
Mobil sport el memasuki area desa, menjadi pusat beberapa orang yang baru saja pulang dari kebun.
di halaman rumah, sudah berdiri bi sugiati dan andi. El sudah menghubungi andi agar memanggil bi sugiati membersihkan rumah nya.
el dan afifah turun dari mobil, barang-barang yang tadi di angkut oleh mobil pick up juga sudah di turunkan dan dimasukkan ke dalam rumah. mereka berdua langsung masuk dan membersihkan diri.
"Mas, udah aku siapin air hangat nya. aku tinggal masak dulu"
"Aku masakin telur dan sayur rebus saja. tak pakai nasi"
"Susu?"
"Air putih saja"
el pun masuk ke kamar mandi, sedangkan afifah langsung kedapur masak pesanan suami. disana ada bi sugiati yang sedang menata belanjaan afifah dan el kemaren di kota.
"Bulek, ikan dan daging masukkan ke flazer ya. sayur taruh bagian bawah"
"iya fah, kalau bumbu, saos ini taruh dimana?"
"itu ada rak bi, tata disana saja ya" walaupun memerintah, afifah tetaplah sopan. namun seperti nya bi sugiati tak menyukai nya.
setelah 20 menit, el turun kebawah, ia langsung duduk di kursi makan, afifah yang melihat el langsung bingung, lantaran masakan nya belum selesai.
"Mas, tinggal dikit lagi bentar ya" afifah menghampiri el, padahal el tak marah, ia hanya ingin mengecek pekerjaan nya.
"Buatin aku Teh susu ya" pinta el kepada afifah, afifah yang sudah 2 langkah pergi meninggalkan el, ia berbalik "hangat atau dingin mas?"
"Hangat" cuek sekali, tanpa melihat afifah, el fokus memegang HP nya.
tak lama kemudian, wortel, kubis, kentang dan 5 telur rebus sudah berada diatas piring, tepat di depan el. lalu afifah membawa semangkok kecil bumbu kacang, kecap, disusul bi sugiati membawa dia gelas besar air putih.
El menatap menu sederhana di depan nya itu, ia langsung membalikan piring di depan nya, mengambil 3 butir telur rebus dan sayuran nya.
"Di kasih kecap sama sambal kacang ini mas, biar Ada rasanya"
el diam, menatap semangkok sambal kacang tersebut. walau tatapan nya terlihat ragu, namun el tetap menciduk nya dan menyiramkan di atas piring nya.
Enak! itulah yang el rasakan saat suapan pertama di lahap.
Walau perutnya tak lapar, el pun menghabiskan semua nya, bahkan tidak ada sisa sedikitpun.
apa dia kelaparan, gitu banget makan nya.
...****************...
Malam Hari, beberapa orang datang ke rumah el.
mereka adalah bu nanik dan pak Syarif. mereka kesini untuk menyelesaikan beberapa hal. karena besok ada orang dinas. dari arah dalam rumah, afifah berjalan keluar, membawa nampan berisi 3 gelas berisi Teh dan dua piring cemilan.
"Bu nanik, pak Syarif silahkan" afifah menyajikan nya.
__ADS_1
"Terima kasih fah, duh.. kamu makin cantik saja" puji pak Syarif
"Pak, jangan asal puji afifah, apalagi ada suami nya" goda bu nanik sambil melirik El, yang di lirik pun hanya diam
"Yasudah, aku masuk dulu. sebentar lagi kita makan sama-sama"
tak lama kemudian, andi bersama 3 orang yang tak lain pegawai di puskesmas datang. mereka juga akan membantu menyelesaikan tugas malam ini.
andi masuk ke dalam rumah, ya maklum saja seenak nya. andi sudah terbiasa. ia memberitahu afifah agar membuatkan nya minuman. setelah dibuatkan, andi keluar dengan membawa nampan yang diatasnya ada 4 gelas teh hangat dan seteko air putih.
di dapur afifah membuat Nasi goreng, dengan bumbu resep yang ia pelajari dari ibunya. namun kali ini sedikit berbeda, jika biasanya hanya di campur wortel dan sawi, kini afifah menambahkan kacang kapri dan sosis. setelah selesai, satu persatu afifah menuangkan nasi goreng tersebut ke atas piring, dikasih 3ekor udang goreng dan telur dadar, tak lupa di tambah garnish tomat dan timun yang di iris tipis.
setelah itu, afifah menata nya di atas meja makan, namun afifah teringat sesuatu, ia kembali kedapur mengambil keju, perlahan afifah memarut keju tersebut dan di letakkan pas di atas Nasi goreng di piring El.
"Alhamdulillah, selesai" afifah melepas celemek yang menempel di tubuhnya, menggantung nya kembali di dekat pintu dapur. langkah kaki nya membawanya ke ruang tamu, ruangan dimana El dan yang lain mengerjakan tugas.
"Mas, gak mau makan dulu?" afifah mendekat,
"Sudah selesai?" tanya El balik tanpa melihat yang istri di samping nya
"Sudah" El pun mengangguk, lalu meletakan kertas yang ia pegang di meja.
"Ayo makan dulu, setelah itu kita lanjut sampai selesai"
Makan Malam dimulai dengan sangat nikmat, pujian dari semua orang kepada membuat El merasa risih.
"Akhirnya setelah sekian lama, makan masakan mu fah" tutur yang lain
"Sudahlah bapak-bapak, makan dulu. dihabiskan. kalau mau nambah ambil sendiri di mangkok ya" afifah menghentikan celotehan mereka, karena El terus melirik nya.
setelah drama makan malam, yang membuat El sedikit kesal, apalagi pujian terus diberikan, tentu ada sedikit embel-embel godaan yang ada sangkut pautnya dengan El. bahkan El sampai mengumpat dalam hati tak akan mengundang mereka lagi, terlebih memberi mereka makan!
setelah membersihkan dapur, afifah memberikan beberapa kripik yang ia beli di kota kemarin, niat hati afifah ingin membelikan sang ibu dan adik, namun lebih baik di kasih kepada mereka sebagian, lagian masih ada beberapa bungkus lagi.begitulah pikir afifah.
setelah memberikan 3 toples ke luar, El mengikuti langkah afifah yang masuk kedalam rumah kembali. karena afifah tak menyadari El yang membuntutinya, El pun menarik tangan afifah, yang ditarik pun kaget akhirnya jatuh kedada penarik, untung saja tubuh El bisa menerima dan mereka bedua tak jatuh.
"Astaghfirullah mas"
"Kenapa kamu kasih keripik nya? katanya buat zakir dan ibumu" tatapan itu membuat afifah takut.
"Masih ada beberapa bungkus lagi mas, biarkan saja. kasian kan mereka"
El mendengus lalu melepaskan cengkraman di lengan afifah.
"Tidurlah dulu, jangan keluar lagi"
afifah pun mengangguk, ia langsung naik ke atas dan masuk ke kamar.
...****************...
Hari ini El sangat sibuk, ada beberapa orang dari dinas melakukan survei tahap awal, jadi ada 3 tahap yang harus dilewati, setelah itu barulah El naik pangkat langsung dua tingkat. Hebat!
__ADS_1
Seperti biasa, afifah memasak makan siang untuk El. sesuai titah sang raja. Andi lah yang akan mengambil makan siang untuk El.
sore hari, zakir datang ke rumah afifah untuk mengambil oleh-oleh.
"Mbak, motor zakir mau zakir jual"
"kenapa?"
"ibu kan udah gak jualan mbak, motor itu buat biaya sekolahku. untuk beli buku, persiapan wisuda. sama bayar SPP mbak. semuanya total 4juta an mbak. kan zakir nunggak SPP udah 5bulan, ditambah 2 bulan kedepan"
afifah diam.
"Jika dijual pun, cuma laku 3juta 200 mbak. tadi udah di tawar pak samsul. motor zakir kan butut. lagian pajak nya udah mati puluhan tahun"
"Yasudah, jual saja motormu. pakai motor mbak saja ya. kamu tunggu sini sebentar" afifah pun sedikit berlari naik ke lantai dua.
wajah zakir terlihat sedih, ia masih terus menyusahkan afifah, ia belum bisa memberikan yang terbaik untuk afifah dan ibu nya.
"Ini mbak tambahin 300ribu ya. biar yang 500 ribu nanti mbak kasih lagi"
"Tapi mbak... " zakir menolak nya
"Sudah, bayar saja besok ya. besok pagi jalan kaki kesini, bawa motor mbak buat sekolah"
"nanti mbak naik apa dong?"
"Mas ramdan udah beli motor baru. jadi motor mbak buat kamu saja"
Bohong! El memang membeli motor baru, namun sampai sekarang El tidak bilang bahwa itu untuk afifah.
"Yasudah mbak, zakir pulang ya. kasian ibu di rumah sendirian"
afifah pun mengangguk dan mengantarkan adik nya tersebut sampai ke luar.
"Bilang sama ibu, InsyaAllah besok mbak kesana"
zakir tersenyum dan mengangguk.
"Kir" panggil afifah, zakir yang sudah menggenggam gas ingin pergi dari sana pun ter urungkan.
"Ibu sehat kan?"
zakir diam sejenak "Sehat mbak, jangan khawatir ya"
afifah pun bernafas lega, ia pun masuk kedalam rumah kembali setelah zakir sudah pergi dari hadapan nya.
Bagaimana aku dapatin uang 500ribu untuk zakir. Aku saja tak pernah pegang uang, bahkan suamiku sendiri tak pernah memberiku uang. selama ini aku slalu membeli bahan makanan dengan nya, itupun dia yang bayar nya langsung.
afifah duduk di sofa empuk ruang tengah, ia memikirkan cara untuk mendapatkan uang. meminta kepada El adalah hal yang tak mungkin, afifah tau bagaimana Pernikahan nya, ini hanyalah pernikahan kontrak bagi El, walaupun afifah tak menganggap nya seperti itu.
Bingung sekali!!
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak ❤❤❤