Book Of Flowers

Book Of Flowers
Aula Acara


__ADS_3

--- Beberapa saat kemudian, Kastil Rose ---


"Akhirnya kalian tiba. Seluruh keluarga Hortensia sedang mencari kalian sekarang ini"


Karena satu dan lain hal, kami harus membersihkan pakaian terlebih dahulu


Tapi aku yang paling parah. Berkat mereka yang menindihku satu-persatu tadi, aku harus mengganti pakaian ke setelan biasa milikku sebab pakaian yang diberikan Rosalia dipenuhi oleh tanah


Veskal hanya beruntung dia harus mengganti atasannya yang sama saja berwarna putih dengan yang diberikan Rosalia. Sementara Verdea mau tidak mau harus membersihkan debu yang menempel di bajunya secepat mungkin


Aku dan Remina harus melakukan sedikit sihir untuk membantunya. Jika kami tidak melakukannya, dia akan datang kemari dengan baju kusut dan lusuh


"Maaf kami datang terlambat" Aku berkata kepada pelayan yang menunggu kami


"Tidak apa. Kalian bukan yang terakhir datang"


Sungguh? Itu kabar bagus


Aku khawatir kami akan datang terlambat lagi karena banyaknya orang yang bersama dengan kami, jadi mendengar kalau kami tidak terlalu terlambat adalah hal yang menggembirakan


"Jika aku boleh bertanya, siapa saja yang sudah datang ke pesta ini?" Aku bertanya kepada pelayan itu


...


Kami sudah mendapatkan informasinya. Dan dengan itu juga, aku mendapatkan sedikit hal yang belum kuketahui tentang bagaimana Rosalia bisa mengumpulkan banyak orang dalam satu waktu


Jawabannya adalah dengan memisahkan jadwal untuk masing-masing kelompok. Jadi singkatnya, para bangsawan yang hadir di hari ini tidak termasuk bangsawan kerajaan ini


Ya. Yang hadir di hari ini adalah para keluarga raja dari negeri luar dan keluarga bangsawan yang mereka bawa


Dan yang sudah hadir sekarang ini hanya ada 5 keluarga


Keluarga Orion, Keluarga Gong, Keluarga Bestia, Keluarga Grandier dari Crux, dan Keluarga Artemis dari Orion


Tidak disangka hanya sebanyak ini. Kebanyakkan dari mereka bahkan merupakan sekutu kami


Setidaknya aku bisa menyelesaikan urusanku dengan kedua kerajaan itu terlebih dahulu, daripada disaat ruangan ini akan mulai ramai


"Sambutan! Kerajaan Miralius telah tiba di dalam aula!"


...


Itu pertama kalinya aku mendengar ada penyambut di sekitarku. Suaranya keras sekali hingga membuatku tersentak


Tampil tenang, Vainzel. Tampil tenang...


Ah, dan lihat siapa yang datang kemari


"Oberon, kamu sudah tiba!" Julius datang menyambutku


Kedua raja yang lain juga ikut mendekat, meninggalkan kerumunan keluarga mereka. Entah kenapa mereka langsung seperti itu ketika melihatku sudah tiba


"Selamat hari Festival Bunga. Semoga hidupmu sehat selalu, Oberon"


"Untukmu juga, yang mulia Gong. Yang mulia Bestia. Yang mulia Orion"


2 Keluarga lainnya terlihat enggan menghampiri kami, tetapi salah satu dari anggota keluarga Artemis datang ke hadapanku


Penampilan mereka sangat mencolok dengan ciri khas rambut perak, jadi aku tahu kalau wanita yang bersama Julius ini adalah seorang anggota keluarga Artemis


"Salam Oberon. Selamat Festival Bunga dan semoga kebaikan menyertaimu"


Hmmm...


Tunggu. Dia... Pernah kukenal...


Siapa ya...?


Apa aku pernah melihat dia di Orion sebelumnya?


Tidak, tidak. Aku ingat dia ketika dia lebih... Kecil

__ADS_1


Kecil...


...


"... Maaf jika aku bertanya seperti ini tapi...


Apa kamu pernah diculik oleh seorang perempuan yang berteriak kalau dia adalah ibumu dulu?"


Ya...! Aku kenal wajahnya!


Dia anak itu. Namanya...


"Ya! Namaku Alorry Orion! Sungguh terhormat Oberon bisa mengingat diriku yang dulu!"


Alorry Orion atau yang sebelumnya dikenal sebagai Alorry Artemis. Itu artinya, dia juga adalah istri dari Julius


Aku tidak sangka kalau anak yang kuselamatkan dulu hanya karena kebetulan, sekarang menjadi ratu dari sebuah kerajaan adidaya


Keluarga Artemis adalah keluarga terpercaya milik Orion, sama seperti Grandier untuk Crux. Prestasi mereka sangatlah banyak dalam hal militer, dan cara mereka memainkan panah adalah sesuatu yang berada diluar dunia ini


Dan karena pentingnya keluarga itu bagi Orion, anak tertua perempuan dari keluarga mereka akan dinikahkan kepada pangeran mahkota keluarga Orion. Hal itu sudah menjadi adat bagi mereka, hingga saat ini


Tapi dari yang kulihat, walaupun pernikahan mereka disebabkan oleh politik, mereka terlihat serasi dengan satu sama lain


"Aku pernah bercerita kalau dia menyelamatkanku dulu bukan? Dan sekarang aku bertemu langsung berhadapan dengannya!" Dia berkata, menggandeng tangan Julius


Suaminya itu hanya diam selagi mengusap kepalanya sendiri


...


Julius sepertinya lemah menangani wanita. Mungkin juga karena dia benar-benar menyukai istrinya ini


Mengingatkanku kepada diriku sendiri saja...


"Julius... Aku bisa menemui idolaku lagi..."


Dan istrinya ini mengingatkanku kepada Ordelia. Entah kenapa mereka persis seperti kami berdua, tetapi sudah menikah


Berhenti menatapku dengan cemberut seperti itu Ordelia...


...


Tidak seperti keluarga Artemis lainnya yang sibuk dengan hal mereka masing-masing, orang-orang itu terlihat sedang membicarakan kami selagi melirik kemari


Mengalihkan matamu seperti itu tidak akan menipuku, Yuriel Grandier


Mereka juga sama sekali tidak menyembunyikan niatan mereka untuk memusuhi kami. Mungkin karena apa yang terjadi di sidang kemarin, mereka jadi punya alasan yang jelas untuk tidak menyukai kami semua


Tidak membahas soal penculikan itu


"Benar. Tuan Yuriel terlihat sangat waspada kepada kalian, mungkin karena kejadian kemarin" Julius berbisik


Ah ya, aku hampir lupa. Seharusnya aku berbicara dengan cara setengah berbisik di tempat seperti ini


"Oberon, Verdea"


Hm?


Aku menoleh dan menemukan Remina terlihat ingin kami mendengarkannya. Kami pun mendekatkan telinga kami untuk mengetahui apa yang mengganggunya


"Boleh aku ganti baju sebentar? Lengan pakaianku sedikit basah karena menggunakan sihir tadi" Remina berujar kepada kami


"Hah?? Bagaimana kamu bisa baru sadar?" Verdea berkomentar, menahan suaranya


"Lupakan itu! Salah siapa juga yang sudah membuatku harus membersihkan bajunya?"


Verdea terlihat ingin menggerang, tetapi aku langsung menahannya dan menoleh kembali kearah Remina


"Ordelia akan membantumu. Hati-hati di dalam kastil ini selagi mengganti bajumu" Aku memperingatkan


Remina mengangguk, kemudian meminta Ordelia untuk ikut dan menjaganya selagi menyiapkan baju ganti

__ADS_1


...


Sebenarnya aku tahu apa yang dimaksudkan oleh Remina. Tapi aku akan simpan rahasia itu selama beberapa saat terlebih dahulu


"Ada apa dengan gadis kecil itu, Oberon?" Alorry bertanya


"Tidak apa. Seseorang mengotori bajunya hingga si gadis harus membantu membersihkan"


Verdea melirik kearahku dengan wajah gusar, selagi aku hanya tersenyum mengejek kearahnya


Julius dan Alorry hanya tertawa kecil melihati kami


"Kalian memang teman yang baik" Julius berkomentar


"Bagaimana kamu bisa tahu, yang mulia? Dia selalu mengejekku" Verdea berujar


"Aku bisa tahu justru karena itu. Jika kalian tidak cukup dekat, kalian tidak akan berani mencela satu sama lain" Julius berkata lagi


"Seperti kami" Alorry menambahkan, selagi menjulurkan lidahnya kearah Julius


Veskal yang mendengar kedua orang itu langsung menertawakan kami dari belakang, walaupun dia mencoba menahannya. Kami melirik kearah anak itu untuk membuat dia berhenti, tetapi dia masih tidak mau


"... Si bau badan ini mengejek kita, Vain" Verdea berbisik, walaupun dia sengaja membuat Veskal mendengarnya


"Benar. Aku yakin dia menutup mulutnya itu karena dia belum sikat gigi" Aku ikut menambahkan


"Aku sudah mandi! Kalian bisa mencium aroma badanku-!"


"Tidak terima kasih" Aku memotongnya, membuat tanda silang dengan tanganku dan mundur satu langkah


"Paling baunya akan membuat kami pusing" Verdea juga mengikuti


Aku dan Verdea kemudian mengadu tinju kami tanda persekutuan melawan Veskal


Veskal langsung terlihat ingin meledak


"Kalian beruntung kita tidak seharusnya berisik di tempat ini...!!!" Dia berkata, menahan dirinya sekuat tenaga


Teman-temanku pun langsung menertawakannya, membuat dia terlihat bingung selagi menyuruh mereka semua diam satu-persatu


Julius, Zen, Lev dan Alorry juga ikut tertawa, bahkan hingga Lev tidak sengaja tertawa keras untuk sesaat sehingga dia tidak sadar meraung layaknya seekor singa. Suara kami pun membuat seluruh ruangan tertarik perhatiannya kearah kami, selagi kami masih membuat Veskal semakin memerah


"Baiklah, sudah. Lihat saja warna wajahnya yang merah. Kita ampuni saja hari ini" Aku berkata


Veskal membuang wajahnya, membuat Verdea justru semakin terkikik geli


"Sambutan! Keluarga Crux telah memasuki area aula!"


"Sambutan! Keluarga Borneus dan keluarga besar Xiang telah memasuki area aula!!"


Ah-?


Sepertinya mereka semua sudah mulai berdatangan...


"Maaf. Tapi sepertinya hanya ini saja candaan yang bisa kami lontarkan untuk hari ini" Aku berkata kepada tamu yang berkumpul dengan kami


Mereka berempat terlihat sedikit kecewa, namun paham dengan apa yang kukatakan


Aku juga tidak sempat membahas apapun dengan Gong dan Xiang. Kalau begitu aku harus menggunakan cara lain terlebih dahulu


"Kamu bilang aku ini candaan atau semacamnya hm?" Veskal berkata di dekat telingaku


Aku dan Verdea hanya tertawa kecil, selagi wajah Veskal terlihat mulai berlipat. Dia sekali lagi membuang wajahnya karena kesal


"Baiklah. Selamat Festival Bunga untuk kalian semua. Semoga kita bertemu lagi secepatnya"


"Kami juga berharap seperti itu, Oberon. Selamat Festival Bunga"


Mereka semua meninggalkan kami satu-persatu, selagi ruangan ini terus dipenuhi oleh suara-suara penyambut dan langkah kaki para tamu yang mulai ramai memasuki tempat ini


Sekarang kami harus mulai berhati-hati kepada siapa kami berbicara. Semoga mereka tidak macam-macam dengan salah satu dari kami

__ADS_1


Remina juga agak lama


Pesta dansanya akan dimulai loh...


__ADS_2