Bumbu Cinta, 100% Halal

Bumbu Cinta, 100% Halal
Kekasih


__ADS_3

Siang hari, andi membantu el menata dokumen di ruangan nya.


"pak, boleh aku tanya sesuatu?" suara andi memecah kehinangan


"hmm"


"tapi bapak jangan marah ya" ucap andi sambil melirik el


"tanya apa? kalau pertanyaan mu aneh aneh aku akan marah" suara datar


"hmm.. gak jadi deh" andi menata kembali dokumen dokumen di depan nya


"katakan!" suara keras


"ehh.. iya Pak, banyak yang bilang bapak pacaran sama afifah karena setiap hari di kerumah bapak bawa makanan" ucap andi spontan karena takut suara el


"Hai jangan sembarangan" kesal el


"pak aku cuma dengar gosip di luar yang lagi hangat" jawab andi takut


"pantesan seminggu ini yang antar makanan zakir" gunam el lirih, andi tidak mendengar nya


"aku gak pacaran sama afifah, aku beli makanan, jadi tiap hari di antar ke rumah" jelas el


"tukan.. sudah ku duga itu hanya gosip murahan. aku yakin afifah itu gadis baik baik" jawab andi kesal


"apa dia benar benar gadis baik?" tanya el serius


"iya Pak, aku kasian kepadanya. dia gadis baik dan menurutku shalihah pak. dia sangat penurut kepada orang tua nya"


"bapak tau alasan bu lurah yang membatalkan lamaran nya, alasan sebenar nya afifah tidak mau langsung ikut anak nya yang tugas di kota. karena tidak ada yang membantu ibu nya. afifah minta waktu sampai adik nya lulus sekolah, jadi ada yang menggantikan nya untuk membantu ibu nya berjualan" jas andi wajah nya sedih terbawa suasana


"kamu tau dari siapa?" tanya el


"tau dari afifah sendiri. cuma dia minta agar tidak membicarakan dengan orang lain"


"tapi kau membicarakan nya kepadaku" kesal el


"itu karena aku percaya sama bapak, bapak kan gak akan bergosip" terkekeh


____


hari hari terus berlalu, afifah terus menjadi sorotan warga. meski afifah tak pernah lagi keluar rumah, bahkan sekarang zakir yang mengantarkan makanan ke rumah el.


Hari ini El ada urusan di kota, ia mengajak andi untuk bergantian menyupir mobil.


"nanti kita mampir di rumah ku, istirahat sama bersih bersih biar seger" ucap el

__ADS_1


"siap pak" jawab andi cepat


setelah sampai di kantor Kantor dinas kesehatan el dan andi langsung masuk.


3 jam kemudian el sudah selesai dengan urusan nya, ia langsung bergegas pulang.


"waa.. bagus banget pak, lebih bagus dari rumah bapak sendiri" ucap andi saat melewati gerbang depan.


"sudah jangan banyak omong, turun dan segera bersih bersih. kita jam 5 balik"


"siap pak" jawab andi


setelah masuk, el membawa andi ke kamar nya. suasana rumah sangat sepi. kata bi jum bu lastri masih belum datang.


satu jam kemudian el turun bersama andi.


"anak ganteng mama" teriak bu lastri


"ya ampun mama, jangan teriak teriak" omel el


"ayo duduk nak, andi ayo duduk juga kamu" perinya bu lastri


"iya tente Terima kasih"


"el ayo kamu makan dulu, kamu nginep ya sayang" ucap bu lastri


"el.. mama gak mau ya kamu balikan sama rania, mama gak sudi punya menantu seperti itu" heboh bu lastri


"iya iya maa" jawab el sambil makan


"el, rania baru putus sama kekasihnya. awas ya kamu sampai menemui nya atau bahkan balikan, mama gak akan restuin kamu, mama akan coret kamu dari KK" omel bu lastri


"ya ampun ma, malu dilihat andi jangan ngomel terus. el gak akan balikan sama rania" kesal el


"yasudah, kamu makan dulu. mama bawain bekal kamu ya, biar bisa di makan di jalan. tadi mama juga beli roti"


bu lastri memang ibu ibu yang sangat heboh, dia ekspresif, suka mengomel tapi sebenarnya dia sangat baik.


setelah drama bu lastri, el dan andi pun melanjutkan perjalanan nya.


pak sanjaya sedang keluar kota, sedangkan byan ada di luar pulau memantau proyek. untuk caca sedang kuliah.


___


jam 8 malam el dan andi sampai rumah, andi langsung pamit pulang, sedangkan el juga langsung mandi dan istirahat.


el menatap langit langit kamar nya, ia memikirkan afifah, karena sejak di dalam mobil andi terus bercerita tentang afifah.

__ADS_1


flashback on


"kasian afifah pak, dia gak pernah keluar rumah"


"biasanya dia sering sekali menyapa dan ramah terhadap semua orang"


"slalu tersenyum"


"ceria"


"tetapi sekarang berubah 360 derajat"


"dia menjadi pendiam"


flashback off


el terus memikirkan kata kata andi. entah mengapa el merasa bersalah. gara gara dia juga afifah di gosip kan pacaran dengan nya.


kenapa aku ini, ayolah el.. itu hanya gosip murahan.. cepat atau lambat semua akan berlalu dan akan baik baik saja-batin el


el menutup matanya agar segera bisa masuk ke alam mimpi. dan benar hanya beberapa menit saja el sudah lolos masuk ke alam mimpi.


___


si sisi lain, seorang wanita sedang menangis di dalam kamar nya. ia terlihat sangat kacau sekali.


"hiks hiks hiks"


"el.. aku mencintaimu"


"kembalilah el"


"kamu ada dimana?"


"lihat aku, aku cinta sejatimu el"


teriak wanita itu, yang tak lain adalah rania.


rania adalah mantan kekasih el, ia menjalin hubungan dengan el selama 3 tahun, dan sudah terhitung 2 tahun ia putus dengan el.


rania adalah seorang artis terkenal, 2 tahun yang lalu ia berpaling dari el, ia memilih sorang aktor tampan karena el tidak pernah ada waktu untuk nya. el saat itu sedang sibuk sibuk nya kuliah, dan sibuk sibuknya menjadi dokter. jika waktu itu tidak usaha, el tidak akan menjadi dokter muda sukses seperti sekarang.


sekarang rania sudah putus dengan aktor yang menjadi kekasih nya selama 2 tahun ini karena diam diam rania telah di dua kan. hari ini I rania sadar bahwa Hanya el laki laki yang mencintai nya, menyayanginya, setia dan terbaik.


ia berusaha dekat dengan el, tetapi sayang nya nomor el sudah tidak aktif lagi, ia tidak tau dimana el berada, semua teman dekat el bungkam, dan teman teman lainya tidak tau keberadaan el saat ini.


"mamah.. iya mamah, mamah lastri pasti tau. besok aku akan menemui nya. aku yakin dia masih sayang kepadaku seperti dulu. dia kan slalu ingin aku menjadi menantunya yang bisa dipamerkan ke teman teman sosialita nya"

__ADS_1


wajah rania seketika berubah, ia seperti keluar dari ruangan gelap, wajahnya symringah. ia menghapus air mata nya karena ia yakin bu lastri masih menerima nya.


__ADS_2