Antara Dokter & Mafia

Antara Dokter & Mafia
Bab 16


__ADS_3

Pagi menyising tiba, Fitri terbangun dari tidurnya


"hoammmm". Sambil duduk dan menguap. Dengan mengumpulkan segenap nyawanya Fitri melipat kedua tangannya sambil menundukkan kepala mengucap syukur atas nafas hidup yang masih Tuhan percayakan padanya


"Terima kasih Tuhan aku masih bisa bangun". Ucap Fitri sambil mengusap wajahnya dengan tangan lembutnya

__ADS_1


Dia tersadar bahwa ini bukan kamarnya


"Aku dimana?". Gumamnya memperhatikan seisi ruang kamar yang berbeda dari kamarnya. Kamar mewah itu dominasi dengan warna pekat, hampir seluruh ruangan berwarna hitam, hanya atasnya saja yang dinuasa putih cerah


"Ini rumah siapa?". Gumam Fitri lagi sambil turun dari ranjang tempat tidur

__ADS_1


Akhirnya Fitri memutuskan untuk membersihkan kamar dan menysusun rapi selimut dan bantal yang ia kenakan tidur tadi. Fitri bergegas kekamar mandi. Mandi seadanya


"Aku kan tidak bawa baju". Dia baru sadar jika dia sedang tidak berada diapartementnya


"Sudahlah aku pakai baju ini lagi". Ucapnya sendiri sambil memasang bajunya. Dia belum sadar bahwa sekarang dia sedang berada dikamar Tuannya

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2