Book Of Flowers

Book Of Flowers
Tujuh Kaum Vitario


__ADS_3

Puluhan ribu tahun...


Puluhan ribu tahun lamanya para kaum di dunia ini pertama kali dibentuk oleh Tuhan sendiri, yang hidup diatas sebuah dunia bernama Vitario. Sebuah dunia yang hidup dan memperhatikan kehidupan yang ada diatasnya


Para kaum yang terdiri dari Dwarf, Beast, monster, roh, iblis, dan manusia, secara berturut-turut dibuat berdasarkan urutan itu


Awalnya, hanya 5 kaum terkecuali manusia saja yang terbentuk. 5 kaum yang memiliki kekuatan yang sangat luar biasa di dalam bidang tertentu. Mereka diciptakan berpasangan sebagai sebuah awal, dan pada akhirnya terus berkembang, bahkan hingga kini


Dwarf yang diberikan kecerdasan dalam ilmu-ilmu dunia, batu-batuan, tanaman, binatang, dan bintang-bintang. Sebuah kaum pemilik akal sehat yang diciptakan paling awal sebagai penduduk pertama Vitario dahulu. Sebuah kaum yang langsung tahu apa yang mereka harus lakukan untuk terus bertahan hidup di dunia yang masih kosong itu


Lalu Beast muncul. Sebuah kaum yang diberikan kekuatan, sesuatu yang paling dibutuhkan untuk bertahan hidup dengan layak di dunia ini


Tetapi mereka tidak diberikan kecerdasan yang dimiliki oleh kaum Dwarf. Mereka yang bersosok normal layaknya manusia disaat itu, hanya diberikan sebuah kekuatan fisik dan magis yang sangat luar biasa


Hanya saja, karena kekurangan mereka itu, lambat laun semakin berjalannya waktu, mereka tidak ingin susah payah menggunakan sihir. Mereka menganggap kalau kekuatan saja cukup, dan kadang bahkan meremehkan kaum Dwarf karena tidak bisa melakukan apa yang bisa mereka lakukan walaupun dipilih untuk memiliki kecerdasan dan ilmu pengetahuan


Kesombongan itu menimbulkan ketidakpuasan dari Tuhan terhadap kaum Beast, hingga dia pun menciptakan kaum monster. Sebuah kaum yang tidak memiliki akal sehat, bersifat layaknya binatang, namun memiliki wujud yang aneh nan mengerikan. Bahkan perangai mereka saja sama beringasnya dengan tampang mereka


Sebuah kaum yang juga diberikan kekuatan oleh Tuhan. Tuhan ingin memberikan pelajaran kepada kaum Beast, kalau kekuatan saja tidak akan cukup untuk menangani masalah. Sementara itu, kaum Dwarf diberikan semua pengetahuan yang penting dalam menangani para monster itu, hingga mereka bisa secara efisien terus bertahan hidup di dunia. Dan karena itu juga, para Dwarf pun memutuskan, kalau tinggal dibawah tanah adalah hal terbaik yang akan pernah mereka lakukan, selama tidak berada terlalu dalam


Para monster yang pertama kali menginjakkan kakinya di bumi memiliki 6 pemimpin dengan wujud yang berbeda. Namun tidak seperti mereka, keenam pemimpin ini memiliki akal sehat, walaupun sisi brutal mereka juga nyaris tidak bisa ditahan


Seekor rusa raksasa yang tubuhnya seakan ditutupi lumut dan memiliki kekuatan magis yang tidak masuk akal


Seekor naga yang memiliki kekuatan dan kecerdasan terbesar, namun sangat sombong dan memandang semua hal selain dirinya sebagai lemah


Seekor raksasa yang ukurannya bahkan melebihi raksasa di zaman ini dan memiliki empat lengan


Seekor naga laut raksasa berkepala lima yang melarang para Beast untuk kabur dan hidup diatas laut, mengelilingi satu-satunya daratan di masa itu dengan seluruh tubuhnya


Seekor serigala yang membenci apapun yang bergerak, namun hanya akan keluar saat malam hari


Dan terakhir, seekor wanita bertubuh ular yang mampu memikat siapapun selama mereka memiliki nafsu. Monster yang juga senang menculik anak kecil hingga keberadaan mereka sama sekali tidak bisa diketahui orang tua mereka


Para beast pun mendapatkan pelajaran yang diinginkan Tuhan untuk mereka. Mereka terus memohon kepada Tuhan agar mereka tidak lagi mengalami siksaan itu dan setidaknya diberikan sebuah kesempatan baru


Tetapi Tuhan kecewa. Dia sadar, kalau dibalik doa mereka itu, para Beast hanya tidak ingin merasa kalah terhadap sebuah kaum. Kesombongan mereka masih ada disana, dan masih melekat dengan erat


Karena itu, Tuhan pun memberikan sebuah kutukan kepada kaum Beast. Mulai di hari itu, mereka diberikan kekuatan lebih, dan juga secercah pengetahuan. Tetapi, wujud mereka berubah


Mereka berubah hingga terlihat layaknya seekor binatang. Mereka masih tetap orang yang sama, tetapi wujud mereka berubah. Dan untuk mengaktifkan kekuatan baru itu, mereka harus mengalami rasa sakit terlebih dahulu, hingga mereka bertransformasi menjadi wujud yang lebih kuat


Tetapi bahkan wujud baru itu mengambil akal sehat mereka. Mereka mendapatkan semua hal yang diperlukan, tetapi akal sehat akan menjadi bayarannya untuk terus hidup


Tidak. Tuhan sama sekali tidak memutuskan untuk menghapus kaum monster dari Vitario. Mereka tidak membuat kekacauan melebihi batas, bahkan Vitario saja nyaris tidak pernah mengeluh kepadanya


Hanya saja, Tuhan ingin memberikan sebuah hadiah untuk Vitario, karena memiliki kesabaran menangani para makhluk yang hidup diatasnya itu


Dan karena itu, Tuhan pun menciptakan kaum roh. Terdiri dari 6 roh yang mengontrol masing-masing elemen utama. Wujud mereka sangat kecil dibandingkan Vitario disaat itu, hingga mereka bahkan bisa dibandingkan dengan sehelai daun


Tuhan juga memberi pesan, kalau keenam roh itu diciptakan dengan sikap taat kepada perintah. Lebih spesifiknya, perintah milik Vitario. Mereka diciptakan untuk membantu dan memudahkan tugas Vitario dalam memastikan kehidupan diatasnya bisa terus berjalan dengan aman


Vitario pun percaya, kalau keenam roh itu bisa dipercayakan kepada para Dwarf. Karena, mereka juga memiliki pengetahuan yang luas tentang segala hal di Vitario, hingga dianggap bisa menjadi pembimbing yang baik bagi para roh kecil itu


Mereka pun diserahkan kepada kaum Dwarf setelah persetujuan dari Tuhan. Keenam roh kecil itu sangat senang karena bisa bertemu dengan orang-orang baru, bahkan membantu mereka untuk menangani beberapa masalah kaum Dwarf, sekecil apapun itu


Kehidupan mereka sangat menyenangkan selagi mereka juga belajar untuk mengenal kaum lainnya dan ikut membantu mereka. Bahkan kaum monster saja menghormati mereka, dan tidak pernah terlalu kasar kepada mereka berenam


Kaum lainnya menganggap para roh itu sebagai makhluk-makhluk kecil yang sangat berharga. Bukan karena mereka berguna sebagai pelayan dunia, tetapi sebagai makhluk yang rapuh dan mudah pecah. Sebagai makhluk kecil yang membuat insting melindungi mereka terpicu


Tetapi...


Kaum Dwarf, yang awalnya diberikan kepercayaan untuk menjaga para roh itu, perlahan mulai merasakan sebuah keserakahan di hati mereka


Mereka ingin memonopoli kekuatan itu. Mereka ingin memiliki kekuatan itu. Mereka ingin mengambil kekuatan itu


Para roh menangis ketakutan, di tengah para Dwarf yang mulai menyeret mereka untuk melakukan percobaan. Mereka ingin mencoba mencari cara di dunia ini, baik secara fisik maupun sihir, demi mengambil kekuatan yang terpendam di balik para roh itu


Mereka melihat potensi yang tidak disadari bahkan oleh para roh sendiri. Dan itulah apa yang sudah memicu keserakahan di dalam diri mereka


Tetapi mereka berpikir kalau tidak ada sesuatu pun di dunia ini yang akan sadar dengan perbuatan mereka itu. Tiada sesuatu pun, kecuali Vitario sendiri...


Vitario pun murka. Murka, hingga Tuhan bisa mendengarkan raungannya yang mengguncang itu, hingga dia bertanya ada apa gerangan

__ADS_1


Vitario mengeluh. Untuk pertama kalinya selama dia diciptakan, Vitario mengeluh kepada Tuhan. Mengeluh, hingga seluruh makhluk diatasnya bisa mendengarkan dengan jelas apa yang diutarakan olehnya


Para Dwarf tidak butuh sebuah perintah untuk segera bersujud meminta maaf. Mereka mengakui semua hal, takut dengan apa yang akan terjadi jika mereka berbohong. Mereka mengakui kalau mereka telah bersikap serakah, dan bertindak semena-mena terhadap para roh


Sekali lagi Tuhan kecewa. Dia kecewa kepada kedua ciptaan pertamanya itu. Dia kecewa dengan apa yang sudah dilakukan


Tidak ada keteraturan di dunia. Hal itulah yang menyebabkan terjadinya banyak penyimpangan di dunia. Tidak ada yang bisa membatasi para makhluk yang hidup di Vitario dengan cukup baik. Vitario sendiri tidak bisa ikut campur dengan secara langsung dengan kehidupan diatasnya


Sesuai dengan permintaan Vitario, keenam roh itu pun Tuhan letakkan di suatu tempat yang tidak akan bisa diraih oleh siapapun, selama mereka hidup diatas Vitario. Mereka disembunyikan dari tangan-tangan yang mungkin akan menyakiti mereka di masa depan, dan disana lah mereka akan tumbuh, tanpa berkomunikasi dengan kaum lainnya lagi


Dan untuk sekali lagi memberi pelajaran kepada para ciptaannya, Tuhan menciptakan kaum yang baru. Kaum iblis, atau yang awalnya disebut sebagai kaum Arc


Mereka diciptakan dengan tujuan mengatur dan mempengaruhi jalur kehidupan. Sebuah pemimpin alami sejak lahir, diberkahi dengan kekuatan dan pengetahuan, sempurna dari segala sisi hingga tidak ada satupun makhluk di dunia bisa menentang mereka


7 dari mereka adalah pendahulu kaum Arc, dan jumlah mereka tidak berhenti disana


Lucifer sang pedang peradilan, Mammon sang pengatur kekayaan, Asmodeus sang penekan hasrat, Leviathan sang pelindung hak, Beelzebub sang pengatur hasil alam, Amon sang api pembalasan, dan Belphegor sang pendorong usaha


Tetapi apa yang mereka lakukan? Apa yang dilakukan oleh ketujuh Arc itu, walaupun sudah diberikan posisi yang jelas oleh Tuhan kepada mereka?


Baru beberapa tahun mereka terlahir ke dunia, dan apa yang sudah mereka lakukan?


Tidak ada. Tidak ada selain bertindak semena-mena


Mereka menentang perintah Tuhan yang sudah menciptakan mereka, dan mereka bertindak seakan mereka memiliki dunia sekarang karena telah diciptakan dengan tujuan mengatur makhluk lainnya


Mereka justru merajalela hingga menekan makhluk lainnya untuk hasrat dan kesenangan mereka sendiri


Dan apa yang dilakukan Tuhan ketika menyadari hal itu?


Apakah dia kecewa sekali lagi?


Tidak


Sama sekali tidak begitu


Untuk pertama kalinya, setelah ribuan tahun penuh pengampunan kepada para makhluk yang sudah berbuat salah dan bersikap melewati batas, Tuhan murka


Tetapi para Arc itu tidak hanya melewati batas. Mereka menghancurkan batas itu hingga tidak bersisa, kemudian meledek dirinya, sang pencipta mereka


Dengan bertindak diluar tugas mereka itu, para Arc sudah melewati batas yang tidak bisa digambarkan oleh siapapun lagi


Tuhan pun mengambil kekuatan mereka. Semuanya, hingga mereka hanya ditinggalkan dengan kekuatan biasa layaknya makhluk biasa


Wujud mereka mulai berubah hingga ke bentuk yang mengerikan. Bahkan lebih mengerikan daripada kutukan yang diberikan kepada kaum Beast, hingga ke titik menjijikan yang sama seperti sikap mereka


Tetapi para iblis itu sama sekali tidak bersujud meminta maaf. Mereka tetap berdiri disana, terus mengutuk Tuhan seakan mereka tidak bersalah


Mereka tahu, kalau Tuhan tidak memiliki niat untuk menghapus mereka dari dunia, walaupun lebih dari mampu untuk melakukannya. Mereka tahu kalau pencipta mereka itu sama sekali tidak ingin menghapus apa yang sudah dia ciptakan


Maka, mereka pun terus meledeknya, bersumpah akan terus mengganggu semua makhluk yang dia ciptakan di Vitario hingga seluruh dunia itu hancur


Dan mereka melakukan persis hal itu. Mereka membuat kekacauan dimana-mana, hingga para monster yang tidak memiliki akal sehat saja membenci mereka


Mereka melakukan segala macam hal yang melampaui batas, selagi dunia mulai masuk ke masa kekacauan akibat ulah mereka itu


Dari sanalah, mereka pun dikenal sebagai kaum iblis. Kaum yang mencintai kekacauan lebih dari apapun


...


...


Apa Tuhan kehabisan akal untuk mengatasi masalah yang ditimbulkan para iblis...?


Apa dia menyerah dan hanya akan membiarkan Vitario hancur begitu saja, walaupun dia terus meminta tolong agar para iblis untuk berhenti...?


...


Tidak...


Tuhan tidak menyerah terhadap Vitario...


...

__ADS_1


Seribu tahun berlalu


Dia memerintahkan seluruh kaum yang dia ciptakan untuk berkumpul di hari itu. Tetapi hanya beberapa saja yang datang sebagai perwakilan yang lainnya, bahkan kaum iblis


Mereka penasaran, kenapa Tuhan akhirnya memanggil mereka setelah seribu tahun lamanya. Kenapa, Tuhan yang mereka pikir sudah tidak peduli lagi itu tiba-tiba kembali memanggil mereka


Tetapi jawabannya langsung terjawab di hadapan lingkaran yang mereka bentuk, mengerumuni jawaban itu sendiri


Disana, sepasang makhluk baru, yang terlihat seperti kaum beast terdahulu, berdiri bergandengan


Mereka terlihat kecil dan rapuh dibandingkan dengan semua makhluk yang pernah diciptakan, namun lebih tinggi dibandingkan kaum Dwarf. Sebuah sosok yang terlihat sangat ramping, namun kokoh


2 Makhluk pertama yang akan dibimbing oleh Tuhan sendiri hingga mereka bisa menciptakan lingkungan baru di Vitario. Lingkungan yang akan mengubah segala hal


Mereka adalah manusia. Kedua manusia yang pertama kali diciptakan dan dirajut langsung benang takdirnya oleh Tuhan sendiri


Sepasang makhluk yang akan menciptakan banyak sekali jiwa di masa depan, memastikan Vitario akan terus berlangsung tanpa kekacauan yang ditimbulkan oleh kaum lainnya


Sepasang makhluk, yang dideklarasikan oleh sang pencipta sendiri, kalau mereka adalah makhluk paling sempurna


Mereka bisa lebih pintar dibandingkan para Dwarf...


Mereka sanggup lebih kuat dibandingkan para Beast...


Mereka bisa bersikap beringas seperti monster...


Mereka bisa taat seperti para roh...


Dan yang paling terakhir, mereka bisa memimpin, bahkan bersikap lebih mengerikan dibandingkan para iblis...


Kedua makhluk yang akan dilindungi oleh Tuhan, hingga 'waktu tidak membutuhkannya lagi'


Makhluk paling sempurna. Deklarasi itu mengundang kebencian di hati kaum lainnya terhadap manusia. Mereka tidak menyatakannya secara langsung, tetapi melihat kedua manusia itu saja, semua hal itu tertulis di wajah kaum lainnya


Mereka benci kepada manusia, hingga titik terdalam di hati mereka


Tetapi Tuhan mendeklarasikan satu hal lagi. Satu hal yang membuat mereka tertegun, memikirkan ulang isi hati mereka


'Kesempurnaan hanyalah metafora. Tidak ada yang sesungguhnya bisa mencapai hal itu di kehidupan ini. Jadi bagaimanapun juga anak-anakku, manusia sama sekali tidak jauh berbeda dengan kalian. Mereka hanya merupakan gabungan dari kalian semua, sebuah kesempurnaan karena kelengkapan yang disertai kekurangan'


Manusia memiliki hasrat sama seperti mereka semua, juga tidak terbelenggu oleh perintah seperti para roh. Mereka memiliki kekuatan dan ilmu pengetahuan, namun mereka harus mendapatkan dan mempelajarinya dengan tekun. Mereka bisa bersikap jahat dan melewati batas, tetapi mereka juga bisa melakukan yang sebaliknya


Mereka bisa berumur panjang, namun memiliki batas yang sangat tipis dibandingkan kaum lainnya


Sepasang makhluk yang akan membawakan era baru kepada Vitario, dengan keanekaragaman yang ada di diri mereka


...


Tuhan menepati janjinya sendiri. Dia terus melindungi dua manusia itu agar mereka bisa terus berkembang dan menghasilkan manusia yang baru. Terus dan terus, dia mendampingi mereka semua hingga bisa mempelajari cukup banyak hal agar bisa terus hidup di Vitario


Dan demi memastikan sebuah rumah baru yang aman bagi para manusia memulai peradaban, Tuhan memecah daratan menjadi dua


Sisi kiri di duduki oleh manusia, Dwarf, dan Beast, sementara sisi kanannya di duduki oleh makhluk lainnya


Ketiga ras itu hidup dengan tentram, walaupun kebencian awal Dwarf dan Beast terhadap manusia. Mereka menyadari kalau manusia memiliki sangat banyak kekurangan


Beberapa orang bisa menganggap itu sebagai ego, tetapi pada akhirnya, kedua kaum itu rela membantu manusia untuk menjalani kehidupan awal mereka yang masih baru itu


Mereka hidup dengan tenang hingga Tuhan pun melepas perlindungannya terhadap manusia, hingga para Iblis pun mulai kembali bersikap merajalela, karena waktu yang sudah mereka tunggu telah tiba


Hanya saja, mereka berharap terlalu banyak


Harapan mereka itu runtuh tidak terlalu lama setelah mereka menginjakkan kaki di benua barat Vitario di masa itu. Bisa dibilang, mereka mungkin cukup menyesal


Karena demi memastikan para manusia bisa terus aman dari genggaman kaum iblis, Tuhan sudah membuat sebuah antisipasi


Makhluk terakhir yang dia ciptakan sebelum membiarkan kehidupan berjalan dengan sendiri pun menghalau para iblis itu hingga mereka terluka parah. Makhluk terakhir yang diciptakan hanya satu, demi sebuah tujuan, yaitu memastikan keamanan manusia semata


Seorang makhluk yang tidak memiliki rasa kebencian terhadap siapapun, seburuk apapun orang itu. Seorang makhluk yang hanya ingin menjalankan tugasnya, namun tidak terbelenggu seperti roh


Makhluk terakhir yang memanggil dirinya sebagai Alf. Sebuah makhluk yang memiliki kekuatan yang luar biasa, namun dengan batas tertentu


Pendiri dari sebuah kaum yang akan disebut sebagai Elf, di masa depan nanti

__ADS_1


__ADS_2