
Mereka berdua masih latihan bersama dan kini Yuli berhasil memukul wajah tampan Hiro membuat nya pun terlihat memegangi wajah nya sekarang. Pukulan Yuli tadi memang cukup keras sekali dan hal itu juga membuat dari di bibir Hiro mengalir
"Ternyata Lo hebat juga kakak ipar". Kata Hiro
"Maaf ya gue gak sengaja kan kita latihan jadi wajar saja jika Lo kena pukul". Kata Yuli
"Tidak masalah lagi pula hal ini kan sudah biasa gue dapat kan". Kata Hiro
Yuli yang merasa sudah cukup pun kini dia memilih untuk duduk bersama dengan Bryan dan yang nya begitu juga dengan Hiro
"Apa Ricky juga melatih pukulan Lo Yul?". Tanya Bryan
"Kan sudah Gue bilang kalau dia melatih segala nya kepada gue". kata Yuli
"Jadi kemampuan Lo ini sangat banyak sekali perkembangan nya." mata Bryan
"Ya begitulah dan itu semua juga berkat dia yang selalu saja sabar melatih gue". kata Yuli
Memang tidak ada yang tahu jika Ricky melatih kekasih nya bahkan dia sangat sabar sekali melakukan nya terlihat tidak emosi sedikit pun membuat Yuli pun makin semangat saja melakukan latihan nya bersama Ricky
"Kita pergi makan saja sekarang mungkin bunda dan mama sudah mempersiapkan nya". Kata Caesar
Mereka pun segera pergi ke rumah lagi untuk melihat mama dan bunda Yuli di sana.
Irene dan juga ayu yang sudah mempersiapkan segala nya pun tersenyum senang ketika melihat mereka semua sudah kembali
"Sudah olahraga nya?". Tanya ayu
"Sudah Bun dan seru juga apalagi sudah lama Yuli tidak joging Bareng Bryan". Kata Yuli
Memang sudah lama mereka tidak melakukan olahraga berdua karena jarak mereka juga jauh sekali dan ini juga menjadi kesempatan untuk mereka berlatih bersama kembali di sana
"Kalau begitu ayo sarapan. bunda dan mama sudah menyiapkan semua nya ini". Kata ayu
mereka pun segera duduk untuk menikmati masakan yang telah di siapkan. Kini mereka terlihat sangat menikmati semua nya bahkan Yuli pun sesekali juga menjahili Caesar. dulu jika ada Arok pasti dia akan menjahili nya tapi sekarang tidak ada dan ganti Caesar jadi pun melakukan hal tersebut kepada Caesar adik nya itu
"Apa Lo gak bisa tenang sedikit kalau makan". Kata Caesar
"Ini dari tadi gue sudah tenang kali". Kata Yuli
"Lo dari tadi mengganggu gue". Kata Caesar
Dia memang sedari tadi sengaja sekali mengambil makanan yang ada di piring Caesar dan membuat nya beberapa kali kesal juga dengan tingkah laku nya itu. Yuli memang selalu saja suka membuat orang lain kesal jadi dia pun kini melakukan hal tersebut kepada Caesar bahkan Irene pun merasa senang sekali melihat mereka berdua seperti itu.
"Lo itu Kalau makan yang benar adik jangan berantakan seperti ini, apa gak malu juga". Kata Yuli mengejek
"Itu semua Lo ya yang mengotori Semua ini dan Lo itu memang selalu menjadi biang kerok". kata Caesar
"Wah adik ku kesal rupa nya". Kata Yuli dengan enteng nya
Caesar pun tidak menanggapi nya dan dia kini terlihat melanjutkan makan nya bahkan dia pun tidak perduli lali jika kondisinya Yuli kembali memancing kekesalan nya lagi. Ayu yang melihat Yuli seperti itu hanya bisa menggeleng kan kepala nya dan dia juga turut bahagia dia kebahagiaan yang sekarang di rasakan oleh Yuli. Ayu berpikir mungkin Yuli akan meninggal kan dia dan memilih untuk bersama dengan keluarga asli nya bahkan mereka juga jauh lebih baik dari ayu secara finansial nya jadi Yuli pun bisa menikmati hidup nya nanti jika bersama dengan Irene apalagi juga ada Caesar yang akan menjaga nya.
"Sudah Yul jangan menggoda adik kamu Mulu sebaik nya lanjut kan makan nya saja". Kata ayu
Mereka kembali melanjut kan makan nya bahkan Yuli kini terlihat tidak lagi menggoda Caesar seperti tadi. Mereka makan dengan sangat tenang sekali. Setelah selesai makan Yuli pun memilih untuk bersantai saja di rumah itu karena dia juga tidak memiliki pekerjaan di rumah ini
Yuli hanya bersantai saja di rumah itu sambil be keliling juga di sana. Dia mengelilingi rumah Caesar yang memang sangat besar dan megah itu bahkan Yuli pun melihat setiap foto yang ada di dinding rumah bahkan ada foto nya juga di sana
"Wah dia seperti penguntit saja , mengambil foto ku diam-diam". Kata Yuli yang masih melihat-lihat foto yang ada di sana.
__ADS_1
Rumah Caesar ini memang tidak seseram rumah Ricky bahkan terlihat juga rumah Caesar ini tertata dengan rapi banyak sekali barang yang antik dan juga ada beberapa barang yang sangat indah di mata Yuli
"Dia kolektor barang antik ternyata". Kata Yuli kembali.
"Apa ada yang anda butuh kan nona?". Tanya Shawn membuat Yuli terkejut saja di buat nya
"Gue hanya melihat isi rumah ini saja". Kata Yuli
"Jika anda membutuh kan sesuatu anda bisa memberi tahu saya". Kata Shawn
"Apa Caesar sudah lama tinggal di sini?". Tanya Yuli
"Bos memang sudah lama berada di sini bahkan dia berada di sini mulai remaja". Kata Shawn
"Jadi dia baru tinggal bersama dengan mama Irene?". Tanya Yuli
"Iya. Bos mengunjungi nyonya Irene setelah mendengar jika tuan Rio mencari gara-gara dengan tuan Ricky". Kata Shawn
Kini mereka menceritakan semua nya dan Yuli juga bertanya beberapa hal tentang Caesar bahkan Shawn pun menceritakan apa saja yang di lakukan Caesar kepada nya dari jauh bahkan dia juga mengatakan jika Bryan memang sengaja di kirim Caesar untuk melindungi nya. Yuli Merasa memang adik nya ini sangat perhatian kepada nya walaupun dia tidak akan visa menunjuk kan nya secara langsung kepada dia tapi setidak nya dia bisa tetap melakukan hal tersebut juga.
"Ya sudah terima kasih sudah menceritakan semua nya dan apa boleh gue keliling di sini lagi?". Tanya Yuli
"Silahkan saja nona, tidak akan ada yang melarang juga jika anda ingin berkeliling di sini". Kata Shawn lalu dia pun pergi meninggalkan Yuli di sana sementara itu Yuli pun masih saja tetap berkeliling di tempat tersebut dan dia juga mengambil beberapa foto di sana.
Ketika sedang asik berselfi ria dia pun teringat akan Ricky dan dengan cepat pun Yuli langsung menghubungi nya
"Apa kamu merindukan aku sayang?". Tanya Ricky Langsung
"Apa aku tidak boleh merindukan kekasih ku sendiri?". Tanya Yuli
"tentu saja boleh. Apa kamu betah berada di sana?". Tanya Ricky
"Biasa saja dan aku bisa betah jika berada di Indonesia saja bertemu dengan intan dan mama Flo di sana". Kata Yuli
"Ah tidak perlu, lagi pula dia juga sangat sibuk sekali jadi nanti saja kalau dia free baru aku akan ke Indonesia lagi untuk liburan dengan nya". Kata Yuli
"Ya sudah kalau memang seperti itu yang kamu mau lakukan saja asal kamu tetap bahagia". Kata Ricky
Memang bagi Ricky kebahagiaan dari sang kekasih nya itu sangat lah penting untuk nya bahkan dia akan bahagia hanya dengan melihat senyuman Yuli saja
"Oh ya apa aku boleh tanya sesuatu Sayang". Kata Yuli
"Tanya kan saja apapun". Kata Ricky
"Apa ayah masih hidup dan papa aku juga ?". Tanya Yuli sedikit tidak enak dengan kekasih nya itu
Ricky pun terdiam sebentar. Dia memang belum melenyap kan mereka berdua karena dia masih berpikir jika mungkin kekasih nya itu pasti akan merasa bersalah nanti jadi Ricky pun menunda hal tersebut. Tapi dia tidak bisa memastikan berapa lama Richard dan juga Rio bisa bertahan hidup setelah mendapat kan siksaan dari dia
"Aku pun juga tidak tahu karena setelah menyiksa mereka aku Langsung pergi. Apa kamu mau aku mengobati mereka?". Tanya Ricky
"Ah tidak. Aku hanya ingin tahu saja bagaimana kelanjutan tentang mereka berdua". Kata Yuli
Ricky tahu sekarang ini mungkin kekasih nya merasa bersalah karena pasti mama nya Irene ingin mereka berkumpul dengan lengkap namun hal itu tidak bisa terlaksana sekarang
"Jika kamu memang ingin aku melepaskan nya maka akan aku lakukan sekarang juga". Kata Ricky
"Kan aku sudah bilang kepada kamu bahwa apapun yang kamu lakukan kepada mereka semua aku akan tetap mendukung nya. Oh ya aku punya hadiah untuk kamu". Kata Yuli
Ricky tahu hadiah apa yang di maksud kekasih nya itu namun dia akan pura-pura tidak mengetahui nya karena dia tidak ingin jika sang kekasih tahu kalau dia juga ada di sana
__ADS_1
"Hadiah apa sayang?". Tanya Ricky
"Kalau aku sudah pulang maka akan aku berikan hadiah nya kepada kamu". Kata Yuli
"Ya sudah kau tunggu kepulangan kamu nanti". Kata Ricky. Setelah itu obrolan mereka pun terputus sekarang
Ricky yang masih ada di ruangan nya pun kini di hampiri oleh para sahabat nya dan mereka pun kini tampak duduk dengan santai nya sambil memaninkan ponsel masing-masing
ketukan pintu pun membuat mereka menoleh kearah sana dan ternyata Sam yang datang menemui mereka
"Maaf bos saya mau menyampaikan bahwa tuan Kenzo sudah ada di sini bahkan dia terlihat sangat marah sekali". kata Sam
Ya, Ricky memang menyuruh Sam agar Kenzo bisa mengetahui apa yang di rencanakan oleh Demian dan Ternyata benar dugaan nya bahkan Kenzo lun membatalkan kerja sama nya yang sangat penting demi Yuli
"Kenapa dia bisa tahu jika Yuli ada di sini?". Tanya Ipank
"Apa Lo tidak menutup informasi itu Sam?". Tanya Ken
"Maaf tuan, bos menyuruh saya untuk memberi tahukan hal tersebut". Kata Sam
mereka pun menatap Ricky bersamaan dan Ricky hanya bersikap santai dan biasa saja menanggapi mereka semua di sana
"Apa Lo yakin Rick membawa dia kemari dan jika dia memang benar akan menyelamatkan Yuli itu Bagus juga tapi bagaimana dengan posisi Lo nanti". Kata Ipank
"Benar Rick. Meski pun Yuli sudah mencintai Lo mungkin saja ada kemungkinan jika dia akan kembali kepada Kenzo ". Kata Ken
Ricky masih tetap diam saja mendengar apa yang dikatakan oleh para sahabat nya itu bahkan dia pun tidak berpikir jika Yuli akan berpaling dari nya
"Apa mungkin Kenzo akan berpihak kepada kita sedang kan kita tahu bagaimana hubungan dia dengan Demian". Kata Arok
"Dia tidak akan berpihak kepada siapapun karena dia datang hanya untuk kekasih gue saja". Kata Ricky dengan santai nya.
"Lalu apa yang akan Lo lakukan Rick?". Tanya Ipank
"Tidak ada. Gue yakin jika Kenzo akan mendatangi Demian dan jika itu terjadi pasti penyerangan ini tidak akan dia lakukan karena dia tahu bagaimana Kenzo ". Kata Ricky
jika Ricky dan Kenzo bergabung maka sudah bisa di pastikan Demian pun akan kalah dengan sangat mudah nya bahkan sebelum melakukan semua. Bahkan dia pun bisa di Habisi oleh Kenzo sebab Kenzo sangat tahu betul bagaimana kemampuan Demian bahkan dia jika duel satu lawan satu pun akan kalah dengan Kenzo.
"Jadi Lo membiarkan Kenzo datang sebagai pahlawan Rick?". Tanya Ken
"Pahlawan kesiangan". Kata Ricky
"Itu tidak lucu Rick. Bagaimana kalau Yuli terpikat kembali dengan Kenzo apa nanti Lo tidak akan menyesal". Kata Rere
"Gue sangat yakin sekali jika kekasih gue itu sangat setia bahkan kesetiaan nya tidak pernah gue ragukan sama sekali". Kata Ricky
"Bahkan Raya dulu juga tidak pernah Lo ragukan tapi kenyataan nya dia pun menghianati Lo Rick". Kata Ipank
Dan Ricky pun langsung memukul wajah Ipank dengan sangat keras nya karena dia emosi sekali dengan apa yang di katakan Ipank. Memang Ricky tidak akan membiarkan siapapun menghina kekasih nya itu dan jika itu terjadi Ricky pun tidak akan segan untuk memukul nya.
"Jaga mulut Lo atau mau gue robek". Kata Ricky
Hal seperti ini sudah biasa terjadi jadi mereka hanya diam saja bahkan jika mereka menolong pun pasti nya mereka akan kena juga jadi mereka hanya memilih diam saja
"Gue hanya berkata jujur saja Rick meskipun gue tahu jika Yuli tidak seperti Raya tali setidak nya Lo bisa mengantisipasi nya terlebih dahulu". Kata Ipank
"Tidak ada antisipasi dan lo, gue peringkat kan jangan coba-coba mengatakan hal jelek lagi tentang kekasih gue atau Lo akan mati detik itu juga Pank". Kata Ricky
Mereka pun kini memilih untuk diam jika Ricky sudah berkata seperti itu bahkan dia pun bisa saja membunuh Ipank sekarang juga kalau dia ingin jadi mereka pun langsung terdiam ketika Ricky mengatakan hal tersebut
__ADS_1
"Bukan hanya Ipank saja tapi kalian semua gue peringatkan jangan pernah menghina kekasih gue lagi jika masih ingin hidup. Dan ini juga menjadi peringatan terakhir bagi kalian semua. Jika gue mendengar nya lagi maka bersiaplah untuk kehilangan nyawa kalian detik itu juga". Kata Ricky
Ucapan dia pun tidak pernah main-main dan mereka pun tahu akan hal itu kini menjadi diam seribu bahasa bahkan hanya hening yang ada di sana