Antara Dokter & Mafia

Antara Dokter & Mafia
Bab 148.


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA.....


"Dea". Dhanny berjalan kearah Dea.


"Kak Dhanny". Dea langsung berlari kearah Dhanny dan memeluk pria ini.


"Maafkan Kakak De, Maafkan Kakak". Dhanny menangis untuk kedua kalinya "Maafkan Kakak karena keegoisan Kakak kau mengalami semua ini. Maafkan Kakak yang hanya bisa memanfaatkan mu, hiks". Dhanny mengeratkan pelukkannya pada tubuh wanita lemah ini, wanita yang sudah dia sakiti karena egonya sendiri, wanita yang dia manfaatkan demi misi dan obsesi. Wanita itu adalah Dea, adik kandungnya sendiri. Adik yang dulu begitu dia sayangi, namun dibawa kejalan yang salah.


"Hiks Kakak". Tangis Dea seperti anak kecil. Pertama kalinya setelah dewasa Dea merasakan pelukkan sang Kakak


"Kakak, hiks Kak". Dea seakan tak mampu berucap.


Semua yang berada diruangan itu ikut terharu, terutama Fitri sudah lama hubungan Kakak adik ini renggang. Fitri ingat sekali saat pertama kali mengenal Dhanny dan Dea. Usia mereka terpaut sangat jauh, sehingga membuat Fitri terlihat kecil diantara keduanya dan mereka menyanyangi Fitri seperti adik kandung sendiri. Hingga tanpa disadari Dea yang tadinya begitu menyanyangi Fitri berubah jadi iri saat Dhanny lebih mementingkan Fitri dibanding dirinya.


Lucas, cukup merasa senang melihat perubahan Dea. Lucas, teringat saat menabrak Dea di Bandara kala itu Lucas bertanya "Apakah kita saling kenal?" Dea menjawab "Iya" tapi Lucas tak menanggapi karena dia tidak mengenal dia dan mengacuhkan perempuan itu.


"Kak Lucas". Dea beralih pada Lucas.


"Dea". Gumam Lucas.


"Hiks, Kak Lucas". Dea juga memeluk Lucas "Maafkan Dea Kak. Kakak benar mencintai tidak harus memiliki, kini Dea merasa lebih baik ketika tidak berambisi untuk memperebutkan sesuatu yang bukan milik Dea". Ucap Dea dengan Isak.


"Sttttt, jangan bahas itu lagi. Aku senang akhirnya kau bisa menyadari segalanya. Jangan menangis, kasihan Fitri dia sudah berlapang dada memaafkan semua kesalahanmu". Ucap Lucas, mengedipkan mata kearah Fitri. Fitri hanya mengangguk dan tersenyum sambil bergelut manja dilengan kekar milik Fillipo.


Fillipo, Sean, Zean dan Zaen yang tadinya masih dendam dengan perbuatan Dea, melapangkan dadanya untuk memaafkan. Fitri, sudah mewanti-wanti kekasih dan para Kakak nya itu agar membuka hati untuk memaafkan kesalahan orang lain.


"Kak Lucas, bukankah kau menyukai Dea? Cepat ungkapkan Kak, biar San menjadi saksi bisu cinta kalian". Celetuk Fitri tanpa dosa dan menyebutnya dengan enteng. Namun tidak dengan Dea dan Lucas yang salah tingkah bahkan wajah keduanya memerah. Apalagi semuanya menatap kearah mereka berdua.


Lucas masih tak bergeming. Dia masih betah memeluk Dea.


"Kak Lucas, kalau tidak mau biar Dea untuk Kak Zean saja. Kebetulan dia jomblo". Celetik Fitri lagi.


"Sayang". Fillipo mengacak Dea gemes rambut Fitri.


"Dek". Tegur Zean memutar bola matanya malas. Walaupun Dea mantan teman ranjang Zean tapi sumpah demi apapun Zean tidak memiliki perasaan apapun pada Dea.


"Mau tidak Kak?". Goda Fitri sambil terkekeh melihat ekspresi kesal Zean yang lain hanya bisa menggeleng kepala melihat tingkah jahil Fitri.


"Ck, kau ini". Gerutu Zean.


"Berhenti menjahili Kakak Ce". Tegur Sean mendekat kearah Fitri sambil mengusap kepala adiknya tanpa memperdulikan tatapan horor Fillipo.


"Dea". Lucas memegang kedua belah tangan Dea "Aku tidak tahu sejak kapan perasaan ini tumbuh, kau berhasil membuat jantungku berdebar selain Fitri. Saat itulah aku sadar bahwa aku jatuh cinta padamu. Aku mencari mu kemana-mana, namun aku sama sekali tidak tahu kau dimana. Hingga akhirnya Fitri menjelaskan siapa dirimu, saat itu aku bertekad akan mengungkapkan semua perasaan ku. Aku mencintaimu Dea, mau kah kau menikah denganku?". Lucas berlutut sambil merongkoh saku celananya dan mengeluarkan sebuah kotak beludru didepan Dea.


Dea menutup mulut tidak percaya "Tapi Kak aku....".

__ADS_1


"Dea, aku tidak peduli dengan masa lalumu. Mau perawan atau tidak, aku mencintai mu apa adanya". Sanggah Lucas.


"Terima, terima, terima". Fitri yang paling heboh dari yang lain. Mars dan Arthur menggeleng melihat tingkah Fitri.


Sementara yang lain sudah biasa, jadi mereka tidak lagi merasa aneh atau heran.


"Kak Dhanny". Dea menoleh kearah Dhanny, meminta pendapat sang Kakak.


"Terima lah De. Kakak bahagia jika kau bahagia". Senyum Dhanny.


"Will you mery me?". Lucas masih berlutut didepan Dea.


Dea mengangguk "Yes, i do". Lucas langsung memasangkan cincin permata itu dicari manis Dea. Entah apa yang Lucas pikirkan, tiba-tiba saja sebelum pergi ke pelabuhan dia membeli cincin itu bahkan Lucas sendiri tidak tahu dengan pemikiran nya.


"Terima kasih". Lucas kembali memeluk Dea.


"Aku mencintaimu Kak". Balas Dea.


"Sudah Kak Lucas, jangan lama-lama pelukkannya. Kasihan Kak Zean, Kak Zaen dan Kak Arthur yang jomblo". Ledek Fitri. Lucas dan Dea terkekeh.


"Dek".


"Sayang".


Kedua pria itu hanya bisa mendesah pasrah saat harus menjadi bahan ledekkan adiknya. Sedangkan Sean tertawa puas melihat wajah kesal keduanya.


Dilain tempat.


Luna dan Pearce bergegas menuju Mansion mewah keluarga Ranlet Flint. Baru saja mereka mendapat kabar bahwa Fitri sudah kembali.


Kedua wanita itu tampak tak sabar bahkan mereka sangat tergesa-gesa untuk bertemu Fitri. Mereka benar-benar merindukan sosok gadis berisik sekaligus jenius itu.


"Ayo Paman jalan". Perintah Luna pada sang supir. Luna bahkan rela meninggalkan butiknya demi bertemu Fitri.


"Aku sudah tidak sabar bertemu dengannya, Pearce". Ucap Luna


"Iya Kak, aku juga. Pokoknya aku ingin peluk Kakak Ipar. Sepuassssssnya". Timpal Pearce dengan wajah binar bahagia.


Mereka sampai di Mansion mewah milik Sam. Terlihat beberapa mobil mewah terparkir rapi dihalaman Mansion yang mereka pastikan itu milik para Kakaknya.


"Kakak Ipar". Pekik Pearce suara terdengar jelas ketika masuk.


Fitri yang tengah asyik disuapi Fillipo, langsung berjingkrak kaget.


"Pearce, Luna". Ketiganya berpelukkan sambil heboh nya bahkan melupakan para lelaki yang sudah mengumpat karena mendengar pekikkan mereka.

__ADS_1


"Rindu". Renggek Pearce dengan nada manja. Membuat Fillipo berdecih mendengar ucapan adiknya.


"Sama". Balas Fitri tak kalah manja.


"Luna, rindu". Renggek Fitri lagi.


"Iya Fit, aku juga merindukan mu". Ucap Luna dengan senyum tulus.


"Kakak Ipar, apa ada yang sakit? Dimana yang sakit?". Cecar Pearce dengan berbagai pertanyaan.


"Aishhh, Pearce pertanyaan mu membuatku pusing saja". Protes Fitri dengan bibir mengerecut membuatnya terlihat menggemaskan. Apalagi Fitri mengembul-ngembulkan kedua pipi cabby.


"Hehehe, aku sangat mengkhawatirkanmu Kak". Ucap Pearce sendu.


"Sudah tidak usah lebay, Pearce". Kilah Fitri.


"Tidak ada yang terluka kan Fit?". Tanya Luna juga memeriksa tubuh Fitri.


"Isshhh, kalian sama saja. Aku baik-baik saja tidak perlu khawatir". Seru Fitri.


Sean, dari tadi memperhatikan Luna. Entah kenapa senyum Luna terlihat berbeda di mata Sean. Terlihat Luna sangat menyanyangi Fitri, bahkan iri yang dulu sempat hadir kini berganti dengan kasih sayang yang terlihat.


Dhanny, pria itu juga dari tadi menatap Pearce. Kepribadian Fitri dan Pearce berbeda tipis, tapi kedua gadis ini sama-sama berisik. Tanpa sadar sudut bibirnya tertarik.


Mansion mewah itu terdengar canda dan tawa. Mars, Arthur dan Catty diminta untuk tinggal di bersama keluarga Ranlet Flint, meskipun awalnya menolak namun tak ada yang mampu mengalahkan keinginan Fitri.


Pedrosa dan Catty melangsungkan pernikahan mewah yang sekaligus bersamaan dengan Mars dan Merry, serta Lucas dan Dea.


Ketiga pasangan pengantin ini, terlihat begitu bahagia. Pernikahan mereka digelar sangat mewah, di Mansion milik Alexander. Semua tamu yang hadir dari berbagai kalangan dan rekan bisnis.


Kini Lucas dan Dea resmi menjadi pasangan suami istri. Disusul oleh Mars dan Merry yang juga sah menjadi pasangan suami istri serta calon orang tua.


Pedrosa dan Catty, adalah pasangan yang sudah tak muda lagi, bahkan usia keduanya sudah memasuki kepala lima. Namun tetap terlihat begitu serasi dan cocok.


**Bersambung......


Hai para readers, sudah tahu kan siapa pasangan Dea? Ya dia adalah Lucas...


Yang tersisa tinggal Sean dan Dhanny?


Masih ada Luna dan Pearce. Kepada siapakah hati mereka akan berlabuh???


Yuk yuk ikuti yaahhhhhh....


GBU...

__ADS_1


LoveUall**....


__ADS_2