Book Of Flowers

Book Of Flowers
Diskusi Final


__ADS_3

--- Keesokan harinya ---


"Undur diri dari ekspedisi kali ini?" Cyth memberi sebuah tanda tanya besar


"Aku paham kalau pertanyaan utama kalian sekarang ini adalah 'bagaimana dengan markas dagang itu?', tapi dengarkan aku baik-baik"


Semua orang yang sudah kukumpulkan itu pun terlihat gugup dan bertanya-tanya kenapa tiba-tiba aku memutuskan hal ini selagi mereka mencoba mencari posisi yang lebih nyaman untuk berdiri di depan Gerbang Hutan itu


"Darius Hortensia dan Collin Hortensia sudah menyatakan secara diam-diam kalau mereka akan bekerjasama dengan kita" Aku pun berbicara, mengundang wajah tidak percaya dari semua orang kecuali beberapa


"Veskal, Zaphir, Luna dan Natasha bisa jadi saksi" Aku berkata lagi


"Tapi apa alasannya?" Eleanor pun bertanya


"Karena mereka ingin aku memusnahkan keluarga Hortensia, kecuali Collin dan Verdea"


Verdea pun tersentak mendengar hal itu, di tengah gumaman semua orang. Kepalanya perlahan tertunduk sedikit, seakan tidak percaya dengan apa yang dia dengar


"Termasuk kakak Darius sendiri...?" Dia pun bertanya


Aku hanya mengangguk, tidak melanjutkan topik itu lebih jauh


"Mereka memberiku saran kalau aku sebaiknya tidak ikut dahulu di dalam ekspedisi ini, dengan menyatakannya melalui pertemuan di Orion nanti. Dan aku sudah mendapatkan beberapa poin dari sarannya itu yang akan sangat menguntungkan bagi kita semua"


Jariku pun terangkat, siap mengatakan semua poin yang kumaksudkan itu


"Pertama, kita bisa membiarkan ketiga kerajaan itu melakukan pekerjaan mengintai, selagi pasukan kita menyimpan tenaga dan kekuatan mental untuk sesaat"


"Aku juga berpikir begitu. Perang itu penting, tapi tidak ada gunanya tanpa daya dari kubu kita" Zaphir berkata, setelah mengangguk paham


"Juga, beberapa dari para petinggi sudah terlalu banyak keluar masuk Miralius. Perubahan situasi seperti ini pastilah butuh persiapan ya" Leshy yang masih bersama kami menyela


Itulah inti dari poin pertama. Mereka tidak perlu mendapatkan penjelasan lagi karena itu sudah final


"Kedua, walaupun ekspedisi itu juga sudah selesai dengan aman, kita belum mengumpulkan reputasi baik di kalangan masyarakat untuk para anggota Black Hunt"


Mereka semua tersentak, kemudian terlihat menunduk karena baru terpikirkan akan hal itu


"Tapi mereka punya koneksi yang cukup dari beberapa raja. Bukannya itu sudah bagus untuk membuat reputasi baik?" Luxor pun bertanya


"Kadang masih ada orang yang skeptis untuk mengikuti perilaku pemimpin mereka. Mereka hanya akan tahu kalau raja mereka berbisnis dengan Black Hunt, tapi tidak mengenali reputasi baik dari kru ini" Aku menjelaskan


Yang kemudian pastinya akan memicu kerugian di sisi mereka. Aku juga sudah berpikiran kalau mempromosikan jasa dagang Black Hunt setelah ekspedisi itu berhasil sama sekali tidak akan efektif


"Jadi... Kami masih harus bekerja keras, hm?" Erin pun bersuara


"Ya. Kalian bisa ikut dengan kami ke Orion. Julius juga mungkin bisa membantu kalian menciptakan beberapa gambaran kalau kalian bisa membantu" Aku memberi saran


Erin pun mengangguk, selagi Cyth mulai terlihat mendengus karena tahu dia harus bekerja lebih keras dari biasanya


Lalu yang ketiga


Kupejamkan mataku perlahan, siap untuk menerima sesuatu yang akan datang kearahku dengan sangat cepat karena pernyataan ketiga ini


"Aku tahu kalian akan menolak, tapi kalian harus paham satu hal"


Aku yakin, ini juga waktu yang sudah sangat tepat untuk menyarankan kepada semua orang


"Aku ingin menjadikan Remina Stagnia sebagai seorang petinggi"


Para petinggi langsung terlihat sangat terkejut, diikuti oleh Remina dan ayahnya yang berdiri paling belakang, mendengarkan hal itu


Pertama, mata teman-temanku pun tertuju kepada Remina. Karena itu, yang lainnya pun mengikuti hal itu, menatap gadis kecil yang masih diam tertegun itu


"Aku tidak yakin kesepakatan kita harus dijalankan secepat ini, Oberon. Terutama karena mendengarnya dari sisimu" Lyralia pun berkata, ragu


Ivor mulai terlihat terkejut karena tidak menyangka Lyralia ada campur tangan dalam urusan ini


"Apa maksud dari perkataan itu, Oberon?" Zaphir bertanya


"Sesuatu yang aku inginkan dan aku sudah nilai benar"


Mereka terdiam, tahu betul kalau aku tidak akan mengganti pikiranku. Kecuali, satu orang


"Tapi dia masih anak-anak Oberon. Kenapa harus secepat ini?" Ivor pun berkata


Hm...


Aku tahu Ivor itu sangat penyayang kepada anak-anak, tapi dia seharusnya paham betul dengan apa yang kukatakan


Remina sudah terlalu banyak mengikuti pertempuran kita. Dia bahkan bisa tetap bertahan dan menyamai performa para petinggi. Kekuatan anak itu sungguh menakutkan jika memikirkan perkembangannya nanti


Dan juga...

__ADS_1


"Kamu ingat diumur ke berapa kalian menjadi petinggi karena saranku?" Aku bertanya secara pribadi kepada Ivor


Dia pun tersentak, kemudian mengalihkan pandangannya


"10..." Ivor perlahan menjawab


"Benar bukan?"


"Tidak. Ini tetap tidak benar"


...


...


...


"Ivor, jangan lancang kepada Oberon" ibunya pun menyela, namun segera dihalau tangannya oleh Ivor yang terlihat kesal


"Tidak benar... Bagaimana?" Aku pun bertanya, menanti jawaban Ivor tanpa berkedip sedikitpun


"Apapun itu, aku akan menolak keputusan kalau Remina harus menjadi petinggi! Kapanpun itu!"


Ah, sekarang perkataanya berubah dari 'Remina masih kecil' menjadi 'Remina bagaimanapun itu tidak boleh menjadi petinggi'


"Kenapa?"


"Karena kamu bahkan menyesal menjadikan kami berlima petinggi! Bukan begitu?!"


"Ivor-!"


"Dengarkan aku Luna!"


Luna bahkan terlihat tidak berkuasa diatas Ivor sekarang ini, karena temannya yang terlihat sangat tidak bisa didekati sekarang itu


Wajah yang tidak pernah ditunjukkan Ivor itu pun terlihat oleh kami semua. Wajah yang membuat bahkan ibunya terkejut, karena tidak paham dari makna ekspresi itu


Tapi aku paham. Aku paham wajah seperti apa yang sedang dia tunjukkan itu


Putus asa dicampur kesal


"Kamu bilang kepadaku di hari itu... Kalau kamu sangat menyesal menjadikan kami seorang petinggi..."


Ordelia pun menatap kearahku seakan sedang bertanya 'sejak kapan?'. Tetapi aku hanya terus fokus kepada Ivor, masih menunggu setiap perkataannya terselesaikan


Lalu kenapa...? Kenapa tiba-tiba kamu ingin mengekang seseorang lagi di dalam kutukan dengan gelar petinggi ini...? Kutukan yang kamu jelaskan disaat itu...?"


...


Ya, aku masih ingat


Ivor selalu menjadi pendengar yang baik, karena dia tidak pernah mendengarkan dengan kepalanya, tetapi hatinya. Dia sangat pengertian, dan aku memanfaatkan hal itu dengan memberitahukan dirinya tentang sesuatu yang seharusnya tidak dia dengar namun harus tahu


Aku hanya tidak ingat, wajah seperti apa yang ditunjukkan Ivor di hari itu


Dia adalah orang yang paling tidak pernah putus asa dan paling ekpresif diantara kami. Tapi melihat wajahnya yang datar dan menunduk sekarang, aku jadi merasa sangat iba


"... Aku bisa menuruti semua perkataanku, Vainzel. Tapi tidak kali ini. Aku harus menolak" Dia pun mengakhiri seluruh perkataannya


...


...


...


"Seperti yang kubilang, kalian harus tahu satu hal"


Ivor tersentak mendengar perkataanku, karena beranggapan kalau aku sama sekali tidak memedulikannya barusan


"Remina akan menjadi seorang petinggi. Dan aku akan membuktikan kalau dia layak, bukan hanya karena kemampuan ataupun kecerdasannya"


"Apa maksudmu?!" Ivor menyerukan lagi. "Kamu tidak mendengarkan sejak tadi-"


"Kalau begitu aku akan bertanya, Ivor" Aku memotongnya, membuat dia terkejut. "Kamu tahu kenapa aku berkata kalau aku menyesal menjadikan kalian semua sebagai petinggi?" Aku bertanya balik


"Ti- Tidak..."


...


"Satu pertanyaan lagi


Kalian semua ingat 'hadiah' yang kalian berikan kepadaku dan Ayahanda di tahap keempat ujian kalian menjadi petinggi?"


Kelima temanku segera senyap, kecuali satu orang yang mulai ikut bicara

__ADS_1


"Kami semua bersumpah untuk selalu setia kepadamu. Apa salahnya itu??" Luxor pun angkat bicara


"Persis itu" Aku membalas, menunjuk kearahnya


Itulah kesalahan yang mereka tidak sadari sama sekali. Kesalahan yang tidak pernah aku sangka dan inginkan


"... Aku tidak ingin kalian bersumpah setia kepadaku. Sama sekali tidak, baik itu dulu maupun sekarang"


Semua orang tersentak, terutama kelima temanku yang segera tertegun selagi aku menurunkan tanganku kembali


"Aku akan menilai apakah hadiah yang diberikan Remina nanti itu pantas atau tidak bagiku


Jika dia gagal mempersembahkan kepadaku satu hal spesifik itu saja, aku akan menggagalkannya secara pribadi dan tidak memperbolehkannya ikut dalam pertempuran lagi"


Remina sepenuhnya sudah siap, namun masih menelan ludahnya kembali, selagi ayahnya pun mencoba menenangkan putri kesayangannya itu


Dia pun ingat satu hal. Kalau dia harus mencari tahu apa satu-satunya hal yang kuinginkan dari seorang petinggi. Dan itu harus dia lakukan segera, jika tidak ingin gagal mengambil kesempatan yang dia inginkan ini


"... Aku tidak berkata kalian gagal menjadi seorang petinggi dalam standarku. Tapi sungguh, bersumpah setia kepadaku itulah yang telah mengekang kalian di dalam kutukan sebagai seorang pemimpin klan. Sesuatu yang membuat hidup kalian tidak bisa kembali normal lagi, membuat posisi kalian sama sekali tidak bisa sejajar denganku lagi" Aku menjelaskan kemudian


Mataku pun tertuju kearah Remina yang berada jauh di paling belakang


Ekspektasiku sudah sangat besar kepada anak ini. Jadi, aku harap dia tidak mengecewakanku


"Aku akan menjadikan Ivor dan Leshy sebagai juri apakah hadiah itu akan pantas bagiku atau tidak. Jika mereka tidak memperbolehkanmu masuk, maka kamu akan gagal


Ingat itu, Remina"


Aku tahu dia tidak akan menolak. Dia sudah terlalu jauh berada diantara kami yang memiliki posisi besar


Dan walaupun itu bukan alasannya, Remina tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini karena dia juga sangat ingin menjadi seseorang yang hebat


Maka dari itu, jawabannya hanya satu


"Aku bersedia, Oberon. Aku harap aku tidak mengecewakan"


Jawaban yang bagus


"Kalau begitu diskusi ditutup. Siapkan segala hal yang akan dibutuhkan dalam acara itu sesegera mungkin dalam waktu seminggu, sekarang!"


Tidak ada yang menyahut, tapi tidak ada yang membantah. Setiap orang pun mulai bubar satu-persatu, termasuk semua teman-temanku yang mengajak Ivor untuk menenangkan diri dahulu. Verdea pun mulai mencari dua orang, yaitu Natasha dan Veskal yang sudah menghilang sejak tadi


Cyth mulai mengumpulkan semua anggota kru nya, bersama dengan Eleanor, Albert dan Claudia yang merupakan kumpulan orang yang paling paham mengenai struktur sebuah negara. Mereka sepertinya akan mulai berdiskusi mengenai target seperti apa yang harus mereka incar


Sementara itu, Remina terlihat sudah mulai memikirkan mengenai apa hal yang kira-kira kuinginkan. Karena itu, dia pun meminta ayahnya agar mereka segera kembali untuk berdiskusi, membuat mereka menjadi yang terakhir beranjak dari tempat itu


Ayahnya samar melirik kearahku, tetapi kemudian segera teralihkan karena merasa tidak sopan, hingga dia hanya terus berjalan di belakang Remina selagi mereka berbincang


Bagus. Setiap orang akan mulai menanamkan ideku di pikiran masing-masing. Aku tidak punya masalah jika mereka membuat kelompok diskusi yang terpisah, tapi setidaknya aku tahu kalau mereka paham


Sekarang. Masih ada satu hal yang harus kukerjakan


"Leshy"


"Ya Oberon ya?"


"Ayo kita berburu. Kamu sempat bilang kalau ada beberapa monster yang bergerak mencurigakan bukan?"


"Itu karena pesan dari Augurtrail ya, Oberon"


Orang itu cepat sekali mendapatkan informasi. Aku sungguh ingin bertemu langsung empat mata dengannya


"Sampaikan kepada Augurtrail agar dia memberitahukan setiap tempat yang mencurigakan melalui para pohon. Kita akan mulai berjalan selagi menunggu balasannya"


Leshy pun mengangguk, selagi tanduknya mulai bersinar layaknya sebuah cahaya bulan. Setelah tidak berapa lama cahaya itu redup, dia pun mulai berdiri, kemudian membeli salam kepada Seren untuk izin pergi


Aku pun mengikuti gerakannya, hingga kami berdiri tegap kembali secara serentak. Kami mulai beranjak setelahnya, siap untuk memberi beberapa pelajaran kepada monster-monster yang mulai mengacau


"Tapi jangan salahkan mereka ya, Oberon" Leshy berkata selagi berjalan


"Aku tahu. Mereka sekarang sedang dipermainkan oleh dalang sebenarnya dari kejadian ini"


Leshy mengangguk setuju


"Dan jika kamu bertemu orang itu Oberon...


Bunuh dia, ya...? Dengan cara yang paling menyakitkan, ya...?"


...


Aku biasanya tidak setuju dengan kekerasan...


Tapi sungguh. Jika ada tiba waktu dimana kami bisa dengan bebas membunuh Yael, maka aku sungguh akan melakukan permintaan Leshy

__ADS_1


Kematian orang itu sama sekali tidak akan tenang... Begitu juga dengan otak yang mendukung aksinya, Rosalia...


__ADS_2