
"Selamat pak el" ucapan salah satu gerombolan dokter seangkatan nya
"Makasih sudah datang semua"
"Waa.. pak el, aku jadi kepo ini. kok bisa tiba-tiba nikah gini." goda salah seorang di sana
"Sesuai gosip yang beredar sih, istri pak el ini dulu nya jualan nasi di Kantin pukesmas, dan masakan nya enak sekali"
el hanya tersenyum
"Waa... bentar lagi, tubuh atletis ini berubah dong"
"Berubah gendut, karena masakan istri slalu enak hahaha" semua orang tertawa
"Kalian ada-ada saja"
"Tapi cantik banget pak, gak kalah sama yang dulu"
"kalau menurutku lebih cantik istri pak el sekarang, kalau dulu cantik bedak hahah"
"Kalian bisa saja, Terima kasih atas pujian nya. aku tinggal kesana dulu ya" pamit el, semua pun mengiyahkan nya
el berjalan ke arah byan yang sedang mengobrol dengan beberapa pengusaha.
"Ini dia, pengantin nya" salah seorang merengkuh pundak el
"apa kabar pak" tanya el
"Baik el, kamu gimana ini ceritanya. dapat yang daun muda gini"
"heheh.. bapak bisa saja. gimana perkembangan nya"
__ADS_1
"Ayolah el, jangan bahas itu" sahut byan
"Kita mau tanya, gimana ceritanya, tiba-tiba nikah"
"kata byan, kamu gak mau nikah barengan. Kenapa?" goda seorang laki-laki
"Kebelet pak, calon nya cantik gitu"
"wkwkwk" semua terkekeh.
"seperti nya saya salah hinggap disini" ucap el sambil tersenyum
acara terus dimulai, semua orang belum tau Akun sosial media milik afifah. Banyak banget yang ingin tau sosok afifah, namun semua nya gagal mereka ketahui. bahkan Hilda saja yang kemarin bilang afifah adalah sepupu nya, banyak yang ngatain Hilda pansos, karena Hilda tak bisa menunjukan Akun Afifah.
Acara pun berakhir, kini satu-persatu tamu undangan berpamitan untuk pulang. begitu juga keluarga sanjaya, setelah mereka mandi dan berganti baju, mereka semua langsung kembali ke rumah. tapi tidak untuk El dan afifah, nenek eka meminta el dan Afifah untuk menghabiskan waktu di Kamar Hotel pribadi yang terletak di lantai paling atas. Ruangan VIP yang berisi 4 Kamar, satu Kamar berukuran sangat besar dan mewah itu dulu sering di pakai Kakek Alex dan Nenek Eka untuk beristirahat ketika tidak ingin di ganggu.
Pintu lift terbuka, afifah dan el melangkahkan kaki mengikuti Manager hotel.
"Mas, Aku tidak bawa baju ganti" ucap afifah.
"Kata nenek di lemari sudah ada" ucap el.
afifah pun langsung menuju ke lemari besar, ia membuka di sana hanya ada satu baju yaitu legerie Berwarna Merah. tidak ada apapun di sana kecuali itu.
Gak mungkin aku memakai nya
"Mas, gak ada baju lain?" tanya afifah menghampiri el yang duduk sambil bersandar di sofa besar
el melihat afifah "kenapa?"
"Lihatlah sendiri mas, mana mungkin aku memakai nya" ucap afifah
__ADS_1
tanya berbicara, el pun bangkit dan melihat isi lemari.
Nenek, ada-ada saja.
dengan cepat el menelepon seseorang yang tak lain adalah santi, tentu El memesan baju untuk afifah dan untuk nya.
afifah pun hanya bisa diam duduk di tepi ranjang, sambil bermain HP.
"Tunggulah, sebentar lagi pakaian datang" ucap el, setelah mengatakan itu, el langsung merebahkan tubuh nya di atas ranjang besar dan memejamkan mata nya.
tak lama kemudian, seseorang mengetuk pintu, afifah pun segera membuka nya, dan ternyata pelayan hotel membawakan 2 Paper Bag besar.
"Terima kasih" ucap afifah setelah menerima nya
karena sudah sangat capek, afifah pun langsung mengambil baju tidur panjang berwarna abu-abu itu ke kamar mandi. setelah masuk kamar mandi, afifah lagi-lagi terkejut dengan semua yang ia lihat.
Dia ternyata sangat kaya sekali, ohh tidak, maksudku nenek nya yang kaya, hehehe...
Kamar mandi yang full dengan kaca, afifah merasa malu sendiri saat ia melihat pantulan tubuh polos nya di kaca.
indah juga hahaha, tapi... apa aku tetap akan menjadi perawan tua sampai nanti, atau aku menjadi Janda tapi masih perawan, aku yakin mas ramdan tidak akan menyentuhku. dia tidak mencintaiku, dan aku yakin, dia masih cinta kepada mantan kekasih nya itu.
setelah berendam dan bermanja-manja di kamar mandi, afifah keluar tanpa memakai jilbab. ia menggerai Rambut panjang nya sambil menggosok nya dengan handuk.
"Kenapa lama sekali mandi nya" suara tegas el mengagetkan afifah.
"Mas ram.... " afifah langsung berbalik melihat ke sumber suara ku kira dia tidur. dengan segera afifah menutupi rambut nya dengan handuk lalu di putar ke atas, sehingga leher putih nya terekspos dengan jelas.
"Tidurlah... nanti malam malam panjang buat kita"
BERSAMBUNG
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak ❤❤❤