
**Mohon untuk tidak baper dengan alur yang aku buat. Ini hanya karangan semata, tidak untuk menjatuhkan citra siapapun, terutama Citra Kyai.
Aku sebagai Author tak pernah menulis sesuatu yang merujuk kepada sebuah ujaran kebencian, semua alur sebisa mungkin terlihat real dan tidak terlalu mengada-ada.
Mari kita berbicara sebentar, bukan nya setiap orang tua slalu menginginkan Anak-anak nya bahagia. Apalagi seseorang yang sudah mempunyai sebuah kehormatan, tidak ada satupun orang tua yang ingin kehormatan nya jatuh.
BICARA TENTANG SABRINA, DIA ADALAH KESAYANGAN SEMUA ORANG. WAJAR SAJA JIKA KELUARGA NYA INGIN MENIKAHKAN SABRINA DENGAN SALMAN. MEREKA INGIN SEKALI SABRINA MENJADI** IBU NYAI. **AUTHOR RASA ITU SUDAH TERJADI SESUAI DENGAN APA YANG ADA DI KEHIDUPAN NYATA.
SEBENAR NYA INI HANYALAH KONFLIK, SEBUAH CERITA JIKA TIDAK ADA KONFLIK NYA MANA SERU.
MAKA DARI ITU, AKU MOHON KEPADA KALIAN. JANGAN ADA YANG BAPER SEOLAH-OLAH AUTHOR MENJATUHKAN CITRA KYAI.
SEBENAR NYA AUTHOR SEDIKIT SENANG,KALIAN EMOSI, BERARTI PENYAMPAIAN KU BERPENGARUH. TAPI YANG HARUS KALIAN INGAT, INI HANYALAH CERITA, JADI JANGAN MENGANGGAP AUTHOR MENJATUHKAN CITRA KELUARGA KYAI**.
Exel kini berada di sebuah diskotik elite, tempat para penguasa melepas penat. Banyak sekali cewek cantik di sana, dan semua tamu laki-laki di temani oleh wanita-wanita sexy yang berpakaian hampir telanjang. Tapi hanya Exel yang duduk sendirian dengan tampilan berantakan.
"Hai" Sekarang wanita sexy menghampiri exel setelah pemilik diskotik tersebut menyuruh nya.
Perlahan exel mendongak, menatap wanita yang melingkarkan tangan nya di pundak nya.
"Sabrina?" Ucap exel
__ADS_1
Wanita tersebut hanya tersenyum.
"Mau di temani?" Tanya nya
Exel mengangguk, lalu mengangkat tubuh wanita tersebut ke pangkuan nya.
Di mata exel wanita tersebut adalah Sabrina. Exel menciumi tangan nya dan wanita itu juga membalas semua perlakuan Exel.
"Sabrina sayang, jangan pernah pergi"
"Tidak akan, yuk pergi dari sini" Ajak wanita tersebut.
"Kau jago sekali sayang" Puji exel saat wanita itu memulai permainan itu.
Exel yang mabuk berat hanya bisa menikmati semua yang dilakukan oleh wanita tersebut. Saat exel hendak mencapai puncak nya, ia langsung memeluk wanita tersebut sambil berkata "Kau milikku Sabrina, kau milikku" Setelah itu, exel tertidur dengan pulas.
"Tuan Exel pergi ke diskotik bersama wanita, dia juga melakukan chek in" Seorang laki-laki sedang menelpon
"Tetap tunggu sampai Exel kembali pulang" Ternyata laki-laki tersebut menelpon Byan.
"Baik, tuan Byan"
__ADS_1
Byan hanya bisa menggeleng-geleng kan kepala nya, keponakan nya itu sulit sekali di percaya. Byan pikir Exel galau, segalau-galau nya. Nyata nya tidak, dia malah bersenang-senang.
Exel baru saja bangun sangat pagi sekali. Ia langsung kaget saat melihat wanita tidur di pelukan nya.
"Aaahhh" Teriak Exel saat kesadaran nya sudah terkumpul dan semua ini bukan lah mimpi.
"Keluar" Usir Exel saat wanita tersebut sudah bangun.
"Baiklah" Wanita tersebut langsung pergi dari sana.
Exel langsung buru-buru memakai kembali pakaian nya sambil terus mengutuki kebodohan nya. Dengan segera, ia menuju ke kasir. Ia langsung membayar tagihan minuman, kamar dan juga jasa wanita tersebut. Setelah itu dengan kesal ia membelah jalanan yang sangat sepi.
"Kepalaku pusing sekali" Exel memegang Kepala nya yang tiba-tiba merasa pusing. Mungkin itu efek dari minuman yang semalam.
Tiba-tiba, mobil Exel berjalan pelan sekali. Bahkan berhenti di tengah-tengah jalan.
Dua orang laki-laki suruhan Byan pun langsung ikut berhenti, cukup lama ia menunggu akhirnya mereka memutuskan untuk melihat apa yang sedang terjadi.
Dua orang laki-laki itu memeriksa nya, setelah itu ia langsung menelpon Byan. Tampak mereka sedang berbicara melalui telepon..
BERSAMBUNG...
__ADS_1