
Namun Hans juga tidak menyadari bahwa Ricky sebenarnya sudah mengetahui tentang semua hal tersebut dan dia hanya bersikap pura-pura Bodoh saja.
"Stella kamu gak akan pernah mengerti. Ricky bukanlah orang yang gampang untuk di kalahkan meskipun Kita menyerang pada kelemahan dia tapi dia selalu saja bisa mengatasi semua,Jadi untuk menghancurkan dia kita butuh strategi yang sangat matang". Kata Hans sambil mengelus rambut adiknya penuh sayang
"Untuk sekarang apa yang akan kakak lakukan?". tanya Stella dengan polosnya
"Tidak ada, kakak hanya mengamati situasi saja saat ini dan saling bekerja sama dengan mereka yang sangat membenci Mafia Dragon". kata Hans
"Mafia Dragon? siapa lagi itu?". tanya Stella yang terlihat bingung dengan banyak nya nama geng yang bisanya di ceritakan oleh kakaknya
"Mafia Dragon adalah kelompok terkuat di dunia dan di ketuai oleh Ricky, Dia memang punya geng anak jalanan bernama Punk dan geng tersebut dia dirikan untuk memperkuat posisinya di manapun baik dalam kerajaan bisnis maupun di jalanan seperti balapan". jelas Hans
"Apa dia sejahat itu kak? tapi Stella tidak pernah dia sakiti sama sekali bahkan semua ucapan Stella selalu dia dengar kan". kata Stella
"Kamu terlalu polos sayang, sudah jangan membahas dia lagi mendingan kamu belajar saja sekarang". kata Hans dengan lembut.
*****
Yuli yang masih berada di kelas terlihat sangat cemas sekali dari tadi.
"Lo kenapa sih Yul ?gue lihat dari tadi gak tenang banget duduk Lo ". tanya Rachel
"lama banget ya kita pulang nya Hel". kata Yuli
"kita sebentar lagi mau ujian akhir loh Yul , jadi wajar kalau pulang nya makin lama". jawab Rachel
"gue tahu, tapi kalau gue terlalu lama dan Lo pasti tahu kalau bos gue itu paling gak suka menunggu". kata Yuli dan Rachel pun paham sekarang kenapa dia dari tadi gelisah sekali
"Ya gue tahu tapi mau bagaimana lagi coba, kita kan belum selesai". kata Rachel
Yuli pun hanya bisa mendesah pasrah dan jika nanti bos nya marah maka dia akan siap untuk mendengarkan tapi jika marahnya tidak seperti manusia normal itu lah yang menjadi kan Yuli gelisah saat ini.
"Apa Lo mau kita temani berangkat kerjanya?". tanya Kikan
" Lo pikir gue anak kecil apa, gak usah lah eh tapi kalau Lo kasih gue tumpangan boleh juga Lumayan irit ongkos". kata Yuli membuat mereka bertiga tertawa bersama
Terlihat guru masuk ke dalam kelasnya dan mengumumkan bahwa mereka sudah boleh pulang sekarang.
para siswa dan siswi telah keluar dari kelas masing-masing dan menuju keluar halaman sekolah dan Yuli serta kedua temannya menunggu jemputan masing-masing
__ADS_1
Terlihat mobil Rere telah tiba terlebih dahulu dan keluarlah dia dari dalam mobil nya.
"Lo di jemput supir apa Arok Hel?". tanya Rere Tanpa basa basi
"Gue di jemput supir, apa kalian gak sibuk Re?". tanya Rachel
"Sibuk apa? kalau gue sih gak sibuk gak Tahu lagi dengan yang lainnya". jawab Rere
"Gue kira sibuk tentang berita hari ini". kata Yuli
Ketika mereka sedang asik mengobrol ada sebuah mobil yang datang menghampiri mereka dan Rere sangat kenal betul dengan mobil tersebut. Mobil itu telah berhenti di hadapan mereka terlihat seseorang turun dari tempat mengemudikannya
Mereka kaget melihat siapa yang sedang turun dari mobil tersebut dan berjalan menghampiri mereka semua
"Apa Lo sudah lupa ingatan? Gue sudah bilang kalau setelah selesai sekolah Lo harus ke bengkel segera tapi kenapa Lo masih di sini?"
Kata Ricky dengan nada dingin serta tatapan yang mengintimidasi
Mereka yang melihat kedatangan sang Leader merasa ketakutan meskipun tidak melakukan hal apapun karena Aura yang dimiliki nya sangat kuat
"Ini tadi mau berangkat bareng Kikan , tapi nunggu Rachel di jemput dulu". ucap Yuli
Yuli merasa bingung dengan sikap Bos nya ini, kenapa dia harus repot-repot menjemput nya atau ada rencana yang akan dia lakukan padanya itulah yang sedang dia pikirkan sekarang
"apa boleh gue diantar Kikan saja?". tanya Yuli
"Oh jadi Lo mau kehilangan telinga Lo karena tidak mendengar perkataan gue tadi". kata Ricky
"Gue kan cuma tanya sensi banget sih Lo ". jawab Yuli
"Rick apa Lo sengaja datang ke sini untuk menjemput dia?". tanya Rere
"Bukan urusan Lo dan gue gak perlu menjelaskan apapun pada Lo juga. Ayo cepat masuk mobil". perintah Ricky
"Eh benar apa kata Rere, kenapa Lo repot-repot jemput gue segala kenapa gak Sam saja yang datang ke mari?". tanya Yuli
"Sam sekarang sedang menikmati liburan nya setelah melakukan pekerjaan yang besar dan Lo jangan terlalu percaya diri, gue hanya lewat tadi dan melihat Lo yang gak segera berangkat jadi gue putuskan untuk memberi tumpangan agar ongkos Lo tetap utuh". kata Ricky
Yuli merasa heran dengan maksud dari tugas besar yang sudah di lakukan Sam orang kepercayaan Bos nya itu tapi dia tidak ingin mengambil pusing soal tersebut.
__ADS_1
"Kan ada Dira yang bisa datang kesini kalau ingin menjemput gue". kata Yuli
"Dira banyak pekerjaan dan Lo jangan cerewet jadi orang cepat masuk mobil sekarang". perintah Ricky dengan meninggikan nada bicaranya
******
Keadaan di perusahaan milik Daddy Ricky sangat lah tegang dengan kehadiran Dira di sana. Mereka sangat takut sekali karena tahu bagaimana sifat Dira yang mungkin mirip dengan Bos nya.
"Apa sudah datang semua?". Tanya Dira dengan tatapan tajam nya
"Masih ada yang belum datang Pak". jawab seseorang di sana
"Meneger personalia maju ke depan". perintah Dira
Sang meneger pun maju dengan rasa takut yang sangat terlihat jelas di raut wajahnya
"Pecat mereka semua yang terlambat datang hari ini tanpa peringatan dan akan di pastikan mereka semua akan sulit untuk mendapatkan pekerjaan di luar sana". kata Dira dengan tegas nya
Mendengar hal tersebut mereka semakin tegang dan takut karena pemimpin mereka yang dulu yaitu Satria Hartama tidak pernah memecat pegawai nya karena mereka terlambat dan juga tidak masuk kerja dengan alasan apapun, dia selalu memaklumi itu semua.
"Mulai hari ini jika ada yang terlambat maka langsung pecat saja dan juga jika ada yang izin tidak masuk dengan alasan yang sepele pecat juga. Perusahaan tidak menggaji orang yang pemalas dan itu bisa membuat rugi saja". kata Dira
"Baik Pak, perintah anda akan segera di lakukan". kata meneger tersebut
"Dan mulai sekarang perusahaan ini akan di pantau langsung oleh Bos Ricky dan untuk sementara saya yang akan mengelola". kata Dira pada mereka semua
Bisa dipastikan mereka tidak akan pernah bisa melakukan hal apapun selain bekerja dengan serius karena Ricky memang terkenal sangat sempurna dalam melakukan pekerjaannya
"Ma'af pak Dira saya mau tanya apa bos Ricky akan datang ke mari setiap harinya?". tanya salah satu pegawai nya dengan sedikit ketakutan
"Untuk datang atau tidak nya tidak bisa di pastikan namun bos akan selalu tahu apa yang kalian lakukan di dalam perusahaan milik nya ini,". jelas Dira
Mereka mengangguk paham dengan penjelasan dari Dira tadi. Dan terlihat ada beberapa pegawai yang baru saja tiba di kantor dan mereka merasa terkejut ketika melihat Dira berada di sana
"Pagi pak Dira ma'af kami terlambat". kata salah satu dari mereka
Dira hanya tersenyum tipis mendengar perkataan tersebut "Kalian boleh bubar dan Kerja kan tugas kalian sekarang, untuk anda meneger jangan lupa dengan perintah say tadi". kata Dira dan berlalu pergi meninggalkan mereka semua
Setelah kepergian nya tidak ada satu orang pun yang berani membicarakan dia karena mereka takut sekali dengan Dira yang di gosip kan sama sadisnya dengan Bos nya.
__ADS_1