
Sore hari setelah pulang bekerja, el langsung bersiap hendak
pergi ke kota. Tak lama zakir mengantarkan makanan el, karena tak mau sampai
kota terlalu malam. El pun membawa makanan tersebut dan akan memakanya nanti di
perjalanan. El memutar audio di mobil nya untuk menemani perjalanan nya. Namun
siapa sangka, lagu yang keluar di sana adalah lagu dari band lagend dewa19 berjudul kangen.
Semua kata rindumu
smakin membuatku tak berdaya, mehanan rasa ingin jumpa
Percayalah padaku, aku
pun rindu kamu, ku akan pulang
Melepas semua
kerinduan, yang terpendam.
El pun menepikan mobilnya sejnak, ia memajam kan mata nya.
Entah mengapa dada nya terasa sangat sesak sekali. Rasanya sulit sekali bagi el
untuk melupakan rania. Pacar pertamanya, wanita yang sangat ia cintai, namun
dengan sadis menghancurkan semua impian el. Rania, wanita yang membuat el
sangat sulit jatuh cinta kembali. Membuat el trauma menjalani hubungan dengan
wanita.
Setelah cukup lama baying-bayang masa lalu el, segaris
cerita saat LDR dengan rania, lagu itulah yang menjadi pengingatnya bahwa ada
wanita yang bernama rania menunggu dan merindukan nya di tanah air. El pun
kembali melajukan mobilnya setelah mengganti lagu di audio mobil nya.
Saat senja mulai datang, warna langit berubah menjadi
merona. El baru saja turun dari gunung dan perbukitan. Ia turun untuk minikmati
indahnya senja di pinggir sawah yang terbentang sangat luas. El mengambil kotak
bekal di mobilnya, ia membuka kotak bekal tersebut, sehingga kelihatan sudah
isi nya. Sebuah nasi putih, 4 ekor udang goreng, tumis kangkung, 2 potong tempe
dan telur dadar. El memegang kotak bekal tersbut lalu memotretnya dengan
beckground sebuah ciptaan tuhan yang sangat sempurna.
Setelah memakan habis nasi dan kawan-kawan nya. El masih
enggan untuk beranjak dari sana. Ia masih ingin menikmati sebuah pemandangan
yang sangat indah disana. Ia membuka akun Instagram nya, niat hati ingin
melihat wajah cantik rania, namu focus el berpindah ke sebuah notifikasi. Ia
melihat akun social bernama @afifah.ptrhmd_ menyukai salah satu foto lama nya.
El pun yang penasaran langsung membuka profil tersebut.
“afifah?” kaget el “ku kira dia gadis kampung tak tau
__ADS_1
apapun, namun dia pun
ya juga intagram” el terkekeh
Ia melihat postingan afifah, disana hanya ada 6 foto. Tiga
diantara nya hanya sebuah postingan kata-kata seperti ukhti-ukhti. Lalu ada
foto afifah namun tak terlalu jelas wajah nya karena afifa menutupinya dengan
bunga, hanya terlihat matanya yang indah saja. Lalu 2 foto lainya foto masakan
afifah. El menyunggingkan sudut bibir nya, entah mengapa el merasa sangan lucu
sekali afifah ini.
Setelah melakukan perjalanan yang cukup jauh, kini el sudah
berbaring di ranjang berukuran KING di rumah nya. Ia menatap langit-langit
kamar nya, memikirkan sesuatu tentang pendamping hidup nya. Kembali kepada
cinta pertamnya ialah hal yang tak mungkin ia lakukan. Namun mencsri orang yang
baru adlah hal tersulit bagi nya. Oh tidak, bukan seperti itu. Lebih tepatnya
menerima orang baru di dalam hidup nya apalagi untuk dijadikan teman hidup yang
akan ia cintai adalah hal tersulit bagi el.
“ELLLLL” suara lastri menggema memecah keheningan rumah
besar milik keluarga sanjaya.
“yaa ampun mamaaaaaa” kesal el sambil menggosok telinga nya
Ceklek, pintu kamar el terbuka, sosok wanita yang menjadi
surge el ada di ambang pintu kamar nya.
“anak mama yang paling ganteng, paling nurut, paling diam,
pokoknya paling segala nya” lastri berlari kecil menghampiri el yang tak
perpindah dari Kasur empuk nya.
“el .. kamu gak jadi kan menikah dengan gadis desa itu? Mama
akan segara carikan calon untukmu. Besok mama ada arisan. Kamu jangan khawatir
ya sayang. Pernikahan kakak kamu tinggal 6 bulan lagi. Jadi nanti kamu barengan
saja ya” lastri bicara tanpa jeda membuat el sangat pusing sekali
El terdiam, ia memikirkan sebuah jawaban yang membuat mama
nya itu segera pergi dari kamar nya, agar dia bisa beristirahat.
“el.. kamu mau yang seperti apa? Katakanan sama mama”
“yang cantik?”
“hmm.. apa yang pintar?”
“beprofesi dokter juga atau….”
“aduhhhh maaaa… stoppppppp” el memotong perkataan mama nya
itu “nanti el akan katakana dulu sama nenek.”
__ADS_1
Seketika lastri diam.
“ell… kok bawa-bawa nenek sih” suara lastri menjadi lemah
“besok el ke panti jompo. Mama mau ikut?” tawar el sambal
tersenyum
“jadi nanti enak musyawarah tentang perjodohan el” tambah el
“kamu gak asiik. Tidur sana. Mama capek. Hilang selera mama”
lastripun akirnya melangkahkan kaki keluar dari kamar anak nya tersebut.
Memang nenek adalah senjata terampuh, begitulah kata el
sambal tersenyum.
___
Bila rindu ini, masih milikmu
ku hadirkan sebuah, tanya untuk mu
harus berapa lama, aku menunggumu?
aku menunggumu....
afifah memejamkan mata nya bersamaan dengan air mata nya yang jatuh.
Hari ini, dibulan Juli tepat bulan kelahiran nya, tepat usia nya bertambah 21 tahun. ia di berikan cobaan yang begitu sangat berat ia lalui.
pertama, sekian lama, setelah menolak banyak lamaran demi menunggu seorang Laki-laki, namun semua nya rasanya sia-sia.
kedua, Laki-laki itu batal menikah dengan sahabat nya, dan afifah yang disalahkan.
ketiga, kini nama baik nya sudah hancur. jika dulu afifah menjadi kembang desa yang diincar banyak pemuda, dan banyak orang uang menginginkan menjadikan nya menantu. sekarang tak ada satu pun yang sudi menjadikan nya menantu, meski banyak pemuda yang masih menginginkan afifah.
afifah tak mempermasalahkan hal tersebut, namun ia tak tega dengan ibu nya yang slalu memikirkan nya. ibu mana yang tak sedih jika anak gadisnya mengalami hal tersebut.
Meski jelas ini hanyalah kesalapahaman, namun tetaplah semua orang menyalahkan nya.
ceklingg...
HP afifah berbunyi, membuatnya membuka mata nya kembali. ia segera mengusap air mata nya lalu merai HP di sebelah bantal nya.
assalamualaikum afifah. maafkan aku, tolong beri aku kesempatan. aku akan memperbaiki semua nya. kasih aku waktu.
afifah langsung menangis, membaca pesan ustadz amir. tak dapat di pungkiri, cinta nya masih sangat besar kepada ustadz amir. namun apa bisa ia kembali bersama. lalu apa kata orang, ibu? akan kan ibu mengizinkan nya.
afifah sungguh merasa sangat lelah dengan semua ini, usia 21 tahun sudah saat nya menikah bagi gadis di desa tersebut. namun baginya menikah bukan lah hal yang mudah untuk nya saat ini.
apa ini sebuah karma? pelajaran? peringatan takdir untuk afifah?
~Takdir slalu adil.
Takdir tak pernah salah.
Takdir tak akan pernah berubah.
Takdir akan slalu menjadi yang terbaik.
Takdir akan memberikan kita pelajaran hidup yang berarti.
Takdir akan membuat kita Bahagia.
Percayalah dan Yakin bahwa Takdir kita slalu Baik.~
@ismaniyah. _
__ADS_1