
"Hari ini mas Adam gak bisa kak"
"Terus kapan? Apa dia yang gak mau ketemu sama aku?"
"Mau kak, besok kata nya. Di rumah paman zakir, waktu acara 8 bulanan"
Exel diam, ia mempertimbangkan kembali tawaran Alexa.
"Oke baiklah, awas kalau bohong" Ancam Exel.
"Enggak kak, tapi janji dulu ya, jangan bocor ke papa sama mommy"
"Iya, sudah sana masuk, kerja lagi"
"Oke kak"
Alexa berjalan masuk kembali ke dalam sekolah, akhirnya ia bisa bernafas dengan lega.
Sedangkan Exel juga kembali masuk ke dalam mobil, lalu ia menjalan kan mobil, pulang ke rumah dengan bermodal google maps.
Siang hari, setelah makan. Exel kembali ke kamar nya untuk mengerjakan tugas. Sedangkan afifah juga pergi ke rumah zakir untuk membantu persiapan untuk acara besok.
BI ijah yang sangat perhatian dan paling mengerti Exel. Ia membawakan sebuah roti bakar isi sosis, sayur dan keju mozarella ke kamar Exel, untuk teman belajar Exel.
"Makasih ya bi"
"Minum nya susu atau apa mas?"
"Gak usah bi, air putih ini saja"
"Yasudah, bibi pergi ya mas"
Exel mengangguk "sekali lagi, makasih ya bi"
"Iya mas Exel"
***
Jam 5 sore, afifah datang. Ia langsung mencari sosok suami dan anak laki-laki nya.
"Bi, Mas ramdan sama Exel kamana?"
"Mas Exel di kamar nya nyonya, kalau tuan mungkin sedang mandi"
"Apa dari tadi siang Exel belum keluar kamar?"
"Iya nyonya, kayak nya ngerjain tugas gitu. Tapi udah bibi buatin roti bakar isi"
"Hmm.. Ya sudah. Gak usah masak makan malam ya bi, soal nya habis maghrib kita semua ke rumah zakir. Kalau Exel tidak ikut, bibi buatkan nasi goreng saja nanti" Afifah memberikan intruksi
"Iya nyonya"
__ADS_1
Setelah itu, afifah naik ke lantai dua, ia menghampiri suami nya yang ada di kamar.
"Kok pulang?" Tanya el saat ia melihat istri nya
"Iya, nanti maghrib kita ke sana bersama-sama ya"
"Iya, Alexa di mana fah?"
"Nyiram bunga di halaman belakang, kenapa?"
"Hmm.. Gak papa, yasudah aku mau menghampiri Alexa dulu" Pamit el
"Kamu lihat Exel dulu deh mas, kata bibi dari siang Exel sibuk ngerjain tugas. Seenggaknya kasih perhatian sedikit, atau kasih semangat gitu"
El diam, memikirkan lagi saran afifah. Sebenar nya tadi saat el baru saja datang dari puskesmas, bi ijah sudah memberitahu nya. Namun el memilih diam, karena tak mau mengganggu.
"Baiklah"
El pun menghampiri Exel yang sedang fokus menatap layar laptop nya.
"Susah ya xel?"
Exel melihat ke sumber suara "papa, tidak kok pa. Cuma ini Exel selesaikan semua tugas nya, biar tiga hari ke depan bisa santai"
"Oh.." El duduk di tepi ranjang. "Habis maghrib, kita semua mau ke rumah paman zakir. Kamu ikut gak?"
El menghentikan aktifitas jari nya yang sedang menari di atas papan keyboard, lalu menoleh ke belakang. "Tidak pa, besok saja aku ke sana. Malam ini, Exel mau selesain tugas dulu"
"Iya" Jawab Exel singkat, ia tak mau konsentrasi nya teralihkan, ia terus mengerjakan tugas nya, hingga tak terasa sudah jam 8 malam, bahkan nasi goreng yang sejak 2 jam yang lalu bi ijah antarkan belum tersentuh.
Ya begitulah Exel, dia akan lupa segalanya jika sudah fokus mengerjakan tugas.
Drrrrttt
Drrrtttt
Sejak tadi ponsel nya bergetar, namun Exel hanya melirik nya saja, ia tak menghiraukan panggilan dan pesan dari michella.
Drrrt
Drrrrttt
Exel menghela nafas nya kasar, ia sangat kesal sekali. Exel mengambil ponsel nya dengan kasar, tetapi saat ia lihat nama yang tertera disana, ia langsung tercengang. dengan segera, Exel menggeser tombol berwarna hijau
📞 Assalamualaikum
📞waalaikumsalam, my rabbit
📞 Kak Exel, lagi ngapain?
📞lagi ngerjain tugas, kamu lagi apa?
__ADS_1
📞aku ganggu ya kak?
📞 gak ganggu kok kelinci ku, vidio call yuk
📞 hmm.. Udah malam kak, Sabrina telepon cuma ingin menepati janji saja kok.
📞kok gitu si kelinci ku
📞besok kakak gak usah jemput Sabrina ya, nanti abi aku marah
📞kenapa marah?
📞sabrina gak boleh deket sama cowok kak, bukan muhrim
📞 hmm oke, tapi janji dulu ke kakak, kamu akan slalu balas chat kakak.
📞kalau Sabrina gak sibuk, pasti Sabrina balas chat kakak
📞yasudah, kamu sekarang lagi ngapain?
📞mau bobo kak, kakak juga bobo ya, jangan sampai kelewat sholat subuh nya.
Deg.. Jantung Exel langsung berdetak kencang saat Sabrina mengatakan sholat subuh
📞eeh.. Iya, yasudah kamu bobo ya kelinci mu
📞assalamualaikum
📞waalaikum salam, kelinci kecilku.
Tut
Tut
Tut
Sabrina mematikan sambungan telepon nya. Exel girang nya minta ampun, setelah Sabrina menelpon nya.
Exel pun menutup laptop nya, kini pikiran nya sudah di penuhi oleh fantasi lain, karena suara lembut Sabrina.
Ia segera makan nasi goreng yang sudah dingin itu, lalu merebahkan tubuh nya di kasur.
Exel memeluk guling di bawah selimut, ia memandangi foto jadul nya bersama Sabrina.
Exel tidak menyadari apa yang sudah ia rasakan. Saat ini Exel hanya ingin dekat dan terus mendengar suara Sabrina.
...****************...
jangan lupa tinggalkan jejak.
hari ini author CREZY up.
__ADS_1
Terima kasih sudah mendukung author..