
SELAMAT MEMBACA......
"Kak Kenz, sebenarnya aku sudah lama tahu jika Kakak ketua Mafia Cut Silent. Aku juga tahu jika Al anggota Cut Silent". Kenzie dan Zoalva mendelik kearah Zevanya. Mereka berdua langsung kikuk.
"Jadi selama ini kau tahu siapa aku?". Tunjuk Kenzie pada dirinya sendiri.
Zevanya mengangguk "Aku sudah tahu dari awal. Karena aku sudah mencari identitas Kakak". Sahut Zevanya santai.
"Tapi kenapa kau tidak takut padaku?". Tanya Kenzie tidak habis pikir ternyata selama ini Zevanya tahu siapa dirinya.
"Kenapa aku harus takut?". Ujar Zevanya memutar bola matanya malas "Kakak bukan orang jahat. Kakak hanya salah paham saja. Kakak pasti menyangka jika Daddyku dan Paman Sean senjata membunuh Tuan Michael, Tuan James dan Tuan Park?". Kenzie semakin bingung darimana Zevanya tahu semua itu.
Zevanya mengambil laptopnya. Lalu membuka sebuah video. Rekaman kejadian 25 tahun yang lalu.
"Lihatlah Kak". Kenzie dan Zoalva melihat rekaman itu "Sekarang kalian bisa lihat kan?". Ujar Zevanya "Bukan salah Daddy dan Paman Sean. Mereka menyakiti Mommy ku. Bagaimana Daddy tidak marah". Ujar Zevanya.
Kenzie hanya terdiam. Dia tak menyangka jika Michale, Park dan James ternyata sangat kejam. Bahkan tega menyakiti wanita seperti Fitri.
.
.
.
Zevanya melangkah memasuki Markas Black Glorified dan Lion Killer 2. Diiikuti oleh Myron, Zehemia, Zehekiel, Kenzie dan Shawn serta triple L.
"Sasan, berjalan lah duluan menemui calon Kakak iparmu". Ujar Zevanya
"Ck, aku takut bertemu dengannya Nya. Tolonglah". Renggek Shawn. Dia pengecut jika berhadapan dengan Dave.
"Cihhh, kau payah sekali. Tahu masuk lubang saja". Cibir Zevanya. Zehemia menggeleng dari mana adik polosnya itu tahu bahasa seperti itu.
"Hai Tuan Dave. Tuan Arata dan Tuan Aron".
Ketiga pria yang tengah dipenjara dengan wajah babak belur itu menatap langsung kearah suara gadis yang memanggil mereka.
"Zevanya". Gumam ketiganya kompak.
Zevanya tersenyum manis pada ketiga pria yang sudah tampil dengan wajah sekarat. Luke, Dean dan Johannes benar-benar memberi pelajaran pada ketiga pria itu.
"Triple L. Keluarkan mereka".
"Baik Nona".
Triple L menarik paksa ketiga orang itu keluar dari jeruji besi tempat mereka memenjarakan Arata, Dave dan Aron.
__ADS_1
"Tuan Dave". Zevanya mendekat pada Dave. Bagaimana pun pria ini sudah naik padanya dan bahkan merawatnya saat dia sakit keras. Hingga dinyatakan sembuh total.
"Sini". Zevanya merentangkan tangannya agar Dave memeluknya.
Dave berkaca-kaca. Dia mendekat dan memeluk Zevanya dengan isakkan tangis. Tangis minta maaf karena sudah menculik gadis ini. Tangis menyesal karena sudah membuat gadis ini jauh dari keluarga nya.
"Maafkan aku Zevanya". Isak Dave.
Myron mengepalkan tangannya marah. Namun, saat Zehemia mengelus pundaknya supaya sabar. Seketika emosi Myron mereda.
"Tidak ada yang perlu di maafkan Tuan Dave". Zevanya melepaskan pelukkan Dave "Wajahmu jelek sekali Tuan". Zevanya memegang wajah Dave yang terluka.
"Awwwwwwww". Rintih Dave kesakitan saat Zevanya menyentuh lukanya.
"Sakit ya. Nanti aku akan mengobati lukamu ya". Senyum Zevanya "Tuan Dave ada yang ingin berbicara denganmu".
"Siapa?". Tanya Dave penasaran sambil menahan sakit diwajahnya.
"Sasan". Zevanya menarik Shawn mendekat.
"I-iya". Shawn gugup apalagi melihat tatapan Dave.
"Cepat katakan pada Tuan Dave". Suruh Zevanya.
"Tu-tuan Dave. Sebelumnya aku ingin minta maaf". Ujar Shawn dengan keringat dingin.
"Minta maaf untuk apa?". Tanya Dave dingin.
"Aku, aku ingin menikahi Deva. Tolong restui". Ucap Shawn tapi menunduk.
Zevanya menutup mulut menahan tawa. Sepupunya itu seperti orang yang mati kutu.
"Apa yang membuatku ingin menikahi adikku? Bukankah kau sudah menghancurkan masa depannya?". Tanya Dave dingin dia menatap Shawn dengan tajam.
"Aku, aku ingin bertanggungjawab Kakak ipar". Ucap Shawn.
Dave mendelik saat Shawn memanggilnya Kakak ipar. Panggilan janggal yang menurut Dave sangat aneh.
"Sudah Tuan Dave izinkan saja. Aku tidak mau nanti Sasan bunuh diri karena tidak mendapat restu darimu". Celetuk Zevanya.
Dave terkekeh kecil "Baiklah. Tapi kau harus berjanji untuk menjaga adikku. Jika kau menyakitinya bersiaplah menjadi santapan Xiang". Ancam Dave.
"Moy Tuan, bukan Xiang". Ralat Zevanya.
"Xiang".
__ADS_1
"Moy".
"Xiang".
"Moy".
Mereka hanya bisa menghela nafas. Sekarang teman debat Zevanya bertambah satu. Bahkan Myron dan Kenzie menatap Dave tak percaya begitu juga dengan Arata dan Aron.
"Terima kasih Kakak Ipar". Ucap Shawn senang dan bahagia. Akhirnya lamarannya diterima.
Zevanya beralih pada Aron dan Arata yang sedari tadi menunduk takut. Kedua pria tampan itu hampir tak dikenali. Wajahnya sudah lebam dan luka-luka.
"Tuan Aron". Aron mengangkat pandangan nya
"Selamat ya. Sebentar lagi kau akan menjadi seorang Ayah dan suami dari dua wanita sekaligus".
Aron menelan ludah nya susah payah. Bayangkan dia harus mengurus dua istrinya yang melahirkan secara bersamaan.
"Te-terima kasih". Ucap Aron menunduk.
"Tidak perlu takut padaku Tuan Aron. Mulai sekarang kau dibebaskan. Dengan satu syarat kau harus tinggal di Mansion dan merawat kedua istri mu".
Aron mengangguk "Terima kasih. Aku akan menjaga mereka". Ucap Aron yakin. Dia merindukan dua istrinya. Mungkin Aron rakus. Namun dia sudah terlanjur menikahi dua wanita sekaligus. Dia berjanji akan menjadi suami yang adil untuk kedua istrinya.
Lalu Zevanya beralih pada Arata. Dia menatap Arata dengan dingin dan juga tajam.
"Tuan Arata".
"I-iyaaaa?". Jawab Arata gugup dan juga takut. Siksaan yang diberikan Zevanya padanya membuatnya sedikit trauma dan takut.
Zevanya tersenyum "Tidak perlu takut". Tangan Zevanya terulur menyusap bahu pria Jepang itu "Mau kah kau bekerja sama denganku?". Tawar Zevanya.
"Bekerja sama?". Tanya Arata.
"Iya bekerjasama. Untuk menjaga orang-orang yang kusayangi". Ujar Zevanya "Maaf ya sudah menyakitimu. Pasti sakit ya?".
Arata menggeleng "Aku hanya takut saja". Ucap Arata.
"Oke mulai sekarang kau menjadi bagian dari Lion Killer 2". Seru Zevanya.
"Terima kasih". Senyum Arata.
Setelah Zevanya berhasil mendamaikan para munsuhnya. Dia selalu siaga untuk menjaga keluarganya. Zevanya tidak mau ada lagi munsuh yang menargetkannya sebagai ancaman dan tawanan.
Bersambung....
__ADS_1
LoveUsomuch ❤️