Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Kekasih Milyader


__ADS_3

Sore pun menjelang dan kini Yuli pun sudah bersiap untuk pulang ke rumah Caesar karena Ricky Sudah mengatakan jika dia boleh pulang sekarang sebenar nya bukan Ricky tapi dia yang memaksa jadi Ricky pun menuruti nya saja apa yang di inginkan kekasih nya itu


"Kayak ratu saja ya di jemput dan di kawal beberapa orang apalagi yang mengawal tampan semua lagi kecuali Arok". Kata Yuli mulai lagi


"Ratu alay kalau Lo itu Yul". Kata Galang


"Alay juga Lo sayang kan saka gue, bukti nya Lo sampai datang ke sini menemui gue Lang". Kata Yuli


"Ya itu karena memang hanya Lo sahabat gue yang perempuan". Kata Galang


"Alah pasti juga gara-gara gak ada yang mau berteman sama Lo kan". Goda Yuli


Mereka berjalan keluar dari tempat itu dan kini menuju mobil masing-masing dan satu mobil di gunakan satu orang kecuali mobil Bryan dan Ricky karena Bryan bersama dengan Galang sedang kan Ricky dengan sam dan juga kekasih nya. Terlihat mereka semua beriringan di jalan bahkan kini Yuli pun tersenyum senang setelah dia bisa menghirup udara segar kembali.


"Ah rasa nya seperti sudah lama sekali aku tidak keluar rumah". Kata Yuli


"Maka dari itu jangan sakit lagi agar kamu tidak bosan dan membuat aku marah sekali kepada semua orang". Kata Ricky sambil menggenggam tangan kekasih nya dengan penuh sayang


"Kamu juga harus bisa mengendalikan diri kamu apalagi kepada para sahabat kamu karena aku tidak mau kamu nanti nya akan menyesal". Kata Yuli


"Aku akan menyesal jika tidak menghajar mereka yang tidak becus itu". Kata Ricky


Meski pun dia marah tapi dia masih berusaha untuk bersikap lembut di hadapan Kekasih nya,, ya hanya di hadapan Yuli saja dia seperti itu


"Oh ya tentang Ken Kenapa dia bisa sampai menyukai intan padahal yang aku tahu dia kan sama Rani". Kata Yuli yang juga penasaran


"Ken lelaki yang tidak bisa di tebak dalam hal percintaan dan aku pun sebenar nya sangat kesal kepada dia karena dia berani sekali mempermainkan Rani". Kata Ricky


Meski pun Ricky terlihat diam saja namun dia juga tidak mau jika adik perempuan nya di permainkan apalagi dengan sahabat nya sendiri


"Jadi dia juga mempermainkan Rani, wah benar-benar si Ken itu". Kata Yuli


"Bukan mempermainkan tapi ya dia selama ini mengejar Rani dan aku rasa Rani pun juga menaruh hati dengan Ken tapi sekarang Ken berpaling kepada Intan, aku pun tidak bisa berbuat apa-apa kalau seperti itu karena cinta memang lah tidak bisa di paksakan". Kata Ricky


Yuli pun kini paham dan dia juga tidak mau menyakiti Rani bahkan dia akan memberi tahu kepada intan agar intan berpikir lagi jika memang ingin menjalin hubungan dengan Ken.


Tidak terasa kini mereka sudah sampai di kediaman Caesar dan mobil mereka pun sudah terparkir dengan lurus nya di sana terlihat juga mama Irene beserta bunda ayu sudah menunggu kedatangan mereka. Yuli pun segera turun dan dia pun menghampiri mama dan bunda nya lalu memeluk mereka berdua bersamaan


"Ayo masuk bunda dan juga mama Irene sudah membuat kan makan untuk kalian semua". Kata Irene mengajak mereka semua untuk segera masuk ke dalam bahkan Yuli pun terlihat sangat bahagia sekali sekarang


"Kenapa bunda dan mama repot-repot menyiapkan ini semua padahal kan kita bisa memesan semua nya". Mata Caesar


"Tidak masalah sayang kan kita berdua juga sudah lama tidak memasak jadi tidak apa-apa sekali-kali melakukan kesibukan di dapur". Kata Irene


Mereka pun kini duduk di meja makan dan Terlihat juga jika tempat duduk nya tidak cukup menampung mereka semua dan kini Shawn pun mengambil kan Beberapa tempat duduk untuk mereka


"Setelah ini sebaik nya ganti meja makan Lo Caesar karena kita semua pasti akan sering makan di sini". Kata Galang


"Suka sekali Lo numpang makan di rumah orang lain, gue bilangin papa Lo nanti". Kata Yuli


"Bilang saja dan gue akan menjawab itu karena papa yang tidak pernah mau makan bersama gue dan dia selalu saja membicarakan Ricky anak kesayangan nya itu". Kata Galang


"Papa begitu karena Lo yang selalu saja membuat nya kesal Galang". Kata Yuli


Yuli tahu bagaimana keadaan nya jika Galang bertemu dengan papa nya, dia pasti akan selalu saja menggoda sang papa membuat papa nya itu kesal jadi papa nya pun juga akan membuat dia kesal dengan membicarakan tentang Ricky. Jadi mereka semua pun impas


"Sudah kita makan saja sekarang keburu makanan nya dingin nanti jadi tidak enak". Kata Ayu


Mereka pun kini segera makan dan kini terlihat sekali mereka senang dengan masakan Ayu


"Wah masakan bunda memang juara dan Galang kangen sekali dengan masakan bunda ini". Kata Galang


"Kamu bisa saja Lang kalau menurut bunda ya pasti lebih enak masakan mama kamu di sana". Kata Ayu


"Tidak Bun, Galang benar-benar jujur kalau masakan bunda memang sangat lah juara". Kata Galang

__ADS_1


"Benar apa yang dikatakan Galang Bun kalau masakan bunda memang sangat lezat sekali". Kata Ken sekarang ikut berbicara


Ayu terlihat sangat senang sekali jika mereka semua menyukai masakan nya bahkan mereka makan dengan lahap nya dan Irene pun juga terlihat senang sekali banyak orang di rumah itu


"Memang kamu tahu banyak tentang Yuli bahkan kamu juga terlihat lebih dekat dengan para sahabat nya ayu. Kamu pasti sangat beruntung sekali bisa dekat dengan anak ku, andai aku bisa sedekat itu kepada nya". Batin Irene sambil tersenyum


"Ken, Lo gue larangan ya untuk mendekati intan karena dia terlalu baik untuk Lo ". Kata Yuli


"Kenapa Lo jadi melarang gue bukan nya Lo masih memberikan gue waktu untuk membuktikan". Kata Ken


"Lo labil dan gue gak suka apalagi Lo juga terlihat mempermainkan Rani adik Ricky". Kata Yuli


"Gue tidak mempermainkan nya dan mana berani juga gue melakukan nya karena dia adik dari sahabat gue sendiri bahkan dia juga leader kita". Kata Ken


"Tapi Lo sama saja memberikan harapan palsu kepada nya bahkan Lo tidak tahu kan bagaimana perasaan nya". Kata Yuli


"Apa Ken mendekati intan sahabat kamu yang ada di Indonesia itu Yul yang anak nya Flo?". Tanya Ayu


"Iya Bun dan Yuli tidak pernah setuju karena dia dulu mendekati Rani dan kini berpaling kepada Intan". Kata Yuli


"Yul, gue sama sekali tidak bermaksud untuk mempermainkan Rani bahkan gue mundur pun karena sebuah alasan". Kata Ken


Ken kini memang bersungguh-sungguh dalam percintaan nya ini bahkan dia rela melakukan apapun untuk mendapatkan intan karena dia memang wanita yang berbeda sama seperti Yuli.


"Tapi Ken sayang nya intan sudah memiliki kekasih di sekarang dan gue juga baru tahu ". Kata Yuli sambil menunjuk kan pesan intan kepada Ken. Tadi sebelum pulang memang Yuli mengirim kan pesan kepada sahabat nya itu bahkan dia pun mengatakan banyak hal tentang Ken tapi ternyata intan sudah punya kekasih dan Yuli baru mengetahui nya juga


"Ah sial beruntung sekali yang menjadi kekasih nya itu". Kata Ken Terlihat kesal


"Rebut saja Ken dia dari kekasih nya apalagi sebelum janur kuning melengkung apapun bisa saja terjadi dan Lo masih bisa merebut nya". Kata Galang


"Lang Lo jangan memberikan saran yang tidak baik ya". Kata Yuli


"Tidak baik apanya sih Yul kan saran gue juga masuk akal". Kata Ken


"Tapi merebut kekasih orang itu juga tidak baik Galang". Kata bunda Ayu


Mereka pun hanya bisa tersenyum saja mendengar perdebatan Yuli dan juga Galang serta Ken bahkan mereka pun makan sambil mendengarkan perdebatan mereka bertiga


"Tapi gue sangat penasaran sekali siapa lelaki yang beruntung itu". Kata Ken


"Apa Lo tidak mendapat kan foto kekasih nya Yul?". Tanya Galang


"Tidak karena gue tidak bertanya siapa Kekasih nya sebab kalau intan ingin mengatakan nya dia pasti akan menunjukkan foto nya dan mungkin saja dia belum bisa mempublikasi hubungan nya". Kata Yuli


"Seperti artis saja di publikasi". Kata Caesar


"Lo kalau tahu intan pasti akan jatuh cinta pada mu pandang pertama dengan dia". Kata Yuli


"Gue sudah tahu dia". Kata Caesar


Yuli dan yang lain nya pun kini menatap Caesar begitu pula dengan ayu.


"Bertemu dimana Lo dengan intan, apa jangan-jangan Lo kekasih nya". Kata Yuli


"Jadi Lo lelaki beruntung itu Caesar, apa Boleh gue merebut intan dari Lo ". Kata Ken dengan yakin nya


"Kenapa kalian seyakin itu jika gue adalah kekasih nya". Kata Caesar


"Ya mungkin saja kan tadi gue hanya menebak saja". Kata Yuli


"Sudah lanjut kan saja makan nya dan mengobrol nya nanti saja, kamu juga Yul baru sembuh malah mengajak orang lain untuk berdebat dengan kamu". Kata Ayu


Yuli hanya menyeringai saja mendengar nya dan kini mereka pun melanjut kan kembali makan nya bahkan Ricky dan yang lain nya pun terlihat tenang dan sangat menikmati makanan itu.


Setelah selesai makan pun kini mereka menuju ruang tamu untuk melanjutkan obrolan nya lagi bahkan sejak tadi Yuli pun memberikan banyak sekali pertanyaan kepada Caesar sebab dia juga sangat penasaran sekali.

__ADS_1


"Jika Lo ingin tahu tanya saja kepada Intan". Kata Caesar


"Buat apa jauh-jauh tanya intan kalau ada Lo di sini". Kata Yuli


"Jauh pun bisa di tempuh dengan ponsel". Kata Caesar


Yuli pun tersenyum dan dia kini mengambil ponsel nya dan segera menghubungi intan namun seketika itu Ricky mengambil ponsel milik Yuli


"Istirahat dulu dan kamu bisa menelfon dia nanti saja". Kata Ricky


"Hanya sebentar saja sayang. Mana ponsel nya". Kata Yuli


Ricky masih saja tetap tidak mau mengembalikan ponsel milik Yuli karena dia merasa sudah cukup Yuli dari tadi mengobrol bersama mereka dan kini waktu nya dia untuk beristirahat sekarang


Di tempat lain terlihat Demian dan yang lain nya pun kini sedang duduk di ruang tamu mereka karena mereka juga sudah sampai di Italia, di rumah Demian


"Apa kita akan aman jika ada di sini?". Tanya Stella


"Aku rasa kita akan aman". Kata Raya


"Memang Ricky itu seperti Devil bahkan dia tega sekali membuat kekasih ku dan juga kakak mu itu bangkrut". Kata Stella


"Ya dan aku pun tidak habis pikir dengan dia kenapa dia bisa se sadis itu". Kata Raya


"Ini belum seberapa. Apa kamu lupa Beby dengan penyiksaan dia kepada Hans". Kata Demian


"Ya karena itu lah aku semakin membenci dia bahkan aku pun ingin sekali menangkap kekasih nya lalu menyiksa nya juga". Kata Stella


"Apa selama ini Hans mengajari mu bagaimana cara berkelahi?". Tanya Justin


"Tentu saja dia mengajari ku bahkan dulu Ricky juga pernah mengajari ku juga ". Kata Stella


"Tapi kemampuan kamu tidak seberapa Beby". kata Demian


"Bagaimana kalau kita berlatih saja karena aku merasa tidak mungkin jika kekasih Ricky tidak bisa beladiri". Kata Raya


"Ya sudah kalau begitu mulai besok kita akan latihan bersama". Kata Demian


*****


Malam pun tiba dan udara di sana terasa sangat menyejukkan bagi Yuli bahkan dia terlihat sedang bersantai di halaman rumah Caesar, dia ada di sana di tempat yang ada di sana yang memang biasa nya di gunakan untuk bersantai


"Kenapa mobil mereka masih ada di sini padahal tadi aku sudah mendengar jika mereka pamit pulang". Kata Yuli terlihat bingung karena mobil Ricky dan yang lain nya masih ada di sana di halaman rumah Caesar


"Lo sedang memikirkan apa?". Tanya Bryan


"Gue hanya heran Kenapa mobil mereka masih ada di sini, apa mereka masih di sini?". Tanya Yuli


"Mereka sudah pulang tadi". Kata Bryan


Yuli Terlihat kebingungan dan Bryan pun Hanya tersenyum saja melihat kebingungan nya itu


"Kamu kenapa ada di luar seharusnya kamu istirahat saja di kamar". Kata Ricky yang kini berjalan menghampiri kekasih nya bersama dengan yang lain nya bahkan Ricky kini terlihat memeluk Kekasih nya dari belakang dan mencium pucuk kepala nya


"Kok jalan kaki dan aku juga gak dengar kendaraan masuk rumah?". Tanya Yuli


"Buat apa menggunakan kendaraan dan lagi apa Lo tidak bisa melihat jika mobil kita ada di sini". Kata Arok


"Kita jalan kaki karena rumah kita berada di depan rumah Caesar, bukan rumah Kita tapi lebih tepat nya rumah Ricky". Kata Ipank


Yuli pun kini mendongak kan kepala nya menatap sang kekasih.


"Kami mempunyai rumah di sini?". Tanya Yuli


"Bukan punya tapi dia baru membeli nya dan memaksa pemilik nya pergi karena dia ingin mengawasi Lo secara langsung di Italia". kata Rere

__ADS_1


Yuli pun kini menatap kekasih nya itu dengan sangat tajam apalagi mereka bilang jika Ricky membeli rumah itu karena Yuli pergi ke Italia bahkan dia dapat membeli apapun sesuka hati nya dengan mudah. Wah sungguh kekasih nya ini memang seorang milyarder hebat


__ADS_2