
Sepulang dari resto, mereka semua survei ke Hotel tempat resepsi El di gelar, besok. Afifah dan El latihan berjalan di atas karpet. karena ada beberapa formasi yang di siapkan oleh Pihak WO, di antara nya Dansa di tengah-tengah kerimunan sebelum akhirnya menuju ke panggung pelaminan.
Jam 10 Malam, mereka baru saja sampai di rumah. karena capek, mereka semua langsung menuju kamar masing-masing untuk beristirahat.
setelah dari kamar mandi dan berganti pakaian, afifah membaringkan tubuh nya di kasur empuk milik el, dia benar-benar lelah, dan memilih untuk tidur dahulu.
Klek.. klek.. klek..
suara putaran kunci terdengar, afifah kaget dan melihat ke arah pintu. disana berdiri sosok tegap yang tak lain adalah suami nya.
kenapa di kunci? biasanya gak pernah!
Kalau gini aman, gak akan ada yang tau!
aku benar-benar gak siap jika harus menyerahkan diriku sekarang, apa dia akan meminta nya? Tidak mungkin, dia mana mau dengan ku yang kampungan. jelas-jelas aku bukan lah tipe nya.
"Kenapa kau belum tidur" suara el menyadarkan afifah dari lamunan nya
"Ehmmm.. enggak mas, aku.... "
"Cepatlah tidur, besok pagi banyak acara" potong el.
"Hemm.." afifah berbalik, membelakangi el. mata afifah sangat sulit terpejam, karena kepikiran pintu di kunci oleh el. sedangkan el sudah terlelap tidur.
karena tak bisa tidur, perlahan afifah bangun menuju ke sebuah sudut ruangan, disana ada banyak buku yang tertata rapi. afifah mencari buku yang sekiranya bisa menemani nya sambil menunggu kantuk datang.
satu persatu afifah melihat untuk di baca judul buku di atas rak itu. karena di sana hanya lah buku tentang kedokteran, dan buku biografi tokoh-tokoh dunia saja. afifah tidak tertarik untuk membaca nya.
Apa dia tak pernah membaca novel?
saat hendak meninggalkan Rak buku, afifah melihat sebuah figura kecil yang menggantung di dinding dekat rak tersebut.
"Manis Sekali" ucap afifah saat melihat el kecil dengan nenek eka dan kakek Alex "Dia persis sekali sama kakek nya, cuma beda warna rambut saja heheheh" jelas beda, karena rambut el masih berwarna putih, sedangkan di foto tersebut kakek Alex sudah Berambut putih.
karena masih tidak bisa tidur, afifah memutuskan untuk mencari foto-foto el waktu kecil, siapa tau ada foto jelek el, karena slama ini el slalu terlihat tampan.
pertama kali, afifah membuka. laci yang berada di bagian bawah rak buku. afifah menemukan banyak sekali foto disana. foto masa-masa kecil el bersama Byan dan caca. foto-foto el bersama teman-teman nya. dan masih banyak lagi foto-foto masa lalu el.
setelah puas melihat semua nya, afifah merapikan kembali foto-foto tersebut dan meletakkan nya kembali ke tempat nya. setelah rapi, afifah menutup kembali laci tersebut dan membuka laci satu nya. disana banyak sekali barang, seperti Baju, jam tangan, topi, kotak musik dan sebuah album foto.
saat di buka, afifah melihat foto seorang wanita cantik yang tentu saja ia kenali.
"Ini artis Rania kan? Apa mas Ramdan ngefens kepada nya? sampai-sampai menyimpan foto nya" afifah membuka lembar selanjut nya. di sana terlihat foto el dan Rania, mulai dari duduk bersama, hingga peluk dan cium, seperti sedang merayakan sesuatu, afifah melihat semua nya.
"Apa Rania adalah Pacar nya mas ramdan?" afifah menerka-nerka
di lembar terakhir, ada sebuah tulisan yang membuat air mata afifah terjatuh.
*Rania,
Cinta Pertama dan terakhirku
__ADS_1
Satu-satunya Cintaku ❤
Love You baby,
Singapore, 18 Desember 2016
Happy Anniversary 2st*
Benar, dia mantan kekasih nya mas ramdan. tapi Rania harahap baru saja putus dengan pacar nya, apa mungkin mas ramdan balikan sama dia? atau jangan-jangan mas ramdan ingin membalas Rania? bukan kah Rania Harahap dulu bermain sinetron Cinta Putih bersama Agung Basir awal tahun 2017, tak lama mereka berpacaran. dan sekarang? Agung Basir bertunangan dengan celia putri, sedangkan mas ramdan menikah denganku.
Apa kebetulan? atau mas ramdan sengaja.
aku yakin dia masih mencintai Rania, semua ini saja di simpan, tidak di buang.
Afifah memandangi semua barang-barang tersebut, ada sesuatu yang membuat hati nya terluka. Selama ini afifah sudah menerima el, pasrah dan ikhlas dengan semua yang terjadi, walaupun ia tau bagaimana akhirnya pernikahan nya. tapi tetaplah seorang wanita cemburu, walaupun itu hanya sekedar mantan.
...----------------...
Pagi hari semua sudah bersiap untuk pergi ke hotel milik Kakek Alex. Gerbang besar rumah keluarga sanjaya di buka, Mobil Kawalan polisi keluar berbaris dengan mobil Sport mewah Milik El, disusul Mobil Alphard yang di tumpangi oleh Tuan dan nyonya sanjaya, dan terakhir mobil Mewah mini cooper milik Caca yang di tumpangi oleh caca, byan dan nenek eka.
"Mas, kenapa banyak wartawan?" tanya afifah saat wartawan mengepung mobil El
"Gak tau, Sudah jangan pikirkan! " jawab El
setelah berhasil menembus gerombolan wartawan, 30 menit kemudian, mereka sampai di hotel tersebut. di pintu masuk sudah banyak sekali wartawan. namun mobil keluarga sanjaya langsung masuk ke Hotel lewat pintu masuk khusus.
"El, banyak banget" ucap byan
"Biarkan saja, gak akan ada yang bisa masuk kecuali yang mendapatkan undangan"
sedangkan lastri tampak sangat pusing sekali, kini reputasi nya di pertaruhkan, menantu kampungan nya akan segera di kenali publik. Masalah lastri cuma satu Yaitu Gengsi.
Afifah mulai di rias, caca dan lastri juga ikut di rias, tak lupa nenek eka. Byan dan sanjaya juga berganti pakaian. mereka semua memakai seragam yang sudah di buat oleh lastri sebelum nya. Sebuah Gaun dan Jas Berwarna Maroon. sedangkan El memakai Jas berwarna Silver ,senada dengan warna gaun afifah yang mempunyai ekor Panjang.
Sambil menunggu afifah selesai di rias, sanjaya dan lain nya masuk ke Aula Hotel yang sudah di hias dengan sangat mewah, mereka menemui para tamu yang sudah mulai berdatangan. keamanan di perketat, bahkan tamu yang hendak masuk harus memperlihatkan Gelang karet yang ada barcode nya.
Karena yang di undang hanyalah Rekan Bisnis Inti perusahaan Keluarga Kakek Alexander, Teman-teman El dan orang-orang dari Dinas Kesehatan saja. Maka lastri merasa bosan, ia tak begitu bergairah menyapa semua tamu-tamu disana. berbeda dengan Byan dan sanjaya, yang sangat aktif kesana kemari menyapa semua orang. sedangkan Caca dan nenek Eka duduk di sebuah kursi yang tak jauh dari panggung pelaminan. keluarga Lastri yang ada di bandung pun tidak di undang, alasan nya karena El tidak mau menambah kehebohan, keluarga lastri pun tau dan memaklumi nya. di tambah lagi, El tidak begitu dekat dengan keluarga lastri, karena sejak kecil El slalu dibawa oleh kakek Alex dan nenek eka.
Tak lama, MC sudah memulai Acara. MC menyapa semua tamu undangan yang hadir, lalu MC mengarahkan Untuk tamu undangan yang sudah berpasangan berada di sisi kanan, dan yang jomblo disisi kiri.
Semua mata tertuju kepada seorang laki-laki yang sedang meniup saksofon, yang mengeluarkan Melodi Lagu Thousand Years dari Christina Perri.
dan di belakang pemain saksofon tersebut, Nampak lah seorang wanita cantik bertubuh kecil menggandeng sosok laki-laki tinggi besar yang sangat tampan. mereka berjalan di atas karpet merah, dengan sebuah Senyuman Nampak seperti Kebahagiaan yang tak terhingga, mereka menuju ke sebuah Panggung pelaminan.
Tamu-tamu undangan tak lupa mengabadikan moment tersebut dengan kamera ponsel nya, tak lupa mereka juga ingin menunjukan kepada Netizen bahwa mereka sedang menghadiri pernikahan yang sempat membuat geger dunia maya beberapa hari belakangan ini.
"Cantik juga Istri dokter El"
"Gak kalah cantik sih sama artis Rania itu"
"Dapat daun muda"
__ADS_1
"Masih Sexy an Rania"
setelah sampai di atas panggung, Dari bawah panggung keluar asap, 3 pasang orang dansa juga keluar dari sisi kanan panggung, Lampu utama dimatikan, sehingga ruangan terlihat remang-remang, namun masih bisa melihat dengan jelas, lalu sorot lampu di tujukan kepada Pasangan El dan Afifah yang tengah bahagia atau sedang pura-pura bahagia itu.
Pemain band pun mulai memainkan alat musik masing-masing, lagu Perfect dari ed sheeran pun melantun indah mengisi Aula hotel.
3 Pasang pe-dansa mulai menunjukkan tarian indah mereka, sedangkan sang Pengantin, juga ikut berdansa di atas panggung pelaminan, Tangan afifah melingkar di leher El, sedangkan kedua tangan El berada di pinggang afifah. mereka menari mengikuti alunan lagu yang sangat romantis itu, sorakan dan teriakan dari Tamu-tamu yang hadir pun ikut meramaikan suasana disana.
Baby, I'm dancing in the dark with you between my arms
Barefoot on the grass, we're listenin' to our favorite song
When you said you looked a mess, I whispered underneath my breath
But you heard it, darling, you look perfect tonight
Saat akhir lagu, Afifah berputar, lalu El mendekapnya. afifah mundur 2 langkah, lalu El menarik nya hingga jatuh ke dada El, setelah itu El mengangkat tubuh afifah, dan berputar.
suara tepuk tangan, dan siulan terus mengisi Aula tersebut. setelah itu Lampu utama di nyala kan kembali. El dan afifah berjalan ke sisi kiri panggung pelaminan, MC pun mengarahkan semua tamu untuk berjajar karena Prosesi melempar bunga hendak di mulai. setelah berbalik, El dan afifah melemparkan bunga tersebut ke arah belakang. semua orang berebut, dan pada akhirnya Bunga berhasil di tangkap oleh Seorang laki-laki muda memakai Jas berwarna Abu-abu.
setelah selesai, acara pemberian selamat. Satu persatu tamu naik ke atas panggung memberi selamat kepada El, dan di akhiri acara makan bersama.
"Kamu duduklah disini, aku mau kebawah menyapa orang-orang" pamit El
afifah pun mengangguk, dari atas panggung afifah terus memperhatikan suami nya, mata nya tak melepaskan pandangan kepada El. sedangkan di luar, terjadi keributan yang membuat Heboh, apalagi disana banyak wartawan.
"Maaf mbak, jika tidak bisa menunjukan gelang Barcode, mbak gak bisa masuk" ucap seorang laki-laki dari bagian penerima tamu
"Kamu gak tau siapa aku?" kesal Rania
"Tau, Mbak Rania Harahap kan? mantan kekasih Dokter El"
Rania Semakin kesal, secara tak langsung laki-laki tersebut menyinggung Rania.
"Mbak.. mbak Rania? kenapa gak masuk mbak?" salah satu wartawan menanyai Rania
"Apa mbak Rania tidak diundang?"
"Saya di undang, tapi saya lupa tidak membawa gelang barcode, jadi gak bisa masuk" elak Rania
"Tetapi tadi beberapa tamu juga tidak membawa nya, tetapi nama mereka terdaftar, jadi tetap bisa masuk mbak" nama nya juga wartawan, tau segalanya, dan membuat Rania malu, karena malu Rania langsung menerobos wartawan yang mengerubungi nya dan langsung pergi jauh dari hotel tersebut.
......................
SAMPAI SINI DULU YA GUYS.
MAAF KARENA LAMBAT UPDATE, AUTHOR SIBUK YA.
DAN UNTUK KEDEPAN, AUTHOR AKAN UPDATE SE SEMPAT NYA, KARENA ANAK AUTHOR LAGI LEPAS ASI. DOAKAN BIAR ANAK AUTHOR GAK REWEL YA, AGAR BISA UPDATE SECEPAT NYA ☺☺
jangan lupa tinggalkan jejak ☺
__ADS_1