Bumbu Cinta, 100% Halal

Bumbu Cinta, 100% Halal
Tidak Kampungan!


__ADS_3

Kenapa mas memutar suara itu? dan kenapa suaraku saat memanggil mu juga ada disana. dan yang itu bukan suaraku, kenapa jadi satu" tanya afifah saat suara-suara aneh terdengar di telinga nya


"Diamlah"


El melangkah kan kaki nya mendekat ke pintu, ia memastikan bahwa keluarga nya sudah tidak ada lagi disana.


"Ingatkan kemarin aku menyuruhmu memanggilku dan aku merekam nya?" afifah mengingat-ingat lagi kejadian dia hari yang lalu "Aku mengedit nya, dan suara aneh yang lain nya, aku ambil dari vidio porno. sudah ayo tidurlah, besok siang kita kembali ke desa" El mematikan audio di HP nya. dengan segera El berbaring dan tidur.


afifah juga menutupi tubuhnya dengan selimut, ia memeluk guling dengan sangat erat. ada rasa sakit di hati afifah, sehingga air matanya terjatuh.


"Apa kamu benar-benar tidak menginginkan ku mas, sampai-sampai kamu niat sekali membuat audio itu sejak tempo hari."


___


pagi hari, semua sudah bersiap hendak kembali ke habitat masing-masing. kini afifah masuk kedalam mobil sport lamborgini berwarna hitam mengkilat milik El yang menjadi hadiah dari keluarga Besar Ricard. mereka semua menuju ke bandara untuk mengantarkan Yang lain nya kembali ke Amerika, ada yang ke kanada dan Eropa.


"Sanjaya, ayolah ikut"


"Lain waktu saja brother" jawab sanjaya


"Nyonya Alexander, ikut bersama kami" ajak yang lainya kepada nenek eka.


"Hari natal nanti, aku akan ke sana. tunggulah aku" jawab nenek eka yang membuat semua senang.


setelah mengantar nya, Keluarga Sanjaya kembali ke Rumah mereka, mereka ingin beristirahat, karena besok sudah mulai beraktifitas.


Setelah sampai, el langsung mandi dan tidur. sedangkan afifah setelah mandi langsung turun ke bawah untuk memasak makan siang bersama bi sumi. meskipun bi sumi slalu melarang, tetap afifah bersikukuh membantu bi sumi.


Siang ini, bi sumi memasak Steak Ayam. tentu bagi afifah ini adalah hal baru. sebelum nya afifah hanya jago di masakan nusantara. masakan modern seperti ini belum pernah ia coba.


"Non Afifah, goreng ini aja ya. biar bibi yang masak semua nya"


"Iya bi, afifah juga mau tau gimana cara nya masak steak"


sambil melihat ayam yang sedang di panggang di atas teplon, afifah melihat dan memperhatikan dengan serius cara bi sumi memasak dan bahan-bahan nya. agar dia bisa memasaknya sendiri nanti.


"Saos Barbeque mana ada di toko pak Haji" seketika harapan afifah sirna hahaha..


...****************...


"Fah, besok pagi kita kembali ke desa. kamu packing kan baju aku ya. aku ada urusan sama kak byan bentar"


"Iya mas" jawab afifah sambil merapikan tempat tidur.

__ADS_1


el berjalan hendak keluar dari kamar, namun tiba-tiba langkah nya terhenti dan berbalik memandang afifah yang ada di atas ranjang merapikan bantal dan selimut.


"Kamu tadi yang masak Steak nya?" tanya el sambil berjalan 3 langkah ke depan


"Bi sumi mas, aku gak bisa" jawaban jujur afifah, membuat el tersenyum


"Kamu diam saja di kamar, jangan keluar. Buka HP kamu. pelajari Resep makanan, seperti Beff steak, Pasta, Pizza, Samosa, Mie Ramen, Sushi, pokonya cari yang banyak. catat bahan-bahan nya. nanti jam 7 kita belanja" Ucap el dengan nada sedikit memerintah, seperti Majikan yang memerintah asisten nya


"Hmm.. oke" hanya itu yang di katakan oleh Afifah, sebelum el benar-benar hilang dari pandangan nya.


setelah Ranjang rapi, afifah melangkahkan kaki ke sofa empuk yang berada di dekat jendela. ia memandangi layar HP nya dengan sangat serius, karena pada dasarnya afifah suka sekali masak. ia dengan telaten mencatat semua bahan-bahan yang akan ia beli nanti di selembar kertas.


hampir 2 jam afifah sangat serius mempelajari semua nya, Adzan Asar menghentikan aktifitas nya. dengan segera, ia mandi dan melaksanakan sholat ashar.


"Afifah" Suara nenek eka terdengar di luar kamar, afifah dengan cepat merapikan perlengkapan sholat nya dan segera keluar


"Ayo bersantai di belakang kerumah.. jangan di dalam terus dong" nenek eka menggandeng tangan afifah membawa nya turun ke lantai 1


"Tadi mas Ramdan nyuruh afifah nyatetin bahan makanan Nek, nanti malam belanja. biar besok di bawah ke desa" jawaban jujur afifah membuat nenek eka tersenyum bahagia


"El itu suka sekali sama Pizza dari kecil, toping nya harus banyak, sosis, Daging, Saos, mayones, dan keju mozarela" mereka sampai di Kursi besi yang terletak di tengah taman, mereka berdua duduk bersama, lalu nenek eka menambahkan "Namun Sejak Dia jadi dokter, mungkin satu minggu sekali, nenek gak tau lagi. soalnya nenek gak pernah serumah lagi sama el"


"Selain itu, mas Ramdan suka apa lagi nek?" tanya afifah sambil memandang nenek eka, terlihat jelas dia sangat tertarik dengan obrolan ini


Nenek eka menceritakan masa kecil El, yang ia asuh bersama sang suami. Alex sangat menyayangi El daripada Byan dan Caca, alex tidak bisa berbuat adil terhadap mereka, namun bukan berarti Byan dan Caca kekurangan kasih sayang dari nya. Byan dan Caca slalu iri, jika tau El di beri sesuatu lebih banyak dari mereka


Setelah Sholat isya, Afifah mendapat pesan singkat dari El. Afifah pun terburu-buru memakai Cream di wajah nya, menaburkan bedak tabur diatas nya, Eyeshadow berwarna Coklat muda terlihat salat di kelopak matanya, di sisirnya bulu mata lentik nya dengan mascara, lalu yang terakhir ia menggoreskan Lipmate berwarna pink bibir nya. Selesai sudah Make Up versi Afifah. kini ia terlihat sangat cantik memakai Long dress Jeans dengan aksen Kancing di tengah nya, lalu tas selempang Kecil berwarna hitam, senada dan Flat Shoes yang ia pakai, tak lupa Pasmina berwarna Maroon menutupi Rambut indah nya.


afifah turun ke bawah, ia menunggu di ruang TV bersama nenek eka dan Caca, sedangkan Lastri dan Sanjaya sedang menghadiri resepsi pernikahan Prajurit nya.


"Simple sih, bagus kok. pasti ini di beliin kak El kan?" tebak salsa memandangi afifah dari atas hingga bawah.


"Iya Ca" hanya itu jawaban dari afifah


"Kak, pakai soflen dong. biar tambah cakep" Caca mulai mengkoreksi penampilan afifah "Tambahin blus on juga, bentar biar aku yang dandanin" Caca bangkit menuju kamar nya yang terletak beberapa meter dari sana, segera, Caca menambahkan blush on dan memaksa Afifah untuk memakai soflen Coklat "Kan kalau gini pas banget, ini kan kencan pertama kak El, apalagi Kak El sekarang jadi pusat perhatian. jadi, kalau nanti di luar ketemu wartawan, jadi kak El gak akan malu, istrinya cantik kayak gini" Tanpa di sadari Caca memuji Afifah, dia benar-benar terpukau dengan afifah.


"Cantik banget sayang.. " puji nenek eka juga, afifah tersenyum malu, pipi nya juga merah.


setelah menunggu selama 30menit, El datang bersama byan. "Cantik juga" bisik byan kepada el dengan penuh godaan, saat melihat afifah duduk di sofa ruang TV bersama caca dan nenek eka. sementara El hanya diam, menunjukkan ekspresi biasa.


"Tunggu ya, aku ganti baju dulu" pamit El sambil memandang afifah,


"Kamu dari mana saja El? mandi dulu" teriak nenek eka

__ADS_1


"Sudah nek, tinggal ganti baju saja ini" jawab El sambil terus menaiki anak tangga. tak berapa lama, El turun dengan tampilan Rapi. memakai celana pendek jeans, di setelkan dengan Kaos panjang Hitam, dan Sepatu Boots converse berwarna putih melindungi kaki nya.


"Ajak Afifah makan, dia belum makan" ucap nenek eka saat El mencium tangan nya


"Iya nek, nenek mau di beliin apa? atau caca, kak byan mau nitip?" tanya El sambil memandang mereka bergantian


"Tidak kak" jawab caca manis


"Aku nitip keponakan, cepat bikinin aku keponakan" goda byan sambil tersenyum jail


"Kakak ini ada saja, yasudah El berangkat"


afifah berjalan mengekor di belakang el.


"Sukses kencan nya"


"Jangan lupa di gandeng, nanti ilang di mall"


byan terus berteriak menggoda adik nya itu. El membawa mobil milik byan karena hendak berbelanja, tidak mungkin membawa mobil sport nya.


di dalam mobil, afifah memandang ke luar cendela, menatap banyak sekali mobil dan motor yang ikut berjalan di jalan yang sama, belum lagi lampu-lampu gedung tinggi, tentu ini pemandangan yang sangat jarang di nikmati oleh afifah.


Benar kak byan, kalau di rubah seperti anak kota, dia lumayan juga. gak kampungan!


"Fah?" panggil El


"Instagram Kamu masih bisa kan? atau udah lupa kata sandi?"


"Tidak mas, masih bisa kok"


"Hmm.. kenapa kamu gak pernah update?"


"Apa yang mau di update mas, aku jarang bermain sosial media" afifah memainkan jari nya, merasa tak punya pengalaman, jika harus membahas sosial media


"Kamu manfaatin sosial media buat cari uang, biar bisa bantuin ibu kamu." tutur El.


"Jualan online gitu?" Afifah memandang el yang duduk di sebelah nya tersebut.


Ganteng banget sih, lihatlah bibir nya itu.. hmmmm....


"kita makan dulu, nanti aku jelasin" El membelokan setir mobil nya ke sebuah restoran besar, jelas terlihat restoran mahal. .


Alhamdulillah, Author akan InsyaAllah Author akan rajin Update di bulan ini kalau lancar ☺

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak ❤❤


__ADS_2