Antara Dokter & Mafia

Antara Dokter & Mafia
Bab 56


__ADS_3

Maaf Guys baru up, selamat membaca....


🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞


"Brengsekk". Teriak Fillipo tanpa rasa takut. Ia akan mengingat bagaimana Park dan Michael menyiksa dirinya dan semua keluarganya


" Hahha, dalam keadaan seperti saja kau masih berusaha melawanku Fillipo, sebaiknya hapus semua mimpimu itu karena sebentar lagi kau akan kukirim ke neraka paling dalam". Ucap Michael sambil berbisik ditelinga Fillipo.


" Cih, aku tidak takut sama sekali". Tandas Fillipo sambil meludahi wajah Michael.


" Kau". Saat Michael hendak memukul wajah Fillipo, satu suara mampu membuat semua orang membeku.


" Hai Tuan Mike". Sapa lembut gadis itu yang tidak lain adalah Fitri.


Semua orang mengarahkan pandangan pada sumber suara itu,


" Fitri". Ucap mereka bersamaan kecuali Park yang memang tidak mengenal siapa gadis itu.


" Fitri". Lirih Fillipo, matanya sudah berkaca-kaca kerinduan selama berbulan-bulan ini sungguh menyiksanya ingin ia berlari memeluk gadis, namun apalah daya bahkan ia tak bisa berjalan.


Fitri melihat semua orang yang ia sayangi ada disana. Hatinya begitu sakit melihat mereka disiksa tanpa ampun, ingin sekali ia berteriak meminta maaf atas kesalahan yang ia lakukan. Namun ia tahan, saat ini yang perlu ia lakukan adalah menyelamatkan mereka.


" Hei Little Girl". Seringai senyum diwajah Michael. Ia berjalan menuju gadis itu.


" Siapa dia Mike?". Tanya Park penasaran. Sedari tadi ia menatap gadis itu dengan intens. Ada aura berbeda yang ia rasakan saat melihat Fitri.


Fitri dengan santai duduk disebuah kursi kosong diruangan itu, semua orang menatapnya aneh. Ia tetap santai sambil memainkan handphonenya dan menunggu Michael yang akan menghampirinya. Ia dengan asyik menonton rekaman CCTV pertempuran sang Kakak dan Daddy tersayang nya.


" Hei Girl". Sapa Michael. Ia berjalan dengan santai kearah gadis itu, tanpa memperdulikan pertanyaan Park yang sedari tadi mencecar nya dengan berbagai pertanyaan.


Fitri mengangkat pandangannya dan tersenyum sambil menyimpan ponsel ke saku celananya " Hai Tuan Mike, bagaimana kabarmu?". Sapa Fitri ramah melihat kearah Michael


Mike mengerutkan dahinya " Darimana kau mengenalku girl?". Tanya Michael


Fitri tersenyum smirk " Bukankah kau mengirim seorang detektif untuk mencari keberadaan ku?". Ucap Fitri.


" Tentu aku mengenalmu". Lanjut Fitri

__ADS_1


Michael berjingkrak kaget mendengar ucapan gadis itu " B-bagaimana kau bisa tahu?". Tanya Michael penasaran.


Fitri mengarahkan pandangan kearah Park dari tadi pria paruh baya itu menatapnya dengan tanda tanya


" Hai Paman Park, bagaimana kabarmu?". Tanya Fitri sambil melambaikan tangan kearah Park. Michael berbalik melihat Daddy nya.


" Kau mengenalku?". Ucap Park menaikkan kedua alisnya.


Fitri tersenyum lucu mendengar ucapan pria itu " Bukan hanya mengenal. Tapi aku tahu semua tentang mu". Tandas Fitri " Ah Paman, bolehkah aku melakukan penawaran padamu?". Ucap Fitri.


Park berjalan menghampiri Fitri dan Park " Bagaimana kau bisa mengenalku?". Tanya Park sembari berjalan kearah mereka


" Ah, Paman tidak perlu bertanya seperti itu". Sanggah Fitri. Ia tetap santai meski sebenarnya hatinya sudah meronta saat melihat tatapan sendu Fillipo. Fitri berusaha menguatkan hatinya, ingin ia berlari merengkuh tubuh lemah pria itu. Tapi tidak sekarang, misinya belum selesai.


" Kau mau melakukan penawaran apa padaku?". Tanya Park menatap aneh gadis tersebut. Siapa gadis ini? Kenapa tidak takut sama sekali? Dari mana datang nya? Kenapa dari para pengawal tidak ada yang memberitahu nya?


" Jack, cepat periksa kedepan?". Suruh Park pada assisten nya.


" Baik Tuan". Jack segera keluar memeriksa keadaan diluar.


" Begini Paman, bagaimana jika kau melepaskan mereka. Sebagai gantinya, aku akan memberikan salah satu robot karyaku. Bagaimana Paman, apa kau tertarik?". Tawar Fitri.


Michael tersenyum smirk melihat wajah khawatir Fitri " Aku akan melepaskan mereka, tapi kau harus menikah denganku. Bagaimana?". Tawar Michael.


Park langsung melihat kearah putranya " Apa yang kau katakan Mike?". Tanya Park tajam.


Michael menatap Park dengan senyum penuh arti " Aku sudah lama menginginkan gadis ini Dad, hmmm aku rasa akan sangat seru jika aku menikah dengannya". Tatap Michael, ekor matanya melihat kearah Fillipo yang tampak mengepalkan tangannya. Michael tahu jika Fillipo sangat mencintai gadis itu.


Fitri tetap santai dan tenang dengan senyum mengejek ia melihat kearah Michael " Tawaranmu menarik, tapi sayang aku tidak tertarik". Ejek Fitri sambil tertawa kecil.


" Kau". Michael mengepalkan tangannya, saat gadis itu mengejeknya.


" Apa kau mau aku siksa juga Little Girl?". Ucap Michael.


" Benarkah aku ingin menyiksaku. Sepertinya aku harus menyerah". Ejek Fitri.


" Tunggu sebentar aku punya kejutan untukmu Tuan Mike dan Tuan Park". Senyum licik gadis itu.

__ADS_1


Ia menekan handset yang terpasang ditelinganya " Kak Sean, sudah selesai belum. Bagaimana Daddy, apa dia baik-baik saja? Jangan lupa obat penawarnya. Sepertinya kedua harimau licik ini sudah tidak bisa diajak kerja sama. Menurutmu bagaimana Kak?". Ucap Fitri. Sementara Michael dan Park tidak mengerti apa yang dimaksud gadis ini.


Fitri tersenyum saat mendengar jawaban sang Kakak " Baiklah Kakak tertampanku, aku tutup dulu. Jangan kemana-kemana. Tetap lah berjaga disana". Ucapnya sebelum menutup telponnya.


Fitri langsung menekan remote kontrol, dengan sigap ketiga robot buatan itu langsung datang dari arah pintu keluar dengan seringai wajah seram.


Michael dan Park tercenggang melihat robot ajaib itu berdiri disamping gadis kecil itu " A-apa kau pemilik nya?". Tanya Park terbata-bata.


" Bukan hanya pemilik tapi aku juga penciptanya. Bagaimana Paman, apa kau mulai takut? Kau tahu tidak Paman, anggotamu yang berjumlah seribu orang itu sudah dihabisi oleh robot ajaibku ini? Apa Paman masih meragukan tawaranku?". Ucap Fitri


Park tertawa keras " Haha sayangnya, aku tidak percaya dengan apa yang kau ucapkan. Kau pikir, kau bisa menipuku gadis kecil ?". Ungkas Park sambil menatap sinis kepada gadis kecil itu.


" Aku tidak menyuruh Paman percaya padaku. Aku hanya memberitahu. Bahkan asistenmu yang bernama Jack tadi tidak kembali bukan? Kurasa dia sudah dikuliti oleh Kakak dan Daddyku". Sahut Fitri santai


" Kau". Pekik Park.


" Cepat serang dia". Perintah Park


" Jangan Dad". Cegah Michael.


" Kenapa Mike?". Tanya Park


" Aku mencintai gadis ini. Ku mohon jangan sakiti dia". Tandas Michael yang membuat Park tercenggang dengan ucapan putranya. Apakah putranya sudah gila menyukai gadis kecil ini?


" Apa kau tidak salah bicara Mike?". Geram Park mengepalkan tangannya.


***Jangan lupa jaga kesehatan pembaca setia ku. Novel ini masih baru dan masih banyak yang harus diperbaiki, ceritanya memang sedikit berbelit-belit maklumin aja penulis pemula. wkwkwkw


Siapa yang udah greget ini, sampai episode akhir?😁


Kira-kira siapa nanti pria yang akan dipilih Fitri, apakah Si Kulkas Berjalan? Atau Dokter Tampan? Atau Tuan Lucas Alexander?.


Yupp ikuti terus ceritanya.


jangan lupa like, komen dan Vote.


Novel ini belum lulus kontrak masih banyak yang menjadi pertimbangan dari admin tim novelToon sebab itu mohon kritik dan sarannya yang membangun..

__ADS_1


sampai ketemu di next episode ya....


BERSAMBUNG***....


__ADS_2