
Acara tersebut kini sudah selesai di laksanakan. Exel pun bersiap hendak pulang ke kota. Tapi ternyata Byan dan yang lain nya baru balik ke kota dua hari lagi.
"Eh, gimana? kamu udah nyoba belum?"
"Nyoba apa?" Jawab Exel
"T***T mu?"
Exel menatap Byan dengan seksama "Sudah, paman. Hanya mendengar suara nya saja tubuh ku langsung tersetrum. Jadi T***T ku normal"
"Besok setelan aku balik ke kota, aku akan mencoba nya dengan yang lain" Sambung Exel, yang membuat Byan gelemg-geleng kepala dengan pernyataan keponakan nya tersebut.
"Se sexy apa sih dia? kok kalah sama bule"
"Dia tidak sexy, bahkan tubuh nya kecil sekali tak terbentuk. Cuma dia cantik sekali"
__ADS_1
"Is sshh, seleramu hanya sebatas cantik saja"
"Itu perlu, paman. Kalau cari istri jelek, apa jadi nya anak-anak ku"
"Hahahah... "
Exel lalu menceritakan semua kejadian yang menimpa nya. Dia juga menceritakan semua kejadian Afifah. Byan tentu tau masalah Afifah dulu, dan Alexa. Byan merasa aneh sekali. Takdir apa yang sedang di gariskan Tuhan untuk keluargaAfifah. kenapa juga slalu di buat jatuh cinta kepada keluarga yang sama.
"Lalu? apa kau mau memperjuangkan nys?"
"Tidak! aku masih punya harga diri. Dengan perhibahan tanah kemarin, itu sudah cukup membuat mereka merasa rendah"
"Ini sudah cukup, paman. Sekarang aku ingin melupakan Sabrina. Aku ingin mencari wanita dan menikah. biar Sabrina tidak ada lagi dalam hidupku"
"Paman hanya bisa mendukung mu. Kau sudah cukup dewasa untuk memilih jalan hidup mu"
__ADS_1
Suasana hening beberapa saat, mereka berdua yang dari tadi duduk di teras sambil meminum kopi.
"Apa kau suka dengan Kalina?" Tanya Byan yang tiba-tiba ingat dengan sosok Kalina.
"Tidak, aku tidak suka wanita kegatelan seperti itu. Aku suka nya sama wanita yang tak banyak tingkah"
"Sulit sekali wanita seperti itu di zaman sekarang, xel"
"Entahlah paman, aku bingung sekali. Target ku akan menikah tahun ini juga"
"Ingat, xel. Jangan terburu-buru. Di keluarga kita tidak ada kata perceraian. Kamu jangan sampai salah pilih hanya karena terburu-buru untuk menikah"
Exel memikirkan lagi nasehat yang di berikan oleh Byan. Memang benar, di dalam keluarga Alexader, pantang untuk bercerai. Exel juga harus mempertimbangkan nya. Ia juga ingin menikah sekali seumur hidup nya, hidup bahagia bersama sang istri sampai tua seperti oma dan opa nya.
Kini, Exel merasa frustasi. Menghilangkan Sabrina dalam hati dan pikiran nya pasti butuh kerja keras. itu sungguh sangat sulit sekali.
__ADS_1
Rasa takut juga masih menghantui nya. Bagaimana kalau T****T nya benar-benar tak mau bangun dan hanya bangun hanya dengan Sabrina. Sudah jelas kelar hidup nya.
Menikahi Sabrina adalah hal yang tak mungkin di lakukan oleh Exel. Exel hanya ingin sampai disini saja membalas keluarga Adam. Ia juga ingin menyudahi semua nya dengan Sabrina. bahkan wallpaper HP nya sudah ia ganti dengan foto calon keponakan nya. Foto yang ia ambil tadi siang saat alexa memperlihatkan nya hasil USG tiga dimensi nya. Terlihat wajah nya nya yang lucu, yang jelas hidung nya mancung seperti nya.