
***Kadang sulit menerima takdir yang Tuhan peruntukkan untuk kita. Terkadang kesalahan membuat kita terpuruk, tapi kesalahan menuntun kita untuk menemukan sebuah kebenaran.
🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞***
Rumah sakit Helions Park Leipzig Wilmar Jerman, rumah terbesar di Jerman. Rumah sakit dengan fasilitas mewah dan tenaga ahli terbaik gabungan dari berbagi Negera. Rumah sakit ini masuk dalam daftar rumah sakit terbaik didunia, dengan pengaruh terbesar didalam dunia kedokteran
Semua dokter dan para perawat serta tenaga medis yang lainnya berbaris memberi hormat, kala Tuan Besar pemilik rumah sakit ini menginjakkan kaki disini. Mereka berbondong-bondong menyiapkan perawatan terbaik. Keluarga berpengaruh tersebut mendapatkan sambutan hangat dari rumah sakit miliknya.
Fitri menemani Dea, Pearce dan Luna diruang VVIP. Sementara Sean menemani Fillipo, Dhanny, Lucas dan Leo dan Sam menemani Philip, Dion dan Alexander. Poranda bersama Diandra dan Mounth disalah satu ruang VVIP juga.
" Fit, kemana saja kau selama ini?". Tanya Dea sambil menahan sakit saat para dokter itu membersihkan lukanya.
Fitri tersenyum dengan pertanyaan sahabatnya itu, wajah Dea terlihat pensaran dan khawatir " Aku tinggal di Amerika bersama Daddy dan Kak Sean". Jawab Fitri.
Dea mengerjitkan dahinya " Daddy?". Tanya Dea " Daddy siapa maksudmu?". Timpal Dea tak mengerti.
" Daddy Sam adalah Ayah kandungku. Daddy Kim dan Mommy Irina adalah orangtua angkatku De. Aku juga tidk tahu bagaimana takdir membawaku pada mereka. Kalau seandai nya aku tidak kabur hari itu, mungkin aku tidak akan tahu jika aku masih punya Daddy. Walaupun awalnya aku sempat tidak percaya, tapi setelah melakukan tes DNA dan banyak kesamaan antara aku dan Daddy akhirnya aku yakin bahwa aku anaknya". Jelas Fitri.
Fitri kembali menarik nafas dalam
" Maafkan aku De, Pearce dan Luna karena aku telah membuat kalian semua dalam bahaya. Sungguh, aku sangat takut terjadi sesuatu pada kalian". Ucap Fitri merasa bersalah
" Sttt. Kenapa kau bicara begitu? Kau tidak salah Fit. Justru aku meminta maaf padamu atas semua perbuatan Kak Dhanny, jika aku berada diposisimu juga aku akan melakukan hal yang sama. Aku bersyukur bisa bertemu dengan mu. Dan kau tahu? Sejak kepergianmu, Kak Dhanny banyak berubah, sepertinya dia benar-benar menyesal atas semua yang dia lakukan padamu". Tandas Dea. Tangannya yang sudah diperban oleh dokter, mengelus lengan mulus milik Fitri. " Jadi semua bukan salahmu". Senyum Dea
" Benar Kakak Ipar. Kau tahu Kakak Ipar? Kak Fillipo itu seperti orang gila, dia terus saja mencarimu tanpa henti dan kau tahu dia tidak bisa menemukanmu. Makanya aku sangat jengkel dengan pria dingin itu". Timpal Pearce mengingat wajah frustasi Fillipo membuatnya muak, pria itulah yang menyebabkan Fitri pergi, jika saja dia jujur kalau dia seorang Mafia pasti Fitri tidak akan kabur dan ketakutan
" Jangan bicara begitu Pearce dia tetap Kakakmu". Sanggah Fitri pada Pearce.
" Kenapa kau membela nya Kakak Ipar. Sudahlah aku tahu kalian sudah saling menyukai! Pasti sebentar lagi pria menyebalkan itu akan bucin padamu Kak, lihat saja nanti". Lanjut Pearce dengan menggebu-gebu. Wajah Fitri langsung merah merona saat mendengar ucapan spontan dari Pearce. Meski ia tak jatuh cinta pada Fillipo, tapi entah kenapa jantung nya berdegup kencang saat mendengar nama pria itu.
Dea dan Luna hanya terdiam. Mereka juga bingung harus bagaimana. Kakak mereka menyukai gadis yang sama. Entah mereka harus memaksa Fitri untuk menyukai Kakak mereka tapi bukankah cinta itu tidak bisa dipaksa.
" Hai Luna, perkenalkan aku Fitri". Senyum Fitri mengulurkan tangan kearah Luna.
__ADS_1
" Luna". Sambut Luna dengan senyum manis. Pantas saja Kakaknya menyukai Fitri, selain cantik gadis ini juga ramah dan baik.
" Apa masih sakit?". Tanya Fitri menyentuh dengan lembut lengan Luna
" Sudah lebih baik". Sahut Luna sambil tersenyum. Sekarang Luna mengerti, kenapa ketiga pria itu menyukai gadis yang sama. Gadis ini sangat unik dan baik.
Fitri tersenyum " Syukurlah". Ucap Fitri lagi.
" Kakak Ipar, apa sebenarnya yang terjadi padamu? Kau seperti manusia alien, bagaimana bisa kau mengontrol robot-robot hebat itu dengan santai?". Ceplas Pearce yang sudah tidak bisa membendung perasaan penasaran nya dari tadi dia ingin sekali menanyakan hal itu pada calon Kakak Iparnya.
Fitri menggaruk tengguk nya yang tidak gatal, entah bagaimana ia menjelaskannya pada Pearce " Hmmm, tentu saja itu dengan latihan". Jawab Fitri asal
" Huffft, aku hampir jantungan saat melihat kau bertempur Kak. Antara kagum dan juga takut". Seloroh Pearce lagi. Sementara Dea dan Luna hanya menjadi pendengar saja. Kedua gadis ini memang berisik, sebenarnya Luna juga gadis yang berisik hanya saja dia baru mengenal Fitri jadi sedikit canggung.
" Fit, ceritakan padaku. Kemana saja kau selama ini?". Cecar Dea. Ia menatap wajah gadis kecil yang sudah berhasil memporak-porandakan hati ketiga pria tampan yang sangat ia kenal.
" Hmmm, ceritanya panjang De". Fitri menarik nafas dalam " Baiklah aku akan ceritakan pada kalian, aku takut nanti kalian mati penasaran dengan ceritaku". Ucap Fitri polos, membuat ketiga orang itu bergidik ngeri. Yang benar saja mereka harus mati penasaran karena cerita gadis itu.
" Ketika aku bangun, aku sudah berada disebuah Mansion mewah dan aku merasakan juga sakit dibagian perutku. Aku melihat seorang pria paruh baya yang tengah memegang selembar kertas dan nanar matanya menatapku dengan sendu. Setelah itu, pria paruh baya itu mengatakan bahwa dia adalah Daddyku. Awal nya aku tidak percaya, tapi dia menunjukkan hasil tes DNA yang membuktikan bahwa aku adalah putrinya, namaku juga Shellena". Jelas Fitri.
" Yup. Lalu datang seorang pria tampan yang sangat asing dimataku, tapi saat melihatnya ada kehangatan yang menyelimuti hatiku. Lalu Daddy mengatakan bahwa dia adalah Kakakku, Kak Sean". Jelas Fitri sambil tersenyum membayangkan wajah tampan Kakak nya.
" Saat itulah semua mulai berubah. Aku baru merasakan betapa indahnya memiliki keluarga, setelah lima tahun kehilangan Daddy Kim dan Mommy Irina". Lirih Fitri ketika mengingat kedua orangtua angkatnya yang pergi meninggalkan dirinya.
Dea langsung memeluk Fitri " Maafkan semua kesalahan Kak Dhanny Fit. Aku tahu kau sangat terluka setelah tahu semuanya. Tapi aku yakin Kak Dhanny menyesal dan sudah berubah. Dia hanya terobsesi padamu, sampai melakukan hal segila ini. Aku tidak membela nya Fit, tapi kumohon jangan siksa dia dengan kemarahan dan kekecewaanmu". Ungkap Dea masih memeluk Fitri, berusaha menyalurkan kekuatan pada sahabat kecilnya ini.
Fitri melepaskan pelukan Dea dan tersenyum " Aku sudah melupakan semua nya De. Aku juga minta maaf tidak seharusnya aku pergi begitu saja hingga menciptakan kegaduhan seperti ini". Ucap Fitri menyesal.
" Sudahlah Kakak Ipar lupakan saja". Timpal Pearce.
" Benar Fit, lupakan saja semuanya". Sambung Luna.
" Kakak Ipar, bagaimana kau bisa tahu bahwa kami semua disekap oleh Park dan Michael?". Tanya Pearce penasaran.
__ADS_1
" Aku meretas semua rekaman CCTV yang disembunyikan oleh Park. Dari sana aku bisa melihat dengan jelas mereka menyiksa kalian". Jelas Fitri
" sampai akhirnya aku meminta bantuan pada Daddy dan Kak Sean membantu untuk menyelamatkan kalian". Jawab Fitri.
" Bagaimana kau bisa melakukannya?". Tanya Luna yang memang belum tahu kejeniusan seorang Fitri.
" Apa kau mau belajar padaku Luna?". Tawar Fitri sambil tersenyum.
Luna bingung dengan tawaran Fitri " Belajar maksudmu?". Tanya Luna tak mengerti.
" Hehhe aku bercanda Luna. Hah aku tidak bisa menjelaskan pada kalian bagaimana aku melakukannya". Ucap Fitri
" Sudah-sudah kita jangan bahas ini lagi". Sanggah Dea. Dia sudah puas dengan penjelasan Fitri. Setidaknya Fitri sudah memaafkan kesalahan Kakaknya Dhanny.
💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋
***Hai-hai pembaca setiaku semua nya.
Maaf baru up hari ini, semoga bisa up setiap hari ya.
Jangan lupa ikuti terus kisah mereka....
menurut kalian mereka cocok tidak jika aku pasangkan???
A. Fillipo ❤️ Fitri
B. Lucas ❤️ Dea
C. Dhanny ❤️ Pearce.
D. Sean ❤️ Luna.
Jika cocok, boleh donk dikomen dan kasih saran... hehhe.
__ADS_1
Bersambung***.....