Bumbu Cinta, 100% Halal

Bumbu Cinta, 100% Halal
Pakai Sarung


__ADS_3

Adzan Maghrib berkumandang, Alexa juga datang dengan memakai mukena ke kamar Exel.


"Iya xa, tunggu di luar saja"


"Mommy udah nungguin, jangan sampai terlambat"


Alexa pun keluar dari kamar Exel, sedangkan Exel sendiri langsung memakai kemeja lengan panjang warna biru, lalu memakai celana kain hitam.


"Hampir saja lupa" Exel meraih kopya bekas El, lalu memasang nya di kepalanya "Emang ya, kalau orang tampan, pakai apa saja tetap saja tampan" Ucap Exel sambil menatap pantulan tubuh nya di cermin


Sekarang dia sedang berjalan menuruni tangga dengan cepat, ia takut terkena semprot oleh mommy nya.


"Exel kok pakai celana?" Tanya Afifah langsung setelah melihat Exel. Exel yang sudah hampir berada di bawah, ia langsung menghentikan langkah nya.


"Pakai sarung dong Exel" protes El.


"Exel gak bisa pa"


"Yasudah, kita berangkat saja dulu. Besok mommy ajarkan"


"Hemmm"


Mereka semua pun berjalan menuju masjid bersama-sama.


Orang-orang di sekitar pun yang melihat personil baru langsung bertanya, siapakan sosok pemuda tampan berpawakan tinggi besar yang berjalan bersama mereka.


"Itu Exel ibu-ibu" Ucap Afifah


"Tampan banget fah, badan nya tinggi besar juga"


"Hehehe.. iya bu"


"Ohh.. gak terasa ya udah besar. Udah lama banget tinggal di Amerika"


"Wajah nya sudah jadi bule ya bu"


"Ibu-ibu ini, kita kesini sholat bukan nya bergosip"


....

__ADS_1


Semua langsung bergosip tentang Exel, ya begitulah. Namun, Afifah diam saja. Ada yang kagum, dan ada juga yang tidak suka. ya begitulah manusia.


...****************...


Keesokan pagi nya, Setelah sarapan, Exel kembali tidur, karena sangat mengantuk. Itu karena tadi, Pagi buta bahkan Langit masih gelap, afifah sudah membangunkan nya untuk sholat shubuh.


El yang mengetahui afifah mulai memperketat ibadah Exel hanya diam saja. Walau El tau, Afifah sedikit memaksakan. Namun bagi afifah sendiri, jika tidak di paksakan Exel akan tetap seperti itu.


"Nanti jam 3 semua nya bersiap ya. Exel juga kamu ajak Fah, kita latih jiwa sosial nya juga"


"Iya mas, ini aku mau ke pasar, cari hadiah buat Anak nya Andi"


"Yasudah, aku berangkat ya."


Afifah mengangguk, lalu mencium tangan suami nya.


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Afifah kembali masuk ke dalam rumah. Kini rumah nya kembali sepi, semua nya sudah pergi bekerja.


Tiga jam kemudian, Exel terbangun. Setelah cuci muka, Exel merasa bosan, karena tidak ada apapun yang bisa di kerjakan.


El berjalan ke luar rumah, namun nyatanya tidak ada apapun di sana. Jalanan ini sangat sepi, walau ada beberapa orang yang lewat.


Exel masuk kembali ke dalam rumah, ia membuka pintu garasi. Niat hati mau menyiram tanaman, namun ia lupa bahwa di dalam garasi ada Mobil sport milik papa nya.


"Berdebu, mending ku cuci. nanti bisa buat jalan-jalan"


Akhirnya Exel mempunyai kegiatan. Ia mencuci mobil sport tersebut di halaman, sambil memutar lagu DJ untuk menemani nya.


"Mommy dari mana?" Tanya Exel saat afifah baru saja turun dari mobil


"Assalamualaikum" Bukan nya menjawab pertanyaan Exel, afifah malah memberi salam


"Waalaikumsalam, mommy dari mana?"


"Laa gitu dong, salam dulu. Mommy dari pasar"

__ADS_1


"Ohh.. yasudah, sini Exel bantuin"


"Kamu basah semua, biar nanti bi Sugiati yang bawa, kamu jangan masuk rumah"


"Hmm.. okelah kalau seperti itu, Exel lanjut cuci mobil saja"


Setelah mencuci dan mengelap mobil, tak terasa hari semakin siang, matahari sudah berada di atas kepala.


Motor yang di kendari Alexa juga sudah terparkir disana, ia baru saja datang dari bekerja, mengajar sebagai guru.


Bella yang juga ikut dengan Alexa, sangat terpesona dengan Exel. Badan Kekar, tak terlalu atletis, kulit putih bersih, hidung mancung dengan wajah ke bule-bule an. Apalagi badan nya sedikit basar terkena cipratan air, membuat pesona Exel semakin menggairahkan.


Dia benar-benar sangat tampan sekali.


"Kak" Panggil Alexa


Exel yang sedang mengelap bagian dalam mobil pun keluar, ia merasa terganggu dengan panggilan Alexa.


"Apa sih"


"Kenalin, ini teman ku. Nama nya Bella"


Exel memandangi Bella mulai dari atas sampai bawah, Lumayan lah, pikir Exel.


"Hai, aku Exel, kakak nya Alexa"


"Bella, senang bertemu dengan kak Exel" Ucap Bella sambil menjabat tangan Exel


"Yasudah sana masuk" Usir Exel


"Ayo Bell, ngapain juga disini" Alexa benar-benar kesal dengan kelakuan menyebalkan saudara kembar nya itu.


...****************...


Alhamdullah, bisa update lagi.


Author akan up dikit2 ya, karena mengejar judul.


Jangan lupa tinggalkan jejak, Terima kasih sudah setia mendukung karya author.

__ADS_1


__ADS_2