
SELAMAT MEMBACA.....
"Selamat ya Nak". Merry memeluk Zevanya "Mommy senang akhirnya kau menjadi menantu Mommy". Ujar Merry melepaskan pelukkan nya..
"Terima kasih Mom. Terima kasih sudah menerima Zeva".
Myron tersenyum melihat kearaban Ibu dan istrinya. Zevanya memang selalu bisa berinteraksi dengan siapa saja.
"Selamat ya Nak".
Mars hendak memeluk Zevanya. Namun dengan cepat Myron menarik istrinya.
"Dia milikku Dad, Daddy sudah punya Mommy. Jadi jangan berani memeluk istriku". Tatap Myron tajam.
Rasanya Mars dan Merry ingin mengembalikan Myron kedalam perut. Sejak Myron menjalin hubungan dengan Zevanya, dia menjadi pria posesif dan pencemburu akut. Kadang tak jarang Myron berdebat dengan Zehemia dan Zehekiel hanya demi merebutkan Zevanya.
"Kak, tidak boleh seperti itu". Tegur Zevanya pada suaminya dengan senyum lembut.
"Tidak sayang. Dia sudah memiliki istri, masa dia ingin memelukmu". Celetuk Myron.
"Astaga, Myron". Mars tak habis pikir dengan putranya. Benar-benar mirip Fillipo. Mars teringat dulu, Fillipo dan ketiga saudara kembar merebutkan Fitri tak ubahnya sangat mirip dengan Myron dan kedua kembar putra Fillipo.
Fillipo menghampiri putrinya. Dia tersenyum hangat melihat wajah cantik itu.
"Daddy". Zevanya berhambur memeluk Fillipo.
"Selamat ya sayang". Fillipo mengelus pundak putrinya "Bahagia selalu". Ujar Fillipo.
"Selamat ya Son".
"Terima kasih Dad".
"Selamat Zevanya".
"Selamat Myron".
"Terima kasih".
Sean, Zean dan Zaen turut memberi selamat diikuti oleh Dhanny, Lucas, Yoshua dan Yoel juga turut memberi selamat.
Luna, Christy, Elizabeth, Candy dan Zoe juga ikut memberi salam selamat.
__ADS_1
Tak lupa Myra, Sherlly, Joanna, dan Lucy. Para calon Ibu muda itu ikut menyalimi Zevanya dan Myron. Memberi salam pada kedua pasangan itu.
Johannes, Shawn, Luke, Dean juga naik ke pelaminan memberi selamat pada Zevanya dan Myron.
Zoalva, Kenzie dan Grabielle juga memberi selamat. Zoalva yang masih memendam rasa pada Zevanya harus mengubur perasaannya dalam-dalam dia harus mengikhlaskan gadisnya kecil itu. Zoalva percaya jika Myron adalah pria yang tepat untuk Zevanya
Begitu juga dengan Kenzie dia berusaha mencintai Lucy yang sekarang menjadi istrinya dan calon Ibu dari anak yang dikandung istrinya. Kenzie tak ingin egois dan mementingkan perasaannya sendiri. Sejujurnya dia hanya mencintai Zevanya. Namun, Kenzie sadar bahwa perasaan nya takkan bisa terbalas.
"Selamat Kak Zeva. Akhirnya punya teman tidur". Celetuk Grabielle.
"Terima kasih Gebe. Kau kapan? Jangan lama-lama nanti burung ku Kadaruasa". Sahut Zevanya. Grabielle mendelik mendengar nama burungnya.
"Kak Zeva". Lucy, Joanna, Myra dan Sherlly berhambur memeluk gadis itu. Akhirnya Zevanya lah sang penakluk pria dingin dan penderita OCD serta pria populer idaman mereka.
"Ck, kalian mau membunuhku". Protes Zevanya.
"Hehehe. Selamat ya Kak". Senyum mereka berempat dengan senyum mengembang
"Terima kasih para Bumil". Senyum Zevanya mengelus perut pada adik sepupunya.
"Selamat ya sayang". Eidra memeluk adik iparnya
"Terima kasih Kakak ipar". Balas Zevanya.
"Terima kasih Kakak ipar".
.
.
.
.
Myron membawa istrinya masuk kedalam kamar dengan mengendong Zevanya ala bridal style. Acara yang cukup panjang itu menguras waktu dan tenaga. Akhirnya mereka kelelahan.
"Sayang aku mandi dulu ya". Ucap Myron meletakkan istrinya.
"Iya Kak".
Zevanya kesusahan membuka resleting gaunnya. Karena tangannya tidak sampai.
__ADS_1
"Sini aku bantu".
Myron membuka resleting belakang istrinya. Dia menelan salivanya dengan susah payah. Punggung mulus dan putih itu benar-benar menggoda imannya.
"Aku mandi dulu". Secepat kilat Myron masuk kedalam kamar takut khilaf dan menyerang istrinya. Myron tidak mau memaksa Zevanya.
Setelah selesai mandi Myron langsung memakai piyama tidurnya. Zevanya bergantian dengan sang suami untuk membersihkan diri dikamar mandi.
"Sayang aku bantu sisir".
Myron mengambil sisir itu dan menyisir rambut istrinya. Rambut Zevanya tumbuh dengan cepat, berkat penumbuh rambut yang dia buat bersama Kenzie dan dean.
"Sayang". Myron membalikkan tubuh istrinya.
"Iya Kak". Zevanya menatap suaminya "Ada apa?". Tanya Zevanya lembut.
"Aku bahagia bisa memiliki mu". Ucap Myron tulus.
"Aku juga bahagia bisa memiliki mu". Balas Zevanya.
"Apa boleh aku meminta hak ku?". Tanya Myron penuh harap. Bukan semata untuk nafsu nya saja dia ingin Zevanya menjadi miliknya.
Zevanya tersenyum sambil berpikir "Boleh tidak yaaaa?". Zevanya memincingkan mata.
"Kalau kau belum siap aku tidak akan memaksa". Ucap Myron sambil tersenyum.
Zevanya memeluk Myron "Lakukan lah Kak". Ucap Zevanya dengan manja "Aku sudah siap".
"Terima kasih sayang. Aku akan melakukannya dengan pelan".
"Iya Kak".
Myron langsung mengecup bibir istrinya yang manis dan menggoda. Banar saja bibir Zevanya sangat manis, padahal istrinya sedang tidak menggunakan pelembab bibir namun bibirnya bisa semanis itu.
Zevanya yang belum berpengalaman itu hanya membalas dengan naluri dan isting saja.
Myron membaringkan tubuh istrinya dengan pelan.
Lalu terjadilah malam pertama untuk keduanya. Bayangin saja sendiri ya, wkwkw.
"Terima kasih sayang. Sudah menjaganya untuk ku. Aku mencintaimu. Selamanya. Semoga dia segera hadir melengkapi hidup kita". Ucap Myron setelah ambruk disamping istrinya. Dia mengecup kening istrinya dan ikut terlelap.
__ADS_1
**TAMAT
Myron ❤️ Zevanya**.