
**Andai ada keajaiban kan ku ukirkan namamu diatas bintang-bintang angkasa, agar semua tahu kau berarti untukku. Selama-lamanya kamu milikku.
@Kekasih Impian.
SELAMAT MEMBACA**.....
Seorang gadis cantik tengah menatap pantulan dirinya dicermin. Gaun indah melekat ditubuhnya, dikepala terpasang sebuah mahkota indah dengan rambut yang tergerai bebas.
"Sayang".
Dia mengalihkan pandangan kearah sumber suara yang memanggilnya.
"Daddy". Senyum nya manis.
Pria paruh baya itu berkaca-kaca menatap wajah cantik Putri kecilnya. Hari ini putri kecil itu akan disanding oleh seorang Pangeran tampan.
"Cantik sekali". Ucap sang Daddy terharu sambil memperhatikan tubuh putrinya yang dibalut gaun indah itu.
Gadis itu berkaca-kaca, dia memeluk Daddynya. Ada rasa berat hati saat harus meninggalkan Daddy nya dan hidup bersama pria lain.
"Sttt, jangan menangis, ini adalah hari bahagia Fitri". Sam menyeka air mata putrinya.
Ya hari ini adalah hari pernikahan Fillipo dan Fitri yang akan digelar Manhattan, Gereja Kristen terbesar di kota New York, Amerika serikat.
"Sayang".
"Cece".
"Dedek".
Ketiga pria kembar dengan wajah serupa itu masuk kedalam ruang make up adiknya. Ketiganya terlihat begitu tampan dengan jas mahal yang membelut tubuh kekar mereka.
Sean, Zean dan Zaen berkaca-kaca saat melihat wajah cantik Fitri bahkan mereka sampai dibuat tak percaya jika didepan mereka adalah Fitri gadis kecil yang sungguh berarti dalam hidup mereka.
"Ce". Suara Sean seakan tersekat lidahnya kelu.
"Kak, jangan sedih. Fitri juga harap Kakak akan menemukan kebahagiaan Kakak. Saatnya Kakak melepaskan Fitri, dan membiarkan Fitri hidup dengan orang yang Fitri cintai". Ucap Fitri dengan suara terbata-bata.
"Maafkan Kakak Ce, sejujurnya Kakak belum siap melepaskanmu. Tapi Kakak yakin jika Fillipo adalah pria yang tepat untukmu". Ucap Sean.
"Kakak juga minta maaf sayang, bahagialah sayang, Kakak menyanyangi mu". Timpal Zaen tak mampu menahan air matanya.
"Dedeknya Kakak, sekarang tanggungjawab Kakak sudah lepas terhadap Dedek, Kakak harap Dedek bahagia". Sambung Zean. Mereka berempat saling berpelukan. Rasanya sungguh tak siap melepaskan Fitri untuk Fillipo. Terasa berat, terasa tak sanggup dan benar-benar mereka tidak bisa lagi menjaga Fitri sesuka hati mereka, karena Fitri sudah memiliki orang yang dia cintai.
"Ayo". Ajak Pedrosa memecahkan keheningan. Pedrosa juga merasa berat melepaskan Fitri, sangat berat malah. Namun Pedrosa yakin jika Fillipo bisa menjadi suami yang baik untuk Fitri nantinya.
Seorang pria tampak gugup, dia bukan main. Dia sedang berdiri didepan altar menanti sang putri datang kepadanya.
Fitri diiringi oleh kelima pria tampan sekaligus. Tangan kanan Fitri dikaitkan dilengan Sam, sedangkan tangan kirinya dikaitkan dilengan Pedrosa. Dia dihimpit oleh Daddy dan Ayahnya. Dibelakang mereka ada tiga pria tampan dengan wajah yang sangat mirip, bahkan pakaian dan aksesoris yang mereka kenakan juga sama. Sangat sulit membedakan ketiganya. Ketiga pria tampan itu masing-masing membawa buket bunga ditangan mereka.
Sebelumnya Sean, Zean, dan Zaen semlat berdebat karena keinginan mereka bertiga ingin mengandeng tangan Fitri untuk mengantarnya ke althar. Sam yang jenggah dengan perdebatan ketiga putranya mengambil keputusan biar dia dan Pedrosa saja yang mengiring Fitri, sedangkan ketiganya mengekor dari belakang.
Semua mata tertuju pada mempelai wanita. Fillipo menitikkan air matanya bahagia menatap gadis kecil yang berjalan kearahnya dengan diiringi oleh lima pria sekaligus. Wajahnya benar-benar terlihat cantik dan dewasa.
__ADS_1
Fillipo mengulurkan tangannya untuk menyambut Fitri, Fitri menyambutnya dengan senyum
Ps : Maka tibalah saatnya untuk meresmikan perkawinan saudara. Saya persilahkan saudara masing-masing menjawab pertanyaan saya.
Ps : Saudara Fillipo Anggelo Grande Wilmar, maukah saudara menikah dengan Fitriani Yuri Kwon Flint, yang hadir disini dan mencintainya seumur hidup baik dalam suka mau pun dalam suka?
Fillipo : Ya, saya mau
Ps : Saudari Fitriani Yuri Kwon Flint, maukah saudara menikah dengan Fillilpo Anggelo Grande, yang hadir disini dan mencintainya seumur hidup baik dalam suka mau pun dalam suka?
Fitri : Ya, saya mau
Ps : Silahkan untuk mengucapkan janji suci.
Fillipo : Saya Fillilpo Anggelo Grande Wilmar, mengambil engkau Fitriani Yuri Kwon Flint, sebagai istri saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya; pada waktu susah mau pun senang, pada waktu kelimpahan mau pun kekurangan, pada waktu sehat mau pun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai mau memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang Kudus dan inilah janji setiaku yang tulus.
Fitri : Saya Fitriani Yuri Kwon Flint mengambil engkau Fillipo Anggelo Grande Wilmar sebagai suami saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya; pada waktu susah mau pun senang, pada waktu kelimpahan mau pun kekurangan, pada waktu sehat mau pun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai mau memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang Kudus dan inilah janji setiaku yang tulus.
Ps : Selanjutnya pemasangan cincin (Luna dan Pearce mendekat membawa cincin yang terletak didalam kotak beludru dan disimpan diatas nampan)
Ps: Cincin ini bulat tanpa awal dan tanpa akhir, sebagai lambang tanda kasih Kristus, yang tanpa awal dan tanpa akhir. Atas dasar itu, cincin ini menyatakan bahwa saudara berdua, untuk meniru kasih Kristus dalam kehidupan rumah tangga; dengan mengasihi pasangan tanpa awal dan tanpa akhir.
Ps : Silahkan mempelai pria untuk memasangkan cincin (Pearce menyerahkan satu cincin pada Fillipo)
Fillipo : Fitriani Yuri Kwon Flint, cincin ini aku berikan padamu sebagai lambang cinta kasih dan kesetiaanku (Fillipo memasangkan cincin itu ke jari manis Fitri)
Ps : Silahkan mempelai wanita untuk memasangkan cincin (Luna menyerahkan satu cincin pada Fitri)
Ps : Silahkan mempelai pria untuk mencium mempelai wanita.
Fillipo membuka cadar yang menutup wajah Fitri. Tak bisa dipungkiri jika dia grogi bukan main.
Cup
Fillipo mengecup bibir manis milik Fitri. Jantung Fitri berpacu dengan hebat.
"Terima kasih Tuhan, hari ini aku telah resmi menjadi seorang suami dari gadis cantik yang selalu membuat jantungku berdebar. Berkati cinta kami berdua, dan biarlah cinta kami abadi selamanya". Batin Fillipo.
"Terima kasih Bapa, aku berharap Engkau masih memberikanku kesempatan untuk hidup, jadikan aku pribadi yang baik untuk suami dan anak-anakku nanti. Panjangkan usia ku beberapa tahun lagi". Doa Fitri dalam hati tak terasa air mata menetes dipipi cantiknya.
Acara kembali dilanjutkan ke resepsi. Pernikahan termewah dengan tamu mencapai puluhan ribu orang, dari berbagai Negara relasi bisnis Sam, Pedrosa dan Phillip.
Resepsi diadakan di Mansion mewah keluarga Wilmar, Mansion termegah dan terbesar di Kota new York Amerika serikat.
Tamu yang datang tidak sedikit, bahkan dari berbagai Negara turut menghadiri pernikahan putra sulung dari Philip Anggelo Wilmar dan Piranda Angel Wilmar.
"Selamat ya sayang". Sam memeluk putrinya
"Terima kasih Dad".
"Selamat sayang Ayah". Pedrosa juga memeluk Fitri.
"Selamat anak Ibu". Peluk hangat Catty "Selamat Nak Fillipo, Ibu titip putri Ibu sama kamu, jaga dia dengan baik dan jangan pernah menyakiti nya". Pesan Catty.
__ADS_1
"Terima kasih Bu". Ucap Fillipo.
"Selamat sayang". Mars juga memeluk Fitri dan Fillipo secara bergantian "Jaga Fitri untukku". Mars menepuk bahu Fillipo, Fillipo mengangguk dan tersenyum
"Selamat Cece Kak Sean". Sean memeluk Fitri
"Selamat Tuan dingin. Tolong jaga adikku dengan baik". Sean juga memeluk Fillipo
"Pasti". Balas Fillipo.
"Selamat sayang Kak Zaen". Ucap Zaen memberikan pelukkan hangat pada Fitri
"Jaga adikku dengan baik, ingat sedikit saja lecet bersiap-siap jadi santapa San". Ancam Zaen.
"Cih, jangan meragukan ku Zaen". Gerutu Fillipo.
"Selamat sayang Kak Zean". Ucap Zean memeluk Fitri "Selamat untukmu Tuan dingin, jaga adikku". Timpal Zean sambil memeluk Fillipo.
"Terima kasih Zean".Balas Fillipo.
"Selamat ya sayang". Peluk Piranda pada keduanya.
"Terima kasih Mom". Sahut Fitri dan Fillipo bersamaan.
"Hai, gadis nakal selamat atas pernikahan mu. Akhirnya laku juga". Ucap David memeluk Fitri.
"Cih, kau pikir aku barang yang dibilang laku". Protes Fitri.
"Sudah jangan protes, ini hari bahagiamu tidak baik jika digunakan dengan membuat Paman jantungan". Celetuk David. Fitri memutar bola matanya malas.
"Selamat sayang".
"Selamat Nak Fillipo".
"Selamat Fitri-nya Kak Yosh".
"Selamat Tuan Fillipo".
"Selamat Fitri-nya Kak Yoel".
"Selamat Tuan Fillipo".
"Selamat Nak". Philip memeluk Fitri langsung mendapat tatapan tajam dari Fillipo dan Philip acuh saja.
"Terima kasih Dad".
"Selamat Son". Philip memeluk putranya.
"Thaks Dad". Balas Fillipo.
Banyak ucapan selamat dan doa dari para sahabat dan keluarga yang sayang diacara pernikahan Fillipo dan Fitri.
Bersambung......
__ADS_1