Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Penyerangan Yang Gagal


__ADS_3

"Jadi dia sudah dekat dengan cewek lain lagi. Benar-benar b*****t sekali dia". Kata Hans yang mendapatkan laporan dari anak buahnya tentang Ricky.


Selama ini dia memang menyuruh orang untuk memata-matai mantan kekasih adik nya itu karena dia ingin tahu apa Ricky masih tidak bisa melupakan Stella tapi nyatanya dia sudah bersama dengan cewek lain membuat dia semakin marah akan hal tersebut.


"Wanita tersebut sekarang juga bekerja di SH Corporation menjadi sekretaris di sana". Kata anak buah Hans


"Apa dia dari keluarga kalangan pe bisnis? ". Tanya Hans


"Seperti nya bukan bos. Dia Hanya gadis sederhana yang kebetulan dulu pernah bermasalah dengan Ricky. namun saya juga mendapatkan informasi bahwa gadis tersebut bersahabat dengan Bryan musuh dari sang Leader ". Kata nya


"Cari tahu tentang wanita itu dan segera lapor kan kepada ku". Kata Hans pada anak buahnya


Anak buah Hans pun pamit pergi untuk menjalankan perintah bos nya.


Setelah kepergian anak buah nya hans menelfin seseorang untuk datang menemui nya sekarang. Dia menunggu orang yang tadi di telfon dengan raut wajah penuh amarah setelah mendengar informasi tentang Ricky tadi.


Dua yang di tunggu akhirnya datang juga dengan senyuman yang mengembang di wajah nya.


"Kenapa wajah lo seperti sedang terbakar api begitu ? ". Tanya Henden sambil duduk di samping dengan tatapan mengejek nya


"Lo mau gue hajar sekarang hah". Kata Hans penuh emosi


"Hahaha sensitif sekali lo Hans". Kata Henden sambil tertawa dengan keras nya


"Lo ketawa lagi gak akan segan gue untuk menghajar lo". Kata Hans dengan serius nya


"Iya sorry. Kan sudah gue bilang kalau Ricky gak akan mungkin bisa sakit hati di tinggal adik lo pergi". Kata Henden


"Gue fikir dia cinta mati banget sama Stella sampai-sampai mengamuk ketika di bandara waktu mencari adik gue- dulu". Kata Hans


"Mungkin itu memang rencana dia agar lo berfikir -bahwa Ricky tidak bisa hidup tanpa Stella ".Kata Henden


"Mungkin benar apa yang lo katakan. Memang dia itu cerdas sekali otak nya". Kata Hans dengan frustrasi


"Lalu apa yang akan lo rencana kan?". Tanya Henden


"Gue masih memikirkan nya". Kata Hans


"Seharusnya dulu lo biar kan Stella bersama Ricky agar kita bisa dengan mudah menghancurkan dia". Kata Henden


"Tapi itu akan membahayakan adik gue dan gue gak akan membiarkan hal itu terjadi karena gue gak segila itu". Kata Hans


"Gak akan mungkin jika dia tahu tentang rencana kita jika melalui Stella dan risiko gagal pun pasti sedikit". Kata Henden


Hans pun tak menjawab hal tersebut karena dia tidak akan pernah ingin mengambil resiko sekecil apapun itu


*******


Di markas Ricky sedang istirahat dengan tenang dan itu adalah pemandangan yang langjah bagi orang yang melihat hal tersebut.


Dia tidak pernah beristirahat hingga se nyenyak itu sejak dulu.


"Jangan ada yang mengganggu bos karena dia sedang beristirahat ". Kata Dira


"Siap '.Kata mereka bersama


"Dan kalau ada sesuatu kalian bisa menghubungi gue saja". Kata dira lagi


"Baik, kami tidak akan mengganggu bos dan akan melaporkan apa yang penting nanti kepada anda". Kata salah satu anak buah di sini


"Gue pergi dulu untuk menjemput tuan Galang jadi kalian jangan ada yang berisik dan mengganggu tidur nya". Peringatan Dira lagi


mereka mana berani juga mengganggu bos nya dan juga tidak tahu di mana tempat istirahat nya.


Dira pun oergi ke bandara untuk menjemput sahabat Ricky. Dia melajukan mobil dengan kecepatan sedang nya. Di perjalanan dia mendapatkan telepon dari anak buah nya


"Apa ada informasi penting? ". Tanya Dira


"Akan ada yang menyerang tuan Galang di bandara nanti ". Lapor nya


"Gue sudah menduga nya dan ini alasan kenapa gue harus menjemput tuan Galang karena bos pasti tidak ingin terjadi sesuatu pada sahabat nya itu". Kata Dira


"Yang melakukan hal tersebut adalah anak buah dari Dimitri". Kata nya


"Apa dia benar-benar bodoh sekali hingga berani melakukan hal ini. Apa belum cukup hadiah yang di berikan bos padanya". Kata Dira masih tetap tenang

__ADS_1


"Dimitri di bantu oleh seseorang untuk melakukan hal tersebut dan dia adalah Tuan Kevin sepupu Bos Ricky ". Kata anak buah Dira


"Ternyata dia muncul juga meski pun tidak secara langsung ".Batin Dira


"Tetap awasi area bandara dan lakukan dengan bersih, jangan sampai tuan Galang terluka karena itu akan membuat bos kita murka". Kata Dira


Meski pun Galang juga sangat kuat namun Ricky tidak akan bisa tinggal diam jika dia dalam bahaya sekecil apapun itu. Bagi Ricky, Galang adalah saudara nya yang sangat baik kepada dia. Jadi dia akan melakukan apapun untuk Galang meski pun dia pasti akan marah tapi Ricky tidak akan pernah peduli


Dira sudah sampai di bandara dan melihat beberapa anak buah dari Dimitri yang sekarang terlihat sedang agak ketakutan karena kedatangan nya.


"Tuan dimana? Saya sudah berada di bandara ". Kata Dira yang sedang menelfon Galang


"Lo itu kenapa juga mau di suruh jemput gue. Kan sudah gue bilang kalau gue bukan anak kecil Dira".Kata Galang dengan kesal nya


"Ma'af tuan, tapi saya tidak akan pernah bisa menolak perintah bos". Jawab Dira


"Lo itu menyebalkan sekali ternyata. Tapi masih lebih parah Sam sih. Lo tunggu saja sebentar lagi gue keluar". Kata Galang


"Baik tuan, saya akan menunggu di tempat biasa dan saya juga berharap anda hati-hati keluar dari bandara nya karena ada yang sedang mengincar anda". Kata Dira memperingat kan


Galang kaget dengan ucapan Dira tadi karena dia merasa akhir-akhir ini tidak pernah menyinggung siapapun


"Ternyata ini alasan si Gila itu menyuruh elo untuk menjemput gue. Peka banget dia tentang bahaya yang ada di sekitar orang terdekat nya".Kata Galang


"Saya tunggu anda tuan dan jangan khawatir, banyak anak buah bos yang juga berada di sini atas perintah nya". Kata Dira


"Baik lah, gue segera ke sana sekarang ". Kata Galang lalu mematikan panggilan telfon nya


"Benar-benar hebat sahabat gue satu itu, pantas saja banyak yang mundur jika berurusan dengan nya dan juga dia juga di juluki Ganster dan Raja dari para Mafia". Kata Galang dan tanpa dia sadari du dengar oleh anak buah Dimitri sejak tadi.


Mereka takut jika akan berakhir dengan mengerikan mengingat betapa sadus nya Leader Punk tersebut namun mereka juga tidak bisa mundur begitu saja karena nyawa keluarga nya juga menjadi taruhan nya


Galang berjalan ke luar dari bandara dengan sangat santai sekali tanpa berfikir apapun tentang para pengintainya meski pun dia tahu dari tadi ada yang mengikuti nya


Terlihat ada yang ingin mendekati Galang dan akan menusuk nya memakai pisau namun dapat di halau oleh anak buah Ricky yang ada di sana


"Hah kalian bikin kaget saja". Kata Galang melihat anak buah Ricky yang sudah meringkus orang yang ingin mencoba menusuk nya


"Ma'af tuan, apa anda tidak apa -apa?. : Tanya anak buah Ricky


"Gue baik-baik saja dan terima kasih atas pertolongan nya". Kata Galang dengan senyum ramah nya.


Dira yang melihat hal tersebut langsung menghampiri mereka dan juga memberi hormat pada Galang


"Bawa mereka semua ke markas. Bos sudah menunggu di sana".Perintah Dira membuat mereka merinding dan yang berhasil lolos dan masih di sana pun ikut ketakuta. Ternyata Leader Punk sudah mengetahui rencana mereka


"Baik. Akan kami bawah mereka ke markas sekarang ". Kata anak buah nya


mereka pun pergi terlebih dahulu meninggalkan Dira dan juga Galang di sana.


"Apa anda baik-baik saja Tuan?. " Tanya Dira dengan wajah khawatir dan membuat Galang tertawa


"Lo kenapa sih Dir khawatir banget sama gue. Apa lo gak lihat kalau gue sehat dan gak luka sama sekali ". Jawab Galang dengan entengnya


"Ma'af Tuan anda pasti tahu jika terjadi sesuatu pada anda pasti Bos Ricky akan marah kepada kami semua yang di anggap tidak becus untuk menjaga anda serta melaksanakan perintah nya". kata Dira


"Ya sudah ayo kita pergi dari sini. Gue ingin bertemu si gila itu ". Kata Galang


Dan mereka berdua pergi menuju markas dimana Ricky berada.


*******


Sementara anak buah Dimitri yang berhasil lolos kini berada di rumah Kevin untuk melaporkan apa yang terjadi tadi


Kevin Yohanes Hartama adalah Putra dari Candra Hartama. Dia sangat benci sekali dengan Ricky karena telah membuat Mama nya meninggal serta di cemooh orang. Kevin adalah anak dari hasil perselingkuhan Candra Hartama dengan Kekasih nya di masa lalu


"Bos Ma'af telah mengganggu anda". Kata anak buah Dimitri


Sebenarnya dua bukan anak buah dari Dimitri, dia adalah anak buah Kevin yang memang di suruh untuk membantu Dimitri karena dia sekarang tidak mempunyai anak buah lagi. Mereka sudah mundur karena ulah Ricky.


"Apa tugas tadi berjalan dengan baik? ". Tanya Kevin


"Ma'af Bos, anak buh kita di tangkap oleh Dira dan anak buah nya". Kata nya memberi informasi


Dimitri yang ada di sana pun terkejut mendengar laporan dari anak buah nya yang nitaben nya di pinjamkan oleh Kevin pada nya.

__ADS_1


"Bodoh sekali kalian dan kenapa mereka ada di sana juga". Kata Kevin


"i tu karena Dira yang menjemput Galang Bos". Kata anak buah nya dengan takut


"Jadi dia tahu akan penyerangan du bandara itu. Makin bagus juga insting nya". Kata Kevin dengan seringai tipis nya


"apa tidak masalah jika mereka tertangkap?. " Tanya Dimitri


Ya Dimitri selama ini tinggal bersama Kevin karena dia sudah bangkrut dan kehilangam segalanya . Kevin memang dekat dengan nya dan dia menawarkan bantuan. jadi Dimitri pun menerima nya karena dia juga butuh tempat untuk berteduh dan berlindung. Kevin juga sangat kuat dan dia juga banyak sekali memiliki anak buah yang notaben nya adalah kelompok Mafia yang sangat besar dan ber pengaruh sekali


"Biarkan saja, lagi pula dia tidak akan tahu apapun tentang gue". Kata Kevin


"Lo jangan lupa kalau Ricky itu sangat cerdas, mungkin saja dia sebenar nya tahu keberadaan lo tapi ber pura-pura bidih hingga sekarang ". Kata Dimitri


"Tidak akan semudah itu dia mencari informasi tentang gue". Kata Kevin


"Ya terserah lo saja. Oh ya, apa anak buah lo sudah menemukan di mana lokasi keluarga Hartama berada?. " Tanya Dimitri


"Mereka masih belum menemukan nya sama hal nya dengan keberadaan bokap gue, sulit sekali untuk di temukan". Kata Kevin


"Apa mungkin mereka di bunuh sama Ricky anak nya sendiri? ". Kata Dimitri ber asumsi sendiri


"Mungkin saja begitu. Lalu bagaimana rencana lo dan yang lain nya? ". Tanya Kevin


"Kita masih belum bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk menyerang nya karena baru-baru ini para penghianat di kantor Satria Hartama telah di habisi oleh Ricky dannitu membuat kita mundur lagi". Kata Dimitri


"Gue rasa kalian sangat kuat sekali jadi kenapa harus di undur terus menerus. Dan jika butuh bantuan gue bilang saja". Kata kevin sambil meminum wine yang ada di hadapan nya


"Gue gak tahu, yang jelas kata mereka masih harus memilih waktu yang tepat ." Kata Dimitri


"Ya sudah kalau begitu gue istirahat dulu". Kata Kevin sambil berjalan menuju kamar nya.


*******


Para anak buah Ricky yang sudah menangkap para musuh pun sampai di markas khusus milik Ricky. Mereka segera membawa para musuh tersebut masuk ke dalam ruang tahanan.


"Di mana Bos besar?." Tanya anak buah yang membawa tawanan mereka tadi


'"Kata Tuan Dira kita tidak boleh mengganggu bos karena beliau sedang beristirahat ". Jawab nya


"Kalau begitu gue akan menunggu Tuan Dira saja". Kata nya


"Siapa yang lo bawah tadi? ". Tanya anak buah yang dari tadi berjaga di markas


"Dia adalah orang yang di suruh untuk menyerang Tuan Galang di bandara tadi". Jawab nya


"Apa yang menyuruh sudah kehilangan akal. Apa mereka tidak takut akan kemarahan bos besar kita". Kata nya


"Sudah lah kita tunggu saja apa yang akan terjadi malam ini dan ku rasa bos akan menyiksa mereka dengan sadis nya ". Kata nya


tidak lama kemudian Dira dan Galang pun datang ke markas tersebut dan Galang pun tampak tersenyum ramah pada para anak buah Ricky di sana


"apa kabar kalian semua? Lama kita tidak bertemu. " Sapa Galang


"Kami baik Tuan dan kabar anda bagaimana? ". Tanya mereka balik pada Galang


"Kalian pasti tahu kalau gue baik-baik saja di sana karena bos kalian pasti juga melindungi gue". Kata Galang dengan ramahnya


"Meskipun bos tidak melindungi anda tapi anda juga pasti baik-baik saja karena anda adalah orang yang sangat hebat juga". Kata anak buah Ricky


"Gue memang hebat dan itu juga berkat bantuan si Gila itu". Kata Galang lalu tertawa


"Oh bagus sekali ya lo bicara seperti itu ". Kata Ricky yang datang menghampiri mereka tanpa ada yang tahu


"Bos". Sapa anak buah nya semua sambil membungkuk kan badan nya


"Lo dari mana? Bertapa ya untuk memperkuat diri?. " Kata Galang bercanda


Dan Ricky pun langsung menghadiahi dia pukulan du lengan nya namun tidak terlalu keras karena itu hanya pukulan selamat datang pada sahabat nya saja


"Aduh Rick lo trha banget mukul gue". Kata Galang seraya ber akting kesakitan


"Gue hajar beneran kalau lo seperti itu lagi". Kata Ricky dengan ekspresi datar nya


"Kenapa lo masih tetap kayak dulu sih Rick. Apa gak ada yang bisa merubah lo? ". Tanya Galang

__ADS_1


"Lo jangan banyak omong Lang. Di mana mereka semua? ". Tanya Ricky pada Dira


"Mereka sudah berada du ruang tahanan bos ". Kata Dira dan membuat Ricky mengeluarkan seringai mematikan nya dan juga para anak buah nya merinding melihat hal tersebut


__ADS_2