
SELAMAT MEMBACA.......
Grace dan Kenny sedang berada didalam mobil yang dikendarai oleh Kenny. Dia masih mengenakan jas dokter nya dilapisi dengan mantel tebal.
"Kau yakin jika dia bisa membantu kita menyingkir kan gadis ****** itu?". Tanya Grace sedikit ragu "Aron saja masih belum bertindak". Timpal Grace.
"Percaya saja padaku. Dia lebih kejam dari Aron dan Kak Myron. Aku yakin dia bisa menyingkirkan ****** itu dari kehidupan kita".
Grace mengangguk dan paham. Mobil Kenny melaju dengan cepat membelah jalanan aspal yang terlihat sunyi, apalagi dipenuhi dengan butiran salju yang tampak memenuhi jalanan.
"Apa Zoalva akan curiga? Katamu dia selalu mengawasi mu?". Timpal Grace lagi.
"Tenanglah. Aron sudah menyingkirkan mata-mata yang mengawasiku tanpa sepengetahuan Zoalva. Jadi dia tidak akan tahu".
Grace manggut-manggut. Misi mereka adalah melenyapkan dan menyingkirkan Zevanya dari hidup mereka berdua. Padahal Zevanya adalah sahabat sekaligus sepupu mereka. Dulu mereka bertiga dijuluki tiga serangkai karena kemana-mana selalu bertiga. Bahkan sering Grace dan Zevanya datang kerumah sakit tempat Kenny bekerja hanya untuk makan siang bersama. Namun setelah Zevanya begitu dengan Myron, pria idaman semua wanita. Membuat mereka berdua membenci sahabatnya itu.
Mobil Kenny berhenti disebuah rumah mewah bertingkat. Rumah itu tampak dijaga dengan begitu ketat oleh beberapa pengawal didepan gerbang.
"Selamat malam Nona. Maaf mencari siapa?". Tanya seorang pria berbaju hitam dan wajahnya menyeramkan.
"Apa Dave ada?". Tanya Kenny melihat-lihat rumah mewah itu.
"Sebentar Nona". Pengawal itu menekan intercom yang menjadi penghubung bersama para penghuni rumah.
"Silahkan masuk Nona. Sudah ditunggu oleh Tuan Muda".
"Terima kasih".
Kenny dan Grace masuk. Tentunya dikawal oleh beberapa pengawal dari rumah mewah itu. Setiap tamu yang datang memang selalu mereka ikuti. Rumah ini banyak menyimpan sesuatu sehingga munsuh banyak yang berdatangan.
"Silahkan masuk Nona. Tuan ada didalam".
Kenny dan Grace masuk kedalam sebuah ruangan yang mereka yakini sebagai ruang kerja pria pemilik rumah ini.
Tampak seorang pria sedang duduk sambil memangku ular berwarna hitam yang cukup besar sambil mengelus kepala ular itu dengan sayang. Ular Cobra peliharaan nya. Ular kesayangan nya yang sudah berumur puluhan tahun. Ular itu tentu sudah dijinakkan selama bertahun-tahun sehingga tidak memakan Tuan-nya dan yang lainnya, kecuali sang Tuan memetintahnya.
__ADS_1
"Ada apa?". Tanyanya ketika melihat dua gadis masuk kedalam ruangannya. Dia sama sekali tidak menoleh.
"Dave". Suara Kenny tercekat ketika melihat ular hitam yang menyeramkan itu. Astaga bagaimana pria ini begitu berani memangkunya
Serrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
Suara ular itu membuat Kenny dan Grace ketakutan bukan main. Bahkan keduanya saling bergandeng tangan menahan takut.
"Tian".
"Iya Tuan".
"Bawa Xiang istirahat. Pastikan dia tidur nyenyak. Jangan lupa siapkan makan malam untuknya".
"Baik Tuan".
Sang asisten mengambil Ular Cobra itu dari pangkuan Tuan-nya. Dia sempat melirik Grace dan Kenny sambil menjilat lidahnya menatap santapan cantik didepannya. Pastinya daging mereka lezat bukan?
Keringat dingin membasahi kening Kenny dan Grace. Mereka setengah mati ketakutan saat ular Cobra itu menatap mereka dengan lapar.
"B-baik". Kenny dan Grace terduduk saling tarik menarik.
"Ada apa?". Sang pria melipat kedua tangan didada. Sebenarnya dia tidak suka diganggu saat sedang bersama ular peliharaan nya.
"Dave, aku membutuhkan bantuanmu". Ucap Kenny sedikit gugup. Tatapan Dave sama seperti ular tadi, siap menyantap dengan lahap.
"Bantuan apa?".
Tidak lama kemudian datang dua pelayan wanita membawakan nampan berisi minuman.
"Silahkan Nona. Tuan". Sang pelayan meletakkan minuman itu diatas meja.
"Terima kasih".
Kenny dan Grace langsung menyesap minuman itu. Mereka kehausan gara-gara takut melihat ular Cobra yang begitu menyeramkan.
__ADS_1
"Aku ingin kau membantuku melenyapkan seseorang". Pinta Jenny.
"Siapa?". Seru Dave wajahnya masih saja dingin. Selain Mafia dia juga pembunuh bayaran.
"Ini". Grace menunjukkan ponselnya yang tergambar gambar disana.
Dave menatap gambar dilayar ponsel Grace. Pria itu cukup lama menetap gadis cantik yang tengah tersenyum menampikan gigi ginsulnya, rambut poninya membuatnya imut dan juga menggemaskan.
"Zevanya Anggela Wilmar". Sahut Grace yang bisa melihat kebingungan diwajah Dave.
"Wilmar?". Dave tampak berpikir. Nama itu tentu tak asing ditelinga nya "Apa dia juga keturunan Ranlet Flint?".
Grace mengangguk "Ibu nya Putri bungsu dari Tuan Samuel Ranlet Flint". Jawab Grace.
Dave tersenyum smirk "Akhirnya aku menemukanmu gadis kecil. Kau ternyata keturunan Wilmar dan Ranlet Flint. Pantas saja berani. Lihatlah nanti aku akan menjadikan mu, santapan lezat Xiang". Batin Dave tersenyum licik.
"Apa keuntungan yang aku dapat jika berhasil membunuhnya?". Dave menatap kedua gadis itu.
"Kau bisa menikmati tubuh perawan nya. Setelah ini kau bisa memutilasi tubuhnya. Bukankah suatu keuntungan jika kau bisa membalaskan dendam mu pada Shawn?". Ujar Kenny tersenyum licik.
"Baik aku setuju". Dave telah mendapat tawanan yang istimewa.
"Tapi aku ingin kau bermain cantik. Dia dilindungi dengan ketat oleh para Kakak nya. Aku yakin kau pasti kesulitan untuk mendekatinya". Saran Grace.
"Baik. Aku akan pikirkan nanti".
Dave merasa senang. Akhirnya dia bisa menemukan orang yang membebaskan Shawn. Wajah Zevanya sangat mirip dengan gadis yang menghancurkan Markasnya. Dave akan membuat perhitungan dengan gadis itu. Dia sudah berani merusak Markas dan membunuh para anak buah nya.
Dave William, adalah pria keturunan Amerika-China usianya 30 tahun. Dia seorang dosen dan juga pengusahaan. Dibalik itu semua ada banyak dendam yang ingin dia balaskan. Kedua orangtuanya meninggal dalam kecelakaan pesawat sepuluh tahun yang lalu. Dia hanya hidup bersama dengan adik semata wayangnya.
Dave William, adalah pria yang juga memiliki ambisi. Dia mendirikan beberapa perusahaan senjata yang bekerja sama dengan para Mafia lainnya. Sejak kematian kedua orangtuanya, dia yang mengurus sang adik. Dave menyanyangi adiknya dengan tulus. Karena sang adik adalah orang yang dia miliki satu-satunya.
Bersambung.......
LoveUsomuch ❤️
__ADS_1