Bumbu Cinta, 100% Halal

Bumbu Cinta, 100% Halal
Hari Spesial


__ADS_3

3 bulan berlalu, kini rumah tangga Alexa dan Reihan sudah berjalan lebih baik. Malam hari, Alexa sibuk di dapur membuat kue. Besok adalah hari ulang tahun Reihan, Kue tersebut akan ia berikan kepada reihan nanti malam setelah jam dua belas malam.


Setelah selesai, Alexa menyimpan kue tersebut kedalam lemari es. lalu bergegas menyusup reihan yang sejak tadi sudah berada di kamar.


"Kemana saja sih, sayang. Mas nungguin kamu dari tadi"


"Maaf ya. Yuk tidur"


Reihan mengangguk lalu mereka merebahkan diri di atas kasur empuk.


"Sayang gak sama aku?" Tanya Alexa sambil mendongak menatap reihan yang tengah memeluk nya


"Sayang banget" Satu kecupan mendarat ke kening Alexa "Tidur yuk, kamu kan gak boleh tidur terlalu malam sayang"


"Iya mas, tapi kalau misal nya aku gak bisa punya anak gimana?"


"Berarti aku harus tiap hari anu nya" Goda Reihan, sehingga mendapat cubitan dari Alexa. "lagian baru nikah 5 bulan, kamu jangan pikirkan apapun ya. Mending tidur"


"Tapi... "


"Sttt.. jangan bicara lagi. kalau gak mau tidur, mas gak akan biarkan kamu tidur sampai pagi"


"Oke, tidur" Alexa berbalik badan, namun Reihan tak mau melepaskan pelukan nya.

__ADS_1


Alexa terbangun, saat ponsel nya bergetar di bawah bantal nya. Ini sudah jam satu pagi, Alexa pun bersiap mencuci muka dan langsung menuju dapur untuk mengambil kue yang kemaren malam ia buat.


Keisha berjalan menuju kamar nya kembali, ia sengaja tak menyalakan lampu, biar lilin saja yang menjadi penerang di kamar nya.


Alexa duduk di tepi ranjang, tepat di dekat Reihan tidur. Lalu ia menyanyikan lagu Happy birthday dengan semangat empat lima. Reihan pun kaget, saat ia membuka mata nya. Ia melihat wajah istri nya dari cahaya lilin.


"Happy birthday to you" Alexa terus bernyanyi


Reihan pun tersenyum, ia duduk lalu meraba saklar yang berada di samping ranjang nya agar lampu kamar nya menyala.


"Sayang" Reihan terharu


"Tiup lilin nya sayang"


"ehhh.. jangan peluk dulu" Cegah Alexa saat reihan main nyosor saja


"Ih.. kok gak boleh sih. Mas pengen peluk" Ucap reihan dengan nada manja


"Potong kue dulu, baru peluk"


Reihan nampak manyun, namun ia langsung mengambil pisau roti dan mulai mengiris nya.


"Iris jadi dua, mas"

__ADS_1


Reihan menuruti saja titah sang istri, karena ia ingin segera memeluk nya. Namun memotong kue itu menjadi dua sangatlah sulit sekali, ada sesuatu yang keras menghalangi pisau nya.


Reihan pun membelah nya dari samping, lalu nampak lah sebuah kotak. Reihan sejenak memandang Alexa, yang di pandang hanya bisa tersenyum saja. Reihan pun penasaran, itu pasti isi nya adalah kado untuk nya. Dengan segera reihan mengeluarkan kotak tersebut hingga kini kotak kecil berbentuk persegi panjang yang sudah di bungkus plastik itu sudah berada di tangan nya.


"Spesial for you"


Reihan memandang Alexa dengan tatapan penuh cinta, ia yakin bahwa wanita di depan nya ini sudah menerima nya sepenuh hati.


Reihan pun dengan tidak sabar nya membuka plastik yang membungkus kotak tersebut, setelah itu ia membuka tutup kotak tersebut.


Reihan mengangkat sebuah benda yang tentu ia tau benda apa itu. Ia balik benda itu hingga nampak lah dua garis berwarna merah di sana.


Mata reihan sudah berkaca-kaca, ia melihat Alexa yang juga sudah meneteskan air mata.


"Sayang, ini beneran? aku mau jadi ayah?"


Alexa mengangguk, sambil meletakan kue tersebut ke atas nakas lalu duduk kembali di samping reihan "Iya mas, selamat ya"


Reihan langsung memeluk Alexa, lalu tak lama ia melepaskan pelukan tersebut lalu menjatuhkan tubuh nya ke lantai. Ia berdiri dengan tumpuan kedua lutut nya, lalu dengan cepat membuka kancing piyama Alexa bagian bawah, menyingkap nya dan langsung menciumi perut rata Alexa.


"Anak papa"


Alexa hanya bisa tersenyum, dan menangis bahagia. Ia tak menyangka bahwa reaksi Reihan lebih dari apa yang ia pikirkan sejak tadi pagi.

__ADS_1


"Terima kasih sayang, kamu hadir di hari spesial papa." Reihan terus menciumi perut Alexa, dan Alexa sendiri membiarkan nya.


__ADS_2