Antara Dokter & Mafia

Antara Dokter & Mafia
Bab 76


__ADS_3

Wanita tidak bisa merubah pria, pria akan berubah jika dia mencintai wanita tersebut.


Pria yang keras dan kejam, akan melembut jika dia bertemu dengan wanita yang tepat. Dia akan berusaha berubah agar wanitanya merasa nyaman dan aman.


SELAMAT MEMBACA...


"Daddy, Kak Sean". Teriak Fitri langsung bangun dan mendudukkan tubuhnya. Keringat dingin bercucuran didahinya, nafasnya memburu. Fitri sangat ketakutan dengan mimpinya.


"Kau baik-baik saja?". Tanya seorang pria khawatir. Pria itu sampai terbangun mendengar teriakkan Fitri.


"Minum". Pria itu mengambil gelas diatas malas yang sudah berisi air penuh.


Dengan cepat Fitri menyambarnya, lalu meneguk air itu hingga tandas digelasnya.


Nafas Fitri masih tak beraturan, mimpi itu benar-benar terasa nyata. Ketakutan kembali menghantui pikiran gadis itu. Apa yang terjadi pada Daddy dan Kakak nya? Kenapa mimpinya begitu menganggu pikiran Fitri.


Setelah nafasnya kembali normal, Fitri melirik pria disampingnya, sedari tadi pria itu menatapnya tak berkedip.


"Kakak siapa? Kenapa aku ada disini?". Tanya Fitri menatap Zean.


Zean tersenyum "Kau tidak ingat apa yang terjadi?". Goda Zean.


Fitri menggelleng "Memangnya apa yang terjadi Kak?". Tanya Fitri berusaha mengingat "Kak Sean, Daddy. Dimana mereka Kak?". Tanya Fitri panik dan hendak turun dari ranjang.


"Tenanglah". Cegah Zean menenangkan Fitri.


"Minum dulu obatmu". Zean membantu Fitri meminum obat itu. Tanpa membantah Fitri hanya menurut saja perintah Zean


"Aku harus bertemu Kak Sean, dia pasti sudah menungguku". Tandas Fitri. Tapi Zean menahannya.


"Tenangkan dirimu". Tintah Sean. Fitri terdiam


"Kakak dan Daddymu tidak ada disini!!". Jelas Zean.


Fitri menatap Zean "Lalu kenapa aku bisa ada disini Kak? Kakak siapa?". Tanya Fitri


"Perkenalkan aku Zean". Senyum Zean "Apa kau tidak ingat siapa yang membawamu kesini?". Tanya Zean.


Fitri berusaha mengingat apa yang membuat dia bisa berada di hotel itu "Aku kesini ingin menemui Kak Sean, kata Dea, Luna dan Pearce Kak Sean menungguku kesini". Jawab Fitri polos.


"Siapa namamu?". Tanya Zean lembut. Zean tidak mau membuat Fitri takut padanya.


"Fitri Kak". Jawab Fitri.

__ADS_1


"Kau dijual oleh Luna padaku". Jelas Zean. Sontak pernyataan Zean membuat Fitri terbelalak


"Apa??". Pekik Fitri "Apa yang Kakak katakan?". Fitri segera memeriksa dirinya. Matanya membulat sempurna saat melihat bajunya sudah diganti.


"Bajuku, kenapa berbeda?". Pekik Fitri.


"Tenanglah!!". Zean menenangkan Fitri "Dengarkan dulu penjelasan ku". Ucap Zean lembut.


Fitri menatap Zean dengan penuh selidik "Jelaskan padaku Kak". Pinta Fitri dengan wajah memelas nya.


Zean menarik nafas dalam. Zean pun menceritakan apa yang membuat mereka bisa disini. Dan menjelaskan siapa yang mengatur semua rencana pertemuan mereka. Zean juga mengatakan bahwa dirinya seorang Cassanova. Bahkan Zean menjelaskan bahwa dirinya ketua Mafia, dan dia bekerja didunia hitam sejak belasan tahun lalu.


Fitri terdiam mendengar penjelasan Zean. Hatinya serasa dicabik-cabik, saat Zean mengatakan bahwa Dea, Luna dan Pearce menjual dan menjebaknya pada Zean. Fitri tidak tahu apa kesalahannya pada ketiga sahabatnya itu. Sahabat yang sudah dia anggap saudara sendiri, tetapi tega menjebak dan ingin menghancurkan dirinya.


"Hiks, hiks hiks". Tangis Fitri pecah, kedua tangannya menutupi wajahnya. Fitri menangis sejadi-jadinya.


Zean merasa bersalah melihat Fitri menangis, Zean berpikir Fitri menangis karena takut pada dirinya yang seorang Cassanova dan seorang ketua Mafia.


"Hiks hiks hiks". Tangis Fitri semakin menjadi dan terdengar keras.


Zean mendengar tangisan yang begitu memilu terdengar jelas ditelinganya. Dengan mengumpulkan sejuta keberanian, Zean merengkuh tubuh munggil itu. Mengeratkan pelukannya dan berusaha memberikan kekuatan pada gadis yang rapuh.


"Menangislah". Peluk Zean pada tubuh Fitri.


"Menangislah". Zean mengelus lembut punggung Fitri, Zean juga mengelus kepala gadis itu.


"Kenapa mereka melakukan nya padaku Kak? Aku tidak tahu apa salahku? Mereka sudah kuanggap saudara ku sendiri". Rintih Fitri. Zean terdiam mendengar ucapan Fitri, tangannya terkepal saat tahu jika Fitri dijebak oleh Luna. Zean berpikir jika Fitri adalah wanita malam yang menjajakan tubuhnya pada pria hidung belang untuk demi uang. Ternyata Zean salah, gadis ini gadis baik.


Fitri menangis sepuasnya dipelukkan Zean. Hingga akhirnya Fitri lelah menangis dan tak lagi terdengar Isak tangisnya.


Fitri melepaskan pelukan nya pada tubuh Zean "Apa sudah lebih baik?". Tanya Zean. Fitri hanya mengangguk.


"Kakak tidak melakukan apa-apa kan padaku?". Selidik Fitri.


Zean tersenyum mendengar pertanyaan gadis itu "Aku bukan lelaki pengecut yang memanfaatkan keadaan! Aku tidak akan memulai jika tidak digoda". Jelas Zean sambil tersenyum.


"Apa kau takut padaku?". Tanya Zean menatap Fitri.


Fitri menggellengkan kepalanya "Untuk apa aku takut?". Tanya Fitri.


"Aku adalah orang jahat! Aku ketua Mafia dan juga seorang Cassanova". Lirih Zean.


"Kakak orang baik! Buktinya Kakak menolongku, Kakak masih bisa berubah". Senyum Fitri. Fitri menghapus air matanya.

__ADS_1


"Setiap orang bisa berubah Kak dan setiap orang punya kesempatan untuk menjadi orang baik. Aku yakin Kakak bisa berubah karena Kakak orang baik!! Tidak selamanya Cassanova itu akan menjadi pria yang suka celup sana celup sini, jika dia bertemu dengan wanita baik dan tepat aku yakin pasti bisa berubah. Tidak selamanya juga Mafia itu selalu membunuh, pasti ada alasan tertentu kenapa mereka bisa melakukan hal itu. Dan aku percaya Kakak bisa berubah". Senyum Fitri


Zean tertegun mendengar Fitri mengatakan jika dirinya orang baik, selama ini semua orang mengatakan bahwa dirinya jahat. Seorang pembunuh dan penjahat kelamin. Tapi gadis kecil ini, bahkan mengatakan tidak takut padanya setelah menjelaskan siapa dirinya.


Mata Zean berkaca-kaca, untuk oeryama kalinya ia merasa terharu mendengar ucapan seseorang.


"Terima kasih". Ucap Zean.


"Sudah jangan cenggeng Kak". Celetuk Fitri, membuat Zean terkekeh tadinya ingin menangis tapi mendengar ucapan Fitri tangisnya langsung menghilang.


"Kau ini". Zean mengacak rambut Fitri.


"Kak, bolehkan antarkan aku pulang?". Pinta Fitri dengan wajah memelasnya.


"Apa kau yakin pulang malam-malam begini, ini sudah hampir tengah malam?". Tanya Zean.


Fitri tersenyum "Aku ingin istirahat dirumah Kak. Aku ingin menanyakan semuanya pada Dea, Luna dan Pearce". Jelas Fitri.


Zean menghela nafas nya "Apa kau akan memaafkan mereka?". Tanya Zean menatap manik mata biru gadis itu.


"Iya Kak!! Tapi untuk kembali percaya, sepertinya aku sudah tidak bisa". Lirih Fitri.


"Kak bagaimana Kakak bisa mengenal mereka? Apa mereka teman Kakak?". Tanya Fitri penasaran.


"Mereka teman ranjangku". Sahut Zean tanpa rasa malunya. Sementara Fitri matanya terbelalak mendengar pengakuan Zean. Teman ranjang? Apa artinya selama ini Dea, Luna dan Pearce adalah wanita malam?


"Kakak tidak berbohong kan?". Selidik Fitri.


Zean lagi-lagi tersenyum "Untuk apa bohong?". Protes Zean "Mereka memang teman ranjang mainku!!". Sahut Zean enteng.


Fitri menelan salivanya kasar. Entah percaya atau tidak. Fitri mengenal Dea sejak kecil, wanita beda usia lima tahun dengannya itu adalah wanita baik dan wanita yang anggun serta lemah lembut. Namun bagaimana mungkin tiba-tiba menjadi wanita malam dan menjadi teman ranjang pria yang ada didepannya ini.


Bersambung......


Maaf ya guys, untuk dibeberapa part ini Fillipo dan Fitri belum memiliki kesempatan untuk saling bertukar cerita. Karena memang author sengaja menjauhkan mereka agar nanti mereka menyadari bahwa mereka berdua tertakdir bersama, terutama untuk Fitri yang menolak cinta Fillipo, padahal hatinya sangat mencintai pria tersebut....


Dan kenapa hanya Fitri terus yang menyelamatkan mereka? jawabannya adalah karena selain jenius Fitri memiliki kemampuan untuk menciptakan senjata api dan robot, sehingga dia selalu punya cara untuk mengalahkan munsuhnya.


Lalu kenapa tidak Fillipo saja yang menjadi penyelamat? karena Fillipo tidak memiliki keahlian dalam hal merakit senjata, dirinya hanya bisa menggunakan saja. Fillipo memang berkuasa dan kejam, tapi dia juga memiliki kelemahan. anggota Mafia yang dia pimpin memang bukan anggota Mafia terbesar tapi memiliki pengaruh besar, terutama dalam pemasaran senjata api.


Yuk ikuti terus kisah mereka.


Sepertinya Zean mulai jatuh cinta pada Fitri?

__ADS_1


siapakah Zean????


__ADS_2