Antara Dokter & Mafia

Antara Dokter & Mafia
Bab 35


__ADS_3

Pearce dan Dea kini menjadi sahabat baik, setelah kehilangan gadis itu mereka menjadi sangat akrab dan saling menguatkan satu sama lain. Mereka saling merangkul kala kesedihan yang begitu menyakitkan bagi mereka, tak bisa dipungkiri bukan hanya kaum pria yang patah hati tapi juga kaum wanita seperti mereka, kehilangan sosok ceria yang selalu mengundang tawa.


“ Kak De, waktu pertama aku bertemu dengan kakak dirumah sakit, aku pikir kakak itu lesbian karena kakak panggil kakak ipar dengan panggilan Cinta sayang,, hahahha”. Tawa Pearce kala mengingat ekspresi lucu Fitri ketika Dea memeluknya dengan wajah khawatir


“ Aiiissshhhh kau ini, aku masih normal”. Sanggah Dea dengan wajah cemberutnya


“ Hehhehehe”. Cenggegesan Pearce dengan wajah tanpa dosa


“ Tapi aku tidak mengira jika kakak kita menyukai gadis yang sama”. Tandas Dea raut wajahnya seketika berubah menjadi sedih


“ Iya kak. Padahal Kak Fillipo itu orang yang susah sekali untuk dekat dengan wanita. Seumur hidupnya saja dia tidak pernah pacaran”. Sahut Pearce


“ Kak Dhanny juga!!!! Aku kasihan sekali pada mereka, bak mayat hidup”. Ujar Dea mengingat wajah frustasi Dhanny


“ Bahkan Kak Fillipo tidak pernah pulang ke Mansion”. Balas Pearce


“ Apa kakak sudah lama mengenal kakak ipar?”. Tanya Pearce lagi


“ Iya. Sejak kecil malah. Tapi aku tidak menyangka jika Kak Dhanny yang membunuh kedua orangtuanya”. Jawab Dea lemas


“ Tapi kenapa kakak ipar marah sama Kak Fillipo dan Kak Lucas?”. Lanjut Dhanny


“ Dia hanya takut Pearce”. Sanggah Dea


“ Dia itu gadis yang baik hati, juga sangat jenius”. Lanjut Dea lagi


“ Jenius???”. Tanya Pearce penasaran. Dea hanya mengangguk membenarkan pertanyaan Pearce


“ Pantas saja waktu dirumah sakit saat dia meminjam laptopku dan membuka nya tanpa kata sandi”. Ucap Pearce dengan wajah bingungnya.


“ Dia memang jenius dibidang IT Pearce. Itulah yang membuat kinerja otaknya jauh lebih cepat dari manusia normal lainnya sehingga menyebabkan kanker otak”. Ucap Dea sambil mengusap wajahnya kasar. Teringat kembali dengan kondisi Fitri saat pergi meninggalkan rumah sakit. Harusnya dia cuci darah dan kemoterapi untuk mematikan sel kanker yang ada dalam tubuhnya supaya tidak menyebar ke organ tubuh yang lainnya.


“ Dea”. Panggil suara kea rah pintu masuk Mansion Fillipo


“ Kak Dhanny”. Sahut Dea


Tampak empat pria tampan dengan body atletis menghampiri mereka. Siapa lagi kalau bukan Fillipo, Dhanny, Lucas dan Leo

__ADS_1


“ Kak Dhanny kesini?”. Tanya Dea


“ Iya. Kau urus rumah sakit dalam beberapa waktu, aku akan ke Amerika”. Sahut Dhanny datar


“ Kak Fillipo juga ikut?”. Sambung Pearce


“ Kami akan mencarinya”. Sahut Fillipo


“ Kak Lucas juga?”. Tanya Pearce penasaran


“ Iya”. Sahut Lucas singkat


“ Kami akan berangkat sekarang. Kalian berdua jangan kemana-mana selain rumah sakit. Pastikan membawa pengawal kemana pun kalian pergi”. Jelas Fillipop. Wajah sanggarnya tak berubah sama sekali


“ Kenapa Kak?”. Tanya Pearce yang tak mengerti


“ Pearce aku memerintahkanmu, bukan untuk bertanya”. Jawab Fillipo singkat namun terdengar sangat menusuk sampai ke tulang-tulang.


“ Baik kak”. Pearce membuang nafas berat. Kakak nya memang begitu irit bicara dengan wajah nya yang datar dan sifat dingin


“ Kami akan berangkat”. Ucap Fillipo


Mereka berempat pun berangkat dengan jet pribadi keluarga Wilmar. Jet pribadi lapas landas didekat mansion mewah bak istana, terbang diudara dengan kecepatan tinggi


“ Leo berapa jam perjalanan kita?”. Tanyanya


“ Sekitar dua puluh jam Tuan”. Sahut Leo sambil membungkukkan badan memberi hormat.


“ Lucas apa kau sudah meretas nya?”. Tanyanya lagi


“ Sudah!!! Tapi tidak kutemukan nama gadis itu”. Sahut Lucas tangannya masih berkeliaran distut laptop


“ Bagaimana dengan mu Dhanny, apa kau sudah menemukan detektif yang ahli?”. Tanya Fillipo lagi


“ Sudah!! Mereka sudah mulai menyelidiki. Tapi agak susah mencarinya”. Sahut Dhanny dengan raut wajah lemas nya.


“ Apa menurutmu dia disembunyikan seseorang?”. Tanyya Fillipo, kedua tangannya mengelus dagunya yang terdapat kumis tipis

__ADS_1


“ Entahlah!!! Aku sempat berpikir begitu”. Jawab Dhanny dengan wajah frustasi nya


“ Pasti yang menyembunyikannya bukan orang biasa”. Sambung Lucas


“ Apa menurutmu itu Michael?”. Tanya Fillipo lagi


“ Kurasa bukan!”. Sambung Dhanny


“ Tuan”. Panggil Leo yang membuyarkan lamunan mereka


“ Ada apa Leo?”. Tanya Fillipo


“ Detektif Tuan Dhanny menemukan informasi jika Nona Fitri dibawa oleh seorang pria tua paruh baya, keluar dari bandara dalam keadaan pingsan”. Lapor Leo kepada Fillipo


“ Apa???”. Tanya mereka bertiga serentak


“ Leo, cepat kau cari informasi selanjutnya”. Suruhnya tegas


“ Baik Tuan”. Sahut Leo


“ Astaga, bagaimana dengan keadaanya bukankah luka bekas jahitannya masih belum sembuh?”. Dhanny mengusap wajahnya kasar


“ Apa langkah kita selanjutnya Po?”. Tanya Lucas


“ Terus cari informasi tentang dia. Aku yakin dia memang ada di Amerika”. Sahutnya


“ Dhanny, terus pantau detektifmu supaya kita bisa mendapatkan informasi lanjut”. Ucap Fillipo lagi


“ Baik”. Sahut Dhanny.


Perjalanan yang cukup lama memakan waktu dua puluh jam antara Jerman-Amerika. Jika menaiki pesawat umum mungkin akan beberapa kali berganti dibandara karena memakan waktu yang cukup lama. Jet pribadi mewah yang seperti mansion terbang itu, memiliki interior yang fasilitasnya lengkap, seperti kamar tidur dan kamar mandi, dapur, ruang kerja dan ruang santai dilengkapi dengan fatamorgana bintang-bintang dilangit. Meskipun begitu Fillipo bukanlah pria yang terlalu memamerkan kekayaannya. Tidak seperti orang kaya pada umumnya yang suka mengoleksi mobil-mobil mewah hanya untuk dipakai, Fillipo hanya mempunyai beberapa mobil saja di Indonesia dan Jerman. Pria berdarah dingin itu memang memiliki sifat yang cuek sehingga tidak peduli pandangan orang lain mengenai dirinya.


Setelah mengudara dalam jangka waktu yang panjang akhirnya Jet pribadi itu tiba di bandara Internasional Amerika. Bandara terbesar didunia yang terletak di negeri Paman Sam tersebut.


Masih terus berlanjut ya guys....


ceritanya udah sampai ke dimana Fitri akan kembali kepada Tuan Fillipo.

__ADS_1


💞💞💞💞💞💞


__ADS_2