Bumbu Cinta, 100% Halal

Bumbu Cinta, 100% Halal
Acara Pernikahan


__ADS_3

pernikahan. Bisa dibilang, akad nikah adalah upacara keagamaan untuk menyatukan kedua mempelai menjadi sepasang suami istri secara sah di hadapan Tuhan. Pada umumnya, akad nikah digelar dengan penuh sakral, bahkan seringkali menguras air mata. Inilah susunan acara pernikahan yang umumnya dilakukan saat akad nikah.


Pembukaan. Acara akan dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh pembawa acara. Pembukaan dilakukan dengan membaca ‘bismillah’ dan doa agar acara ini dapat berjalan dengan lancar dan penuh berkah.


Setelah acara dibuka, maka acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat Alquran. Kali ini, Adam yang akan membacakan ayat suci Al-Quran.


يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَٰحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَآءً ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا


Yā ayyuhan-nāsuttaqụ rabbakumullażī khalaqakum min nafsiw wāḥidatiw wa khalaqa min-hā zaujahā wa baṡṡa min-humā rijālang kaṡīraw wa nisā`ā, wattaqullāhallażī tasā`alụna bihī wal-ar-ḥām, innallāha kāna 'alaikum raqībā


Artinya:


"Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan istrinya; dan dari pada keduanya Allah mengembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu."



Ar-Rum ayat 21



Ar-Rum ayat ke-21 secara khusus membahas berkah di dalam pernikahan. Ketika seseorang akan bertemu dengan jodoh yang menjadi cerminan diri mereka, pertemuan ini akan membuat hatinya lebih tenteram dan nyaman menjalani kehidupan.


Potongan ayat yang memiliki makna indah ini bisa kamu lafalkan sebagai berikut:


وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ


Wa min āyātihī an khalaqa lakum min anfusikum azwājal litaskunū ilaihā wa ja'ala bainakum mawaddataw wa raḥmah, inna fī żālika la`āyātil liqaumiy yatafakkarụn


Artinya:

__ADS_1


"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.


Setelah itu, acara di lanjutkan dengan ijab qobul, ilah puncak dari semua persiapan pernikahan, yakni proses ijab kabul.


"EXEL PUTRA ELRAMDAN BIN EL RAMDAN GHIFARI SANJAYA SAYA NIKAH KAN, DAN SAYA KAWIN KAN ENGKAU DENGAN ANAK KANDUNG SAYA SABRINA AMIRULLAH BINTI AMIRULLAH, DENGAN MAS KAWIN BERUPA PERHIASAN DENGAN BERAT SERATUS GRAM DAN UANG TUNAI SEBESAR SERATUS JUTA RUPIAH, DI BAYAR. TUNAI"


"SAYA TERIMA NIKAH NYA DAN KAWIN NYA SABRINA AMIRULLAH BINTI AMIRULLAH DENGAN MASKAWIN TERSEBUT DI BAYAR, TUNAI"


"SAHHHHHH"


Setelah semua berteriak SAH, Kyai Jalil langsung membacakan doa.


بَارَكَ الله لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ


بَارَكَ اللهُ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِنْكُمَا فِيْ صَاحِبِهِ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ


Barakallahu laka wa baarakallahu alaika wa jama'a bainakuma fii khair. Barakallahu likulli waahidin min kumaa fii shaahibihi wa jama'a bainakuma fii khair


Setelah itu, Sabrina keluar di tuntun oleh umi dan bibi nya,istri Kyai Jalil. Lalu Sabrina duduk di kursi besi yang sudah di selimuti dengan kain putih dan hiasan bunga-bunga. Exel langsung menyambut nya dengan senyuman merekah, begitu juga Sabrina. Wajah nya malu-malu.


"Cantik sekali" Puji Exel, bisik-bisik


Setelah dinyatakan sah sebagai suami istri di mata agama, maka kedua mempelai diminta untuk menandatangani dokumen pernikahan, salah satunya ialah buku nikah. Dengan begini keduanya dinyatakan sah menikah di mata hukum. Exel dengan semangat menandatangi buku nikah dan beberapa lembar kertas yang di bawa oleh petugas KUA. Akhirnya, ia memiliki buku yang di keluarkan oleh negara tersebut. Dengan begini, ia bisa membawa kemanapun Sabrina pergi, tanpa takut apapun.


Setelah menandatangi surat-surat. Fotografer meminta untuk berfoto bersama penghulu dan dua orang saksi. Lalu setelah itu, Exel menyerahkan sebuah figura dengan ukuran lumayan besar, yang di dalam nya sudah ada uang yang di hias dengan indah. Tak lupa, Exel memberikan perhiasan yang menjadi mahar nya. Satu set perhiasan, satu kalung lengkap dengan liontin Alfabet "E", sepasang anting, tiga gelang, dua cincin dan satu gelang kaki.


Setelah acara pemberian mahar, pengantin di bawa ke panggung pelaminan. karena acara masih berlanjut, ada nasihat pernikahan yang akan di berikan oleh Ustadz Rosyid, Teman Amir.  


Pertama, disebutkan kelima kewajiban suami yang merupakan hak istri, antara lain memberikan nafkah, perlindungan, pendidikan agama, mempergauli istri dengan baik, dan perlakuan adil. “Tanggungjawab utama suami adalah mahar di sini termasuk ke nafkah baik sandang maupun pangan,” ucap Ustadz Rosyid.

__ADS_1


Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah (suami) yang paling baik terhadap keluarganya dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.” (HR Tirmidzi)


Hal ini menunjukkan sebaik apapun suami di kantor tidak akan dianggap baik sebab letak terbaik suami adalah bagaimana perlakuan ia kepada keluarganya. Selain itu kata Ustadz Rosyid, suami memimpin istri sebab ia memiliki kelebihan akal dan tenaga. “Jika istri menyusui anaknya dua tahun, maka suami memberinya makan dan sandang,” katanya.


Namun, kata Ustadz Rosyid terkadang bagi suami yang poligami mengalami kesusahan dalam melakukan keadilan, baik pangan, sandang, dan lainnya. Sebab tidak ada yang bisa melakukan adil seadil-adilnya kecuali Allah. Selain itu, ketika seorang suami keluar rumah maka yang harus selalu diingat adalah rumah merupakan ladang rezekinya. Semakin suami berbicara baik kepada istri maka semakin banyak ladang rezeki kepadanya.


Ustadz Rosyid melanjutkan hak suami dan kewajiban istri yang harus dijalankan terdiri atas melayani suami, taat kepada suami, memenuhi ajakan suami berhubungan badan, menjaga rumah dan ******** ketika ditinggal pergi, dan memperlakukan suami dengan baik. Meski istri memiliki jabatan, gelar, atau gaji lebih tinggi daripada suaminya maka ia tetap harus taat kepada sang suami. “Hak suami atas istri lebih besar daripada hak istri atas suami. Sebab suami memiliki satu tingkat lebih tinggi daripada istri,” ucapnya.


Ia menyampaikan bahwa ibadah mulia seorang istri adalah pelayanan kepada suami, namun banyak istri yang melalaikannya. Oleh karena itu, hal ini perlu dicatat baik-baik oleh istri. Rasulullah bersabda, “Seandainya aku memerintahkan seseorang sujud kepada selain Allah Ta’ala, niscaya akan ku perintahkan para istri bersujud kepada suaminya”.


Beliau juga bersabda, “Demi Allah yang nyawaku di dalam kekuasaan-Nya, seorang istri tidak dapat memenuhi kewajibannya kepada Allah sebelum ia memenuhi kewajibannya kepada suaminya”.


Ustadz Rosyid mengungkapkan ketaatan kepada suami merupakan keutamaan bagi istri. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah “Jika seorang wanita menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, menjaga *********** dan menaati suaminya; niscaya akan dikatakan padanya: “Masuklah ke dalam surga dari pintu manapun yang kau mau”. (HR. Ahmad)


Melanjutkan, Ustadz Rosyid mengatakan agar istri dapat menekan dan menahan egonya, tidak menjelekan suami di hadapan orang lain, dan memenuhi hasrat suami kecuali dalam keadaan haid serta nifas. Rasulullah berpesan, “apabila suami mengajak istrinya berhubungan badan lalu istri mengabaikannya maka istri akan mendapatkan laknat dari malaikat”. (HR Ahmad, Bukhori dan Muslim)


Suami memang memimpin rumah tangga, namun pemimpin urusan rumah adalah istri. Begitulah kata Ustadz Rosyid, sebab istri juga menjadi madrasah pendidikan anak-anak, pengelola keuangan, kebersihan rumah, dan sebagainya.


Selain kewajiban suami dan istri, kata Ustadz Rosyid terdapat pula hak-hak bersama kedua pihak. Mereka memiliki hak yang sama seperti perlakuan baik dan adab yang baik, tidak mengungkit pemberian atau kesalahan yang lalu, dan menjaga silaturahmi antar kerabat dan teman suami maupun istri. “Istri tidak hanya silaturahmi kepada kerabatnya saja, melainkan juga kerabat suami dan sebaliknya. Perintah ini untuk menjaga kekerabatan,” tutupnya.


Pertama: Niat. Hal pertama yang harus diperhatikan untuk pasangan suami istri yang baru menikah menurut Gus Mus adalah niat. Jika niatnya ditata dengan baik, maka insya Allah perjalanan hidup akan dijalani dengan baik. Niat nikah untuk ibadah dan mengikuti sunnah kanjeng Rasul shallahu ‘alaihi wasallam. Niat supaya bisa awet dan berbuat baik yang tidak hanya kepada pasangan saja, tetapi kepada siapa saja.


Kedua: Tetaplah menjadi manusia. Artinya pasanganmu itu bukan malaikat apalagi setan. Malaikat itu tidak pernah salah. Setan itu tidak pernah benar. Sedangkan manusia itu bisa benar bisa salah. Manusia juga bisa ingat dan bisa lupa. Jadi, karena memandang pasangannya sebagai manusia, maka kita bisa memaklumi kalau ada khilaf dan kelupaan.


Ketiga: Harus mengerti dalil masing-masing sebagai suami atau istri. Jangan dibalik-balik. Menurut Gus Mus salah satu dalil seorang istri kepada suaminya adalah ayat Ar-Rijaalu qawwaamuuna ‘alan nisaa’ (Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri) (Q.S. An-Nisa’/34). Sedangkan dalil yang harus dipegang oleh suami agar selalu menghormati istrinya di antaranya adalah Maa akraman nisaa’ illal kariim wa maa ahaanahunna illal laiim. Orang yang memuliakan perempuan hanyalah orang yang mulia, sedangkan orang yang hina adalah orang yang menghina perempuan. Sama dengan menghina gusti Allah swt.


Keempat: Supaya kalian bisa konsisten berbuat baik dengan pasangan, shalat, berjuang, mengaji, dan segala macam, maka jangan berlebih-lebihan dalam segala hal. Orang yang suka berlebih-lebihan dalam segala hal, maka pasti ia tidak dapat berbuat adil. Bahkan sejak berpikir. Ia tidak bisa istiqamah, karena syarat adil dan istiqamah itu tidak berlebih-lebihan dalam segala hal.


Kelima: Ketika ada kesulitan apapun, sekecil apapun, dan sebesar apapun, mintalah kepada gusti Allah ta’ala. Bagaimanapun kemampuanmu dan kehebatanmu, jangan pernah lupa Allah swt.

__ADS_1


Ustadz Rosyid menyampaikan bahwa hak dan kewajiban suami itri selazimnya dipelajari dan diingatkan terus dalam kehidupan rumah tangga, sebab banyaknya bahtera rumah tangga yang rusak sebab kurangnya kepahaman mengenai hak dan kewajiban masing-masing. Dalam kajiannya, Ustadz Rosyid menyebut terdapat lima kewajiban istri yang menjadi hak suami, dan lima kewajiban suami yang menjadi hak istri.


__ADS_2