
--- Keesokan Harinya ---
Tidak ada yang spesial terjadi, selain kami yang harus datang untuk menghadiri pesta dansa kedua di kastil Rose. Sesuatu yang membuatku tidak bergairah dan ingin segera pulang
Verdea juga bisa membaca ruangan dengan cermat, memastikan kalau kami pulang lebih awal dengan alasan 'Lelah'
Yah, setidaknya dia tidak sepenuhnya berbohong. Kami memang lelah secara mental akibat lidah tajam milik orang-orang itu
Frank juga harus kuteleportasi pergi menuju kota Calendula, kembali ke rumahnya. Verdea juga ikut dengan kakeknya itu, selagi kami menghampiri kuburan Marianne dengan sebuket bunga dan jimat penyamaran berupa gelang di tangan masing-masing
"Hah... Akhirnya kembali ke rumah..."
Dan waktu masih menandakan sore...
Sepertinya memang belum waktu istirahat
"Dasar. Setiap hari kamu cuma belajar, Veri" Veskal berkomentar, melihat Verdea yang masih sibuk membaca materi milikku walaupun sedang berbaring
"Besok mereka semua akan datang. Bahkan yang lainnya sedang bersiap-siap sekarang bukan?" Verdea membalas
"Dan jika aku boleh bilang kepadamu Verdea, semua tamu milikmu itu akan terhibur dengan undangan ini nanti" Alf menyela
"Sungguh? Kalau begitu bagus. Sedikit tidak perlu merasa bimbang"
Ayahanda. Kamu hanya mengatakan setengah dari ramalanmu itu lagi bukan...?
Kebiasaan buruk Ayahanda. Mengetahui betapa ambigu ramalan miliknya itu, cara bicaranya juga sengaja dia buat ambigu
"Omong-omong, apa kamu sudah bicara kepada Cyth dan teman-temannya, Veskal?"
Aku sadar sejak tadi kalau mereka tidak banyak perkembangan. Hanya Cyth dan Erin saja yang bersikap aktif seperti biasa, sementara yang lainnya selalu terlihat lesu akhir-akhir ini
Dan dilihat dari Veskal...
Sepertinya dia lupa untuk berbicara dengan mereka...
"Aku mencoba mencari kesempatan oke? Tapi mereka selalu saja memasang wajah seakan tidak ingin diganggu"
Sudah kuduga...
"Kalau begitu, sampai kapan menurutmu mereka akan berhenti memasang wajah itu?"
Veskal menelan ludahnya tidak berani menjawab pertanyaanku. Dia sudah tahu kalau jawabannya adalah tidak akan pernah, setidaknya sampai mereka semua sepaham. Dan dialah orang yang harus menjadi penengah untuk membuat mereka semua sepaham
"Nanti saja kalau begitu. Suruh mereka untuk makan diatas meja makan duluan nanti, dan aku akan duduk bersama mereka" Veskal pun memberi ide
Sementara itu di sudut ruangan, Remina terlihat senang dan ingin bergembira salah satu orang yang mengganggu tidak akan makan di waktu yang sama dengannya
"Baiklah. Tapi kamu sudah tahu harus apa?"
...
...
...
Anak ini...
......................
--- Beberapa jam kemudian, di waktu makan malam ---
"Jadi, kenapa kita makan duluan kali ini?" Yu bertanya kepada Cyth
"Entahlah. Vainzel bilang dia sedang ingin berdiskusi dengan Verdea dan yang lainnya. Kalian tahu kalau mereka suka sibuk akhir-akhir ini bukan?" Cyth menjawab
Hampir semua temannya tidak menunjukkan reaksi apapun dan hanya berjalan dengan teratur ke ruang makan. Cyth pun hanya bisa menghela napasnya selagi melirik kearah Erin yang sama-sama tidak tahu harus apa
"Tuan Cyth. Silahkan masuk"
"Aiya...! Sudah kubilang tidak perlu memanggilku tuan bukan? Rasanya tidak e-
--- tis..."
"Yoho!"
Baru saja pintu itu dibukakan untuk mereka, Cyth sedikit terkejut dengan kehadiran 3 orang selain anggota krunya diatas meja makan itu
Veskal, Eleanor dan Albert, duduk dengan tenang disana tanpa terlihat terganggu dengan kehadiran 9 orang yang baru datang itu
"Aku pikir hanya kita saja yang akan makan pertama..." Lock berkata
"Aku kebetulan sangat lapar. Dan juga, Remina mengusirku karena perutku berbunyi ketika di sampingnya tadi" Veskal menjawab
"Bocah kecil itu memang sangat pengatur. Seandainya dia sedang berinteraksi dengan orang selain kita, aku yakin dia akan langsung ditampar oleh mereka ketika dia bersikap lancang seperti itu" Erin berkata
"Yah, kamu tidak salah. Tapi, dia meniru seseorang, dan kalian tahu siapa orangnya"
Mereka semua mengangguk, bahkan para pelayan Verdea juga
Siapa lagi kalau bukan aku?
Veskal kemudian mempersilakan mereka semua untuk duduk selagi para pelayan menyediakan makanan mereka masing-masing
"Bagaimana dengan hari kalian? Aku soalnya sering melihat kalian murung entah kenapa?" Veskal mulai basa-basi
"Yah, begitulah..." Cyth menjawab singkat, melirik kearah teman-temannya satu-persatu. "Kami sedang bimbang harus apa ke depannya, setelah semua urusan kami dengan Walter sudah selesai" Dia menambahkan
__ADS_1
Hal itu pun mengundang helaan napas keluh dari semua temannya
"Aku dengar kalian bajak laut bukan? Lalu kenapa tidak mencoba kembali berlayar?"
Eleanor dan Veskal langsung menepuk wajah Albert agar dia tidak perlu bicara lagi
"Tidak perlu terlalu bimbang. Jalan akan selalu terbuka kepada orang yang membutuhkan" Eleanor mengalihkan pembicaraan
"Betul, betul! Sama seperti seluruh kerajaan yang sudah mulai membaik sekarang" Veskal mengikuti
...
"Kalian bicara apa coba?" Erin bertanya, diikuti anggukan dari Cyth
Mereka berdua pun tertunduk di kursi mereka masing-masing, menyadari kalau mereka hanya membuat semua orang bingung disaat itu
Situasi juga menjadi canggung ketika yang terdengar hanyalah suara pisau dan garpu yang beradu dengan piring selagi membelah daging diatasnya. Mereka mau tidak mau harus mencari cara keluar dari keheningan itu
...
...
"... Aku akan jujur saja langsung. Sebenarnya...
Kalian berniat untuk bubar bukan...?"
Semua anggota kru Black Hunt langsung tersentak dengan perkataan langsung dari Veskal
"Dari mana kamu mendengar hal itu? Kami tidak-!"
"Tidak perlu berbohong Cyth. Vainzel dan Verdea sudah menyadarinya lebih cepat daripada yang kalian bisa perkirakan" Veskal memotong
...
Semua kepala mereka pun mulai tertunduk, dengan mata yang tidak berani mengarah ke siapapun dan beberapa bahkan terpejam
Situasi itu pun membuat Eleanor dan Albert ikut berhenti makan, untuk memastikan keadaan membaik terlebih dahulu
Salah satu dari mereka pun menghela napas, yang ternyata adalah Yu. Dia mengatur kembali posisi duduknya, selagi memainkan pisau yang dia pegang diatas daging di piringnya
"Kami hanya... Sudah tidak memiliki tujuan lagi, Veskal" Erin berucap. "Walter sudah tiada. Satu-satunya alasan mengapa kami masih bisa bertahan selama ini juga mati bersamanya. Dan yang tertinggal hanyalah rasa penyesalan karena kami tidak mampu melihat cerita ini dari sisinya"
Yu mengangguk, selagi yang lainnya mulai memalingkan wajah dari Erin
"Tapi, tidak pernah kusangka aku akan merasakan kekosongan ini...!" Farlan berseru, sembari meregangkan badannya. "Saat aku masuk ke kru ini, semua hal terasa menyenangkan. Tapi sekarang..."
"Sekarang kami tidak merasakan hal yang sama lagi" Gaspal meneruskan
...
"Sungguh nak. Ketika Broke berkata dia ingin beristirahat di hari itu, aku merasa kalau perkataannya itu bodoh. Aku ingin menghujatnya karena sudah berani mengatakan sesuatu kondisi dimana dia akan berhenti menjadi seorang pelaut dan pulang kembali ke daratan
"Aku sejujurnya juga begitu. Mungkin... Tinggal di daratan lagi tidak ada buruknya" Lock mengikuti
"... Itulah apa yang mereka pikirkan saat ini, Veskal. Itu sebabnya aku tidak tahu harus apa untuk meyakinkan mereka tanpa memaksa" Cyth pun mengakhiri, selagi menunduk ke bawah. "Sebuah kapal harus tetap berlayar. Tapi, menurutku ada waktunya juga untuk kapal itu bersandar di pelabuhan dan harus diperbaiki. Bahkan kadang mereka hancur dan dinyatakan tak bisa berlayar lagi" Dia menambahkan
...
...
"Kamu betul. Tapi...
Itu bukan berarti kamu tidak bisa memiliki kapal baru" Veskal berkata
Erin menghela napasnya mendengarkan hal itu. "Dengar, Veskal. Kapten sudah mencoba menggunakan saran itu, tetapi semua orang ini masih tidak bisa diyakinkan seperti yang kamu lihat sekarang ini" Dia berujar
"... Mungkin memang tidak terdengar meyakinkan. Ibarat kapal baru, kita harus membelinya dengan harga mahal. Dan jika harus dibangun dengan tangan sendiri, hasilnya mungkin tidak memuaskan atau akan memakan waktu yang sangat lama
Tapi itu memberi kalian tujuan yang sama lagi. Yaitu membentuk sesuatu yang baru untuk tetap memperkuat dan mempertahankan hubungan kalian"
Semua orang tersentak mendengarkan perkataan Veskal itu, selagi dia hanya dengan santai menyuap daging ke mulutnya
"Kalian mungkin akan menabung bersama untuk membeli 'kapal baru' itu. Dan jika tidak dengan cara itu, kalian pasti akan bekerjasama untuk membentuk 'kapal baru' itu
Apa perumpamaan itu sudah cukup bagus untuk memberimu ide, Kapten?" Veskal menambahkan
Senyumannya itu pun menular kepada Cyth dan Erin, ketika mereka sudah mendapati ide miliknya
Tatapan mereka pun berkeliling kearah semua orang. Disana lah mereka berdua pun tahu kalau mereka semua sudah sepaham dengan Veskal
"Tapi...? Bagaimana caranya kami melakukan itu? Apa yang harus kami bentuk untuk mempertahankan hubungan kami?" Cyth bertanya
"Kalau itu...
Aku belum tahu jawabannya..."
...
...
Cyth dan Erin pun kembali lesu ketika sadar mereka harus memikirkan tahap selanjutnya dengan sendiri
Tapi...
"Aku punya usulan"
Mereka semua mengangkat kepala mereka, ketika mendengar Eleanor mulai berucap selagi membersihkan mulutnya dengan sapu tangan
__ADS_1
Senyum Eleanor mulai terlihat dari balik sapu tangannya itu, selagi dia menelaah setiap anggota kru Black Hunt satu-persatu
"Mungkin akan sangat baik kalau kalian mencoba untuk berdagang antar negara di Vitario" Dia pun berucap
Veskal langsung mendapatkan pencerahan dari maksud perkataan Eleanor
"Benar...! Dengan begitu, mereka juga akan bekerja tidak jauh dari laut, sama seperti biasanya!
Ide bagus, Nyonya Eleanor!" Veskal berseru
"Ayolah, ini hanya saran untuk membantu rekan ku saja. Dan juga, aku ingin mendapatkan sedikit keuntungan dengan menjadi pelanggan pertama kalian"
Cyth tertawa kecil menanggapi Eleanor, dan sekali lagi terlihat berpikir namun dengan mata berbinar
Dia pun menoleh kearah yang lain untuk meyakinkan mereka, tetapi dia langsung mengundurkan diri ketika semua orang terlihat lesu
"Bekerja hm...?"
"Terdengar merepotkan..."
"Lebih baik kita mencuri saja dari para bangsawan. Untungnya juga lebih banyak..."
Veskal dan Cyth pun tertawa canggung melihat mereka semua terlihat tidak antusias, bahkan Erin
"Tapi, setidaknya kalian bisa memperbaharui dan mempertahankan nama Black Hunt juga dengan itu bukan?" Veskal berucap
"... Memperbaharui?" Erin bertanya balik
"Kalian bisa melakukan pekerjaan yang lebih normal menggunakan nama yang sama. Dan juga, jika kalian cukup sukses nanti, orang-orang pasti akan datang untuk menawarkan diri dalam pekerjaan bukan?
Artinya kalian akan untung dari segala sisi. Kalian bisa mendapatkan uang, hubungan kalian akan tetap terjalin, dan nama Black Hunt akan terus bertahan. Kalian harus mencobanya!"
Erin tersentak mendengar perkataan Veskal, kemudian mulai terpendam dalam pemikirannya
...
"... Ya Tuhan, kamu benar sekali... Hal ini patut dicoba...!
Jika kami tidak menghasilkan apapun juga, tidak ada yang terlalu rugi. Dan juga-!"
"Kita bisa mendapatkan sponsor dari beberapa kerajaan mengingat koneksi kita sekarang ini!" Erin dan Veskal berkata bersama-sama, kemudian mulai tersenyum lebar
Sementara itu, Cyth sibuk menggaruk kepalanya karena tingkah kedua orang yang mengabaikannya itu. Semua orang juga sudah terlihat mulai berdiskusi dengan satu sama lain dan mencoba meyakinkan diri masing-masing untuk mencobanya bersama
Di tengah diskusi mereka, Veskal pun hanya tersenyum selagi melanjutkan makan. Dia menunggu keputusan apa yang akan dibulatkan oleh semua orang dalam perkara
Dan apapun pilihan mereka, Veskal tidak akan membantahnya. Keputusan ada di tangan mereka
"Baiklah! Intinya, kita semua sudah setuju untuk mencobanya!" Cyth pun berseru
"Baguslah jika begitu. Aku yakin yang lain juga akan senang mendengar ini, terutama Vainzel"
"... Kenapa coba dia bakal senang? Padahal kami ini cuma membuat susah saja..."
Veskal tertawa kecil mendengarkan Cyth
"Dia tidak pernah perhitungan kepada temannya. Kamu seharusnya sudah sadar akan hal itu"
Veskal pun melanjutkan makannya, meninggalkan Cyth yang hanya tersenyum canggung selagi menggaruk kepalanya
"Ah! Bagaimana kalau kita dirikan saja layanan kita di kota Lotus? Aku sempat dengar kalau ada bangunan kecil yang kosong disana, cocok untuk tempat awal kita!" Erin pun ikut berseru
"Oh! Bagus, bagus! Lalu Orion juga memberikan kita kapal dan-"
Diskusi itu terus berlanjut, diantara 9 orang yang apinya sudah mulai berkobar kembali. Api semangat untuk terus berlanjut tanpa henti hingga ke masa depan
Veskal, Albert dan Eleanor hanya menikmati pemandangan itu, selagi mereka menghabiskan daging di piring mereka. Tidak ada satupun suara keras yang keluar dari mereka, demi tidak mengganggu kenyamanan diskusi 9 orang yang berada di hadapan mereka
Mereka juga merasa puas dengan keputusan yang sudah diambil. Yang tersisa hanyalah menyebarkan kabarnya kepada yang lain
...
...
...
Sejujurnya, mengirim Veskal adalah keputusan yang tepat. Tidak hanya karena pemahamannya setelah mempelajari seluruh anggota Black Hunt, tetapi karena dia juga bisa merasakan kesamaan dirinya dengan mereka
Seseorang yang kehilangan arahnya ketika masih kecil, dipaksa oleh takdir untuk melakukan pekerjaan kotor yang melumuri tangannya dengan darah
Dan sekarang, anak itu duduk disana, membantu orang lain bahkan mungkin menyelamatkan mereka. Dia sudah menemukan tujuannya kembali, bersama dengan diriku dan Verdea
Matanya selalu berbinar sekarang, sangat berlawanan dengan matanya yang terlihat gelap ketika dia baru kami temui dulu. Orang yang lahir untuk melayani itu, sekarang bisa merasakan kenyamanan dalam kebersamaan
...
Sepertinya memang bukan hanya Verdea saja yang berkembang. Maksudku, Veskal memang sudah cukup besar ketika dia baru kami temui. Tetapi, dia sekarang lebih berbeda dalam bersikap dibandingkan beberapa tahun lalu
Hmph... Ini jadi mendorongku untuk ikut berkembang. Dia mengingatkanku kalau aku belum melakukan terlalu banyak akhir-akhir ini untuk terlihat menonjol dibandingkan kedua sahabatku itu
Bagaimana... Kalau aku mulai besok saja? Mungkin aku harus berkomunikasi sedikit dengan Welt untuk mencari tahu kondisi Miralius sekarang
Dan juga, berbisnis dengan Cyth terdengar cukup bagus. 'Asosiasi Dagang Black Hunt', akan jadi nama yang cukup besar jika mereka bersungguh-sungguh membuatnya berjaya
Aku hanya tersenyum selagi memikirkannya, perlahan menutup pintu yang kubuka sedikit itu hingga tidak ada orang yang bisa mendengarkannya ataupun terganggu
...
__ADS_1
Ah ya. Jika kita bicara soal bisnis...
Besok mungkin akan jadi hari yang bagus, mengingat surat yang sudah kukirimkan kepada raja 3 kerajaan sekutu kami