Bumbu Cinta, 100% Halal

Bumbu Cinta, 100% Halal
Memulai Hubungan Baik


__ADS_3

Keesokan hari nya, Exel sudah berkemas untuk kembali ke kota. walau sudah di hentikan, dia tetap tidak mau untuk tinggal walau satu hari lagi.


"Nanti kalau aqiqah datang ke sini lagi ya, xel" Seru Zakir


"Tidak janji, paman. Aku mau ke amerika"


"Melarikan diri?" Sindir zakir dengan nada meledek


"Aku bukan koruptor, paman. Yang ketahuan korupsi lalu melarikan diri ke luar negeri"


"Kau pintar sekali, kalau cari alasan"


Exel tidak tersenyum ataupun tertawa. Juga tidak marah atau pun senang dengan godaan Zakir. Ia tetap pergi hari ini juga. benar-benar tidak bisa di ganggu gugat.


"Tunggu besok, xel. Paman juga balik ke kota besok" Rayu Byan


"Besok siang, exel pergi ke Amerika, paman. Tiket nya sudah beli"


Byan curiga sekali dengan sikap Exel, tak biasanya seperti itu. Dari nada bicara nya juga datar, tidak seperti biasanya.


Byan pun bertanya kepada Zakir, ada apakah gerangan dengan keponakan nya itu.


"Dia suka sama gadis disini, lalu gadis itu kemarin malam menikah... "


"Anak mantan Afifah itu, bukan?" Tanya Byan memastikan


"Mas Byan tau?"


"Tentu tau, dia juga cerita" Jawab Byan "Jadi ini ceritanya dia kabur dan menghindari gitu?"


"Iya, galau dia. Padahal udah aku perjuangin, untuk keluarga sini biar aku bantu. Tapi dia tetap tidak mau"


"Iya, aku juga mengatakan hal yang sama, cuma dia lebih suka galau gini. Beberapa bulan kemarin, dia mabok dan pingsan di jalan, untung ada yang ku suruh untuk mengawasi nya"


"Sampai kapan ini akan berlanjut, mas. Kita harus memperbaiki nya. Lagi pula, Ustadz amir itu baik. Cuma memang keluarga nya saja, dulu tidak setuju dengan Afifah"


"Kamu benar, kir. Tapi harus mulai dari mana?"


"Aku Akan memikirkan cara nya, lagi pula semua nya sudah bahagia dan Afifah juga sudah punya cucu. ini sudah sangat lama sekali, sudah waktu nya di perbaiki"


****


Pagi ini, acara aqiqah Baby Boy Alexa sudah di mulai. El mengundang semua orang yang bekerja di puskesmas, tetangga dekat rumah nya dan juga tetangga afifah dulu.


El sengaja mengundang banyak orang, karena ini cucu pertama nya. Sanjaya juga menginginkan hal yang sama, karena ini acara cicit pertama nya.

__ADS_1


Dekorasi sudah terpasang sejak kemarin, kini bertambah indah dengan Bunga-bunga di di setiap sudut ruangan, di tambah lagi dia tempat tidur bayi dengan berbahan rotan sudah di letakkan di tengah-tengah dekorasi.


Alexa begitu sangat cantik, memakai Gamis kaftan berwarna merah muda dengan kombinasi mutiara di bagian perut nya, sama seperti yang di pakai Afifah, lastri, istri Byan juga memakai nga.


Begitu juga dengan Raihan, El memakai Koko berwarna Biru dan memakai sarung putih, sama seperti yang lain nya juga.


"Mas tamu nya banyak banget" Ucap Raihan kepada Alexa


"Aku juga gak nyangka akan semewah ini mas" Jawab Alexa


"Papa sama opa seperti nya sayang sekali sama kamu, Xa. Maafkan aku ya, aku belum bisa kasih yang mewah. di acara ini saja aku cuma bisa beli kambing aqiqah untuk baby kita. Yang lain nya di tanggung papa dan Opa"


"Kamu jangan berkecil hati ya, mas. Papa dan opa juga gak mempermasalahkan nya, dan insyaallah tidak akan mengungkit nya"


Reihan tersenyum, lalu mencium kening Alexa setelah itu mencium bayi kecil yang di gendong oleh Alexa.


Acara pun di mulai, MC yang sudah di bawah oleh pihak organizer pun memulai nya. Alexa dan Reihan duduk bersama baby boy nya.


Setelah dirasa Cukup MC memberikan kata pembukaan, kini beralih ke acara ke dua yaitu pembacaan Kalam Ilahi.


"Acara selanjut nya yaitu, pembacaan dan penjelasan surah Luqman ayat 13 sampai 18 yang akan di bacakan dan di jelaskan oleh Ustadz Amirullah, waktu dan tempat kami persilahkan"


Afifah langsung kaget, begitu juga dengan El. Kenapa Ustadz amir yang membacakan nya.


"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh"


Ustadz amir duduk di samping Zakir, mulai mengatur nafas dan memejamkan mata nya.


"Bismillahirohmanirohim


وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَابُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ


Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.


وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ


Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapkanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun[1]. Bersyukurlah kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman : 14).


وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ


Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, Maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, Maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS. Luqman : 15)


يَابُنَيَّ إِنَّهَا إِنْ تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ فَتَكُنْ فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ


(Luqman berkata): “Hai anakku, Sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus[2] lagi Maha mengetahui. (QS. Luqman : 16)

__ADS_1


يَابُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ


Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu Termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). (QS. Luqman : 17)


وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ


Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (QS. Luqman : 18)


Shodakallahuladzim"


"MasyaAllah... " ucap semua orang saat mendengar suara merdu dan indah Ustadz amir.


"Dia dulu pernah sama afifah ya, sekarang ustadz amir yang bacakan surah luqman untuk cucu Afifah"


"Iya, Tapi gakpapa, afifah dapat ganti Pak dokter El yang kaya raya"


"Sebagaimana kita tahu tonggak pertama seseorang adalah iman. Karena itu seorang anak pertama kali harsulah diberi pengetahuan akan iman, agar selalu mendekat pada Ilahi.


Luqman berpesan kepada putranya agar, seorang anak itu selalu bebakti berbuat baik pada kedua orang tuanya. Kenapa? Karena orang tua khususnya ibu telah mengandung selama sembilan bulan. Ibu merasakan sakit dan bertaruh nyawa untuk melahirkan anak ke dunia. Dan seorang ayah selalu membanting tulang untuk membiayai hidup. Sehingga orang tua adalaah seorang yang berjasa dan harus dihormati.


Tapi di sisi lain. Seorang anak tetap harus menghormati kedua orang tua meski mereka tidak sejalan dengannya. Karena bagaimanapun merekalah yang membesarkan dan melahirkan.


Ayat ini mengandung nasihat, untuk selalu berbuat hal baik, menghindari perbuataan buruk. Karena perbuatan apapun (baik buruk atau baik) itu walau kecil akan mendapat balasan. Karena Allah itu Maha Tahu dan Maha Adil. Jadi seseorang itu harus waspada dalam mengerjakan suatu hal.


Luqman menasihati putranya untuk selalu mengerjakan salat. Juga selalu mengajak kepada kebaikan menjegah hal-hal jeles. Serta selalu sabar dengan cobaan yang Allah berikan.


Luqman mewanti-wanti putranya agar putranya agar menjauhi sifa soombong, karena Allah membenci hamba yang sombong.


Betapa Luqman Hakim begitu peduli akan pendidikan anak. Nasihat ini patutlah diajarkan pada anak-anak lain agar memiliki sikap baik baik kepada Allah, orang tua dan sesama."


"Hanya itu yang bisa saya jelaskan, semoga Baby Al Ghani, berbakti kepada kedua orang tua, menjadi kebanggaan negara, agama dan tentu nya keluarga.. Aamiin yaa rabbal alamin. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"


Alexa menarik tangan adik nya itu, membawa nya masuk ke rumah agar tidak ada yang mendengar nya.


"Kenapa kau undang Ustadz Amir, ZAKIR!" Afifah dengan gemas mencubit telinga adik nya itu.


"Tidak ada lagi, mbak. Udah pada tua juga, ngapain di ingat yang lalu" Jawaban Zakir benar sekali.


"Tapi.... "


"Kita harus memulai hubungan yang baik, mbak" Potong Zakir "Lagipula, Ustadz Amir sejak dulu udah baik ke Zakir. Kalau masalah keluarga ustadz Amir yang lain, sudahlah jangan di bahas" Zakir membujuk Afifah "Zakir yakin, ustadz Amir juga ingin memulai hubungan yang baik juga, bukti nya dia mau datang ke sini"


Afifah masih diam, memikirkan kata-kata adik nya yang ada benar nya juga.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2