Bumbu Cinta, 100% Halal

Bumbu Cinta, 100% Halal
Kejutan


__ADS_3

Setelah sarapan, Afifah masih sibuk di dapur untuk membuat brownies krispi. Entah mengapa, ia ingin sekali membuat cookies kesukaan Exel. Mungkin karena Afifah sangat rindu kepada Exel.


"Ehh.. kamu mau kemana?" Tanya Afifah saat ia melihat Alexa berjalan melewati dapur dengan pakaian rapi.


"Mau bantuin Bella bersih-bersih mommy"


"Ohh.. iya sudah. Mommy udah panggilin pak sarmin."


"Ngapain manggil pak sarmin mommy?"


"buat bantuin kalian. Mommy kasih Bella, TV bekas di kamar depan, kan gak pernah di pakai, jadi biar nanti pak sarmin yang pasangin"


"Kulkas kecil ini jyga?" tanya Alexa saat ia melihat kulkas kecil sudah Afifah bungkus.


"Iya, didalam nya juga sudah ada beberapa piring dan gelas. Cuma kurang kompor nya saja hehehe... kemarin kompor bekas mommy di ambil sama Bi Sugiati"


"Gakpapa tante. makasih semua nya"


"Iya Bella, kamu jangan bilang Terima kasih terus. Tante jadi gak enak"


Bella tersenyum, ia merasa beruntung sekali bisa mengenal dan dekat dengan keluarga kaya raya ini, namun tetap rendah hati dan sangat baik sekali.


"Yasudah tante, kami berangkat, soal nya kami juga mau ke pasar"


"Yasudah hati-hati ya"


"Iya mommy"


"Assalamhalaikum"


"Waalaikumsalam"


Afifah tak pernah khawatir dengan Alexa, walaupun Alexa kemarin jauh dari nya. Afifah tau benar bagaimana sifat Alexa. Padahal Alexa orang nya expresif, suka bercanda tapi itu hanya Alexa tunjukan di depan orang-orang terdekat nya. Namun, saat Alexa di depan orang asing, ia akan menjadi pemalu dan pendiam.


Siang hari, Alexa memaksa Bella untuk ikut dengan nya ke pabrik. Siang ini sudah di agenda kan untuk makan siang bersama di pabrik.


"Gimana Bella? udah beres?" Tanya Afifah, di sela-sela ia dan Bella menyajikan makanan.


"Sudah tante, jadi nanti malam bisa langsung di tempati"


"Alhamdulillah"


"Mbak, 4 hari lagi ada acara tasyakuran di rumah"


"Istrimu sudah hamil 7 bulan kir?"


"Iya mbak, alhamdulillah gak kerasa, hehehe"


"Kayak nya baru kemarin lahiran anak pertama, sekarang udah mau lahiran lagi" Celetuk El, menggoda Zakir.


"Yaa.. rezeki mas, gak boleh di tolak hehehe.."


"Besok Anak Andi yang gadis mau di lamar orang, kita semua di undang dan harus datang"


"Perasaan anak nya om Andi baru lulus sekolah kemarin deh pa" Ucap Alexa


"Ya begitulah anak gadis, kamu mau nikah juga?" Goda El sambil melirik tersenyum kepada Zakir

__ADS_1


"Paman bisa bantu carikan Xa. Mau yang seperti apa?"


"Kok jadi Alexa sihh"


"Ihh.. kok kamu malu gitu sayang" Goda El melihat anak gadis nya itu menunduk


"Kamu minta yang gimana Xa? Mau yang tampan dan Sholeh seperti Ustadz Adam? Atau seperti.. "


"Kok bawa-bawa Ustadz Adam sih paman" Wajah Alexa malu, Afifah yang melihat nya pun terkekeh, rupa nya anak gadis nya itu sudah sangat dewasa, dan sudah siap untuk menikah.


"Sudah, anak perawan ya gini, malu kalau ngomong soal pernikahan hehehe"


Bella hanya diam, sesekali ia tertawa.


"Sudah ayo makan dulu"


"Oh iya kir, istri dan anakmu kok gak dia ajak kesini?"


"Mereka lagi pulang ke rumah mertua ku mas. Persiapan buat acara tujuh bulanan"


El mengangguk-angguk, lalu mereka semua duduk dan mulai makan siang nya.


Setelah makan siang, Alexa mengantar Bella pulang. setelah itu ia kembali ke rumah bersama Afifah.


Setelah mobil terparkir, Afifah dan Alexa turun. tak lupa sambil membawa rantang yang tadi ia bawa untuk wadah makan siang.


Klontanggg


Afifah menjatuhkan tantang yang ia tenteng.


"Exel?"


"Kak Exel" Alexa berlari, menyusul afifah yang sudah menghampiri Exel duluan.


"Kok gak kasih kabar sayang?"


"Namanya juga suprise mommy, Papa mana?"


"Papa masih ada urusan sama Paman zakir, kamu udah makan sayang?"


"Udah mommy, Exel udah makan dan udah mandi"


Afifah membawa putra nya itu masuk kedalam rumah.


"Tadi pagi, mommy buat brownies krispi kesukaan kamu nak. Ternyata feeling seorang ibu itu kuat"


"Udah aku habiskan mommy, tadi ada di meja makan" Exel meringis menatap Afifah.


"Astaghfirullah, kenapa kak Exel egois sekali sih" Alexa langsung kesal menatap Exel yang masih meringis tanpa dosa.


"Laa.. kan mommy buatin aku" Nyolot, tak mau kalah.


"tapi kenapa kakak gak mikirin aku" Mulai jurus nya, Alexa cemberut. km?


"Ya lupa, karena cookies nya enak"


...

__ADS_1


"Sudah, sudah" lerai Afifah, kedua anak nya ini slalu saja bertengkar.


"Ayo, kamu mandi dan sholat ya Xa. Nanti mommy buatin lagi. Udah jangan ngambek Kayak anak kecil"


"Mommy slalu belain Kak Exel"


"Apasih, kalian ini slalu saja ribut" El datang namun ia menunduk sibuk dengan HP nya.


"Ini kak Exel pa" Adu Alexa.


"Kan bener mommy buat kan aku, bukan kamu" Bela Exel, mendengar suara Exel, El pun mendongak.


"Exel?"


"Suprise" Ucap Alexa dengan nada kesal, setelah itu ia langsung pergi dari sana.


"Exel? kamu?" El kaget, dengan keberadaan anak nya.


"Iya pa, tadi dia datang"


"Kok gak bilang?" Exel berjalan maju, menghampiri El.


"Kejutan saja pa, heheheh" Ucap Exel cengengesan lalu memeluk sang papa.


"Kamu gak sibuk sama kuliah kamu? kok pulang?" El berjalan, menghampiri sofa dan menghempaskan tubuh nya di sana.


"Dua bulan ke depan, hanya ada tugas pa, seperti pendalam materi aja." Exel ikut duduk di samping El.


"Terus?"


"Kalau tugas bisa di kerjakan dari sini pa, lagian pengumpulan nya lewat online"


"Ohhh.. Yasudah, papa mandi dulu. Kamu istirahat saja dulu. besok papa mau bicara sesuatu"


"Oke paa, aku juga capek hari ini" Exel dan El pun bubar, kembali ke kamar masing-masing


"Exel" Panggil Afifah


"Udah sholat?"


Tubuh Exel langsung kaku, bibir nya keluh.


"Hmm... Belum Mommy"


"Kamu sholat ya, nanti maghrib kita jamaah di masjid"


"Iya mommy"


Sudah terduga, bahwa Exel tidak bisa menolak Mommy nya. Ia pun melangkah kan kaki nya masuk ke kamar nya.


Tumben Mommy tanya sholat. biasanya diam saja, Astagaaa... aku harus beribadah seperti Alexa dan papa disini. Aku yakin sekali mommy gak akan suka kalau aku tidak ibadah.


...****************...


Alhamdullah, bisa update lagi.


Author akan up dikit2 ya, karena mengejar judul.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak, Terima kasih sudah setia mendukung karya author.


__ADS_2