
Philip, Alexander dan juga Dion sedang berada disebuah caffe mewah dengan nama Wilmar Coffe yang tidak lain adalah milik Philip sendiri. Mereka bertiga sedang membicarakan sesuatu yang serius.
“ Bagaimana menurutmu Xander?”. Tanya Philip.
“ Entalah Kak, aku juga tidak tahu bagaimana? Yang membuatku pusing mengapa putra kita menyukai gadis yang sama”. Alexander memijat pelipih nya yang terasa begitu sakit saat membayangkan bagaimana senyuman Lucas saat menceritakan gadis itu.
“ Jadi apa yang harus kita lakukan?”. Tanya Dion menyambung
“ Kita harus tangan mencarinya. Akibat kegilaan putra kita itu mereka sampai menyerang markas Cut Silent dan Dragon Fly membunuh ketua mafia mereka. Aku yakin mereka pasti akan menyerang kita balik, dan para putra kita pasti tidak akan bisa menghadapi mereka”. Jelas Philip yang tampak frustasi dengan kelakukan putranya itu.
“ Uhmmmm tapi seperti benteng pertahanan kita akan kalah, sebab jika mereka bersatu untuk melakukan balas dendam maka kita takkan mampu melawan mereka”. Ucap Dion
“ Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk membuat benteng pertahanan?”. Sambung Alexander.
“ Tidak ada yang lain selain menghadapi mereka dengan menyatukan kelompok mafia kita”. Jawab Philip
“ Lalu bagaimana dengan gadis itu apa sudah ada kabar?”. Tanya Alexander, karena dia tahu jika Philip dan Dion sudah berusaha mencari gadis itu.
“ Tidak ada, dia hilang bagai ditelan bumi”. Sahut Philip.
“ Uhmmmm, aku tidak tahu harus bagaimana lagi!! Dhanny terlihat sangat depresi dan dipenuhi rasa bersalah”. Sambung Dion sambil menyenderkan kepala nya pada sofa caffe yang disediakan.
“ Kau tahu putraku juga begitu. Aku bahkan penasaran seperti apa wajah gadis hebat itu sampai bisa membuat putraku yang anti wanita bisa jatuh cinta”. Ujar Alexander yang memang belum pernah bertemu dengan Fitri.
“ Bahkan Fillipo lebih parah, dia tidak pernah pulang kerumah dan memilih tinggal sendiri dan menyendiri di Apartement nya dan sudah berbagai cara kulakukan untuk membujuknya tetap tinggal dirumah namun hasilnya tetap sama dan dia menolak”. Jelas Philip dengan tatapan mata kosong.
“ Wajar saja mereka merasa kehilangan karena gadis itu sungguh unik, bahkan aku mengenalnya sejak kecil dan yang aku tahu dia diadopsi oleh orangtua angkatnya”. Lanjut Dion
“ Adopsi???”. Tanya Philip dan Alexander secara bersamaan.
__ADS_1
“ Iya!! Menurut cerita dari almarhum Kim Fitri bukan anak kandungnya, tapi dia menemukan Fitri tepat didepan rumahnya kala itu saat dia mendengar tangisan seorang bayi”. Jelas Dion.
“ Lalu apakah Kim tahu Fitri anak siapa?”. Tanya Alexander penasaran.
“ Aku tidak tahu jelasnya. Namun yang pasti Fitri keturunan Korea, Amerika dan Indonesia. Kemungkinan besar orangtuanya masih mencari keberadaannya sampai sekarang”. Lanjut Dion.
“ Apa kau sudah mencari identitas asli gadis itu?”. Tanya Philip yang seakan mendapatkan lampu hijau.
“ Sudah!! Ayah nya orang Amerika campuran Indonesia dan Jerman. Sedangkan Ibu nya sudah meninggal tepat setelah melahirkan Fitri. Hanya itu saja informasi yang kudapat dari orang suruhanku”. Jelas Dion
“ Apa kau tahu siapa nama Ayahnya?”. Tanya Alexander menyembung.
“ Tidak!!! Sepertinya identitasnya sengaja disembunyikan. Namun yang pasti sekarang gadis itu berada di Amerika, karena hanya Negara itu yang banyak dia tahu”. Ujar Dion lagi
“ Apa menurutmu Fitri sudah bertemu Ayah kandungnya?”. Tanya Philip menyatakan pemikirannya.
“ Kau ingat, bahkan berita kehilangan gadis itu hilang dalam waktu sekejap. Berita yang sudah menyebar sampai ke seluruh dunia itu bisa hilang hanya dalam waktu dua jam”. Lanjut Dion lagi
“ Apa menurutmu Ayah Fitri yang melakukannya?”. Sambung Alexander.
“ Yupppp, tepat. Aku yakin Ayah nya bukan orang sembarangan, mengingat Fitri mempunyai otak yang jenius dan pastilah orangtuanya juga jenius”. Jawab Dion
“ Jenius??”. Tanya Alexander dan Philip serentak.
“ Iyyyyaaa”. Sahut Dion singkat.
“ Apa kalian ingat, cerita Fillpo Lucas dan Dhanny saat kehilangan jejak gadis itu dengan mensabotase KB taksi yang ia tumpangi dan memasukkan data palsu dibandara serta meretas semua rekaman CCTV”. Ucap Dion lagi
“ Iya”. Sahut Philip dan Alexander.
__ADS_1
“ Itu semua gadis itu yang melakukannya”. Ucap Dion menghela nafas berat.
“ Jadi kita harus bagaimana sekarang?”. Tanya Alexander.
“ Kita harus melakukan penyelidikkan untuk mencari identitas Ayah Fitri”. Sahut Philip.
“ Iya itu benar”. Sambung Dion
“ Fitri menderita kanker otak sejak usianya remaja”. Samnbung Dion lagi menghela nafas berat
“ Apa?”. Tanya Philip dan Alexander bersamaan
“ Iya!!! Entah bagaimana keadaannya sekarang. Wajar saja jika putra kita sangat mengkhawatirkan kondisinya”. Lanjut Dion.
Philip mengusap wajahnya dengan kasar, tampak wajah tua yang sudah hampir keriput itu tak ada senyum diwajahnya, pantas saja putranya menggila karena kehilangan gadis itu rupanya gadis itu bukan gadis sembarangan.
“ Kita harus cepat menemukan gadis itu”. Ucap Alexander
“ Uhmmm, baiklah”. Sahut Philip menghela nafas berat.
“ Aku khawatir terjadi sesuatu pada Fitri”. Ujar Dion lagi
“ Bagaimana pun aku sudah menganggapnya sebagai putriku sendiri”. lanjut Dion
“ Sudahlah jangan pikirkan itu lebih baik sekarang kita mulai beraksi”. Tandas Alexander.
Mereka bertiga pun ikut ambil alih untuk mencari keberadaan Fitri. Bukan tanpa sebab mereka juga tak ingin putra mereka terjebak dalam kesedihan yang berlarut-larut. Apapun akan dilakukan orangtua untuk kebahagiaan anaknya, begitu juga yang akan dilakukan Philip, Alexander dan Dion untuk putra mereka yang sekarang hidup tak tentu arah bahkan mereka melakukan segala hal hanya untuk bisa menemukan gadis itu.
Bersambung.....
__ADS_1