
--- Sementara itu, Veskal ---
*Dum...!*
...
"Entah kenapa seluruh tempat ini bergetar sekarang. Jangan bilang kalau Oberon ingin merobohkan seluruh terowongan ini?!" Collin yang panik berkomentar
"Tenang saja, tuanku. Jika kamu percaya dengan Vainzel, dia tidak akan melakukan hal sembrono seperti itu"
Veskal menengok ke belakang untuk memastikan keadaan, yang ternyata cukup sunyi dan terasa aman
"Rupanya, mereka lebih fokus mengejar Verdea dibandingkan kita. Mereka bahkan tidak tahu kita berniat apa"
Dia pun melihat benih yang diserahkan oleh Verdea. Setiap benih yang sudah dia pisahkan dengan baik, Veskal hanya perlu menggunakannya sesuai fungsinya
'Pastikan kamu meletakkan ini di tempat yang kami beritahu, keluar, dan beritahu Vainzel untuk mengeksekusi bagian terakhirnya', begitu yang dia katakan
Verdea sudah memprediksi kalau Veskal bisa keluar dengan aman, dimana dia justru akan terjebak karena dikejar oleh pasukan musuh
Hanya meletakkan benih ini di tempat yang diberitahukan, itu mudah saja bukan?
"Tuan Collin. Tidak masalah jika kamu turun dan berjalan saja di sampingku?"
"Oh? Em... Baiklah"
"... Apa yang kamu lakukan, menutup sebelah mata seperti itu?"
Collin terdiam, dengan wajah yang mulai memucat
"... Kalian tidak akan marah bukan?"
"... Memangnya kenapa?"
...
...
Veskal panik, dan sekali lagi memaksa Collin untuk berbicara dengan menatapnya tajam
"... Aku diam-diam menanam sihir pengawas di tubuh kalian semua, ketika aku menyentuh punggung kalian..."
...
"Tuan pangeran..."
"Jangan tatap aku dengan mata menyeramkan itu! Aku hanya penasaran dengan apa yang akan kalian lakukan!!"
Pembelaan yang lemah
Masalahnya bukan karena dia melakukan hal itu tanpa izin. Tetapi, karena sihir pengawas akan tetap menempel di tempat dia dipasangkan sampai perapalnya memutuskan untuk memusnahkan sihir itu
Dan satu hal lagi, Collin sendiri sedang diawasi oleh Yael sekarang. Sejauh yang Veskal tahu, Yael memiliki kemampuan untuk melihat apa yang targetnya lihat
"Tapi tunggu dulu. Bagaimana caranya kamu menempelkan sihir itu tanpa sepengetahuan kami?" Veskal bertanya penasaran, selagi menurunkan Collin dari punggungnya dengan perlahan
"Em... Itu karena aku tidak terlalu menguatkan Mana ku saat menempelkan sihir itu" Collin menjawab
"Aku baru tahu kamu bisa melakukan hal itu kepada sihir pengawas?"
"Habisnya, aku belajar sihir ini dari Yael"
'Ah, wajar saja', Veskal berkata dalam hati
Tapi, ada satu hal yang bisa dimanfaatkan dari hal itu untuk sementara ini
"Kamu bisa mengawasi keadaan semua orang secara langsung" Veskal bergumam
Dia sontak mengangkat kepalanya, membuat Collin kaget setengah mati
"K- Kenapa?" Collin bertanya takut
"Tuan Collin, aku punya satu permintaan! Awasi Vainzel dan beritahu dia keadaan semua orang yang masih berada di area bawah tanah ini!" Veskal berseru
Collin langsung mendapati ide Veskal itu, dan mengangguk paham dengan mantap
"Benar juga. Aku akan bisa berbicara dengannya, tapi tunggu sebentar karena aku harus menguatkan koneksi terlebih dahulu" Collin berkata dengan wajah antusias
"Baiklah. Kita lakukan selagi berlari. Aku akan menuntunmu" Veskal berkata
__ADS_1
Dia meraih lengan Collin, selagi dia berlari di depan untuk menuntun Collin agar tidak terjatuh atau menabrak dinding
"Ah, sepertinya dia sudah berada di luar. Dan dia- Hah?! Dia sedang bertarung!!"
Veskal memahami situasi itu, dan dia terus berjalan selagi terus mendengarkan Collin berbicara
Dia harus mengawasi segala hal dengan baik. Informasi medan tempur sekecil apapun akan sangat berguna untuk situasi kami sekarang ini
Dia terus mendengarkan Collin, selagi terus berlari dan membaca peta yang ada di tangannya
......................
--- Di atas tanah ---
Huff...
Huff...
...
Orang ini bahkan belum berubah menjadi wujud raksasanya, tetapi dia terasa sangat kuat secara fisik
Kami bertukar pukulan sejak tadi. Bahkan ketika aku sudah memukul bagian vital tubuhnya, dia masih menolak untuk roboh. Pertahanannya juga sangat kokoh, hingga mengingatkan diriku betapa sakitnya aku menghantam sayapnya disaat itu
Darwin itu sekeras batu sekarang ini. Tetapi jika dia berubah, dia akan menjadi sekeras besi
Dia bisa setara denganku dalam jangka waktu panjang jika seperti ini. Tidak membahas kemampuan regenerasi kami berdua, walaupun milikku lebih kuat sementara kemampuannya membuat dia tidak bisa mati dengan cara terbelah saja
Dia bahkan tidak peduli lagi untuk istirahat, walaupun tubuhnya sudah penuh dengan darahnya sekarang ini
Dan mereka datang lagi-!
...
Semua pasukan vampir itu tidak ada yang mengganggu kami. Hanya para manusia abnormal saja yang ada disini dan mencoba melumpuhkan diriku
Itu sebabnya aku tidak bisa bergerak maju sembarangan sekarang ini, walaupun Darwin sedang berada dalam kondisi kritis dan sedang beregenerasi
Satu langkah yang salah, aku mungkin akan dibuat menyesal oleh para pasukan abnormal itu
*Dor! Dor!*
Tapi inti dari terbentuknya pasukan itu adalah melindungi Ordelia. Selama dia tidak tertangkap, mereka akan baik-baik saja
Aku sangat mengharapkan hal itu
...
Tch! Kami terpojok...!
Jika seperti ini terus, kami...
...
Tolong lebih cepat, Verdea, Veskal
Jika kalian tidak bisa, kami terpaksa berharap matahari bisa datang lebih cepat
...
"VAINZEL!!"
!!!
Suara siapa itu?
Aku menoleh ke segala arah untuk mencari siapa yang memanggilku, tetapi tidak siapapun bisa kutemukan di setiap sudut area lapangan istana ini
Tapi, tunggu. Suara itu terdengar sangat jelas, jadi tidak mungkin mereka berada di pojok bangunan yang bisa dibilang jauh itu
Apa suara itu bersembunyi di balik batu taman ini atau semacamnya?
"Vainzel! Dengarkan aku! Ini Collin!"
!!?
"Pangeran Collin?? Dari mana kamu bicara??"
Mendengar perkataanku, Darwin terbelalak karena kesal. "Bocah sialan itu...!!", dia bergumam dengan gigi yang menggertak
__ADS_1
"Kami masih berada di bawah tanah. Aku sedang bicara menggunakan kemampuan sihir pengawas yang tertempel di punggungmu sekarang"
...
"Kamu dimana bicara menggunakan apa yang tertempel dimana?!!"
Sejak kapan dan bagaimana dia bisa melakukan hal itu? Aku bahkan sampai tidak menyadari keberadaan Mana-nya di dekatku
Tapi
"Kesampingkan itu, kenapa kamu berbicara denganku seka-"
!!!
*Btoom!!*
Tch! Mereka mulai menyerang lagi ketika aku sedang sibuk berbicara!
Dan orang itu sudah sembuh sepenuhnya rupanya...
"Oberon?! Kamu tidak apa?!" Collin yang terdengar panik bertanya
"Tidak apa! Jelaskan saja semua hal selagi aku memusnahkan semua orang disini"
Merepotkan. Timing-nya sama sekali tidak tepat. Setidaknya aku harus bisa melumpuhkan Darwin lagi agar aku bisa berbicara dengan tenang
Collin menjelaskan semua hal. Mulai dari sejak kapan dia menempelkan sihir itu di tubuhku, hingga situasi mereka sekarang ini yang membuatku tidak perlu terlalu khawatir
Dia juga berkata kalau dia sedang berkomunikasi dengan Verdea sekarang. Jadi, aku dan Verdea bisa disambungkan melalui Collin
"Seperti itulah! Kamu tidak apa bukan?!" Collin bertanya setelah penjelasan panjang itu
"Tidak apa! Tidak ada dari mereka yang bisa mengenaiku! Lemah bukan??"
"Syukurlah kalau begitu. Bertahan lima menit lagi, Oberon! Verdea meminta hal itu!"
"Baik"
5 menit hm? Baiklah
"Lalu setelah itu, dia ingin kamu segera menggunakan sihir itu"
Hah??
"Apa yang Verdea maksudkan dengan hal itu?! Jika dia belum keluar seperti rencana-!"
"Dia berkata, 'Jangan banyak bicara dan lakukan saja!', seperti itu"
...
Dia sungguh berkata kalau aku dan Ordelia harus melakukan ini berdua saja?
...
Tidak masalah. Aku hanya akan berharap pembatas itu mampu menahan penggunaan Mana kami
Benih-benih itu harus bekerja. Mereka lah yang akan memastikan Ordelia tidak memaksa penggunaan Mana-nya. Itu sebabnya aku meminta Verdea dan Veskal untuk menanam mereka di tempat tertentu, dan teman-temanku yang lain agar menebarnya ke seluruh area istana giok
Jika kami tidak memiliki pembatas itu, sihir ini akan terus membesar hingga Mana kami terkuras. Hal itulah yang tidak kuinginkan
"Baiklah. Beritahu aku ketika dia sudah menanam benih itu"
"Dimengerti. Aku dan Veskal juga sudah menanamnya di tempat yang kamu minta
Jaga dirimu Oberon! 5 menit!"
...
Sekarang-!
Hup!!
Setelah melakukan lompatan yang cukup tinggi itu, aku mengambil langkah mundur untuk memberi jarak antara diriku dan musuhku. Tidak lupa, aku menahan kaki mereka menggunakan akar tanaman agar mereka tidak mengacaukannya untuk sementara
Jarak sudah aman, sekarang waktunya memasang kuda-kuda lagi
"Jadi, siapa yang ingin merasakannya duluan kali ini?"
5 menit lagi. Aku akan bertahan semampuku, dan berharap yang lainnya juga begitu
__ADS_1
Setelah itu, aku akan berteriak sekeras mungkin agar Ordelia bisa mendengarkan tandanya