
Karina adalah bibi dari Michella, nama lengkap nya yaitu Karina Wilson. Nama belakang karina ia peroleh karena menikah dengan Adik dari Papa Michella, bernama Leonal Wilson.
Saat tau bahwa yang datang ke toko nya yaitu Exel dan Istrinya. Karina yang juga asli orang Indonesia itu langsung mengajak Sabrina untuk datang ke acara Bazar Indonesia, demi dekat dengan Sabrina tentu itu harus dilakukan oleh karina.
Karina adalah ketua komunitas orang Indonesia se eropa. Bukan hanya orang-orang besar saja, dia juga mengurus komunitas tenaga kerja Indonesia se Indonesia. Popularitas Karina memang sangat bagus, tidak ada yang mengatakan bahwa Karina itu tidak baik. Dia slalu tampil sempurna di mata semua orang.
Tapi, niat balas dendam nya kepada Exel berawal dari keponakan nya, Michella. Yang tak lain mantan kekasih exel. Michella sempat depresi karena Exel, Exel mempermalukan michella di hadapan banyak orang.
Flashback on.
Dua tahun yang lalu, Exel sedang melakukan rapat bersama banyak pengusaha besar termasuk di sana ada michella dan ayah nya.
Exel menawarkan beberapa kerja sama kepada perusahaan-perusahaan tersebut. Semua pengusaha itu berebut ingin mendapatkan kerja sama nya, karena proyek Exel ini menjanjikan untuk lima puluh tahun ke depan. Bukan hanya produk nya saja, pemerintah dari beberapa negara sudah mendaftarkan nama nya untuk membeli produk milik Exel tersebut.
Setelah mempelajari semua proposal yang mereka ajukan, Exel sudah memutuskan kepada siapa saja ia melakukan kerja sama setelah melakukan pertimbangan yang begitu sangat detail sekali.
Perusahaan Exel terkenal sangat rahasia, data perusahaan Exel tidak bisa di retas, untuk itulah hari ini semua pengusaha ini berkumpul untuk menunggu hasil keputusan Exel.
Setelah mengumumkan, Exel membagi semua produk nya satu per satu di setiap perusahaan. Tujuan Exel hanya ingin mwmpererat dan Exel ingin suatu saat usaha ini menjadi lebih besar lagi mengalahkan cina.
"Itu pikiran yang sangat bagus sekali, pak" Puji salah satu pengusaha.
__ADS_1
"Saya yakin, kita akan berkembang besar sepuluh tahun kemudian"
Semua nampak setuju, walau hanya di kasih satu produk oleh Exel. Hanya perusahaan Wilson saja yang keberatan dengan keputusan Exel.
"Perusahaan ku yang paling besar dan terpercaya, kenapa saya mendapatkan produk kecil?" Ucap Leonal, yang tak lain ayah michella
"Karena itulah, pak Leonal. Produk kecil itu saya kasih kepada Anda. Karena dari sekian produk, hanya produk itu yang akan laku keras. Karena termasuk kebutuhan sehari-hari"
"Aku rasa anda mempunyai maksud lain kepada kami, pak Exel" Michella langsung bicara "Kenapa anda tidak profesional sekali, aku rasa anda menghubungkan nya dengan masalah pribadi"
Exel mengkerut kan dahi nya, lalu detik berikut nya ia di buat geram karena semua orang langsung berbisik, membicarakan Exel.
Michella bertepuk tangan "Hebat sekali anda, pak. Setelah semua yang sudah anda lakukan saat ini kepada saya"
"Maaf nona michella, keputusan saya sudah final. Jika anda tidak mau menerima produk yang saya berikan, maka saya akan kasih ke perusahaan lain"
"Kasih saja, aku yakin tidak ada yang mampu. Karena bahan baku produk tersebut di pegang oleh perusahaan ku"
"Baiklah, saya akan mengelola produk tersebut sendiri. dan saya akan menghapus nama perusahaan anda dari list kerjasama ini"
"Ayo, pa. Kita pergi dari sini. Kita tak perlu memohon dan tunduk kepada siapapun" Michella mengambil tas nya dan mulai melangkah keluar, namun saat ia tepat di hadapan Exel, langkah kaki nya berhenti lalu menatap Exel tajam. "Aku yakin, kau yang akan datang kepada ku dan memohon bertekuk lutut di kaki ku"
__ADS_1
Exel tak bergeming, namun saat michella membuka pintu ruangan hendak keluar Exel memanggil nya.
"Nona Michella, tunggu"
Michella tersenyum jahat, lalu ia berbalik dengan wajah sombong nya.
"Saya cuma mau bilang, bahwa saya tidak takut dengan ancaman anda, nona."
Wajah michella langsung berubah kesal.
"Ancaman pertama nona beberapa hari yang lalu saja tidak saja dengar, apalagi sekarang. Nona salah jika mau menyogok saya dengan ancaman basi anda. Anak yang nona kandung adalah anak nona dengan Ronal winston suami dari Herlina winston. Karena keluarga winston sudah menolak anda, anda datang kepada saya dengan menuduh saya adalah ayah nya. Untuk itu kalau nona tidak menyudahi drama ini, saya akan melaporkan anda dengan penyemaran nama baik"
Semua orang mendengar dengan jelas apa yang di katakan oleh Exel. Michella langsung malu, apalagi papa nya. Exel mengatakan hal yang memalukan ini di depan semua pengusaha besar. Mereka yang ada di ruangan langsung menatap Michella dengan tatapan tidak suka.
Memang di luar negeri **** itu bebas, bahkan hamil di luar nikah sudah biasa. Tapi jika ada wanita yang hamil dengan suami orang atau pelakor tetap saja tidak di benarkan.
Setelah kejadian itu, michella malu sekali. Ia depresi sampai ia keguguran. Dan karena itulah michella meminta karina memberikan obat yang bisa merusak rahim Sabrina.
Flashback Off
Exel kini ingin membawa Sabrina pulang ke Indonesia. Pekerjaan nya sudah selesai minggu ini, sebenarnya Exel ingin membawa Sabrina jalan-jalan keliling eropa, tapi ia sangat tau michella, Exel takut terjadi sesuatu saat ia membawa Sabrina jalan-jalan. Exel yakin Michella akan terus mengikuti nya jika ia masih ada di Eropa.
__ADS_1