Bumbu Cinta, 100% Halal

Bumbu Cinta, 100% Halal
Di tolak


__ADS_3

Di sebuah puskesmas, afifah sedang duduk di sebuah ruangan dokter el. semua nampak curiga. pasalnya tak semua orang bisa masuk kedalam sana. karena biasanya makan siang dokter el di ambil oleh asisten nya.


kemarin El sudah membicarakan tentang niat nya kepada afifah. El tak mau jika semua yang di alami oleh afifah terjadi kepada adik tersayang nya yaitu caca, apalagi kakak nya byan sangatlah playboy. dan siang ini afifah akan memberikan keputusan nya, setelah kemarin meminta waktu semalam untuk memikirkan nya.


"gimana fah? kamu mau?" ucap tegas el


"Maaf dok, saya gak bisa"


sial, baru kali ini el di tolak oleh cewek.


"Why?" wajah el langsung berubah, ia sangat geram dengan penolakan afifah.


"Aku hanya ingin menikah dengan laki-laki yang mencintai saya dok, dan laki-laki yang aku sukai"


"Kamu gak suka sama saya?"


"tidak ada wanita yang tidak menyukai dokter el. cuma saya cukup tau diri, dokter tidak mungkin menyukai saya apalagi sampai mencintai saya"


el terdiam


"saya gadis kampung lulusan SMA, sedangkan dokter el? dokter lulusan terbaik Singapura. anak kedua dari jebdral polisi, kakak dokter adalah pemuda sukses nomor 1 di kota ini dan akan menikah dengan seorang putri dari pengusaha besar, dan saya? saya takut menjadi aib buat keluarga dokter"


el tercengang, bagaimana afifah tau semuanya. pikirnya


"saya tau pak, zaman sekarang apapun serba gampang, artikel keluarga bapak tersebar di internet"


"Baiklah jika kamu memang tak mau, saya tidak masalah"


afifah mengangguk lalu berdiri dan meninggalkan ruangan el.


Yasudahlah jika seperti ini, yang penting aku sudah berniat baik.


___


hari-hari terus berlalu, el sudah beraktifitas seperti biasa nya. keluarga el juga tidak menanyakan lagi kelanjutan hubungan el, karena mereka semua sibuk jadi tak begitu memperhatikan el.


berbeda dengan afifah. warung nya semakin sepi bahkan yang beli hanya beberapa orang saja. gosip afifah semakin menjadi, apalagi pernikahan ayu batal, dan semua orang menyalahkan afifah, padahal jelas ayu yang bersikeras menolak, bahkan ayu sampai sakit karena mogok makan.


"Bu, kita rugi jika terus berjualan" ucap zakir


"mending afifah kerja di kebun nya pak lek saja. seenggak nya ada pemasukan" sambung afifah


bu zainab nampak berfikir.

__ADS_1


"yasudah, seperti nya itu yang terbaik saat ini"


"biar nanti kalau siang makanan dokter el afifah yang antar kesini. kan masih kurang 3 hari bu."


"iya benar, bahkan yang masih mau makan masakan kita cuma dokter el, sama beberapa pegawai puskesmas."


"iyaa bu, nanti zakir juga akan cari kerja sore hari. ikut bantu angkat barang di toko nya pak Haji"


"kamu mending belajar saja zak, tinggal 6 bulan lagi kan kamu lulus"


"tapi... "


"gak ada tapi-tapi an. kamu sekolah saja dulu" potong bu zainab.


keesokan hari nya, andi sedikit panik karena afifah tidak berjualan, di tambah beberapa orang bilang bahwa afifah tidak berjualan lagi.


"bisa-bisa aku pusing mikirin untuk makanan nya dokter el ini" omel andi, ia pun segera menelpon afifah.


tut


tut


tut


"hallo fah, kamu kok gak bilang kalau gak jualan. kalau kamu masak hari ini, sisain buak dokter el ya, please fah" cerocos andi


"gak salam dulu langsung ngegas saja kamu" omel afifah


"ehh.. enggak beneran fa, bisa-bisa aku yang repot nanti"


"tenang saja, makanan pak el nanti tak antar. tapi kamu jangan bilang ya ndi kalau aku sudah gak jualan lagi disana"


"jadi serius kamu gak jualan lagi?" kaget andi


"iya ndi, aku mulai besok kerja di kebun pak lek aku. yasudah aku mau bersih-bersih rumah dulu. assalamualaikum"


"waalaikumsalam"


hari ini tiba-tiba el melakukan operasi kedisplinan buat para pegawai puskesmas. beberapa pegawai terkena hukuman karena tidak memakai seragam sesuai jadwal, kaos kaki dan beberapa atribut yang tak terpakai.


"sebelum di pimpin pak el gak ada ceritanya operasi seperti ini"


"iya, bagus sihh. biar disiplin"

__ADS_1


"bener banget, biar gak sembarangan dan rapi terus"


el memang menekan kan kedisiplinan, kerapian, kebersihan yang extra. di tambah lagi pelayanan harus maksimal dan cepat. jangan sampai el melihat pasien keleleran tak di tangani bisa-bisa el teriak-teriak, meneriaki perawat dan dokter.


banyak pasien yang sangat senang dengan keadaan puskesmas sekarang. sejak di pimpin oleh el, tidak ada lagi keluhan dari masyarakat tentang pelayanan.


"ndi, aku akan melakukan operasi ginjal. paling cepat selesai jam 12 siang. sebelum aku kelur dari ruang operasi siapkan makanan dan air hangat buat aku mandi"


"siap pak, saya sudah hafal gak perlu di ingatkan lagi" jawab andi sambil hormat dan cengengesan.


kebiasaan el, setelah melakukan operasi slalu langsung mandi air hangat. entah apa alasan nya, hanya el yang tau.


"kasih map ini ke bagian kepegawaian" el menyerahkan beberapa map ke andi


"lusa ada rapat di pusat pak, saya ikut atau tidak ya?" tanya andi sambil melirik el, ia takut el marah dengan pertanyaan nya.


"gak usah, saya sekalian ambil libur. mau ketemu nenek. mungkin aku baru kembali hari senin"


"ohh.. baiklah" andi tersenyum senang, tentu saja dia sangat senang. jadi dia bisa ikut libur


"tapi kamu tetap masuk, bersihkan ruangan ku, jangan sampai kotor" seketika senyuman andi sirna dari bibir nya.


"baiklah pak, aku antar map ini dulu" pamit andi dengan sedikit cemberut. el pun tersenyum, ia tau bahwa andi sangat kesal dengan nya.


el pun memakai jas nya, lalu melangkah ke ruang operasi. beberapa perawat dan dokter sudah ada di sana. tak lama kemudian pasien juga masuk ke ruang operasi, di tutuplah ruangan itu. terlihat beberapa keluarga pasien menunggu di depan ruangan tersebut dengan wajah cemas.


2 jam kemudian, lampu di atas pintu berubah menjadi hijau. operasi selesai dan berhasil. el pun keluar, dan langsung menuju ke ruangan nya.


saat masuk ke ruangan nya, ia sudah melihat andi duduk di sofa ruangan nya. makanan sudah ada di meja.


"air hangat ku" tanya el kepada andi sambil melepas jas putih nya


"sudah pak, baju ganti nya juga sudah di dalam" ucap andi


tanpa menunggu apapun el langsung masuk ke kamar mandi, mengguyur badan nya dengan air hangat. tak lama el pun keluar dengan memakai jubah mandi saja.


"ndi, besok sama lusa bilang ke afifah gak usah di kirim makanan. nanti sore aku mau langsung ke kota"


"Aaaassssiiiiaaaappppp" nada andi persis seperti seorang youtubers sebelah.


seperti biasanya, el memakan dengan sangat lahap. masakan afifah memang sangat juara lidah el.


setelah makan, el memakai baju dan duduk kembali di kursinya. ia sibuk mengecek semua file-file laporan.

__ADS_1


__ADS_2