Bumbu Cinta, 100% Halal

Bumbu Cinta, 100% Halal
Alhamdulillah


__ADS_3

Satu bulan berlalu, kini semua keluarga besar Sanjaya berada di rumah El untuk mempersiapkan pernikahan Alexa. Ya, besok adalah pernikahan Alexa.


Acara di adakan besar-besaran, El benar-benar membuat pesta meriah, se meriah pernikahan nya dulu.


Jika semua wanita akan bahagia saat akan menikah, tetapi tidak dengan Alexa. Ia merasa semua ini salah, ia masih belum bisa menerima Raihan, meskipun setiap malam boneka teddy bear dari Raihan ia peluk.


"Cie, kak Alexa" Ucap jihan


"Jihan, kamu kapan datang?"


"Tadi kak, akhirnya kak Alexa jadi pengantin. Mana calon nya tampan sekali"


"Kamu tau dari mana calon suami kak alexa?"


"Astagaa kak Alexa, di depan kan ada foto prewedding kakak"


Alexa menepuk jidat nya, ia jadi ling lung.


"Alexa, ini tukang henna nya datang" Ucap mira yang baru masuk ke kamar Alexa bersama seorang perempuan.


"Ohh.. iya tante, henna di sini gakpapa kan?"


"Iya gak papa, yasudah tante tinggal dulu ya"


"Bella kemana tante?"


"Bella sibuk sayang, dia lagi anterin baju ke rumah Raihan" Mira menyebut nama Raihan dengan nada menggoda.


Jujur saja, itu membuat Alexa malu.


"Mama, jangan goda kak Alexa. kan dia jadi malu"


"Hahahaha... " semua orang tertawa.


Tangan Alexa yang putih, langsung di ukir dengan henna berwarna Merah cabe. Itu membuat tangan dan jari lentik Alexa semakin cantik dan indah.


Klingg...


Jihan yang duduk di samping Alexa, langsung melihat benda yang baru saja berbunyi itu.


"Kak, ada pesan dari Mas Raihan" Ucap Jihan menggoda Alexa.


"Sudah biarkan saja"


"Ehh.. sini biar aku yang buka"


"Gak usah Jihan, gak sopan aaaahhh" Alexa hensak erebut HP nya, namun tidak bisa, karena henna di tangan nya belum kering.


Jihan yang bandel langsung membuka nya "Kata mas Raihan. Alexa, jangan lupa makan sama minum vitamin" Jihan terkekeh "Perhatian banget sih"


Cekrek


Jihan memotret Alexa yang sedang manyun dengan tangan yang masih ada henna nya.


Raihan yang menerima dan melihat foto tersebut langsung tersenyum.


"Cantik benget sih kamu xa" reihan menciumi layar ponsel nya berkali-kali.


"Abang Raihan tersayang, sabar ya. besok baru bisa cium kakak ipar beneran" Suara menyebalkan itu membuat wajah Raihan langsung merah.


"Kau tak sopan sekali, masuk ke dalam kamar abang ipar" kesal Raihan, namun tak membuat orang tersebut takut, dia malah terkekeh geli.


"Ini ada teman nya kakak ipar, anterin baju pengantin"


Reihan pun berdiri, menghampiri suami adik nya itu yang sekaligus adalah sahabat karip nya.


"Dokter Raihan, ini baju untuk Akad nikah besok pagi"


Raihan membuka paper bag dan mengeluarkan isi nya "Ini jas hitam sama Sarung?"

__ADS_1


"Iya, sama tante di suruh pakai ini" Ucap bella yang seperti nya juga terkejut.


"iya sudah, Terima kasih Bella"


"Iya dokter Raihan, saya permisi dulu" Bella lalu pergi dari sana.


"Waa... kakak ipar ku pasti semakin tampan kalau pakai sarung"


"Kalau kau ngomong lagi, ku bungkus sama paper bag ini"


"Hahahahah..." Mereka berdua langsung masuk ke kamar.


Malam hari, semua orang sudah terlelap tidur, karena mereka semua cepek sekali mempersiapkan pernikahan. Tapi tidak dengan Raihan dan Alexa. Mereka berdua masih terjaga, memandangi ponsel nya untuk mencari kesibukan.


Raihan merasa dag dig dug, besok adalah hari pernikahan nya. Ia masih tak menyangka dengan apa yang terjadi. Secepat ini kah Raihan mendapatkan cinta nya, Tak menyangka bahwa Alexa kini benar-benar akan menjadi jadi milik nya.


"Xa, kamu kok belum tidur" Bella terbangun saat Alexa terus membolak-balik kan tubuh nya, hingga Bella terganggu


"Aku gak bisa tidur bell"


"Kamu masih mikirin Adam ya?"


Alexa langsung menangis.


"Xa, jangan menangis. bagaimana kalau besok mata mu bengkak"


"Tapi bell, hiks hiks hiks"


"Aku mohon jangan menangis Xa. Lihatlah, adam tidak menghubungi mu, dia tidak lagi menelpon atau mengirim pesan kepada mu, itu tanda nya dia gak peduli sama kamu"


Bella memeluk Alexa, memberi ketenangan buat sahabat nya itu.


"Tidulah, besok kau akan tidur dengan dokter Raihan. Jangan lupa vidio unboxing nya"


Alexa langsung mendorong tubuh Bella, sedangkan Bella langsung tertawa terbahak-bahak.


Setelah sholat subuh, Alexa langsung di rias. Dia memakai kebaya panjang berwarna putih.


"Maa syaa Allah Alexa"


"Cantik sekali"


"Pangling banget"


Semua orang memuji Alexa. Hari ini, dia benar-benar sangat cantik sekali.


Jam 7 pagi, Rombongan mempelai pria datang. Raihan juga terlihat sangat tampan, memakai Sarung berwarna Putih, jas berwarna hitam dengan surban melilit di kepala nya.


"Bibirku keluh" Bibir Raihan kepada Putra


"Tenang bang, jangan gugup. santai"


"Kau ini, mana bisa santai kalau gini"


"Kalau gak santai, nanti ijab nya keliru lo"


"kamu do'ain aku agar keliru? iya?"


"Sensitip kali dari kemarin. Emang gini nih, kalau udah ngebet pengen berkembang biak. gak akan ilang itu marah-marah nya, sebelum tuntas yang di bawah"


Raihan tak menanggapi omongan putra, sahabat nya sekaligus suami dari adik nya itu. saat ini bukan waktu yang tepat untuk itu.


"Saya Terima Nikah nya Alexa Putri Elramdan binti Elramdan Ghifari Sanjaya dengan mas kawin logam mulia 50 gram dan uang tunai sebesar 10 juta rupiah di bayar tunai"


"Saaaahhhhh"


"Alhamdulillah" Air mata El menetes, begitu juga air mata Raihan.


Setelah berdoa, Alexa di tuntun oleh Bella dan Jihan keluar dari dalam rumah. Semua orang melihat pengantin wanita dengan takjub, bibir mereka semua mengatakan Maa sya Allah, dan tak berhenti memuji kecantikan Alexa.

__ADS_1


Alexa di sanding kan di samping Raihan, sesuai arahan dari pihak wedding organizer. Alexa mencium tangan Raihan, lalu Raihan mencium kening Alexa.


Setelah itu, Alexa dan Raihan sungkem kepada El dan afifah, lalu tak lupa kepada Orang tua Raihan.


"Jangan sakiti Alexa Raihan"


"In syaa Allah pa"


El memeluk Raihan, afifah juga sudah menangis terseduh-seduh.


Begitu juga sanjaya dan lastri. Mereka ikut menangis. Lastri awalnya tidak menyetujui pernikahan Alexa dan Raihan. Namun setelah tau, bahwa Raihan adalah anak dari seorang pengusaha baru bara, Lastri pun menyetujui nya. Dia masih belum berubah.


Setelah itu, Raihan dan Alexa duduk di pelaminan. Karena Jihan sudah menyiapkan kado dan kejutan untuk semua orang.


"Kamu cantik sekali, Alexa"


"Terima kasih" Alexa tersenyum kepada Raihan, dan itu membuat jantung Raihan langsung berdetak kencang.


...----------------...


Good afternoon, happy greetings to all of you. I can not say any more, for sure this heart is a happy day for me. before that, I thank you uncle jho. Because of his upbringing and supervision I was able to arrive at this point. I do not forget to also say thank you to all my family, especially Mommy. Who have prayed for and supported me until this moment. At first I felt very sad, when I found out that my graduation ceremony coincided with my beloved sister's wedding day. However, I can make up for my sadness. By making my family and country proud, I am not ashamed to return to Indonesia, because I came home with this achievement. I can also hold my head up when I look at my family, because I can't attend my sister's wedding. For my sister Alexa, congratulations on your marriage. I pray that I will be happy until later. Brother will be home soon, bringing all this pride home Thank you to my tutor, who scolded me so badly. If at that time I didn't scold me, I certainly wouldn't have been standing here. Once again, thank you very much dear Mr jhonson. Thank you, I love you all, I love you all. My friends, my friends. Good afternoon."


Selamat siang, salam bahagia buat kalian semua.


Saya tidak bisa berkata-kata lagi, yang pasti hati ini adalah hari bahagia buat saya.


sebelum nya, saya ucapkan terima kasih buat paman jho. Karena didikan dan pengawasan nya aku bisa sampai di titik ini. Tak lupa juga aku ucapkan terima kasih buat semua keluarga ku, terutama Mommy. Yang sudah mendoakan dan mendukung ku sampai detik ini.


Awal nya saya merasa sangat sedih, di saat saya tau bahwa hato wisuda saya bersamaan dengan hari pernikahan adik tercinta saya. Namun, saya bisa mengganti kesedihan saya ini. Dengan membuat bangga keluarga dan Negara, saya tak malu pulang ke indonesia, karena saya pulang dengan membawa prestasi ini. saya juga bisa menegak kan kepala saya saat menatap keluarga saya, karena saya tidak bisa menghadiri pesta pernikahan adik saya.


Buat adik saya Alexa, selamat atas pernikahan mu. Saya doa kan agar bahagia sampai nanti. Kakak akan segera pulang, membawa kebanggaan ini semua pulang


Terima kasih buat dosen pembimning saya, yang sudah memarahi saya habis-habisan.Jika waktu itu tidak memarahi saya, pasti saya tidak akan berdiri disini.


Sekali lagi, Terima kasih banyak yang terhormat Bapak jhonson.


Terima kasih, aku cinta kalian semua, aku sayang kalian semua. Teman-teman ku, sahabat-sahabat ku.


Selamat siang.


...----------------...


Itu adalah Vidio yang menunjukan Exel sedang menggunakan toga, berdiri di sebuah panggung. Ia berhasil memperoleh penghargaan, peraih nilai terbaik.


Semua orang terharu mendengar nya. Rasa kecewa semua orang langsung hilang, ketika melihat pencapaian Exel.


Alexa bisa merasakan bagaimana Exel sangat menyayangi nya. Saat Exel mendoakan dan memberi selamat atas pernikahan nya di sambutan wisuda nya. dengan otomatis, Alexa langsung memeluk Raihan di atas pelaminan. Alexa menangis di pelukan Raihan.


Sedangkan Raihan langsung terdiam. Ia kaget dengan perlakuan Alexa. Dan itu membuat Badan Raihan memanas dan menegang.


Yaa Allah, bagaimana ini.


"Alexa, sudah jangan menangis" Raihan mengusap punggung Alexa.


"Aku kemarin memarahi nya mas, jadi aku merasa bersalah"


"Nanti kita telepon ya. kamu meminta maaf kepada nya"


Alexa masih belum melepas kan pelukan nya. Sedangkan Raihan sudah sangat malu, karena semua orang kini memperhatikan mereka bedua sambil senyam-senyum.


"Sayang, lepas pelukan nya ya. Orang-orang lihatin kita" Ucap Raihan hati-hati


Alexa pun baru menyadari, dan langsung melepas pelukan nya. Wajah nya langsung memerah.


"Nanti saja peluk-pelukan nya" Ucap Raihan sambil menunduk, Alexa lun langsung mencubit paha Raihan.


"Sakit xa, awas ya nanti malam aku balas cubit kamu"


Alexa merinding mendengar kata Malam. dan Raihan rupa nya sudah mulai berani menggoda Alexa.

__ADS_1


__ADS_2