Bumbu Cinta, 100% Halal

Bumbu Cinta, 100% Halal
Berbeda sekali


__ADS_3

Hari ini Kabar baik di dapat kan oleh El. Setelah satu bulan, akhirnya keberadaan Hilda dan suami nya di temukan. Otomatis mereka berdua langsung mempertanggungjawabkan perbuatan nya dengan mendekam di dalam penjara.


Kabar baik selanjutnya yaitu datang dari Negara yang jauh disana. Jhonatan memberi kabar, bahwa Exel berhasil mencetak rekor sebagai pemuda asal Indonesia pertama yang menjadi mahasiswa pilihan di MBA.


"Jadi Exel di tambah lagi satu tahun kuliah nya bro, Tapi nanti Exel pulang langsung dapat Gelar s2"


"Exel udah tau belum?"


"Udah, dia setuju kok"


"Alhamdulillah" Ucap afifah


"Yasudah bro, sis. Aku mau nyusulin Exel sekarang. Mau antar berkas juga"


"Baiklah, nitip salam buat Exel"


Memang, Semua laporan belajar Exel langsung terkirim ke kontak email Jhonatan. Karena itulah, Exel tidak bisa berkutik dan main-main dengan pendidikan nya.


Pergaulan Exel dibilang cukup biasa jika berada di Amerika. Sesuatu yang sekarang Exel lakukan adalah hal biasa di sana. Jho tau bahwa Exel suka ke Clubbing, dia tidak marah, karena selama ini Exel menyelesaikan pendidikan nya dengan baik. Namun Jho tidak tau bahwa Exel sudah melakukan hal yang melampaui batas pikiran nya selama ini.


"Exel, Apa ini" Teriak Jhonatan saat melihat kamar Exel sangat berantakan.


"Uncle" Ucap Exel dengan mata masih terpejam, dengan posisi masih tengkurap di atas tempat tidur.


Jhonatan melangkahkan kaki nya ke kamar mandi, lalu menyalakan kran di wartafel.


Byurrrr...


Jhonatan menyiram Exel dengan air dingin. Seketika Exel langsung duduk.


"Uncle gak pernah ngelarang kamu minum, main dan yang lain nya, Exel. Bahkan uncle slalu menutupi kesalahan mu di depan papa dan mommy mu, tapi ini apa, exel?"


"Maaf, uncle"


"Uncle sudah bilang, minum jika weekend dan liburan, Exel" Jhonatan sangat murka, mata nya melotot bahwa wajah nya merah


"Liburan sudah selesai, Exel"


"Ini yang terakhir, uncle. Exel akan fokus sama program S2 Exel"


Jhonatan duduk di samping Exel, mengatur nafasnya agar lebih tenang.


"Exel, Jika papa mu melihat kamu seperti ini mungkin dia akan mengerti. Tapi, Mommy kamu pasti akan jantungan melihat mu seperti ini"


Exel menatap Jhonatan.


"Kamu tau bagaimana mommy mu kan? makanya om membatasi mu minum, agar tidak kebiasaan"


"Iya, uncle. Exel janji ini terakhir"


"Oke" Teriak Jhonatan dengan berdiri, lalu menatap Exel dengan tajam. Membuat Exel takut. "Jawab jujur, kamu minum yang merk apa?"

__ADS_1


"Apa ya uncle" Exel menggaruk kepala nya yang terasa sedikit pusing karena mencoba mengingat merk minuman yang ia minum tadi malam.


"Uang mu banyak, jangan sampai kamu minum minuman yang murah, itu merusak otak, mengerti Exel"


"Iya uncle, Exel tau kok. Exel beli yang mahal kok"


"Baiklah, cepat mandi. Uncle tunggu di loby"


"Mau kemana Uncle"


"ikut uncle ke kantor pusat"


"Oke baiklah"


Dengan langkah malas, Exel beranjak dari duduk nya dan melangkahkan kaki nya ke kamar mandi. Padahal hari ini ia ada janji dengan michella.


...****************...


Sidang skripsi sudah selesai, tinggal wisuda saja.


Hari ini Alexa pulang ke desa bersama Bella, Bella memang berbuat ikut, karena sekalian mau melamar kerja di sekolah sana.


"Tabungan ku cukup untuk menyewa rumah Alexa"


"Sementara tinggal di rumah ku saja dulu, nanti kalau udah gajian baru sewa rumah"


"Lagian belum tentu di Terima juga, hehehe"


"Xa aku takut sama papa mu"


"hahaha... Papa emang gitu muka nya. kata mommy dari gitu slalu coll gitu"


"Hehehe... kalau lihat mommy kamu, hati aku adem gitu xa, kayak menenangkan gitu heheh"


"Besok ada pengajian rutin bel, kamu ikut ya"


"Iya Alexa. Perasaan kamu udah ngomongin ini lebih tiga kali deh hari ini"


"Hehehe... maaf, mungkin karena aku terlalu bersemangat"


"Emang kamu mau ketemu sama siapa?" Tanya Bella serius, sambil menatap sahabat nya itu yang duduk di kursi kemudi.


"Hmm.. gak ada sih, hehehe"


"Jangan bohong deh xa" Goda Bella dengan mencolek lengan Nya.


"Gak ada Bel, beneran" Alexa memalingkan pandangan nya menuju keluar cendela sejenak, bibir nya tersenyum. Lalu setelah itu ia kembali fokus menyetir mobil. begitu juga dengan Bella, ia kembali fokus melihat bukit-bukit yang berjajar indah di sana.


"Disini gak serem ya Xa?"


"Enggak, disini walaupun kayak hutan gini aman tau. Di kota, walaupun ramai dan padat penduduk tidak aman sekali. Banyak penjahat nya" Alexa merasa merinding mengatakan penjahat.

__ADS_1


Setelah hampir satu jam melakukan perjalanan melewati bukit, kini Alexa bisa bernafas lega karena sudah memasuki area perdesaan. Mobil Alexa berjalan sangat pelan sekali, karena sekarang jam petani pulang dari kebun.


"Astaga Alexa" Tariak Bella heboh "Itu siapa? ganteng banget xa"


"Dia nama nya Ustadz Adam, emang ganteng banget"


"Sayang sekali ustadz ya" Bella seketika lemas


"Emang kenapa kalau ustadz?"


"Ya agak gimana gitu Xa, Inscure aja sama iman hahah"


"Dia anak Kyai Rahman"


"Kalau itu siapa Xa? yang lagi di bonceng Ustadz Adam?"


"Itu paman nya, Kyai Amir"


"Ohhhh... Masih tampan ya, masih kelihatan muda juga"


"Iya, dia baik banget sama aku. Dulu waktu aku masih ngaji di masjid milik nya, dia sering beliin aku jajan heheh"


Tak terasa, mobil Alexa sudah berhenti di garasi mobil rumah nya. Afifah sudah menyambut nya di ambang pintu sambil tersenyum.


"Kalian mandi dulu, setelah itu makan siang. lalu lanjut tidur ya" Titah Afifah


"Iya tante"


Setelah mandi, Bella membantu afifah di dapur, sedangkan Alexa masih berada di kamar nya.


"Ustadz Adam semakin tampan" Gunam Alexa sambil senyam-senyum sendiri di depan cermin wastafel.


"Alexa"


Teriakan Afifah membuat bayangan Ustadz Adam langsung buyar begitu saja.


"Ayo turun, makanan nya udah siap"


"Yeah, Mommy"


Alexa segera memakai baju, setelah itu keluar kamar dan menuju ke ruang makan.


Ya begitulah dua sisi perbedaan antara Exel dan Alexa. Mungkin karena faktor lingkungan membuat kepribadian mereka berdua berbeda. Atau mungkin karena memang sikap masing-masing.


...****************...


Alhamdullah, bisa update lagi.


Author akan up dikit2 ya, karena mengejar judul.


Jangan lupa tinggalkan jejak, Terima kasih sudah setia mendukung karya author.

__ADS_1


__ADS_2