile berada atau dengan kata lain Canadia adalah musuh bersama, jadi tidak masalah menjadikannya kambing hitam atas keterlambatan pembukaan sidang parlemen.


"My Lord, saya sangat berterima kasih dengan anugrah Keagunganmu."


"Tidak masalah My Lady. Satu hal lagi, saya ingin memastikan apakah Nona-ku telah menghubungi pihak Morhust?"


Joan yang berlutut diam dan mendengar pembicaraan sedikit terkejut karena entah mengapa baik pihak Morhust dan Fertiphile saling menanyakan satu sama lain.


"Kami sudah memberikan proposal yang serupa Tuanku. Saat ini perwakilan kami untuk County of Morhust juga sudah berada berlutut di hadapanmu."


Clotildy melirik Joan dan memintanya untuk berbicara.


"My Lord, saya Joan de Rosse Orbelin, perwakilan County of Otilia untuk County of Morhust izin memberikan laporan. Sebagaimana yang telah diberitahukan oleh My Lady terhadap kondisi county-kami, Tuan Muda Tertua Morhust turut merasa prihatin tetapi dikarenakan panggilan suci dari Yang Mulia Raja kita Yang Diberkati Tuhan, My Lord tidak dapat memberikan bantuan berupa pengiriman pasukannya."


"Hah ... begitu. Ini menjadi sangat beresiko. Baiklah sudah kuputuskan."


Sebelum melanjutkan ucapannya, Alex menghela napas. Dia bersiap dibanjiri interupsi.


"Saya, Alexander Ivanov Fertiphile, Interim Governor of Fertiphile memutuskan untuk turun secara pribadi membantu sekutu kita, County of Otilia."


"My Lord!!"


Seperti yang diduga, semua pejabat bahkan Alen pun berteriak kaget.


"My Lord, tolong pikirkan lagi."


"My Lord, saya hamba yang rendah ini memohon di depan Keagunganmu untuk menarik titah, Tuanku."


"My Lord, ...."


seperti yang diharapkan banyak pejabat yang berusaha meyakinkan Alex untuk menarik kembali keputusannya.

__ADS_1


Alex mengangkat tangannya yang menandakan semua harus diam.


"Aku mengerti kekhawatiran kalian semua. Namun aku harus menekankan ini. Otilia adalah sekutu dan tetangga kita. Kejatuhannya berarti pertanda bahwa kita akan menjadi target fief war berikutnya. Kita harus menghentikan ambisi Marquess untuk memperluas wilayahnya. Mungkin kehadiranku tidak akan memberikan hasil yang signifikan. Namun ini jauh lebih baik daripada hanya terduduk diam melihat tetangga kita berjuang."


"My Lord ...."


Clotildy terdiam. Dia tidak bisa memberi balasan apapun.


"My Lady, jangan khawatir. Jika pun saya gugur, itu tidak akan berdampak apapun terhadap hubungan antara kedua county kita."


Hidung Clotildy memerah, pandangannya juga mulai tidak fokus. Dia tidak menyangka masih ada bangsawan lain yang peduli dengan daerahnya. Ketika dia merasa semua orang telah menjauhi mereka, hanya orang ini yang mau mengulurkan tangannya kepada mereka.


"Hiks ... hiks ...."


Clotildy berusaha menahan tangisnya. Dia tidak mau tangisannya akan berdampak buruk pada wilayah ini.


"My Lady ..."


Semua orang, terutama Joan yang berlutut menjadi sangat khawatir.


Dia ingin menghibur nona-nya tetapi ketika berada di ruangan ini, dia tidak boleh berperilaku impulsif.


Bahkan Joan juga bisa melihat dari pandangannya Tuan Muda Tertua Fertiphile yang hanya menatap Clotildy dalam pandangan acuh tak acuh.


"My Lord, terima kasih banyak, terima kasih banyak, My Lord."


Clotildy tiba-tiba berlutut. Wajahnya ia tutupi dengan kedua telapak tangannya akibat ia menahan tangisnya.


"Baik, My Lady, sebaiknya kamu dan Tuan-tuan yang terhormat untuk beristirahat dulu di tempatku. Alen akan menuntun kalian. Terima kasih untuk waktunya."


"Terima kasih banyak My Lord!"


Joan dan knight lain mengucapkan ucapan terima kasih dengan tegas.


Pada akhirnya mereka melihat sang Tuan Muda Fertiphile berdiri dari kursinya lalu berjalan keluar bahkan tanpa melirik Clotildy sedikitpun. Para pejabat tinggi lainnya pun mengikuti sehingga kini hanya menyisakan Clotildy, Joan, dan para bawahannya serta seorang Kepala Pelayan bernama Alen.


"My Lady, saya izin menunggu di luar."

__ADS_1


Alen memberi anggun kepada Joan.


Joan akhirnya mengerti keputusan Tuan Muda Fertiphile untuk keluar terlebih dahulu adalah memberi mereka waktu untuk menghibur Clotildy. Jadi setelah Alen pergi dan menutup pintu, Joan bergegas bangkit lalu memeluk Clotildy.


Sesama wanita tentu tidak ada masalah untuk saling berbagi simpati dengan memeluk. Namun mungkin bagi mereka yang baru di sini, mereka akan bertanya-tanya apakah etis bagi seorang bawahan seperti Joan untuk memeluk Nona mereka? Tapi untunglah tidak ada yang tiba-tiba membentak perilaku Joan.


***


"Tuanku, saya memohon Tuanku untuk menarik balik perintah itu, Tuanku."


Setelah semua pertemuan itu selesai dan perwakilan dari Otilia beristirahat sebentar di tempat mereka, Alex sedang menghadapi permohonan para petinggi county. Terutama berasal dari orang ini, Sir Otto Lycurgus Fertiphile, Kepala Keamanan County.


Sir Otto Lycurgus Fertiphile, seorang pria berumur 40 tahun. Saudara tiri dari count yang saat ini bertakhta.


Otto bisa dibilang salah satu orang selain Alen yang sangat peduli dengan Alex. Itu kemungkinan besar karena Otto berasal dari latar belakang yang hampir sama dengan Alex. Namun jika Alex terlahir dari ibu bangsawan dengan status selir, Otto terlahir dari seorang pelayan yang menjadi selir. Jadi sebenarnya status mereka tidak sama.


Otto sejak dulu tahu diri. Dia tidak mau ikut dalam perebutan suksesi karena selain latar belakangnya yang lemah, dia juga tidak sekuat Harol dalam ilmu berpedang. Namun karena kejujurannya itu, Harol malah memberikannya posisi yang cukup tinggi di county.


"Sir Otto benar, My Lord. Anda tidak perlu membuat titah seperti ini."


Alen yang telah mengantar para tamu untuk beristirahat juga mengatakan hal yang sama.


"Alen dan Sir Otto, aku mengerti kekhawatiran kalian. Namun aku perlu mengingatkan, aku bukan hanya anak dari seorang bangsawan belaka tetapi juga anak dari count yang memegang salah satu gelar sebagai ahli pedang terkuat di kerajaan. Aku ingin menjaga gelar itu selama-lamanya."


"Tuan ...."


Alex hanya memandang acuh tak acuh dengan kekhawatiran mereka.


"Baiklah, cukup. Alen, hubungi Regis, katakan padanya bahwa aku akan pergi berperang untuk menjaga Otilia. Apa kalian masih khawatir?"


Alen terkejut atas perintah itu. Dia juga tidak yakin apa yang akan dilakukan Tuan Muda Tertua Morhust setelah mendengar kabar itu. Namun dia tetap patuh untuk melaksanakan perintah.


"Tuanku, tolong izinkan saya ikut denganmu."


Namun Otto berbeda. Dia masih tetap khawatir dengan keselamatan keponakannya ini.


"Jika Pamanku ikut, apakah Pamanku tidak lagi melarangku pergi?"

__ADS_1


"Iya Tuanku. Aku akan bertanggung jawab atas keselamatanmu."


"Maka baiklah, kita sudah mencapai kesepakatan."


__ADS_2