Bumbu Cinta, 100% Halal

Bumbu Cinta, 100% Halal
Get Out!


__ADS_3

Sudah tiga bulan berlalu. El juga sudah melakukan aktifitas nya seperti biasanya. Tapi tidak dengan afifah, El melarang nya untuk masak dan melakukan pekerjaan berat lain nya, itu karena El tau mau afifah kenapa-napa. tau sendiri bagaimana buibu yang lahiran cesar, gak akan mudah untuk pulih begitu saja.


Kemarin sore, seorang Baby sister baru dari kota datang. Iya, El menambah baby sister walaupun sebenarnya Ana saja sudah cukup. Namun El merasa kurang, dan ingin afifah juga di layani.


"Tugas Ana dan Bu.Ula (baby sister baru) hanya mengurus anak ku dan melayani afifah. Siapkan semua nya untuk istri dan anakku. Jangan sampai Istriku mengambil air putih sendiri ke dapur" Itulah yang El tekan kan untuk kedua baby sister tersebut.


Ula merupakan wanita 40 tahunan, dia seorang janda mempunyai anak laki-laki yang sudah berumur 17 tahun. Suami nya meninggal karena sakit asma.


Ula tidak ganjen seperti Ana, bahkan Ula berjilbab. El sudah memastikan nya, karena Ula adalah bekas pengasuh anak teman El.


Siang hari, setelah makan siang. Afifah tidur bersama kedua anak nya di atas kasur empuk nya. Ula juga ada di sana, tidur sambil duduk di sofa. Ula tak pernah meninggalkan afifah sendirian bersama kedua anak nya, ia sungguh takut sekali El, majikan baru nya itu marah.


Berbeda dengan Ana, walau Ana melakukan tugas nya dengan baik dan slalu beres. Tapi bisa di lihat, totalitas kerja nya masih kurang.


"Bi, Bi Ula" panggil afifah


Ula langsung bangun, terjingkat. "Maaf nyonya, saya ketiduran"


"Ehhh.. gakpapa bi. Ayo tidur disini" Afifah menepuk kasur


"Tidak nyonya" Tolak ula cepat.


"Tidurlah disini, temani Axel dan Alexa, aku mau ke atas dulu"


"Ohh.. iya nyonya silahkan"


Ula lun naik ke atas ranjang dengan perlahan, namun ia tidak tidur, malainkan duduk sambil mengawasi baby twins yang tidur nyenyak. Sedangkan afifah sendiri naik ke atas.


Sesampainya di kamar, afifah ternyata sedang mencuci pakaian dalam El. Karena ia baru tau, bahwa El mencuci pakaian dalam nya sendiri. Sejak awal afifah tau, bahwa El tak mau pakaian dalam nya di cuci orang lain.


Afifah juga beberes kamar tersebut, karena El slalu bekerja di sana, hingga afifah terlelap di kamar sana karena kelelahan.


"Assalamualaikum" teriak seseorang


"Waalaikumsalam" jawab bi sugiati yang kebetulan tengah mengelap guci-guci di ruang tamu

__ADS_1


"Ustadz Amir?" Bi sugiati menghampiri ustad Amir yang masih berdiri di depan pintu, kebetulan pintu sedang di buka


"iya bi, Saya mau ketemu sama Afifah"


"Afifah tidur ustadz, Pak El gak ngizinin siapapun menganggu tidur nya"


"Apa pak El ada?"


"Tidak ada, belum pulang dari puskesmas"


Ustadz Amir mengangguk "Baiklah, saya permisi bi, Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Ustadz Amir pergi dari sana setelah tersenyum kepada Bi sugiati.


di balik tembok, ternyata Ana sedang mengintip. Tentu Ana tau dari bi sugiati, jika ustadz Amir adalah mantan pacar afifah. Ya kurang lebih seperti itu, padahal bi sugiati cerita bahwa afifah dan ustadz Amir pernah saling suka, tapi Ana menyimpulkan mereka pacaran. Yasudahlah terserah Ana.


Ngapain ustadz tersebut kesini, apa dia masih berhubungan. Atau jangan-jangan mereka masih suka contekan melalui HP. Kalau pak El tau, pasti dia akan marah dan afifah akan Get Out dari sini.


Dan bodoh nya Ana, slalu bertindak tanpa memikir panjang dulu.


Afifah mengangguk "Iya mas, tapi habisin dulu makan nya."


"Iya, kamu juga yang banyak makan nya. Biar asi nya banyak"


"Iya mas, kamu mau di bikinin cemilan apa? kentang goreng, sosis bakar atau Pizza?" tawar afifah "Nanti biar aku biarkan sebentar dulu"


El tersenyum "Gak usah sayang, tuh lihat bi lela sudah buatin mas pizza"


"Mas gak takut kolestrol gitu, makan pizza malam-malam"


El tersenyum "Sesekali boleh fah, kan gak tiap hari juga"


setelah makan malam, El mengajak bicara kedua anak nya itu, walau Axel dan Alexa masih belum paham.

__ADS_1


"Anak papa sayang" El memandangi wajah cantik dan tampan di hadapan nya secara bergantian


"Lagi lihatin apa?"


"Gak boleh rewel ya sayang, jadi anak pintar. Kasian Mommy nya"


"Iya dong pa, Axel sama Alexa anak yang baik. Gak akan buat semua orang repot" Jawab afifah sambil menirukan suara anak kecil.


......


Setelah di rasa Axel dan Alexa menguap, El langsung meninggalkan mereka dan langsung menuju ke lantai atas.


Satu jam kemudian, bi lela datang mengantarkan Pizza untuk El yang sangat sibuk melakukan Meeting online.


Sedangkan di kamar bawah, afifah duduk menonton televisi, sampai ia ketiduran. Sedangkan baby twins bersama Ula dan Ana berada di luar.


beberapa jam kemudian, Axel dan Alexa di letakkan kembali ke dalam box tidur mereka masing-masing. Karena afifah sudah tidur, jadi Ana dan Ula langsung pergi dari sana.


Ula yang capek langsung mandi dan istirahat, begitu juga bi lela. Tapi tidak dengan Ana, ia sibuk memandangi layar HP nya sampai tengah malam.


Saat hampir jam satu dini hari, Ana kembali ke kamar afifah untuk melihat El, namun sayang El tidak ada disana.


Aku harus segera beraksi. tentu aku tak mau berlama-lama menjadi baby sister, aku mau jadi nyonya.


Niat hati Ana hendak menghampiri El yang ada di atas, tapi nyatanya saat kaki Ana naik ke satu anak tangga, dari atas suara sandal El sudah terdengar. Ana pun langsung berlari dan bersembunyi agar El tidak melihat nya.


Ya ampun, gagal lagi.


Ana merasa sangat kesal sekali, saat El masuk ke kamar tamu, dimana afifah dan kedua anak nya tidur.


...****************...


Alhamdulillah, udah bisa Update lagi.


Maaf ya sedikit, yang mengikuti akun instagram author pasti tau kalau author tadi habis ke Dokter gigi.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak, untuk kisah usman dan Hanum belum bisa di update, keterbatasan waktu. mohon pengertian nya.


Selamat malam, selamat beristirahat.


__ADS_2