Bumbu Cinta, 100% Halal

Bumbu Cinta, 100% Halal
Berkunjung ke sekolah


__ADS_3

Pagi sekali, Exel sudah bersiap. Entah dia mau kemana, intinya pagi ini dia sudah tampan dan wangi sekali.


"Mau kemana sayang?" tanya Afifah


"Mau jalan-jalan sekitar sini saja mommy"


"Bawa Mobil?" Afifah menghampiri anak nya itu, yang masih sibuk membenarkan rambut nya.


"Iya mommy, sekitar seni saja kok"


"Baiklah, Hati-hati ya"


"Iya mommy, Exel berangkat ya"


"Hati-hati nyasar ya sayang"


"Siap mommy" Exel terus berjalan keluar rumah, tanpa menoleh kepada afifah setelah melambaikan tangan nya.


Exel menjalankan mobil nya perlahan, dengan modal lokasi yang sudah Bella Share kepada nya.


Bella sendiri, pagi ini berdandan sangat cantik sekali. memakai baju batik terbaik nya, ia sangat senang sekali saat Exel mengirim nya pesan, dan akan menemui nya di sekolah, tempat nya bekerja.


Exel kini sudah berada di luar sekolah, tinggal beberapa menit lagi, jam istirahat telah tiba.


Exel membenarkan rambut nya, lalu menyemprot kembali baju ya dengan cairan putih yang berbau wangi maskulin.


Tak lama kemudian, Bella keluar menghampiri mobil Exel. Bella mengetuk kaca mobil Exel, Exel pun langsung membuka nya.


"Masuk yuk kak"


"Gakpapa masuk?"


"Gak papa kok"


Exel tersenyum, lalu ia menutup kembali kaca mobil nya dan keluar dari mobil sport milik papa nya.


Mereka berdua berjalan masuk ke dalam sekolah. Exel menjadi pusat perhatian semua siswa dan siswi di sana. nama nya juga anak SMA.


"Kita bicara dimana kak?" tanya Bella.


"kita ke sana saja" Exel menunjuk ke parkiran siswa yang sangat rimbun dengan pohon-pohon.


Exel memilih duduk di bawah pohon, di sana juga banyak siswa yang makan bakso di bawah pohon.

__ADS_1


"Bel, langsung saja ya" ucap Exel setelah mereka duduk. Demi apapun Bella langsung degdegan.


"Aku mau cari siswi mu, yang nama nya Sabrina. Kamu tau gak?"


Kecewa, ternyata Exel mencari seseorang. bukan diri nya.


"Kelas berapa ya kak?"


"Kelas 2 kata nya, ini foto nya" Exel menyodorkan layar ponsel, menunjukan sebuah foto profil whatsapp.


Kelinci ku, dalam hati Bella membaca nama kontak yang tertera di atas nya. Sungguh, Bella kecewa, sakit bercampur jadi satu.


"Kenapa kakak gak bilang, kan bisa aku cari tau sebelum nya"


"Oke kalau sekarang gak bisa, besok aku ke sini lagi Bel. Gakpapa"


"Tidak kak, aku akan tanyakan sama anak-anak. Coba sini saya pinjam HP nya, buat nunjukin foto kepada siswa di sana"


Exel pun memberikan nya kepada Bella. Lalu Bella membawa nya ke segerombolan siswa yang duduk tak jauh dari mereka.


tak lama, Bella kembali menghampiri Exel.


"Gimana Bel?"


"Makasih ya Bel" Ucap Exel tulus


"Iya kak, Sama-sama"


Sungguh sangat menyedihkan sekali, nasib Bella.


"Bu Bella manggil saya" Ucap lembut Sabrina


"Ini ada yang cari kamu"


Sabrina yang menunduk langsung mendongak, menatap Exel.


"Hai kelinci" Exel tersenyum


"Astaghfirullah, om" Sabrina kaget.


"Astaga kelinci, panggil kakak. jangan om"


"Iya kak, tapi ngapain om, ohh maksud ku kakak disini"

__ADS_1


"Kakak cari kamu" Exel tersenyum, sedangkan Sabrina sendiri malah menjadi canggung.


"Kak Exel, aku tinggal dulu ya. Sebentar lagi juga masuk kelas" Pamit Bella.


"Yasudah" Exel mengangguk ke arah Bella "Kamu juga masuk ya kelinci, kakak tunggu sini. nanti kakak antar kamu pulang"


"Gak usah kak, aku nanti di jemput"


Exel langsung lemas.


"Yasudah aku permisi dulu ya kak" Bella berlalu pergi dari sana. Hatinya sudah tidak kuat lagi melihat nya.


"Oke bell, makasih ya" Bella hanya mengangguk dan tersenyum.


"Kak Exel, jangan tunggu aku. Nanti aku di jemput sama Abi aku"


"yasudah deh, kak Exel pulang. Tapi besok biar kakak yang antar ya"


Sabrina sungguh tidak mengerti dengan cara pikir Exel. Bagi Bella, Exel seperti orang asing. Mereka pernah dekat sebentar, itupun dulu sekali, waktu Sabrina masih anak-anak. dan sekarang Sabrina sudah menjadi seorang gadis, tentu ia merasa tidak nyaman dengan sikap Exel.


"In Syaa Allah kak, nanti malam aku telepon ya" Ucap Sabrina


"beneran ya, kamu telepon aku"


"iya kak, yasudah. Aku masuk sekolah dulu ya. Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Sabrina langsung berlari membelah lapangan, dan langsung masuk ke dalam kelas.


"Kenapa kamu brin?"


"Kamu di panggil bu Bella kenapa?"


"Gakpapa" Sabrina masih mengatur nafas nya dan mencoba menetralkan kembali detak jantung nya.


Disisi lain, Alexa sedang gelisah. Beberapa menit yang lalu, Exel mengirim pesan, bahwa dia menunggu Alexa di depan sekolah nya. Siang ini, Exel ingin bertemu langsung dengan seseorang bernama Adam, yang kemarin malam teleponan dengan Adiknya, Alexa.


...****************...


Jangan lupa tinggalkan jejak.


Author CREZY up..

__ADS_1


Terima kasih sudah mendukung author..


__ADS_2