
Yuli merasa hati nya sangat hancur sekarang mendengar kenyataan itu namun dia berusaha untuk menenangkan pikiran nya
"Sudah gue bilang tadi kalau informasi yang akan gue berikan bisa membuat Lo bersedih dan terluka maka dari itu gue ingin memberikan nya di waktu yang tepat". Kata Ricky yang melihat perubahan ekspresi Yuli
"Sebegitu benci nya kah mereka hingga tega membuang gue Rick?". Tanya Yuli dengan anda suara tertahan nya. Terlihat jelas dia menahan kesedihan nya agar tidak di lihat oleh orang lain
"Lo gak usah pikirkan hal itu. Sekarang Lo ikut gue". Kata Ricky yang langsung menarik tangan Yuli dan menggandeng nya menuju mobil
"Kita mau kemana?". Tanya Yuli
"Ke tempat yang bisa bikin Lo tenang dan gak akan sedih lagi". Kata Ricky
Mereka berdua pun pergi tanpa berpamitan kepada sang bunda.
Yuli tidak menolak ajakan Ricky karena dia memang ingin sekali menenangkan diri nya setelah mendengar sedikit informasi tersebut. Dia kini terlihat diam saja dengan tatapan kosong nya.
"Jangan terlalu di pikirkan hal tersebut karena akan buang-buang waktu saja". Kata Ricky memecah keheningan di dalam mobil
Baru sedikit informasi yang dia katakan sudah membuat Yuli sangat murung bagaimana kalau segala yang dia ketahui di sampai kan pada Yuli . Apa dia akan sanggup menerima nya. itulah yang menjadi pertimbangan Ricky
Kini mereka sudah sampai di Tokyo Disney.
"Ayo turun". Kata Ricky
Yuli pun langsung turun dari mobil
"Lo kok ngajak gue kemari?". Tanya Yuli
"Ya karena gue tahu kalau Lo pingin ke sini tapi belum sempat kan". Kata Ricky
"Pasti Kinara yang ngasih tahu Lo ". Kata Yuli menebak
Ricky memang tahu tentang Yuli dari Kinara dan juga Galang karena mereka berdua memang ingin sahabat nya itu bersatu.
"Dan juga Galang pasti nya ". Kata Ricky
"Lo o boleh melakukan semua nya sampai Lo puas di sini dan gue akan menemani Lo ". Kata Ricky
Yuli pun langsung menuju tempat hiburan itu dan dia langsung dan mencoba beberapa wahana di sana. Ricky terlihat menarik sudut bibirnya ketika melihat Yuli yang bisa tersenyum bahagia kembali
"Ternyata mudah banget buat Lo tertawa kembali". Kata Ricky
Setelah puan mencoba beberapa wahana di sana Yuli pun kembali menghampiri Ricky
"Ayo kita pergi ke wahana di sana". Ajak Yuli sambil menunjuk are menembak dan Ricky pun mengikuti nya
"Ajari gue dong ". Pinta Yuli
Tanpa penolakan Ricky pun langsung mengajari Yuli menembak sasaran yang ada.
"Susah sekali ya ". Kata Yuli sedikit kesal karena dari tadi dia meleset terus
"Coba fokus kan pandangan Lo dulu". Kata Ricky
"Dari tadi sudah fokus tapi ya gagal terus". Kata Yuli
Ricky pun membenarkan posisi Yuli dengan memegang bahunya dan Yuli pun tidak menolak hal tersebut
"Lo coba sekarang fokus dan arah kan pada sasaran yang Lo ingin kan". Kata Ricky
Dan Yuli pun mencoba nya lagi sesuai dengan instruksi Ricky
Dor Dor Dor
__ADS_1
Dan kali ini dia dapat menembak dengan tepat sasaran
"Wah gue bisa tepat sasaran". Kata Yuli sambil tersenyum
"Lo hebat". Kata Ricky
"Makasih ya Lo sudah mengembalikan mood gue yang berantakan tadi". Kata Yuli
"Gue hanya melakukan apa yang seharusnya gue lakukan". Kata Ricky
Yuli pun kembali tersenyum mendengar nya
"Kalau gitu kita bersahabat sekarang. Apa Lo mau?". Tanya Yuli
"Kalau gue mau nya kita jadian gimana?". Kata Ricky balik bertanya
"Mulai deh Lo...
"Gue bercanda. Ok kita sahabat sekarang". Kata Ricky
Belum juga Yuli menyelesaikan kalimatnya sudah di potong sama Ricky
"kalau gitu kita pulang sekarang. Gue gak enak nyusahin Lo Mulu". Kata Yuli
"Lo gak pernah nyusahin gue dan kita bisa jalan-jalan kalau Lo masih belum puas kita bisa lanjut lagi". Kata Ricky
"Apa Lo gak sibuk?". Tanya Yuli
"Gak ada kata sibuk buat Lo dan Lo jangan lupa
"Kalau Lo itu Bos". Kata Yuli lalu tertawa
dan Ricky pun juga ikut tertawa mendengar hal tersebut. Kini mereka terlihat semakin akrab
"Kalau lagi jalan sama gue Lo bisa gak jangan bahas cowok lain". Kata Ricky dengan ekspresi datar nya
"Hahaha Lo ya elah gitu saja ngambek Bos ku. Kan gue hanya memberi tahu saja dan lagian kalian kan bersahabat". Kata Yuli
"Terserah Lo saja kalau begitu yang penting Lo nya bahagia". Kata Ricky
"Lo memang sahabat baru gue yang baik hati". Kata Yuli
Mereka pun kini pergi untuk jalan-jalan kembali dan kini tujuan mereka adalah pusat perbelanjaan. Mereka terlihat seperti layaknya sepasang kekasih yang sedang berkencan
"Lo mau beli sesuatu?". Tanya Ricky
"Gue hanya ingin melihat-lihat saja". Kata Yuli
"Hanya melihat saja dan gak beli". Kata Ricky memastikan
"Iya. apa Lo capek kalau gitu kita pulang saja". Kata Yuli
"Gue gak capek hanya saja heran Lo kan cewek dan biasa nya cewek kalau ke tempat ini suka sekali belanja". Kata Ricky
"Gue akan belanja jika butuh sesuatu dan juga kalau ada yang memang gue sukai banget dan sekarang gue gak butuh apa-apa untuk saat ini". Kata Yuli
Mereka melihat beberapa pernak pernik yang ada dan banyak sekali barang bagus di sana.
"Oh ya kita beli es krim Yuk". Kata Yuli sambil berjalan menuju kedai es krim di tempat tersebut
"Lo tunggu sini biar gue yang beli". Kata Ricky
"Apa Lo yakin. Di sana antri banget Lo ". Kata Yuli
__ADS_1
"Sebanyak apapun antrian nya gue gak masalah. Dan apa Lo lupa kalau tadi gue sudah antri di loket tiket film". Kata Ricky mengingat kan
"Iya dan mereka semua minggir teratur melihat Lo ikut antri di sana dan mungkin saja sekarang juga akan seperti itu". Kata Yuli yang mengingat siapa Ricky
Ricky sudah berjalan menuju kedai dan benar saja mereka yang tahu langsung mundur dan memberikan jalan untuk Ricky membeli terlebih dahulu. Dia pun membeli satu es krim kesukaan Yuli dan segera membawa nya
"Nih buat Lo ". Kata Ricky
"Kok cuma satu buat Lo mana?". Tanya Yuli
"Gue gak pernah makan es krim". jawab Ricky
"Lo harus makan juga. Gak enak banget kalau gue harus makan sendiri". Kata Yuli dan lagi-lagi Ricky pun menuruti Yuli kembali tanpa penolakan sedikit pun
Kini mereka duduk di bangku yang ada dan menghabiskan es krim masing-masing. Terlihat beberapa orang juga mencuri-curi pandang pada mereka berdua. Setelah selesai makan mereka pun memutuskan untuk pulang.
"Apa Lo sekarang sudah lebih baik?". Tanya Ricky
"Gue sudah gak apa-apa dan terima kasih banyak karena Lo mau menemani gue tadi untuk membangun mood gue yang berantakan dan Ma'af kalau selama ini gue berkata kasar dan gak baik kepada Lo ". Kata Yuli
"Lo gak ada salah dan gak harus meminta maaf juga. Lupakan saja yang sudah terjadi dan kita coba mengawali hubungan ini". Kata Ricky
"Ya mengawali hubungan sebagai seorang sahabat". Kata Yuli
Kini tidak ada perbedaan di antara mereka berdua seperti biasa nya yang ada hanya canda dan tawa saja yang terdengar di mobil itu dan raut wajah senang Ricky karena dia bisa selangkah lebih dekat lagi dengan Yuli
"Apa Lo mau kita mampir dulu beli makan?". Tanya Ricky
"Gak usah deh lagian gue juga sudah sangat lelah". Kata Yuli
Dan Ricky pun kini melajukan mobilnya menuju rumah Yuli dengan kecepatan lambat nya. Selang beberapa menit mereka sudah sampai di halaman rumah Yuli dan mereka pun turun dari dalam mobil tersebut
"Makasih ya sudah mengantar gue pulang". Kata Yuli
"Dari tadi Lo terima kasih Mulu sama gue sampai bosen gue dengar nya". Kata Ricky
"Ya kalau gitu Lo jangan pernah bosan dapat ucapan terima kasih dari gue". Kata Yuli
"Oh ya Lo kenapa setiap hari naik angkutan umum kan di rumah ini ada mobil?". Tanya Ricky
"Gue gak bisa nyetir dan juga lebih enak naik angkutan umum". Kata Yuli
"Jangan bohong sama gue". Kata Ricky
"Gue gak suka naik mobil dan biasa nya juga gue naik motor tapi sekarang motor gue rusak waktu gue mau benerin gak ada waktu lagian mobil itu juga bukan punya gue". Kata Yuli
"apa Lo mau gue antar jemput ke sekolah?". Tanya Ricky menawarkan diri
"Gak usah. gue gak mau merepotkan". Kata Yuli menolak dengan halus maksud Ricky
"Gue gak merasa di repotkan lagian kita kan sekarang sudah menjadi sahabat jadi gak masalah kan". Kata Ricky
"Iya tapi beneran deh gak usah kalau Lo mau bantu benerin motor gue saja kalau Lo gak keberatan. Gue sudah coba di beberapa bengkel dan dan hasilnya mereka pada gak bisa dan lagi mengerjakan nya lama banget pula". Kata Yuli
"Ya sudah besok biar motor Lo di ambil anak buah gue dan untuk besok gue akan antar Lo ke sekolah dan gue gak mau Lo nolak gue. Kita sahabat dan Lo gak boleh pilih kasih sama gue dan Ipank karena gue tahu dia pernah mengantar Lo jadi gue juga ingin seperti itu". Kata Ricky
"Oke lah besok gue tunggu Lo di depan tempat gue biasa menunggu angkutan saja ya". Kata Yuli
"Gue akan jemput Lo ke sini". Kata Ricky
Yuli tidak ingin berdebat dengan Ricky karena memang ini sudah malam dan dia juga merasa sangat lelah sekali dan ingin segera tidur
"Ya sudah kalau begitu terserah Lo saja. Gue masuk dulu ya dan Lo hati-hati di jalan". Kata Yuli berlalu pergi masuk ke dalam rumah nya
__ADS_1