
Pagi hari, pasangan pengantin yang bisa di bilang masih baru ini menyapa semua orang dengan sangat ceria. Wajah mereka sama-sama bersinar terang, tampak jelas bahagia terpancar di mata nya.
"Mommy, Papa. Alexa punya kejutan buat kalian"
Afifah dan El saling melempar pandangan, Kira-kira apa kejutan nya. Afifah sendiri mengingat, anniversary nya juga masih lama. Ini juga bukan ulang tahun nya dan ulang tahun El.
"Ini," Alexa meletakan sebuah kotak berwarna hijau di atas meja, tepat di depan El dan afifah "Buka nya bareng-bareng"
El mulai memegang kotak tersebut, Afifah beranjak berdiri di samping El. Menunggu El membuka kotak tersebut.
setelah terbuka, Afifah dan El langsung tau. Benda itu tak asing di mata mereka, lalu El dan Afifah memandang Alexa dan Reihan secara bergantian.
"Ini cucu papa?" tanya El kepada Alexa
Alexa mengangguk dan tersenyum.
"Selamat sayang" sambung El sambil memeluk Alexa
"Benarkah ini? Mommy gak percaya sebentar lagi punya cucu"
El dan Afifah terbawa suasana. Mereka nampak terharu sekali, mengingat bagaimana rumah tangga anak nya. Alexa sempat tak mau menerima Reihan, tapi sekarang ada bukti buah cinta yang tumbuh di dalam rahim Alexa.
El langsung menelpon keluarga besar nya, ia memberi kabar bahagia ini pada saat itu juga
"Alhamdulillah, papa masih bisa memangku cicit papa, El" Ucap sanjaya di seberang telepon
__ADS_1
"Kini mama sadar, El. Bahwa mama sudah tak muda lagi"
Byan, Mira, jihan dan yang lain nya memberikan selamat kepada Alexa. semua benar-benar merasa bahagia sekali dengan kabar ini.
Tapi sayang sekali, Exel tidak ada di rumah. Karena ia sedang melakukan perjalanan ke Amerika. Jho memanggil nya agar datang, Karena ada proyek besar dan Jho meminta Exel untuk memenangkan nya.
Di sisi lain, Sabrina tengah duduk diam di bangku nya. Ia masih memikirkan Exel yang berubah kepada nya. Ia tak tau apa penyebab Exel bersikap sedemikian rupa kepada nya. Tentu alasan nya bukan karena sibuk, karena Exel sendiri sudah berubah sebelum ia pergi ke kota.
"Sabrina, kamu kenapa sih?" Tanya yanti, teman sebangku Sabrina
"Aku gakpapa, yan. Cuma sedikit ngantuk saja"
"Ohhh" Ucap Yanti sambil mengangguk kan epala nya saja.
Setelah pulang sekolah, Sabrina langsung mengambil HP nya. Ia berharap ada pesan masuk dari Exel, gali nya tidak ada apapun di sana. Karena ia ingin tau sekali aktifitas Exel hari ini, Sabrina pun sengaja membuka akun instagram Kalina. Ia stalker di instastory nya, tapi nyanta nya Kalina tak bersama exel hari ini.
π Selamat ya, xa. Aku doakan nanti anak mu seganteng aku. Ucap Exel melalui sambungan telepon,
π Huek, naudzubillah. Biarkan Anakku tak seperti mu. Jika memang benar laki-laki, aku berharap dia ganteng seperti papa
π Yeeeh, gantengan aku dong dari pada papa"
π Enggak! Alexa nampak nya sangat marah
"Xa" Tegur raihan saat gak bahwa istri nya itu bertengkar dengan Exel
__ADS_1
π Mana suami mu, aku ingin bicara kepada nya.
Alexa pun memberikan ponsel nya dengan kesal kepada reihan.
π selamat ya, rei. Jaga adik dan keponakan ku baik-baik
π Iya kak, Terima kasih
πTapi tunggu, kalian baru menikah lima bulan kan? seperti nya ini terlalu cepat Alexa hamil, mengingat Alexa yang tak menyukai mu Exel sengaja menggoda adik ipar nya itu
π Alhamdulillah, itu semua karena Kak Exel. Jadi cepat sekali proses nya. hahaha...
π Oke baiklah, aku sekarang ada di Amerika. Nanti aku akan pulang ke desa setelah Alexa melahirkan
π Iya kak, kami tunggu
π Hmm.. yasudah aku istirahat dulu.
π Iya kak, ***.....
Tut
Tut
Tut
__ADS_1
Exel langsung menutup telepon nya, dan dia sulit sekali berubah kebiasaan nya. Ia gak pernah berucap salam saat mengangkat dan mematikan sambungan telepon.