
"Kenapa sedih kelinci kecilku?"
"Berapa lama kak Exel di sana?"
"satu tahun mungkin" Jawab Exel menunduk.
Sabrina menoleh, memandangi wajah Exel dari samping "Kok lama benget kak?"
"Kuliah nya cuma tinggal 6 sampai 7 bulanan, cuma Kakak gak bisa langsung pulang. karena Kakak di sana juga kerja"
Sabrina diam.
"kamu sendiri yang sering bilang kepada kakak, jangan pernah khawatir, kalau jodoh tidak akan kemana. Tapi kenapa sekarang kamu malah sedih gini?"
"Semangat ya kak, jangan lupa ibadah nya"
"Terima kasih kelinci kecilku" Exel ingin sekali mengusap kepala Sabrina, namun lagi-lagi Sabrina menepis nya.
"Yasudah, kakak pulang ya. kamu yang semangat ujian nya"
"Iya kak, kakak juga ya"
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam"
Exel pun pergi dari sekolah Sabrina. Ia baru saja berpamitan kepada Sabrina, bahwa besok dia pergi ke kota dan lusa dia akan terbang ke Amerika.
Ujian sudah tiba, wisuda sudah berada di depan mata. Setumpuk berkas perusahan juga sudah menunggu nya.
"Padahal mommy ingin kamu lebaran di sini sayang" ucap afifah sambil membantu Exel berberes.
"Mommy jangan sedih ya. Next time kita bertemu di Amerika, saat Exel wisuda"
Afifah langsung memeluk Anak nya, hal terberat dalam hidup afifah adalah jauh dari anak nya.
...****************...
✉Alexa, Mas besok kembali ke kampung. Karena Adik mas kecelakaan
Sungguh Alexa masih sangat malas meladeni pesan Raihan.
✉Iya mas, Alexa doa kan adik mas Raihan cepat pulih.
✉Terima kasih, apa mas boleh minta sesuatu?
Alexa benar-benar kesal dengan Raihan.
✉Minta apa mas?
✉Nanti sore mas jemput ya, kita buka puasa bersama di Pasar Malam
demi apapun Alexa tidak mau pergi ke sana. Tapi jika mommy nya tau, atau Raihan mengadu ke El, bisa-bisa Afifah memarahi nya seperti kemarin gara-gara Alexa tak mau menemui Raihan.
✉Alexa izin dulu ke Papa ya mas
✉Mas sudah izin ke Papa Xa, maka nya mas sekarang tanya kamu. Jika kamu gak mau gak papa
Mata Alexa melotot membaca pesan Raihan. Padahal Alexa tadi hanya ingin mencari Alasan, namun nyata nya Raihan telah satu langkah di depan nya.
✉Baiklah mas, Alexa tunggu nanti sore.
Di ruangan Raihan langsung meloncat kegirangan. Akhirnya ia bisa kencan dengan Alexa, sebelum ia pulang kampung.
...****************...
Sore hari tiba, Raihan datang dengan memakai celana jeans dan jaket Bomber berwarna abu-abu. Sore ini, Raihan membawa motor. Sa ae sih reihan agar bisa dekat dengan Alexa, pakai bawa motor segala.
"Alexa, cepat lah. Raihan sudah datang" Teriak Afifah dari luar kamar"
"Iya mommy"
Tak lama Alexa keluar, ia langsung menuju ke ruang tamu, di mana Raihan menunggu nya.
Alexa diam terpaku, saat ia melihat penampilan Raihan.
Kenapa bisa sama!
Outfit Alexa hari ini adalah celana Kulot Jeans dan blous Abu-abu. Alexa ingin masuk dan berganti baju, namun rasa nya tak etis. Apalagi Raihan sudah menyadari nya.
"Raihan pamit dulu mommy"
"Iya hati-hati ya"
__ADS_1
Alexa dan Raihan mencium punggung tangan Afifah bergantian. Sedangkan El dan Exel sedang tidur nyenyak sejak siang.
"Pakai motor?" tanya Alexa saat Raihan sudah duduk di atas motor.
"Iya, kalau kamu gak kamu aku akan ambil mobil dulu"
"Tidak, ayo berangkat" Ucap Alexa sambil naik ke atas motor.
"Pakai ini" Raihan memberi kan Alexa kacamata, Alexa diam, melihat kacamata yang di pegang oleh Raihan.
"Biar mata kamu gak kena debu dan serangga"
Alexa pun mengambil nya dan langsung memakai nya. dan yang bikin Alexa sedikit kesal, ternyata Raihan juga memakai kacamata hitam. Kini mereka berdua seperti Soulmate, dengan outfit sama dan kacamata serupa.
Setelah sampai di pasar malam, mereka berjalan beriringan. Beberapa orang memperhatikan Alexa dan Raihan. Dalam Hati Raihan ingin sekali menggenggam erat tangan Alexa, namun ia tak seberani itu untuk melakukan nya.
"Kamu mau makan apa xa?"
"Kita makan Nasi goreng itu saja. Yang lain nya aku tak berselera"
"Gak mau beli es dulu?" tawar Raihan.
"Aku lemas sekali mas, kamu saja yang beli ya. Aku tunggu disini"
"Oke, kamu mau es apa?"
"Aku juice Alpukat sama Air putih ya mas"
"Oke, kamu tunggu sini ya"
Raihan tidak curiga, padahal itu hanya alasan Alexa. Yang sebenar nya adalah Alexa malas jalan-jalan sama Raihan.
Raihan membelikan Juice Alpukat dan air putih untuk Alexa dan untuk nya, setelah itu ia kembali menghampiri Alexa yang sudah duduk di bawah tenda nasi goreng abang-abang kaki lima.
"Kamu suka musik gak xa?" tanya Raihan basa-basi
"Suka sih"
"Suka genre apa?"
"Gak ada spesifikasi khusus sih, suka dengerin apa saja"
"Aku suka main gitar, kalau malam suka main gitar sendiri di rumah"
"Oh iya, boleh tanya gak?" tanya Alexa saat ia seperti nya mengingat sesuatu
"Kalau mau tanya, langsung saja Alexa. jangan tanya dulu, boleh atau enggak"
"Hmm.. mas Rai suka pedes gak?"
"Suka sih, tapi kalau terlalu pedas gak suka"
Alexa mengangguk saja.
"emang nya kenapa?"
"Gak papa kok"
اَللهُ اَكْبَرُ،اَللهُ اَكْبَرُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
اَللهُ اَكْبَرُ،اَللهُ اَكْبَرُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ
Asyhadu allaa illaaha illallaah
Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah
أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ
Asyhadu allaa illaaha illallaah
Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah
اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
__ADS_1
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah
Aku menyaksikan bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah
اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ الله
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah
Aku menyaksikan bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah
حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ
Hayya 'alashshalaah
Marilah Sholat
حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ
Hayya 'alashshalaah
Marilah Sholat
حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
Hayya 'alalfalaah
Marilah menuju kepada kejayaan
حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
Hayya 'alalfalaah
Marilah menuju kepada kejayaan
اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ
Laa ilaaha illallaah
Tiada Tuhan selain Allah
Alexa memakan Nasi goreng nya dengan lahap, Raihan merasa sangat senang sekali, walau hanya nasi goreng. Sebenar nya, Raihan ingin mengajak Alexa dinner romantis. tapi di desa mana ada Restoran. Ada Pasar malam gini aja Udah syukur dan bisa di jadikan alasan agar bisa kencan.
"Mau langsung pulang, atau mau lihat-lihat dulu kesana?" Tawar Raihan saat mereka sedang duduk mengikat tali sepatunya di teras masjid.
"Jalan-jalan sebentar saja, kalau gak ada yang asik kita pulang"
Raihan mengangguk dan tersenyum. Mereka berdua pun berjalan-jalan mengelilingi pasar malam.
"Mau boneka besar itu gak?" Raihan menunjuk sebuah boneka teddy bear berukuran sangat besar.
"Mau, emang mas bisa mendapat kan nya?"
"In sya Allah" tatap reihan sambil tersenyum.
Raihan pun mendekat, ka membeli 10 ring untuk memainkan lotre ini.
Satu persatu ring itu di lemparkan oleh Raihan ke sebuah botol di depan Boneka besar itu. Sangat sulit sekali, bahkan ring Raihan kini sudah tinggal tiga biji.
Alexa menarik sudut bibir nya, ia benar-benar tak yakin Raihan bisa. Ia pun tak tertarik lagi dan ingin segera pulang.
"Yeeeehhhh" teriak Raihan, Alexa pun menoleh ke arah Raihan, lalu melihat ke arah boneka besar.
"Selamat pak" Ucap seoaranv laki-laki sambil memberikan boneka teddy bear itu kepada Raihan.
"Terima Kasih pak" Raihan menatap Alexa dengan senyuman manis nya "Ini buat kamu" Raihan memberikan nya kepada Alexa.
Alexa tersenyum "Terima kasih" tak dapat di bohongi, Alexa saat ingin sangat senang sekali.
"Pulang yuk" Ajak Raihan, dan di jawab anggukan kepala oleh Alexa. setelah itu, Raihan tanpa sengaja langsung menarik tangan Alexa dan membawa nya menuju parkiran. Alexa diam saja, tak mampu menolak nya.
...****************...
Alhamdulillah, update lagi.
nanti kita lanjut lagi, jangan lupa tinggalkan jejak ya.
Terima kasih sudah mendukung author..
__ADS_1