
Berita viral hari ini datang dari artis cantik Rania Hartanto. artis yang baru-baru ini di kabarkan putus dengan aktor kaya raya Radit hamzah, kini kembali menjadi buah bibir di sebuah unggahan akun gosip instagram. di akun tersebut memperlihatkan vidio Rania sedang marah-marah di sebuah cafe. disana terlihat Elramdam sanjaya, dokter muda yang tak lain mantan kekasih Rania. menurut informasi, Rania tak Terima jika Dokter El bersama wanita lain.
belum di ketahui siapa wanita tersebut. media juga sudah berusaha menunggu klarifikasi dari dokter el. namun sampai saat ini rumah keluarga sanjaya tertutup tak memberikan celah untuk media.
Ya, begitulah. The Power of sosmed semua menjadi cepat. karena keributan kecil di sebuah cafe waktu itu, membuat nama el kembali menjadi sebuah perbincangan. tentu saja karena ada kaitan nya dengan artis sensasional, Rania.
"itu teman nya santi ma, bukan pacar nya el" kesal byan kepada mama nya yang sejak tadi mengomel tak jelas
"kamu jangan bohong deh, kalian kemaren triple date kan" lastri mengikuti byan yang sedang turun menuju ke ruang makan
"yaa ampun maaaaa" byan sungguh capek sejak ia membuka mata nya mama nya sudah menanyakan pertanyaan seperti wartawan "kemaren gak sengaja ketemu. jadi akhirnya nongkrong bareng"
"mama ada apa lagi sih" tanya sanjaya kepada istrinya saat byan sudah duduk di dekat nya.
"papa tak tau ya, el masuk TV di gosipin sama rania lalu ada lagi wanita satu nya pa, mama lupa namanya. mama tanya byan namun byan tak mengaku" omel lastri sambil mengambilkan makanan untuk suami nya
"hallo, bereskan berita adikku. jangan sampai muncul di sosial media dan TV lagi" byan meletakkan kembali HP nya di saku jas nya
"sudah beres, jadi mama jangan tanya lagi sama byan ya" el kembali menyantap nasi goreng dengan telor setengah matang di atas nya.
"tetap saja nanti teman-teman mama tanya terus. mama harus jawab apa coba" tetap saja mengomel tak tau diri.
Bukan seberapa besar uang yang aku keluarkan untuk menutup berita el, tapi ini tentang kepalaku yang sangat pusing mendengar mama tanya terus tentang gosip itu. seharusnya aku menutup nya langsung.. aku yang bodoh, gak berpikir kalau akan serame ini.
byan mengomel dalam hati nya. sambil terus menyantap makanan nya.
"paaa.... " rengek lastri
"sudahlah ma, kenapa harus pusing soal gosip sih. yang penting anak kita di sana baik-baik saja" lastri hanya diam, namun ia sangat kesal karena tak ada yang mau mengerti dirinya. biasalah ibu-ibu slalu punya problem yang tak semua pria memahami nya.
__
"berikan uang ini kepada bu zainab" titah el sambil meletakkan uang pecahan seratus ribu an itu di atas meja "bilang, ini uang makanan untuk bulan depan"
__ADS_1
andi diam, ia tak tau harus ngomong apa.
"cepat ndi, sebentar lagi aku mau praktek. setelah kembali praktek makanan harus di meja" ucap el tegas. el sebenarnya sangat lapar. sejak kemarin dia belum makan. hanya mie instan dan roti saja.
"pak... " andi nampak bingung mau memulai dari mana "sebenarnya bu zainab sudah gak jualan"
el yang sedang serius mempersiapkan beberapa peralatan langsung melihat andi "serius?"
"iya pak"
"baiklah.. carikan aku soto nanti buat makan siang"
"siap deh pak" andi lalu duduk di kursi depan meja el "yang di TV itu siapa pak? pacar bapak ya" akhirnya ke kepoan andi sejak tadi pagi tersampaikan
"tv?" el menatap heran andi
"iya tadi, ibuku saja heboh tanya aku terus. memang bener ya pak, bapak pacaran sama artis itu"
"rame lo pak, di instagram juga muncul."
el masih gagal mencerna perkataan andi.
"aku sudah bilang ke ibu kalau bapak itu jomblo tapi ibu gak percaya karena di tv jelas ada bapak sama beberapa orang, kayak nya di cafe"
"ya sudah biarkan, itu gosip. aku gak punya pacar." tegas el lalu keluar dari ruangan. ia tak pernah mau ambil pusing soal itu. apalagi saat ini rl berusaha move on dari Rania dan menjauhkan Rania dari pikiran nya. ya begitulah el, sangat cuek sekali. namun menurut author memang laki-laki tak pernah memusingkan omongan orang. berbeda dengan kita kaum wanita.
el mulai bekerja, karena ada beberapa pasien yang harus ia tangani sendiri. ia memeriksa satu persatu pasien nya dan mengganti obat mereka.
"Sus, orang yang aku ganti obat nya juga ganti menu makan nya. ganti nasi dengan bubur ya." ucap el.
"siap dok" ucap mia yang sedang bertugas bersama el. semua perawat yang muda slalu menantikan giliran bertugas bersama el.
setelah memeriksa beberapa pasien, el melihat pergelangan tangan nya, masih ada 1 jam sebelum makan siang. ia pun melangkah ke ruang rawat tempat anak-anak dan sakit ringan. karena pasien el semua nya orang-orang tua yang mempunyai penyakit dalam.
__ADS_1
el mulai menyapa beberapa ibu-ibu yang sedang menggendong anak nya di depan. mereka terlihat sibuk menyuapi anak nya sambil slang infus yang terpasang di tangan mereka.
saat di rasa cukup dan el sudah sangat lapar hendak kembali ke ruangan nya. namun langkah nya terhenti saat ia melihat afifah yang duduk bersama seseorang laki-laki. ia pun berjalan perlahan, ternyata itu adalah zakir.
el pun melangkahkan kaki nya kembali untuk pergi ke ruangan nya. kali ini perut el benar-benar tak mau di bujuk lagi.
ceklek.. pintu ruangan el terbuka. ia melihat semangkok soto dengan uap yang menari indah di atasnya. namun ia tak melihat andi disana. tanpa menunggu, el langsung mencuci tangan nya dan langsung menyantap makanan tersebut.
soto tersebut habis, entah karena enak atau emang el sedang sangat lapar.
"ndi, ini berikan kepada bu zainab, bilang aku bayar makanan buat bulan depan" el meletakkan beberapa lembar uang pecahan seratus ribu.
"bu zainab sudah gak jualan lagi pak"
"oh.. karena afifah sakit ya? gakpapa kasih saja"
"tapi pak, memang bu zainab sudah gak jualan di kantin. afifah juga sekarang sudah bekerja sebagai buruh tani" jelas andi
deg..
el kaget..
"serius?" el menatap andi dengan tajam
"iya Pak serius. kalau afifah sakit itu sih katanya gara-gara.... " andi terus menceritakan semua nya kepada el
"kau ini senang sekali bergosip" decak el
tok tok tok
suara ketukan pintu menyudahi pergosipan el dan andi. andi pun dengan sigap langsung membuka pintu itu. mata nya terbelalak melihat seseorang yang berdiri di depan nya.
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK, TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA ☺
__ADS_1